Terakhir diperbarui: 02 December 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 2 December). Sistem Informasi Monitoring Praktikum. SumberAjar. Retrieved 14 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/sistem-informasi-monitoring-praktikum  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Sistem Informasi Monitoring Praktikum - SumberAjar.com

Sistem Informasi Monitoring Praktikum

Pendahuluan

Kegiatan praktikum menjadi bagian penting dalam proses pendidikan, terutama di institusi yang menggunakan laboratorium atau magang sebagai sarana penerapan teori. Selama ini, banyak praktikum yang pengelolaannya dilakukan secara konvensional, misalnya mahasiswa atau asisten lab mencatat kehadiran, nilai, laporan, aktivitas harian, dan progress praktikum menggunakan dokumen manual atau spreadsheet. Pendekatan manual ini berisiko kesalahan data, redundansi dokumen, kurang transparan, sulit diakses secara real time, dan memakan waktu jika jumlah mahasiswa banyak. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem informasi berbasis web atau aplikasi yang dapat memfasilitasi monitoring praktikum secara efisien, real-time, terpusat, dan mudah diakses oleh semua pihak yang berkepentingan (mahasiswa, asisten/laboran, dosen/pembimbing).

Sistem informasi monitoring praktikum tidak hanya mempermudah manajemen data, tetapi juga mendukung akuntabilitas, transparansi, dan kemudahan evaluasi hasil praktikum. Dalam artikel ini akan dibahas definisi “Sistem Informasi Monitoring Praktikum”, tinjauan menurut berbagai ahli, dan komponen penting dalam implementasinya.


Definisi Sistem Informasi Monitoring Praktikum

Definisi Secara Umum

Secara umum, sistem informasi monitoring praktikum adalah sistem, sering berbasis web atau aplikasi, yang dirancang untuk mengelola, memantau, dan mendokumentasikan seluruh proses praktikum: mulai dari absensi, pelaksanaan praktikum tiap pertemuan, input nilai atau hasil lab, hingga laporan akhir. Sistem ini menggantikan metode manual/perseorangan dengan basis data terpusat, sehingga memudahkan dalam pelacakan kemajuan individu atau kelompok, rekapitulasi data, dan pengelolaan administrasi praktikum secara efisien.

Penggunaan sistem semacam ini memungkinkan akses data secara real-time, memudahkan pelaporan, dan meminimalkan kesalahan atau kehilangan data. Dengan demikian, sistem ini mendukung manajemen praktikum yang lebih modern, transparan, dan terstruktur.

Definisi dalam KBBI

Istilah “sistem informasi” menurut KBBI, Kamus Besar Bahasa Indonesia, pada dasarnya merujuk pada “susunan bagian-bagian yang saling berhubungan yang membentuk suatu kesatuan untuk mengolah, menyimpan, dan menyampaikan informasi.” Jika digabung dengan kata “monitoring”, maka sistem informasi monitoring praktikum menjadi suatu kesatuan terstruktur yang berfungsi untuk “mengolah, menyimpan, dan menyampaikan informasi” mengenai pelaksanaan praktikum secara sistematis dan dapat dipantau, termasuk data kehadiran, hasil praktikum, frekuensi aktivitas, dan laporan perkembangan.

Dengan demikian, definisi berdasarkan KBBI menunjukkan bahwa sistem ini tidak hanya alat perekaman, tetapi juga sebuah sistem terintegrasi yang memungkinkan aliran informasi secara berkesinambungan dan bisa dipantau secara konsisten.

Definisi Menurut Para Ahli

Berikut beberapa definisi dari hasil penelitian dan literatur akademik terkait sistem informasi monitoring praktikum / magang / praktikum laboratorium:

  • Dalam penelitian “Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Praktikum Berbasis Website” di laboratorium teknik suatu universitas, penulis menyatakan bahwa sistem informasi ini dirancang untuk menggantikan pengelolaan praktikum yang sebelumnya konvensional, yang “tidak fleksibel, tidak efisien, dan informasi yang tersedia kurang rinci serta kurang transparan”. Sistem ini kemudian memungkinkan dokumentasi data praktikum, visualisasi alur data, dan kemudahan akses bagi pengguna. [Lihat sumber Disini - researchgate.net]
  • Dalam konteks monitoring magang/praktik kerja industri, penelitian “Pengembangan Sistem Informasi Monitoring Harian Magang Industri Pendidikan Teknik Mesin” menyebut bahwa penggunaan sistem monitoring harian membantu mengatasi keterbatasan frekuensi pengawasan langsung oleh supervisor, serta mengoptimalkan hasil magang dengan pencatatan aktivitas secara rutin dan real-time. [Lihat sumber Disini - ejournal.nusamandiri.ac.id]
  • Studi pada pelaksanaan magang/praktik kerja lapangan menunjukkan bahwa sistem informasi monitoring berbasis web dapat mempermudah pembimbing dan panitia dalam memantau dan melakukan evaluasi terhadap kegiatan siswa, termasuk absensi, input kegiatan, persetujuan tugas/kegiatan, serta penilaian, menggantikan proses manual yang rentan kesalahan dan memakan waktu. [Lihat sumber Disini - download.garuda.kemdikbud.go.id]
  • Dalam sebuah sistem yang digunakan di universitas, yaitu sistem informasi monitoring praktikum dan tugas akhir, disebut bahwa aplikasi tersebut tidak hanya mencakup praktikum, tetapi juga integrasi pelaporan kredit poin, bimbingan skripsi, magang, dan PKL, menunjukkan bahwa sistem monitoring bisa menjadi bagian dari sistem akademik terpadu untuk memantau berbagai aktivitas mahasiswa. [Lihat sumber Disini - ejournal.unuja.ac.id]

Berdasarkan definisi-definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi monitoring praktikum adalah solusi terstruktur dan terkomputerisasi yang memungkinkan pengelolaan, pemantauan, dokumentasi, dan evaluasi pelaksanaan praktikum/magang secara efisien, transparan, dan dapat diakses oleh berbagai pemangku kepentingan.


Kerangka / Komponen Sistem Informasi Monitoring Praktikum

Untuk membangun atau mendesain sistem informasi monitoring praktikum, ada beberapa komponen penting yang umumnya dibutuhkan berdasarkan literatur dan penelitian implementasi. Berikut kerangka utama dan fungsinya:

Manajemen Data Mahasiswa / Peserta Praktikum

Sistem harus mampu menyimpan data dasar mahasiswa/peserta: nama, NIM/NIS/identitas lain, jurusan/program studi, kelompok praktikum/magang, status (aktif/selesai), serta data kontak jika diperlukan. Data ini akan menjadi basis referensi untuk semua aktivitas praktikum yang dipantau.

Absensi dan Kehadiran

Fitur absensi digital memungkinkan mahasiswa / peserta untuk mencatat kehadiran praktikum secara online, menggantikan absensi manual menggunakan kertas atau spreadsheet. Hal ini mempercepat proses pencatatan, memudahkan pengecekan kehadiran real-time, dan memudahkan admin atau pembimbing untuk mengetahui siapa saja yang hadir atau tidak dalam setiap sesi.

Input Aktivitas & Kegiatan Praktikum / Magang

Mahasiswa atau peserta praktikum dapat mencatat kegiatan harian atau pertemuan: misalnya kegiatan praktikum di lab, laporan praktikum, tugas, proyek, aktivitas magang, penilaian harian, atau catatan supervisi. Pembimbing atau supervisor dapat memeriksa, menyetujui, atau memberi komentar terhadap aktivitas tersebut, memungkinkan pengawasan dan dokumentasi secara transparan.

Penilaian dan Rekapitulasi Nilai / Hasil Praktikum

Sistem harus mendukung input nilai praktikum, baik nilai tugas, laporan, quiz, praktik lab, proyek, maupun penilaian akhir. Selain itu, sistem bisa menghitung nilai akhir berdasarkan bobot tertentu, dan menampilkan hasil secara terstruktur. Dalam beberapa penelitian, sistem bahkan mengakomodasi grafik perkembangan nilai praktikum per pertemuan, sehingga memudahkan pemantauan progres mahasiswa. [Lihat sumber Disini - researchgate.net]

Pelaporan & Dokumentasi

Sistem dapat membuat laporan otomatis: misalnya laporan kehadiran, rekap nilai, laporan aktivitas harian/mingguan/bulanan, laporan akhir praktikum atau magang. Dengan basis data terpusat, dokumen-dokumen ini dapat di-generate kapan saja, memudahkan admin, dosen, pembimbing, maupun mahasiswa untuk mengakses riwayatnya.

Akses dan Hak Pengguna (User Roles)

Karena ada beberapa pihak yang terlibat, mahasiswa/peserta, asisten lab atau supervisor, dosen/pembimbing, admin, sistem harus mendukung peran pengguna (user roles) dengan hak akses berbeda. Misalnya: mahasiswa hanya bisa input kegiatan, absensi, lihat nilai mereka sendiri; pembimbing bisa approve kegiatan, melihat seluruh data peserta; admin bisa manage data, generate laporan, dan mengatur konfigurasi.

Notifikasi dan Komunikasi (opsional tapi ideal)

Sistem bisa memiliki fitur notifikasi, misalnya pengingat absensi, pengingat tugas/laporan, pemberitahuan persetujuan dari pembimbing, komentar, penilaian, agar komunikasi antara mahasiswa dan pembimbing lebih efisien. Hal ini memperkuat transparansi dan akuntabilitas.

Keamanan & Integritas Data

Karena menyimpan data akademik/administratif, sistem harus menjaga keamanan dan integritas data: akses lewat autentikasi, hak akses sesuai peran, penyimpanan database yang aman, serta backup data agar tidak hilang jika ada kegagalan sistem.

Kemudahan Akses & Kemudahan Penggunaan (Usability)

Sistem yang baik harus user-friendly, responsif, bisa diakses melalui web atau mobile (jika memungkinkan), agar pengguna, mahasiswa atau pembimbing, bisa dengan mudah menggunakan fitur tanpa hambatan teknis.


Tinjauan Studi & Implementasi di Indonesia

Beberapa penelitian dan implementasi menunjukkan bahwa sistem informasi monitoring praktikum atau magang sudah diterapkan di berbagai institusi di Indonesia, dengan keberhasilan yang cukup baik:

  • Di laboratorium Teknik Industri suatu universitas, pengelolaan praktikum yang sebelumnya menggunakan Excel digantikan oleh sistem berbasis web. Hasilnya: sistem mampu menampilkan nilai akhir, membuat laporan nilai, serta menyajikan grafik perkembangan nilai per pertemuan, mempermudah asisten lab dan dosen dalam memantau mahasiswa. [Lihat sumber Disini - researchgate.net]
  • Di lingkungan pendidikan vokasi: penelitian “Pengembangan Sistem Informasi Monitoring Harian Magang Industri Pendidikan Teknik Mesin” (2025) menunjukkan bahwa sistem monitoring harian dapat meningkatkan efektivitas supervisi dan dokumentasi kegiatan magang/praktik kerja industri. [Lihat sumber Disini - ejournal.nusamandiri.ac.id]
  • Untuk program magang/PKL di SMK, sistem informasi monitoring PKL berbasis web telah dirancang untuk menggantikan pelaporan manual. Sistem ini meliputi fitur absensi, input kegiatan, persetujuan pembimbing, dan laporan akhir, membantu panitia dan pembimbing memonitor dan evaluasi siswa secara lebih terstruktur. [Lihat sumber Disini - researchgate.net]
  • Di sebuah universitas, aplikasi kombinasinya bukan hanya untuk praktikum saja, tetapi juga meliputi magang, skripsi, dan kredit poin mahasiswa, menunjukkan potensi sistem monitoring sebagai bagian dari sistem akademik terpadu. [Lihat sumber Disini - ejournal.unuja.ac.id]

Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa sistem informasi monitoring praktikum bukan hanya konsep ideal, melainkan sudah terbukti implementatif dan memberikan manfaat nyata: efisiensi, kemudahan dokumentasi, transparansi, kemudahan evaluasi, dan akuntabilitas.


Tantangan & Faktor yang Perlu Diperhatikan Saat Mengimplementasikan Sistem

Meskipun sistem informasi monitoring praktikum menawarkan banyak manfaat, ada beberapa tantangan dan aspek yang perlu diperhatikan agar implementasinya sukses:

  • Kesiapan Infrastruktur: Institusi harus memiliki server/web hosting, database, koneksi internet stabil, serta perangkat (komputer atau smartphone) bagi pengguna, mahasiswa, pembimbing, asisten lab.
  • Pelatihan Pengguna & Adopsi: Pengguna (asisten lab, dosen, mahasiswa) perlu dibiasakan dengan sistem baru, terutama jika sebelumnya terbiasa manual. Pelatihan dan sosialisasi penting agar sistem benar-benar digunakan.
  • Desain Sistem yang Sesuai Kebutuhan: Karena tiap institusi/laboratorium mungkin memiliki kebutuhan berbeda (nilai, absensi, laporan, grafik, approval, dokumentasi, dsb.), maka sistem harus fleksibel dan dapat disesuaikan.
  • Manajemen Hak Akses & Privasi Data: Data mahasiswa termasuk data sensitif; perlu pengaturan hak akses, autentikasi, dan proteksi data agar tidak disalahgunakan atau diakses sembarangan.
  • Maintanance & Backup Data: Sistem harus dipelihara secara rutin, dengan backup data berkala agar tidak kehilangan data penting saat terjadi kesalahan teknis.
  • Komitmen Stakeholder: Kesuksesan sistem tergantung pada komitmen semua pihak, dosen, asisten, mahasiswa, admin, untuk menggunakan sistem secara konsisten. Jika sebagian tetap manual, maka efektivitas sistem bisa berkurang.

Rekomendasi Implementasi Sistem Informasi Monitoring Praktikum

Berdasarkan literatur dan pengalaman implementasi, berikut rekomendasi jika institusi atau laboratorium Anda akan membangun sistem informasi monitoring praktikum:

  • Gunakan kerangka yang modular, pisahkan modul data mahasiswa, absensi, kegiatan, penilaian, laporan, agar mudah dikembangkan sesuai kebutuhan.
  • Sediakan akses berbasis web (dan jika memungkinkan, mobile-friendly) supaya dapat diakses dari mana saja.
  • Kelompokkan pengguna berdasarkan peran (mahasiswa, asisten/pembimbing, admin) agar hak akses jelas.
  • Tambahkan fitur notifikasi atau pengingat (absensi, tugas, approval) untuk meningkatkan interaksi dan kepatuhan pengguna.
  • Pastikan database dan penyimpanan aman, dengan backup rutin, agar data tidak hilang.
  • Lakukan sosialisasi dan pelatihan pengguna sebelum sistem digunakan penuh.
  • Usahakan sistem fleksibel agar bisa diadaptasi jika kurikulum atau jenis praktikum berubah.

Kesimpulan

Sistem informasi monitoring praktikum adalah solusi penting dan relevan untuk modernisasi manajemen praktikum atau magang di institusi pendidikan. Dengan mengintegrasikan data mahasiswa, absensi, aktivitas harian, penilaian, dan laporan dalam satu sistem berbasis web, serta memperjelas hak akses pengguna, sistem ini mampu menciptakan efisiensi, transparansi, kemudahan dokumentasi, dan akuntabilitas. Berbagai studi di Indonesia membuktikan bahwa implementasi sistem semacam ini memberi manfaat nyata bagi institusi, pembimbing, dan mahasiswa.

Meski demikian, implementasi sistem harus memperhatikan aspek infrastruktur, keamanan data, pelatihan pengguna, serta komitmen seluruh stakeholder agar sistem bisa berjalan efektif. Dengan perencanaan dan desain yang matang, sistem informasi monitoring praktikum bisa menjadi bagian integral dari layanan akademik modern di institusi pendidikan.

 

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Sistem Informasi Monitoring Praktikum adalah platform digital yang digunakan untuk mengelola, memantau, dan mendokumentasikan seluruh kegiatan praktikum, mulai dari absensi, aktivitas harian, penilaian, hingga laporan akhir secara terstruktur dan real-time.

Fungsi utamanya meliputi pencatatan kehadiran, pemantauan aktivitas peserta, penginputan nilai, pengelolaan laporan, serta menyediakan informasi perkembangan peserta secara mudah dan transparan.

Manfaatnya antara lain meningkatkan efisiensi administrasi, mempermudah evaluasi, menyediakan data real-time, mengurangi kesalahan pencatatan manual, serta meningkatkan transparansi antara pembimbing dan peserta.

Penggunanya biasanya mencakup mahasiswa atau peserta praktikum, dosen atau pembimbing, asisten laboratorium, serta admin yang mengelola sistem dan data praktikum.

Fitur pentingnya meliputi manajemen data peserta, absensi online, input dan validasi aktivitas harian, penilaian praktikum, laporan otomatis, hak akses pengguna, notifikasi, serta keamanan data.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Virtual Laboratory: Pengertian dan Contoh Penerapan Virtual Laboratory: Pengertian dan Contoh Penerapan Sistem Web Peminjaman Alat Laboratorium Sistem Web Peminjaman Alat Laboratorium Sistem Web untuk Pemantauan Hasil Belajar Sistem Web untuk Pemantauan Hasil Belajar Kesalahan Umum dalam Pelaksanaan Eksperimen Kesalahan Umum dalam Pelaksanaan Eksperimen Monitoring Terapi Obat: Konsep, Manfaat Klinis, dan Tindak Lanjut Monitoring Terapi Obat: Konsep, Manfaat Klinis, dan Tindak Lanjut Sistem Informasi Monitoring Karyawan WFH Sistem Informasi Monitoring Karyawan WFH Sistem Informasi Monitoring Kegiatan Siswa Sistem Informasi Monitoring Kegiatan Siswa Sistem Web Manajemen Inventaris Laboratorium Sistem Web Manajemen Inventaris Laboratorium Evaluasi dan Monitoring Pendidikan Berbasis Sistem Informasi Evaluasi dan Monitoring Pendidikan Berbasis Sistem Informasi Sistem Informasi Monitoring Tugas Mahasiswa Sistem Informasi Monitoring Tugas Mahasiswa Sistem Mobile Reservasi Ruangan Kampus Sistem Mobile Reservasi Ruangan Kampus Sistem Informasi Monitoring Pembelajaran Online Sistem Informasi Monitoring Pembelajaran Online Web Dashboard Monitoring Sekolah Web Dashboard Monitoring Sekolah Monitoring Kesehatan Berbasis Aplikasi Monitoring Kesehatan Berbasis Aplikasi Monitoring Gizi Balita di Posyandu Monitoring Gizi Balita di Posyandu Simulasi: Definisi, Fungsi, dan Contoh dalam Kajian Ilmiah Simulasi: Definisi, Fungsi, dan Contoh dalam Kajian Ilmiah Monitoring Terapi Antikoagulan pada Pasien Risiko Tinggi Monitoring Terapi Antikoagulan pada Pasien Risiko Tinggi Monitoring Efek Samping Obat Penurun Asam Urat Monitoring Efek Samping Obat Penurun Asam Urat Sistem Web Monitoring Kehadiran Sistem Web Monitoring Kehadiran Tujuan Eksperimen dalam Ilmu Pengetahuan Tujuan Eksperimen dalam Ilmu Pengetahuan
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…