Terakhir diperbarui: 04 December 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 4 December). Sistem Mobile Pengaduan Keluhan Publik. SumberAjar. Retrieved 14 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/sistem-mobile-pengaduan-keluhan-publik  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Sistem Mobile Pengaduan Keluhan Publik - SumberAjar.com

Sistem Mobile Pengaduan Keluhan Publik

Pendahuluan

Di era digital sekarang, partisipasi publik dalam penyampaian aspirasi dan pengaduan terhadap pelayanan publik menjadi semakin penting. Sistem pengaduan publik berbasis mobile atau online menawarkan kemudahan bagi masyarakat dalam menyampaikan keluhan, aspirasi, atau masukan terhadap instansi pemerintahan atau penyelenggara layanan publik, tanpa harus datang langsung ke kantor, mengantre, atau melalui jalur konvensional. Penggunaan sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi tetapi juga memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan responsivitas pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Artikel ini membahas secara mendalam tentang pengertian, mekanisme, fitur, manfaat, serta teknologi yang mendasari sistem mobile pengaduan keluhan publik.


Definisi Sistem Pengaduan Keluhan Publik

Definisi Sistem Pengaduan Keluhan Publik Secara Umum

Sistem pengaduan keluhan publik secara umum merujuk kepada mekanisme atau wadah formal yang memungkinkan warga masyarakat menyampaikan keluhan, aspirasi, masukan, atau laporan terkait pelayanan publik, kebijakan publik, atau masalah sosial kepada instansi yang berwenang. Sistem ini berfungsi sebagai saluran komunikasi dua arah antara masyarakat dan penyelenggara layanan publik, sehingga memfasilitasi proses penyampaian, verifikasi, tindak lanjut, dan penyelesaian keluhan secara lebih terstruktur dan terdokumentasi.

Definisi Sistem Pengaduan Keluhan Publik dalam KBBI

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), “pengaduan” adalah laporan atau keluhan yang disampaikan seseorang terhadap suatu hal yang dianggap menyimpang, tidak sesuai, atau merugikan, baik terhadap layanan, kebijakan, maupun tanggung jawab penyelenggara. Dengan demikian, sistem pengaduan keluhan publik berarti suatu sistem, baik manual ataupun digital, yang menyediakan fasilitas bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan atau keluhan atas pelayanan publik, agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

Definisi Sistem Pengaduan Keluhan Publik Menurut Para Ahli

Berikut ini beberapa definisi menurut literatur akademik dan penelitian:

  • Menurut hasil penelitian pada “Analisis Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat Berbasis Web” (2025), sistem pengaduan publik adalah sistem informasi yang dirancang untuk mencatat, memproses, dan menindaklanjuti keluhan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan. [Lihat sumber Disini - journal.jci.co.id]
  • Dalam studi “Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Berbasis E-Government” (2022), sistem pengaduan publik didefinisikan sebagai bagian dari implementasi e-government yang memungkinkan masyarakat secara daring (online) menyampaikan aspirasi dan keluhan, serta memfasilitasi transparansi dan akuntabilitas layanan publik. [Lihat sumber Disini - ojs.unsimar.ac.id]
  • Sebagaimana disimpulkan dalam penelitian “Platform Layanan Pengaduan Masyarakat Berbasis Web pada Kantor Desa Helvetia” (2025), sistem pengaduan publik juga mencakup mekanisme penyimpanan, pengarsipan, dan pelaporan secara digital supaya pengaduan dapat ditindaklanjuti dengan efisien oleh aparatur pemerintahan. [Lihat sumber Disini - jurnal.polgan.ac.id]
  • Menurut penelitian “Sistem Informasi Pelaporan dan Pengaduan Masyarakat di Kecamatan Medan Labuhan” (2025), sistem pengaduan publik adalah mekanisme formal untuk mengelola aspirasi dan keluhan masyarakat agar lebih terstruktur, terdokumentasi, dan mudah diakses oleh masyarakat maupun penyelenggara layanan. [Lihat sumber Disini - ojs.stmik-banjarbaru.ac.id]

Pengertian Sistem Mobile Pengaduan Keluhan Publik

Sistem mobile pengaduan keluhan publik merujuk pada penerapan sistem pengaduan publik yang diakses melalui perangkat seluler (smartphone/tablet), melalui aplikasi mobile atau antarmuka web responsif, sehingga memungkinkan pengguna untuk menyampaikan pengaduan kapan saja dan di mana saja. Sistem ini merupakan evolusi dari sistem pengaduan konvensional atau berbasis web statis, dengan tambahan kemudahan mobilitas, notifikasi real-time, dan akses langsung dari perangkat pengguna.


Fitur Input Keluhan & Tracking Status

Salah satu komponen kunci dari sistem mobile pengaduan publik adalah fitur input keluhan dan tracking status. Fitur input keluhan memungkinkan pengguna untuk:

  • Mengisi data keluhan (jenis keluhan, deskripsi, lokasi, lampiran foto atau dokumen bila perlu)
  • Mengirim pengaduan ke instansi terkait tanpa perlu datang langsung ke kantor
  • Memilih kategori pengaduan agar pengaduan diarahkan ke unit atau instansi yang tepat

Setelah pengaduan dikirim, sistem menyediakan fitur tracking status, di mana pengguna dapat melihat status penanganan pengaduan: misalnya sudah diterima, dalam proses verifikasi, sedang ditindaklanjuti, hingga selesai/ditangani.

Penelitian “Web-Based Public Complaint System Using First In First Out” (2025) menunjukkan bahwa sistem dengan algoritma FIFO dalam menangani pengaduan membantu memastikan penanganan yang adil dan terstruktur, serta memungkinkan monitoring real-time, sehingga meningkatkan efisiensi dan responsivitas instansi. [Lihat sumber Disini - ijins.umsida.ac.id]
Implementasi sistem semacam ini pada berbagai instansi pemerintahan di Indonesia membuktikan bahwa fitur tracking status dan dokumentasi digital mampu meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik terhadap proses penanganan keluhan. [Lihat sumber Disini - journal.arteii.or.id]


Mekanisme Validasi dan Tindak Lanjut

Setelah masyarakat mengirimkan pengaduan melalui sistem mobile, mekanisme selanjutnya melibatkan beberapa langkah penting:

  1. Verifikasi & Validasi, Instansi terkait memeriksa data pengaduan: kejelasan laporan, kelengkapan informasi, relevansi terhadap kewenangan, serta validitas lampiran jika ada (foto, dokumen). Sistem membantu memfasilitasi proses ini secara digital, sehingga lebih cepat dan terdokumentasi.
  2. Penetapan Unit Penanganan, Berdasarkan kategori pengaduan, sistem mengarahkan laporan ke unit atau departemen yang tepat. Ini penting agar pengaduan tidak “nyasar” dan ditangani oleh pihak yang berwenang.
  3. Penanganan & Tindak Lanjut, Instansi melakukan tindakan sesuai dengan jenis keluhan: misalnya perbaikan layanan, investigasi, klarifikasi, atau tindakan administratif.
  4. Pencatatan & Arsip Digital, Semua pengaduan dan tindakan ditata dalam basis data digital, sehingga dapat ditelusuri, dilaporkan, dan dievaluasi kapan saja, membantu transparansi dan akuntabilitas. Penelitian tentang penerapan model ECM (Enterprise Content Management) menunjukkan bahwa sistem semacam ini efektif untuk pengarsipan, penyimpanan, dan penyajian data pengaduan dengan konsisten. [Lihat sumber Disini - ojs.stmik-banjarbaru.ac.id]
  5. Feedback & Notifikasi ke Pelapor, Sistem mobile memungkinkan pemberitahuan status pengaduan ke pengguna (pelapor), sehingga mereka bisa mengetahui progres dan hasil penanganan. Ini memperkuat partisipasi masyarakat dan rasa keadilan.

Manfaat Sistem untuk Masyarakat

Pengembangan dan penerapan sistem mobile pengaduan keluhan publik membawa banyak manfaat, antara lain:

  • Akses mudah & fleksibel, Masyarakat tidak perlu datang ke kantor pemerintahan; cukup lewat smartphone, kapan saja dan di mana saja.
  • Transparansi & akuntabilitas, Dengan dokumentasi digital, pelaporan dan proses penanganan bisa dilacak, sehingga mengurangi peluang maladministrasi, korupsi, atau penyalahgunaan wewenang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sistem pengaduan online memperkuat good governance. [Lihat sumber Disini - ejournal.ipdn.ac.id]
  • Efisiensi dan kecepatan penanganan, Dibanding jalur konvensional yang mungkin memakan waktu lama, sistem online atau mobile mempercepat proses verifikasi dan tindak lanjut. Studi menunjukkan bahwa sistem berbasis web/mobile mampu memangkas waktu respon dan penanganan keluhan. [Lihat sumber Disini - ijins.umsida.ac.id]
  • Meningkatkan kepercayaan publik, Kemudahan, transparansi, dan responsivitas membuat masyarakat merasa lebih dilayani dan didengar, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik. [Lihat sumber Disini - ojs.unigal.ac.id]
  • Pendokumentasian data & evaluasi berkelanjutan, Dengan penyimpanan digital, data pengaduan dapat dijadikan basis evaluasi layanan publik, perbaikan kebijakan, atau pengambilan keputusan berbasis data. [Lihat sumber Disini - journal.arteii.or.id]

Teknologi Mobile yang Digunakan

Sistem mobile pengaduan publik umumnya dibangun menggunakan teknologi informasi modern, baik dari sisi frontend (antarmuka pengguna) maupun backend (server, basis data). Berikut beberapa teknologi dan pendekatan yang sering digunakan:

  • Web-based + Responsif, Banyak sistem dirancang sebagai aplikasi web responsif agar bisa diakses lewat browser di ponsel, tanpa perlu instalasi aplikasi khusus. Penelitian di Indonesia banyak yang menekankan penggunaan PHP + MySQL sebagai basis sistem. [Lihat sumber Disini - journal.jci.co.id]
  • Metode Pengembangan Sistem (SDLC), Metode seperti Waterfall maupun pendekatan lain (misal OOAD + UML) sering digunakan untuk merancang sistem informasi pengaduan publik. [Lihat sumber Disini - jurnal.uts.ac.id]
  • Enterprise Content Management (ECM), Untuk pengelolaan arsip, dokumentasi, dan penyimpanan data pengaduan secara terstruktur: capture, manage, store, preserve, deliver. Pendekatan ECM membantu sistem mendukung archival, pelacakan, dan penyajian data secara konsisten. [Lihat sumber Disini - ojs.stmik-banjarbaru.ac.id]
  • Real-time monitoring & algoritma antrian (FIFO), Beberapa sistem mengimplementasikan algoritma antrian seperti First In First Out (FIFO) untuk memastikan penanganan pengaduan dilakukan secara adil, terstruktur, dan sesuai urutan laporan. Ini meningkatkan efisiensi dan keadilan dalam penanganan keluhan. [Lihat sumber Disini - ijins.umsida.ac.id]
  • Integrasi ke E-Government & Platform Nasional, Di Indonesia, implementasi sistem pengaduan publik digital sering diintegrasikan dengan platform nasional seperti SP4Nโ€‘LAPOR!, yang memungkinkan masyarakat melaporkan aspirasi dan pengaduan melalui kanal terpusat. [Lihat sumber Disini - lapor.go.id]

Contoh Alur Pengaduan Digital

Berikut gambaran alur pengaduan digital melalui sistem mobile/web:

  1. Warga membuka aplikasi/situs pengaduan publik (mobile app atau web responsif).
  2. Warga memilih kategori pengaduan lalu mengisi formulir keluhan: deskripsi, lokasi, lampiran foto/dokumen (jika ada).
  3. Warga submit pengaduan; sistem menyimpan data keluhan ke basis data, memberikan ID laporan, serta menampilkan konfirmasi.
  4. Instansi penerima melakukan verifikasi & validasi data, memeriksa kelengkapan dan relevansi laporan.
  5. Sistem mengalokasikan laporan ke unit penanganan sesuai kategori.
  6. Instansi menindaklanjuti: investigasi, perbaikan layanan, klarifikasi, tindakan administratif, dsb.
  7. Instansi memperbarui status keluhan di sistem (“diterima”, “dalam proses”, “selesai/padan ditindaklanjuti”).
  8. Warga pelapor dapat tracking status melalui aplikasi/web, melihat progres dan hasil penanganan.
  9. Semua data (pengaduan, status, tindak lanjut) tercatat secara digital dan diarsipkan, memungkinkan evaluasi dan audit di masa depan.

Kesimpulan

Sistem mobile pengaduan keluhan publik merupakan inovasi penting dalam konteks pelayanan publik modern. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, melalui aplikasi mobile atau web responsif, sistem ini memberikan kemudahan akses, transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi dalam penanganan keluhan masyarakat. Fitur kunci seperti input keluhan, tracking status, verifikasi, dokumentasi digital, dan integrasi ke e-government memungkinkan masyarakat merasa lebih dilayani dan terdengar suaranya. Dari sisi pemerintah atau penyelenggara layanan, sistem ini mendukung tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), perbaikan layanan, serta pengambilan keputusan berbasis data. Oleh karena itu, pengembangan dan penerapan sistem mobile pengaduan publik sangat relevan, terutama di era digital sekarang, membantu memperkuat hubungan antara masyarakat dan pemerintah serta meningkatkan kualitas layanan publik secara keseluruhan.

 

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Sistem Mobile Pengaduan Keluhan Publik adalah aplikasi atau platform digital yang memungkinkan masyarakat menyampaikan laporan, keluhan, atau aspirasi melalui perangkat mobile. Sistem ini mempermudah proses pelaporan, mempercepat tindak lanjut, dan meningkatkan transparansi pelayanan publik.

Fitur utama meliputi formulir input keluhan, unggahan foto atau dokumen pendukung, kategori laporan, tracking status laporan secara real-time, notifikasi proses penanganan, dan arsip digital untuk dokumentasi pengaduan.

Sistem berbasis mobile penting karena memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, mempercepat proses verifikasi dan penanganan keluhan, meningkatkan partisipasi publik, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.

Teknologi yang umum digunakan meliputi aplikasi mobile hybrid atau native, web responsif, server backend berbasis PHP atau Node.js, database MySQL atau MongoDB, algoritma FIFO untuk penanganan antrian laporan, serta integrasi dengan platform e-government.

Alurnya mulai dari pengguna membuka aplikasi, mengisi formulir keluhan, mengirim laporan, sistem melakukan verifikasi, laporan diteruskan ke unit terkait, instansi menindaklanjuti, status diperbarui, hingga pengguna dapat memantau progres secara real-time melalui aplikasi.

โฌ‡
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat Sistem Informasi Berbasis Mobile dalam Pendidikan: Tren, Fungsi, dan Tantangannya Sistem Informasi Berbasis Mobile dalam Pendidikan: Tren, Fungsi, dan Tantangannya Sistem Mobile Kotak Saran Siswa Sistem Mobile Kotak Saran Siswa Aplikasi Mobile untuk Pengumpulan Data Lapangan Aplikasi Mobile untuk Pengumpulan Data Lapangan Aplikasi Mobile untuk Jadwal Kuliah dan Reminder Aplikasi Mobile untuk Jadwal Kuliah dan Reminder Aplikasi Mobile Manajemen Keuangan Siswa Aplikasi Mobile Manajemen Keuangan Siswa Sistem Informasi Pelayanan Publik Berbasis Web Sistem Informasi Pelayanan Publik Berbasis Web Pengembangan Sistem Mobile Cross-Platform Pengembangan Sistem Mobile Cross-Platform Sistem Mobile Rumah Belajar Sistem Mobile Rumah Belajar Aplikasi Mobile Kontrol Pembelajaran Aplikasi Mobile Kontrol Pembelajaran Sistem Mobile Pemetaan Lokasi Bencana Sistem Mobile Pemetaan Lokasi Bencana Sistem Mobile Absensi Berbasis GPS Sistem Mobile Absensi Berbasis GPS Sistem Web Analisis Kehadiran Sistem Web Analisis Kehadiran Sistem Mobile Survey & Kuesioner Sistem Mobile Survey & Kuesioner Persepsi Masyarakat terhadap Pelayanan Publik: Konsep dan Penilaian Persepsi Masyarakat terhadap Pelayanan Publik: Konsep dan Penilaian Sistem Mobile Tutor Online Sistem Mobile Tutor Online Sistem Mobile To-Do List Akademik Sistem Mobile To-Do List Akademik Aplikasi Mobile Catatan Akademik Aplikasi Mobile Catatan Akademik Kepercayaan Publik terhadap Pemerintah: Konsep dan Legitimasi Kepercayaan Publik terhadap Pemerintah: Konsep dan Legitimasi Sistem Mobile Reservasi Ruangan Kampus Sistem Mobile Reservasi Ruangan Kampus
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaruโ€ฆ