Terakhir diperbarui: 29 November 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 29 November). Analisis Regresi Ganda: Langkah dan Interpretasi. SumberAjar. Retrieved 14 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/analisis-regresi-ganda-langkah-dan-interpretasi  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Analisis Regresi Ganda: Langkah dan Interpretasi - SumberAjar.com

Analisis Regresi Ganda: Langkah dan Interpretasi

Pendahuluan

Analisis data kuantitatif sering membutuhkan pendekatan statistik untuk memahami hubungan antar variabel. Salah satu metode yang sering digunakan adalah regresi, bukan hanya regresi sederhana, tetapi juga regresi berganda ketika melibatkan lebih dari satu variabel bebas. Regresi berganda memungkinkan peneliti untuk mengevaluasi bagaimana beberapa faktor secara simultan mempengaruhi variabel dependen. Dengan demikian, metode ini sangat berguna dalam penelitian sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan bidang lain yang melibatkan banyak variabel prediktor.

Penggunaan regresi berganda tidak hanya membantu meramalkan nilai variabel dependen berdasarkan nilai variabel bebas, tetapi juga membantu menentukan kontribusi relatif tiap variabel independen. Oleh karena itu, memahami langkah-langkah dan interpretasi hasil dari analisis regresi berganda sangat penting bagi peneliti kuantitatif. Artikel ini akan membahas definisi, prosedur pelaksanaan, interpretasi hasil, serta catatan penting dalam melakukan analisis regresi berganda.


Definisi Analisis Regresi Ganda

Definisi Analisis Regresi Ganda Secara Umum

Analisis regresi berganda (multiple regression analysis) pada dasarnya adalah metode statistik untuk memodelkan hubungan antara satu variabel dependen (variabel tak bebas / respon) dan dua atau lebih variabel independen (variabel bebas / prediktor). [Lihat sumber Disini - researchgate.net]

Dalam model ini, peneliti berusaha memperkirakan bagaimana perubahan pada masing-masing variabel bebas secara bersama-sama memengaruhi variabel dependen. Dengan demikian, regresi berganda adalah perkembangan dari regresi sederhana, yang hanya melibatkan satu variabel bebas. [Lihat sumber Disini - id.scribd.com]

Istilah “multiple” dalam multiple regression merujuk pada jumlah variabel bebas yang lebih dari satu. [Lihat sumber Disini - statistikian.com]

Definisi Analisis Regresi Ganda dalam KBBI

Saat ini, penelusuran ke sumber resmi daring untuk entri KBBI terkait dengan istilah “regresi berganda” atau “analisis regresi berganda” tidak menjumpai entri khusus dalam KBBI daring. Oleh karena itu, definisi formal menurut KBBI untuk istilah ini belum tersedia ataupun tidak umum dipakai.

Maka dari itu, penjelasan definisi regresi berganda lebih banyak diperoleh dari literatur statistika dan metodologi penelitian, sebagaimana diuraikan pada bagian “umum” di atas, dibanding dari KBBI.

Definisi Analisis Regresi Ganda Menurut Para Ahli

Berikut berbagai definisi regresi berganda menurut peneliti dan ahli statistik:

  • Menurut (Ghozali, 2021), sebagaimana dikutip dalam literatur, regresi linear berganda adalah suatu metode statistik untuk menguji pengaruh beberapa variabel independen terhadap suatu variabel dependen. [Lihat sumber Disini - id.scribd.com]
  • (Sugiyono, 2020) menyatakan bahwa regresi linear berganda digunakan sebagai alat analisis untuk memprediksi perubahan nilai variabel dependen apabila nilai variabel independennya dinaikkan atau diturunkan. [Lihat sumber Disini - id.scribd.com]
  • (Asisdiq & Side, 2021) dalam konteks penelitian empiris menegaskan bahwa regresi berganda digunakan untuk memahami bagaimana kombinasi dari beberapa prediktor memengaruhi variabel respon, serta untuk melakukan estimasi/prediksi berdasarkan variabel-variabel prediktor. [Lihat sumber Disini - penerbitgoodwood.com]
  • Dalam modul metode statistik dasar disebutkan bahwa regresi linear berganda adalah model hubungan linier antara satu variabel respon dan dua atau lebih variabel bebas, di mana model ini memungkinkan analisis simultan atas pengaruh beberapa variabel bebas. [Lihat sumber Disini - repository.uin-suska.ac.id]

Dengan demikian, dari perspektif para ahli, regresi berganda bukan sekadar ekstensi regresi sederhana, tetapi alat analitis penting untuk meninjau pengaruh banyak faktor sekaligus terhadap satu outcome.


Langkah-Langkah dalam Analisis Regresi Ganda

Untuk melakukan analisis regresi berganda secara sistematis dan valid, berikut tahapan umum yang biasanya dilakukan:

  1. Penentuan Variabel
    • Identifikasi satu variabel dependen (Y).
    • Identifikasi dua atau lebih variabel independen (X1, X2, …, Xn).
  2. Pengumpulan Data
    • Kumpulkan data observasi yang memuat nilai variabel dependen dan independen. Data bisa berskala interval/rasio, atau jika ada variabel kategorik, bisa dikodekan (misalnya lewat dummy variable). [Lihat sumber Disini - statistikian.com]
  3. Estimasi Model
    • Gunakan metode estimasi, biasanya metode kuadrat terkecil (ordinary least squares / OLS), untuk menentukan parameter model, yakni intercept (konstanta) dan koefisien regresi untuk tiap variabel bebas. [Lihat sumber Disini - repository.uin-suska.ac.id]
  4. Uji Asumsi Klasik
    Agar hasil regresi valid dan dapat dipercaya, beberapa asumsi harus diperiksa: linearitas hubungan, normalitas residual (errors), homoskedastisitas (varian residual stabil), tidak adanya multikolinearitas antar variabel independen, tidak autokorelasi (jika data serial), dan bahwa variabel bebas bersifat fixed dalam sampling. [Lihat sumber Disini - repository.uin-suska.ac.id]
  5. Evaluasi Model
    • Hitung koefisien determinasi (R²) untuk mengetahui seberapa besar variabilitas variabel dependen dijelaskan oleh model. [Lihat sumber Disini - journal.uii.ac.id]
    • Perhatikan signifikansi koefisien regresi masing-masing variabel bebas (jika diuji statistik), untuk melihat apakah variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. (Bergantung pada software/statistik yang digunakan.)
  6. Interpretasi Hasil
    • Interpretasikan nilai koefisien regresi: misalnya, bagaimana perubahan satu unit pada variabel independen dihubungkan dengan perubahan di variabel dependen, dengan catatan asumsi model terpenuhi.
    • Interpretasikan R²: besaran ini menunjukkan proporsi variansi variabel dependen yang dapat dijelaskan oleh variabel independen secara bersama-sama.
  7. Prediksi / Peramalan (jika dibutuhkan)
    • Jika model telah divalidasi, dapat digunakan untuk memprediksi nilai variabel dependen berdasarkan kombinasi nilai variabel independen. Namun perlu berhati-hati ketika melakukan luar jangkauan data (extrapolation), karena asumsi model bisa dilanggar. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
  8. Pelaporan Hasil
    • Susun laporan/paper dengan menyajikan spesifikasi model, hasil estimasi (koefisien, intercept), indikator goodness-of-fit (misalnya R²), uji asumsi klasik, serta interpretasi.
    • Diskusikan keterbatasan model, misalnya variabel lain yang tidak dimasukkan, potensi pelanggaran asumsi, peluang multikolinearitas, dsb.

Interpretasi dan Kegunaan Analisis Regresi Ganda

Analisis regresi berganda menawarkan berbagai manfaat penting dalam penelitian:

  • Mengukur pengaruh simultan banyak variabel
    Dengan regresi berganda, peneliti dapat melihat pengaruh beberapa faktor terhadap satu outcome secara bersamaan, sekaligus mengendalikan efek variabel lain. Ini membantu mengidentifikasi variabel mana yang benar-benar signifikan ketika variabel lain juga diperhitungkan.
  • Mengetahui kontribusi relatif tiap variabel
    Koefisien regresi menunjukkan arah (positif/negatif) dan besar efek dari tiap prediktor terhadap respon. Hal ini sangat berguna untuk membuat rekomendasi kebijakan, intervensi, atau prediksi.
  • Prediksi / peramalan
    Setelah model valid, bisa digunakan untuk memprediksi nilai variabel dependen jika nilai variabel independen diketahui, misalnya memprediksi tingkat kepuasan, output ekonomi, skor kesehatan, dsb.
  • Kontrol variabel perancu
    Dengan memasukkan beberapa variabel bebas, regresi berganda dapat membantu mengontrol variabel yang mungkin memengaruhi hasil, sehingga interpretasi lebih kredibel.

Sebagai contoh, sebuah penelitian pada tahun 2022 menggunakan regresi linear berganda untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja fisik preservasi jalan dan jembatan di Provinsi Sumatera Selatan, dengan variabel bebas “rencana fisik” dan “realisasi fisik”, serta variabel dependen “kinerja fisik”. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi variabel bebas secara signifikan memengaruhi variabel dependen, dan koefisien determinasi (R²) adalah 0,9096, artinya kedua predictor menjelaskan sekitar 90,96% variabilitas kinerja fisik. [Lihat sumber Disini - journal.uii.ac.id]


Catatan Penting & Tantangan dalam Analisis Regresi Ganda

Dalam praktiknya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil analisis regresi berganda bisa diandalkan:

  • Pemenuhan asumsi klasik, jika asumsi seperti normalitas residual, homoskedastisitas, dan non-multikolinearitas dilanggar, koefisien regresi bisa bias atau tidak efisien. [Lihat sumber Disini - repository.uin-suska.ac.id]
  • Multikolinearitas, ketika dua atau lebih variabel independen sangat berkorelasi, sulit untuk memisahkan efek masing-masing variabel secara individual. Ini bisa membuat interpretasi koefisien menjadi tidak jelas atau misleading. [Lihat sumber Disini - penerbitgoodwood.com]
  • Overfitting / underspecification, memasukkan terlalu banyak variabel yang tidak relevan bisa menyebabkan model overfit; sebaliknya, melewatkan variabel penting menyebabkan spesifikasi model kurang lengkap. Oleh karena itu, pemilihan variabel bebas harus didasarkan teori atau literatur.
  • Ekstrapolasi di luar data, prediksi hanya dapat diandalkan pada rentang data yang dipakai saat fitting. Membuat prediksi jauh di luar rentang itu bisa menghasilkan estimasi tidak akurat. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
  • Interpretasi kausalitas, regresi berganda menunjukkan asosiasi/pengaruh terhadap variabel dependen dalam data, tetapi tidak selalu membuktikan hubungan sebab-akibat, kecuali desain penelitian mendukung inference kausal.

Kesimpulan

Analisis regresi berganda adalah metode statistik yang kuat untuk memahami dan memodelkan pengaruh dari dua atau lebih variabel bebas terhadap suatu variabel dependen. Dengan mengikuti langkah-langkah yang benar, mulai dari penentuan variabel, pengumpulan data, estimasi model, uji asumsi klasik, hingga interpretasi hasil, peneliti dapat menghasilkan model yang valid, interpretable, dan bermanfaat untuk prediksi maupun analisis hubungan antar variabel.

Namun, analisis regresi berganda bukan tanpa tantangan. Pemenuhan asumsi klasik, pemilihan variabel yang tepat, serta kehati-hatian dalam interpretasi (terutama mengenai kausalitas) adalah hal yang harus diperhatikan. Bila digunakan dengan benar, regresi berganda dapat menjadi alat utama dalam penelitian kuantitatif di berbagai bidang, dari ilmu sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga rekayasa dan kebijakan.

 

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Analisis regresi ganda adalah metode statistik yang digunakan untuk mengetahui pengaruh dua atau lebih variabel independen terhadap satu variabel dependen secara simultan.

Langkah analisis regresi ganda meliputi identifikasi variabel, pengumpulan data, estimasi model, uji asumsi klasik, evaluasi model, dan interpretasi koefisien serta nilai R².

Analisis regresi ganda digunakan untuk memprediksi nilai variabel dependen serta melihat kontribusi masing-masing variabel independen secara bersamaan.

Beberapa asumsi dalam regresi ganda meliputi linearitas, normalitas residual, homoskedastisitas, tidak terjadi multikolinearitas, dan tidak adanya autokorelasi.

Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Regresi Logistik: Pengertian dan Aplikasinya Regresi Logistik: Pengertian dan Aplikasinya Analisis Regresi Linear: Langkah dan Contoh Analisis Regresi Linear: Langkah dan Contoh Pendekatan Studi Kasus Ganda dalam Penelitian Sosial Pendekatan Studi Kasus Ganda dalam Penelitian Sosial Uji Heteroskedastisitas: Jenis dan Cara Deteksi Uji Heteroskedastisitas: Jenis dan Cara Deteksi Pengujian Multikolinearitas: Langkah dan Interpretasi Pengujian Multikolinearitas: Langkah dan Interpretasi Pengujian Autokorelasi Durbin-Watson Pengujian Autokorelasi Durbin-Watson Analisis Residual: Pengertian dan Interpretasi Analisis Residual: Pengertian dan Interpretasi Koefisien Determinasi R²: Fungsi dan Arti Koefisien Determinasi R²: Fungsi dan Arti Interpretasi: Pengertian, Tahap, dan Contoh dalam Penelitian beserta Sumber [PDF] Interpretasi: Pengertian, Tahap, dan Contoh dalam Penelitian beserta Sumber [PDF] Interpretasi Data: Definisi, Langkah, dan Contoh dalam Penelitian Ilmiah Interpretasi Data: Definisi, Langkah, dan Contoh dalam Penelitian Ilmiah X-Dimension Research: Konsep dan Penerapan dalam Kajian Multivariat X-Dimension Research: Konsep dan Penerapan dalam Kajian Multivariat Uji Normalitas: Definisi, Langkah, dan Contoh dalam Statistik Uji Normalitas: Definisi, Langkah, dan Contoh dalam Statistik Analisis Mediasi Moderasi dengan PROCESS Hayes Analisis Mediasi Moderasi dengan PROCESS Hayes Analisis Data Panel: Pengertian dan Aplikasi Analisis Data Panel: Pengertian dan Aplikasi Manajemen Obat pada Pasien dengan Penyakit Ganda Manajemen Obat pada Pasien dengan Penyakit Ganda Analisis Moderasi: Fungsi dan Teknik Uji Analisis Moderasi: Fungsi dan Teknik Uji Penelitian Prediktif: Pengertian dan Aplikasinya Penelitian Prediktif: Pengertian dan Aplikasinya Pendekatan Multivariat dalam Analisis Penelitian Pendekatan Multivariat dalam Analisis Penelitian Analisis Data: Pengertian, Jenis, dan Langkah-langkahnya Analisis Data: Pengertian, Jenis, dan Langkah-langkahnya Analisis Data pada Penelitian Eksperimen Analisis Data pada Penelitian Eksperimen
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…