Terakhir diperbarui: 16 January 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 16 January). Pengambilan Keputusan Bisnis: Konsep, Analisis Keputusan, dan Strategi. SumberAjar. Retrieved 16 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/pengambilan-keputusan-bisnis-konsep-analisis-keputusan-dan-strategi  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Pengambilan Keputusan Bisnis: Konsep, Analisis Keputusan, dan Strategi - SumberAjar.com

Pengambilan Keputusan Bisnis: Konsep, Analisis Keputusan, dan Strategi

Pendahuluan

Pengambilan keputusan bisnis adalah aspek fundamental yang menentukan arah, prestasi, dan kelangsungan suatu organisasi dalam persaingan usaha yang kompleks dan dinamis. Dalam dunia bisnis, setiap keputusan, baik yang bersifat operasional maupun strategis, melibatkan serangkaian pertimbangan, informasi, analisis risiko, dan pemilihan alternatif terbaik untuk mencapai tujuan organisasi. Pemahaman yang mendalam terhadap konsep pengambilan keputusan bisnis menjadi sangat penting, karena keputusan yang tepat dapat membawa keuntungan kompetitif, sementara keputusan yang salah dapat berujung pada kerugian finansial, reputasi, hingga eksistensi perusahaan itu sendiri. Banyak penelitian dalam beberapa tahun terakhir yang menyoroti mekanisme, teknik, dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan dalam konteks organisasi dan bisnis modern. ([Lihat sumber Disini - journal.pubmedia.id])


Definisi Pengambilan Keputusan Bisnis

Definisi Pengambilan Keputusan Bisnis Secara Umum

Secara umum, pengambilan keputusan bisnis dapat dipahami sebagai sebuah proses yang melibatkan penilaian berbagai alternatif dan pemilihan keputusan yang dianggap paling tepat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan organisasi. Suatu keputusan tidak hanya merupakan pilihan acak, tetapi hasil dari rangkaian analisis informasi, evaluasi risiko, dan pertimbangan efeknya terhadap pencapaian target perusahaan. ([Lihat sumber Disini - economics.pubmedia.id])

Definisi Pengambilan Keputusan Bisnis dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), keputusan merujuk pada tindakan atau hasil dari menentukan pilihan di antara beberapa kemungkinan yang ada. Ketika digabungkan dengan istilah bisnis, yang dalam KBBI diartikan sebagai usaha komersial dalam dunia perdagangan atau bidang usaha, maka pengambilan keputusan bisnis bisa diartikan sebagai tindakan menentukan pilihan dalam konteks usaha dengan tujuan mencapai hasil yang optimal dalam operasi dan manajemen. ([Lihat sumber Disini - kbbi.web.id])

Definisi Pengambilan Keputusan Bisnis Menurut Para Ahli

  1. Menurut James A. F. Stoner, pengambilan keputusan adalah proses pemilihan alternatif dari beberapa pilihan yang bertujuan untuk mencapai tujuan tertentu secara rasional dan sistematis. ([Lihat sumber Disini - economics.pubmedia.id])

  2. G.R. Terry menyatakan bahwa pengambilan keputusan merupakan tindakan memilih alternatif perilaku tertentu dari dua atau lebih pilihan yang tersedia dalam konteks organisasi. ([Lihat sumber Disini - economics.pubmedia.id])

  3. Drs. H. Malayu S.P. Hasibuan menjelaskan bahwa pengambilan keputusan adalah proses menentukan pilihan terbaik dari beberapa alternatif untuk aktivitas masa depan. ([Lihat sumber Disini - economics.pubmedia.id])

  4. Selain itu, beberapa literatur akademik menyebutkan bahwa pengambilan keputusan bisnis adalah tindakan strategis dan krusial yang dapat mempengaruhi performa, efektivitas, serta posisi kompetitif perusahaan dalam pasar. ([Lihat sumber Disini - repositori.stiamak.ac.id])


Tahapan Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan bisnis tidak terjadi secara instan, melainkan melalui serangkaian tahapan yang sistematis dan terstruktur. Memahami tahapan ini membantu manajer dan pemimpin organisasi dalam memastikan setiap keputusan diambil berdasarkan fakta, informasi yang lengkap, dan analisis yang mempertimbangkan risiko serta peluang.

  1. Identifikasi Masalah dan Tujuan

    Tahap awal dari pengambilan keputusan adalah mengenali adanya kebutuhan atau masalah yang harus diselesaikan serta menetapkan tujuan yang ingin dicapai melalui keputusan tersebut. Pemahaman yang jelas terhadap realitas bisnis dan tujuan jangka pendek maupun jangka panjang organisasi sangat penting untuk menentukan arah proses pengambilan keputusan. ([Lihat sumber Disini - prasmul-eli.co])

  2. Pengumpulan Informasi yang Relevan

    Setelah masalah teridentifikasi, langkah berikutnya adalah mengumpulkan data serta informasi yang relevan. Informasi ini mencakup data internal organisasi, tren pasar, umpan balik konsumen, hingga hasil riset kompetitor. Kualitas informasi di tahap ini sangat mempengaruhi efektivitas keputusan yang akan diambil. ([Lihat sumber Disini - prasmul-eli.co])

  3. Mengevaluasi Alternatif Keputusan

    Dengan sejumlah informasi yang terkumpul, organisasi kemudian mengevaluasi berbagai alternatif solusi yang memungkinkan. Evaluasi ini biasanya mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya, risiko, dampak terhadap pemangku kepentingan, dan kesesuaian dengan tujuan strategis. ([Lihat sumber Disini - prasmul-eli.co])

  4. Memilih Alternatif Terbaik

    Tahapan ini melibatkan pemilihan salah satu alternatif yang dianggap paling tepat berdasarkan kriteria evaluasi. Keputusan ini sering kali melibatkan pertimbangan rasional, intuisi profesional, serta komitmen terhadap nilai-nilai etika perusahaan. ([Lihat sumber Disini - journal.pubmedia.id])

  5. Implementasi Keputusan

    Setelah alternatif dipilih, langkah berikutnya adalah mengimplementasikannya. Proses ini menuntut koordinasi sumber daya, penetapan tugas, serta strategi komunikasi untuk memastikan keputusan dijalankan sesuai rencana. ([Lihat sumber Disini - prasmul-eli.co])

  6. Evaluasi dan Monitoring

    Tahap terakhir adalah melakukan evaluasi atas hasil keputusan yang telah diimplementasikan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas keputusan tersebut dalam mencapai tujuan organisasi serta menilai kebutuhan terhadap penyesuaian strategi jika diperlukan. ([Lihat sumber Disini - prasmul-eli.co])


Teknik Analisis Keputusan Bisnis

Dalam konteks bisnis modern, berbagai teknik analisis digunakan untuk membantu pengambilan keputusan yang lebih akurat dan efektif. Teknik-teknik ini membantu manajer untuk mengevaluasi pilihan berdasarkan sejumlah parameter yang terukur.

  1. Analytical Hierarchy Process (AHP)

    AHP adalah metode pengambilan keputusan yang sistematis dan hirarkis, membantu memecah masalah kompleks menjadi sub-komponen yang lebih sederhana sehingga memudahkan evaluasi alternatif strategis berdasarkan bobot prioritas. ([Lihat sumber Disini - ejournal.uniska-kediri.ac.id])

  2. Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats)

    Analisis SWOT digunakan untuk menilai kekuatan dan kelemahan internal organisasi serta peluang dan ancaman eksternal dalam lingkungan bisnis. Teknik ini membantu mengidentifikasi faktor-faktor penting yang mempengaruhi keputusan strategis. ([Lihat sumber Disini - ejournal.arimbi.or.id])

  3. Decision Support Systems (DSS)

    Sistem pendukung keputusan (Decision Support System) adalah perangkat teknologi informasi yang menyediakan data dan model analitis untuk membantu pembuat keputusan menghadapi masalah yang bersifat semi-terstruktur atau tidak terstruktur. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])

  4. Business Decision Mapping (BDM)

    BDM merupakan teknik visual yang memetakan seluruh elemen keputusan dalam satu struktur diagram untuk mengidentifikasi problem, alternatif, dan argumentasi yang mendasari keputusan, sehingga memudahkan kolaborasi dalam pengambilan keputusan. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])


Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Bisnis

Pengambilan keputusan dalam bisnis dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal yang saling berkaitan.

  1. Faktor Internal

    Faktor internal mencakup sumber daya perusahaan, struktur organisasi, kompetensi tim manajemen, serta budaya korporat. Ketidakpastian internal seperti konflik tim atau kekurangan data dapat mempengaruhi kecepatan serta kualitas keputusan. ([Lihat sumber Disini - researchhub.id])

  2. Faktor Eksternal

    Lingkungan eksternal seperti kondisi pasar, persaingan industri, perubahan teknologi, dan kondisi ekonomi makro juga memberikan dampak signifikan terhadap pengambilan keputusan. Organisasi yang responsif terhadap perubahan eksternal dapat meningkatkan kualitas keputusan strategisnya. ([Lihat sumber Disini - researchhub.id])

  3. Nilai dan Etika

    Nilai-nilai etika dan pandangan moral perusahaan menjadi penentu penting dalam keputusan bisnis terutama yang berdampak terhadap stakeholders, reputasi, dan keberlanjutan usaha jangka panjang. ([Lihat sumber Disini - journal.pubmedia.id])

  4. Informasi dan Data

    Ketersediaan serta kualitas informasi yang diperoleh dari riset pasar, umpan balik pelanggan, hingga indikator ekonomi sangat mempengaruhi kemampuan organisasi dalam membuat keputusan yang tepat dan berbasis fakta. ([Lihat sumber Disini - prasmul-eli.co])


Pengambilan Keputusan dan Strategi Bisnis

Pengambilan keputusan dan strategi bisnis tidak dapat dipisahkan; keputusan yang diambil oleh pimpinan organisasi menjadi landasan dalam merumuskan, menyesuaikan, serta mengeksekusi strategi perusahaan. Strategi bisnis meliputi penetapan visi jangka panjang, arah pertumbuhan, alokasi sumber daya, serta respons terhadap perubahan lingkungan kompetitif. Proses pengambilan keputusan strategis sering kali melibatkan analisis mendalam terhadap pasar, kompetitor, dan risiko sehingga keputusan yang diambil dapat memberikan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. ([Lihat sumber Disini - lkpe.ipb.ac.id])

Dalam konteks ini, strategi pengambilan keputusan mencakup diferensiasi antara keputusan operasi harian dan keputusan strategis jangka panjang yang melibatkan alokasi sumber daya besar dan penetapan arah organisasi dalam menghadapi tren masa depan. ([Lihat sumber Disini - lkpe.ipb.ac.id])


Pengambilan Keputusan dalam Lingkungan Bisnis

Lingkungan bisnis saat ini ditandai oleh dinamika yang cepat, ketidakpastian, serta kompleksitas kompetitif yang tinggi. Organisasi dihadapkan pada tekanan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan teknologi, preferensi konsumen, serta kondisi ekonomi global. Pengambilan keputusan dalam lingkungan ini menuntut kemampuan analitis yang tinggi, pemantauan terus menerus terhadap data pasar, serta fleksibilitas dalam menyusun dan menyesuaikan pilihan strategi. Perusahaan yang mampu memanfaatkan informasi real-time dan teknologi analitik memiliki peluang lebih besar untuk mengambil keputusan yang responsif dan proaktif. ([Lihat sumber Disini - jurnal.polgan.ac.id])

Teknologi informasi, termasuk penggunaan sistem informasi bisnis seperti ERP atau BI, juga memainkan peran penting dalam menyediakan data yang diperlukan untuk pengambilan keputusan strategis yang akurat. ([Lihat sumber Disini - jurnal.polgan.ac.id])


Kesimpulan

Pengambilan keputusan bisnis merupakan fitur inti dari manajemen organisasi yang melibatkan proses identifikasi masalah, pengumpulan dan analisis data, evaluasi alternatif, serta implementasi pilihan terbaik untuk mencapai tujuan organisasi. Proses ini dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal dan memerlukan teknik analisis yang solid serta pemikiran strategis. Di era bisnis modern, kemampuan organisasi dalam mengintegrasikan informasi, teknologi, serta nilai-nilai etika dalam keputusan mereka menjadi faktor kunci keberhasilan kompetitif. Secara keseluruhan, pengambilan keputusan bisnis yang efektif dapat meningkatkan kinerja perusahaan, memperkuat posisi strategisnya di pasar, serta memastikan keberlanjutan jangka panjang.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Pengambilan keputusan bisnis adalah proses sistematis dalam memilih alternatif terbaik di antara beberapa pilihan yang tersedia untuk mencapai tujuan organisasi, dengan mempertimbangkan data, risiko, peluang, dan dampak keputusan terhadap kinerja perusahaan.

Pengambilan keputusan bisnis sangat penting karena menentukan arah strategi, efisiensi operasional, serta keberhasilan jangka panjang perusahaan. Keputusan yang tepat dapat meningkatkan daya saing, sedangkan keputusan yang keliru berpotensi menimbulkan kerugian.

Tahapan pengambilan keputusan bisnis meliputi identifikasi masalah, pengumpulan informasi, evaluasi alternatif, pemilihan keputusan terbaik, implementasi keputusan, serta evaluasi dan pengendalian hasil keputusan.

Beberapa teknik analisis keputusan bisnis yang umum digunakan antara lain Analisis SWOT, Analytical Hierarchy Process (AHP), Decision Support System (DSS), serta analisis berbasis data dan informasi manajerial.

Faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan bisnis meliputi faktor internal seperti sumber daya, budaya organisasi, dan kompetensi manajemen, serta faktor eksternal seperti kondisi pasar, persaingan, teknologi, dan lingkungan ekonomi.

Pengambilan keputusan merupakan inti dari strategi bisnis karena setiap strategi ditentukan melalui serangkaian keputusan manajerial yang berkaitan dengan arah perusahaan, alokasi sumber daya, dan respon terhadap perubahan lingkungan bisnis.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Penggunaan Data Bisnis: Konsep, Analitik Data, dan Pengambilan Keputusan Penggunaan Data Bisnis: Konsep, Analitik Data, dan Pengambilan Keputusan Modeling Sistem dengan BPMN Modeling Sistem dengan BPMN Adaptasi Teknologi Bisnis: Konsep, Adopsi Teknologi, dan Daya Saing Adaptasi Teknologi Bisnis: Konsep, Adopsi Teknologi, dan Daya Saing Manajemen Risiko Bisnis: Konsep, Identifikasi Risiko, dan Mitigasi Manajemen Risiko Bisnis: Konsep, Identifikasi Risiko, dan Mitigasi Arsitektur Sistem Informasi: Struktur, Alur Kerja, dan Komponennya Arsitektur Sistem Informasi: Struktur, Alur Kerja, dan Komponennya Analisis Kebutuhan Sistem: Langkah dan Contoh Analisis Kebutuhan Sistem: Langkah dan Contoh Analisis Tren Data: Pengertian dan Langkah Analisis Tren Data: Pengertian dan Langkah Strategi: Pengertian, Jenis, dan Penerapannya dalam Berbagai Bidang Strategi: Pengertian, Jenis, dan Penerapannya dalam Berbagai Bidang Pengujian User Acceptance Test (UAT) Pengujian User Acceptance Test (UAT) Arsitektur Sistem & Patterns Modern Arsitektur Sistem & Patterns Modern Sistem Informasi Penjualan Produk Digital Sistem Informasi Penjualan Produk Digital Sales Performance: Konsep, Indikator Penjualan, dan Target Pasar Sales Performance: Konsep, Indikator Penjualan, dan Target Pasar Analisis: Definisi, Jenis, dan Metodenya Analisis: Definisi, Jenis, dan Metodenya Analisis Klaster (Cluster Analysis): Fungsi dan Penerapan Analisis Klaster (Cluster Analysis): Fungsi dan Penerapan Pengambilan Keputusan dalam Proses Pembelajaran Pengambilan Keputusan dalam Proses Pembelajaran Pemodelan & Diagram Sistem Pemodelan & Diagram Sistem Transformasi Data: Tujuan dan Metode Transformasi Data: Tujuan dan Metode Analisis Data: Pengertian, Jenis, dan Langkah-langkahnya Analisis Data: Pengertian, Jenis, dan Langkah-langkahnya Customer Retention: Konsep, Strategi Retensi, dan Loyalitas Pelanggan Customer Retention: Konsep, Strategi Retensi, dan Loyalitas Pelanggan Perbedaan Sistem Pendukung Keputusan, Sistem Informasi Manajemen, dan Sistem Pakar Perbedaan Sistem Pendukung Keputusan, Sistem Informasi Manajemen, dan Sistem Pakar
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…