Terakhir diperbarui: 02 December 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 2 December). Sistem Informasi Penggajian: Fitur dan Contoh Data Flow. SumberAjar. Retrieved 14 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/sistem-informasi-penggajian-fitur-dan-contoh-data-flow  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Sistem Informasi Penggajian: Fitur dan Contoh Data Flow - SumberAjar.com

Sistem Informasi Penggajian: Fitur dan Contoh Data Flow

Pendahuluan

Dalam era digital dan otomatisasi proses bisnis, kebutuhan akan sistem yang mampu mengelola administrasi sumber daya manusia, khususnya penggajian, secara efisien, akurat, dan cepat menjadi semakin penting. Banyak perusahaan masih menggunakan metode manual untuk menghitung, memverifikasi, dan mendistribusikan gaji, yang rawan terhadap kesalahan, keterlambatan, dan beban administratif besar. Oleh karena itu, penerapan sistem informasi penggajian telah menjadi solusi strategis untuk meminimalkan risiko, mempercepat proses, dan memastikan transparansi serta akuntabilitas. Artikel ini akan membahas definisi, fitur utama, serta alur data (data flow) dari sistem informasi penggajian, dengan landasan dari literatur ilmiah terkini.


Definisi Sistem Informasi Penggajian

Definisi Sistem Informasi Penggajian Secara Umum

Secara umum, sistem informasi penggajian adalah suatu sistem dalam organisasi yang dirancang untuk menangani proses administrasi dan manajemen gaji, mulai dari pengolahan data karyawan, kehadiran/absensi, perhitungan gaji pokok, bonus, tunjangan, potongan, hingga penerbitan slip gaji dan laporan penggajian. Sistem ini menggabungkan unsur manusia, prosedur, data, serta teknologi informasi untuk menghasilkan output yang akurat dan tepat waktu. [Lihat sumber Disini - eprints.umpo.ac.id]

Tujuan utama sistem informasi penggajian adalah: meningkatkan efisiensi dan kecepatan proses penggajian, mengurangi kesalahan manual, memperkuat kontrol internal, serta menyediakan dokumentasi dan laporan yang dapat dipertanggungjawabkan. [Lihat sumber Disini - eprints.umpo.ac.id]

Definisi Sistem Informasi Penggajian dalam KBBI

Ketika memperhatikan istilah “penggajian” dalam konteks administrasi dan kebijakan kepegawaian di Indonesia, kamus besar bahasa Indonesia mendefinisikan penggajian sebagai proses pembayaran gaji/upah kepada karyawan atau pekerja. Oleh karena itu, “sistem informasi penggajian” dapat dipahami sebagai sistem informasi yang mendukung proses pembayaran gaji/upah tersebut, dari perhitungan hingga distribusi gaji. (Catatan: definisi persis dari KBBI untuk “sistem informasi penggajian” tidak ditemukan; definisi ini merupakan penggabungan makna “sistem informasi” dan “penggajian”.)

Definisi Sistem Informasi Penggajian Menurut Para Ahli

Beberapa literatur dan penelitian akuntansi/sistem informasi mendefinisikan sistem penggajian dengan pendekatan komprehensif. Berikut beberapa definisi berdasarkan ahli dan penelitian:

  • Menurut penelitian di PT. PBI Kota Bengkulu, sistem informasi penggajian adalah sistem yang mengelola data gaji para pegawai, dengan proses meliputi input data karyawan, data jabatan, absensi, tunjangan/bonus, dan menghasilkan laporan serta dokumentasi gaji secara terkomputerisasi. [Lihat sumber Disini - ejournal.unib.ac.id]
  • Dalam penelitian berbasis web, sistem informasi penggajian karyawan dirancang untuk menggantikan sistem manual, sehingga perhitungan, penyimpanan data, dan pembuatan slip gaji dapat dilakukan lebih cepat dan akurat. [Lihat sumber Disini - jurnal.darmajaya.ac.id]
  • Berdasarkan kajian di sebuah klinik (Klinik Kusuma), sistem penggajian berbasis web memungkinkan admin melakukan rekapitulasi gaji bulanan serta kemudahan akses oleh karyawan, menunjukkan bahwa sistem informasi penggajian tidak hanya sebagai alat hitung, tetapi juga sebagai alat manajemen data dan transparansi. [Lihat sumber Disini - repository.wicida.ac.id]
  • Menurut literatur akuntansi, sistem akuntansi penggajian (payroll accounting system) merupakan bagian dari sistem informasi akuntansi, yang mencakup fungsi, dokumen, catatan, dan prosedur untuk memastikan pembayaran gaji dilakukan secara benar, terdokumentasi, dan sesuai aturan internal serta eksternal. [Lihat sumber Disini - ejurnal.swadharma.ac.id]

Dengan demikian, sistem informasi penggajian menurut para ahli adalah suatu sistem komprehensif, berbasis data dan teknologi, yang mengatur seluruh proses pembayaran gaji, perekapan, pelaporan, dan dokumentasi dengan tujuan meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kontrol.


Fitur Utama Sistem Informasi Penggajian

Berikut adalah fitur-fitur utama yang umumnya ada dalam sistem informasi penggajian, berdasarkan hasil berbagai penelitian dan implementasi:

  • Manajemen Data Karyawan, memasukkan dan menyimpan data identitas karyawan, jabatan, status kerja, data bank, tunjangan, dan informasi terkait lainnya. [Lihat sumber Disini - ejournal.unama.ac.id]
  • Absensi / Kehadiran / Presensi, mencatat kehadiran, jam kerja, keterlambatan, lembur, cuti, izin, dan variabel kehadiran lain yang mempengaruhi perhitungan gaji. [Lihat sumber Disini - jurnal.itscience.org]
  • Perhitungan Gaji Pokok, Bonus, Tunjangan, Potongan, berdasarkan data jabatan, kehadiran, tunjangan tetap atau variabel, bonus, serta potongan pajak atau potongan lainnya. [Lihat sumber Disini - ejournal.unama.ac.id]
  • Slip Gaji dan Laporan Penggajian, sistem menghasilkan slip gaji per karyawan serta laporan bulanan atau periodik untuk keperluan manajemen, akuntansi, audit, dan dokumentasi. [Lihat sumber Disini - jurnal.darmajaya.ac.id]
  • Penyimpanan dan Rekapitulasi Data Secara Terpusat, data disimpan di database terpusat sehingga memudahkan rekap, pencarian histori, auditing, dan pelacakan data gaji. [Lihat sumber Disini - jurnal.darmajaya.ac.id]
  • Kemudahan Akses, Web-Based / Digital, banyak implementasi sistem penggajian modern menggunakan aplikasi berbasis web, sehingga memudahkan akses dari berbagai perangkat, efisiensi penggunaan, serta integrasi dengan sistem lain. [Lihat sumber Disini - jurnal.darmajaya.ac.id]
  • Peningkatan Efisiensi & Pengurangan Kesalahan Manual, dengan sistem terotomatisasi, validasi data, dan alur kerja terstruktur, kesalahan manusia (misalnya mis-hitungan, duplikasi, salah entry) dapat diminimalkan. [Lihat sumber Disini - jurnal.unigal.ac.id]
  • Pengendalian Internal & Kepatuhan Akuntansi, sistem membantu perusahaan dalam dokumentasi, audit trail, pemisahan fungsi, serta memastikan bahwa penggajian dilakukan sesuai prosedur dan regulasi. [Lihat sumber Disini - journalcenter.org]

Contoh Data Flow (Alur Data) Sistem Informasi Penggajian

Alur Umum Sistem

Alur data dalam sistem informasi penggajian secara umum dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. Input data master, data karyawan, jabatan, tunjangan, struktur gaji.
  2. Input data kehadiran/absensi, presensi harian, lembur, cuti, izin.
  3. Proses perhitungan gaji, menghitung gaji pokok, tambahan tunjangan, bonus, potongan (misalnya potongan pajak atau iuran), lembur, dsb.
  4. Generate slip gaji & laporan, membuat slip gaji individu dan laporan penggajian untuk periode tertentu.
  5. Penyimpanan & arsip data, semua data dan hasil perhitungan disimpan di database terpusat.
  6. Distribusi gaji & dokumentasi, gaji didistribusikan sesuai metode (transfer bank, tunai, dsb), beserta bukti slip gaji dan laporan untuk audit / kontrol internal.

Struktur Entitas & Relasi Data (secara konseptual)

Dalam implementasi sistem, biasanya terdapat beberapa tabel entitas yang saling berelasi, antara lain:

  • Tabel Karyawan, menyimpan data identitas, jabatan, status kerja, data bank, dsb.
  • Tabel Jabatan / Struktur Gaji, menyimpan informasi jabatan, gaji pokok, tunjangan tetap/variabel.
  • Tabel Absensi / Kehadiran, menyimpan data presensi harian, jam masuk/keluar, lembur, cuti, izin.
  • Tabel Penggajian / Payroll, menyimpan data perhitungan gaji setiap periode: gaji pokok, tunjangan, bonus, potongan, lembur, total gaji bruto & neto.
  • Tabel Slip Gaji / Bukti Pembayaran, menyimpan detil slip gaji, tanggal pembayaran, metode pembayaran, dsb.
  • Tabel Laporan / Rekapitulasi, menyimpan data agregat penggajian per periode, total beban gaji perusahaan, dsb.

Dengan relasi antar tabel tersebut, sistem memungkinkan pengolahan data yang konsisten, historis, dan fleksibel dalam menghasilkan laporan dan menjaga integritas data.


Manfaat dan Tantangan Implementasi

Manfaat

Tantangan dan Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Kebutuhan database dan infrastruktur IT, perusahaan harus memiliki infrastruktur (server, database) dan backup data agar sistem berjalan optimal.
  • Pemeliharaan dan keamanan data, data sensitif (data karyawan, gaji) harus dilindungi; perlu protokol keamanan dan backup rutin.
  • Penyesuaian dengan regulasi dan pajak, sistem harus mampu menangani potongan pajak, tunjangan, dan regulasi lokal/negara agar sesuai hukum.
  • Pelatihan pengguna, staf HR / keuangan perlu dibekali pemahaman penggunaan sistem agar tidak terjadi kesalahan input atau misuse. [Lihat sumber Disini - ejournal.unama.ac.id]
  • Kemungkinan resistensi terhadap perubahan, migrasi dari sistem manual ke sistem informasi bisa menghadapi resistensi dari karyawan yang terbiasa dengan cara lama.

Kesimpulan

Sistem informasi penggajian adalah komponen penting dalam manajemen sumber daya manusia dan keuangan perusahaan. Dengan fitur-fitur seperti manajemen data karyawan, absensi, perhitungan gaji, slip gaji, dan pelaporan, sistem ini memungkinkan perusahaan untuk mengelola penggajian secara lebih efisien, akurat, dan terstruktur. Alur data dalam sistem mulai dari input data master karyawan dan kehadiran, hingga perhitungan gaji dan distribusi membuat seluruh proses menjadi otomatis dan terdokumentasi. Implementasi sistem informasi penggajian membawa banyak manfaat, dari pengurangan kesalahan, percepatan proses, hingga peningkatan transparansi dan kontrol internal. Namun, perusahaan juga perlu memperhatikan aspek infrastruktur, keamanan data, regulasi, dan pelatihan agar sistem berjalan optimal.

Dengan perkembangan teknologi informasi dan tuntutan efisiensi di perusahaan modern, penerapan sistem informasi penggajian, terutama yang berbasis web, menjadi sangat relevan dan praktis.

 

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Sistem Informasi Penggajian adalah sistem berbasis teknologi yang digunakan untuk mengelola proses pembayaran gaji secara otomatis, termasuk pengolahan data karyawan, absensi, perhitungan gaji, tunjangan, potongan, hingga pembuatan slip gaji.

Fitur utama meliputi manajemen data karyawan, modul absensi, perhitungan gaji, pengelolaan tunjangan dan potongan, slip gaji digital, serta laporan penggajian yang tersimpan secara terpusat.

Sistem Informasi Penggajian membantu meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahan manual, mempercepat proses pembayaran, menyediakan laporan yang akurat, serta meningkatkan transparansi dan kontrol internal perusahaan.

Contoh alur data meliputi input data karyawan, pengisian data absensi, proses perhitungan gaji, pembuatan slip gaji, penyimpanan data di database, dan distribusi gaji kepada karyawan.

Manfaatnya antara lain proses lebih cepat, pengurangan kesalahan penghitungan gaji, penyimpanan data yang terpusat, pembuatan laporan yang akurat, serta meningkatkan kepuasan karyawan karena gaji dibayarkan tepat waktu.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Sistem Informasi Absensi: Jenis, Mekanisme, dan Contoh Sistem Informasi Absensi: Jenis, Mekanisme, dan Contoh Sistem Informasi Kepegawaian: Pengertian dan Implementasi Sistem Informasi Kepegawaian: Pengertian dan Implementasi Sistem Web Pengelolaan Tugas Kelompok Sistem Web Pengelolaan Tugas Kelompok Aplikasi Mobile Manajemen Keuangan Siswa Aplikasi Mobile Manajemen Keuangan Siswa Sistem Mobile untuk Konseling Online Sistem Mobile untuk Konseling Online Aplikasi Mobile untuk Jadwal Kuliah dan Reminder Aplikasi Mobile untuk Jadwal Kuliah dan Reminder Pengembangan Sistem Mobile Cross-Platform Pengembangan Sistem Mobile Cross-Platform Manajemen Proyek & Dokumentasi Sistem Manajemen Proyek & Dokumentasi Sistem Sistem Informasi UMKM: Fitur dan Studi Kasus Sistem Informasi UMKM: Fitur dan Studi Kasus Cara Menulis Sitasi Otomatis di Word dan Google Docs Cara Menulis Sitasi Otomatis di Word dan Google Docs Sistem Informasi Perpustakaan Modern: Fitur dan Manfaat Sistem Informasi Perpustakaan Modern: Fitur dan Manfaat Refactoring Sistem: Pengertian dan Manfaat Refactoring Sistem: Pengertian dan Manfaat Sistem Web Forum Akademik Kampus Sistem Web Forum Akademik Kampus Sistem Informasi Pengiriman Barang Sistem Informasi Pengiriman Barang Sistem Web Portofolio Mahasiswa Sistem Web Portofolio Mahasiswa Sistem Mobile Absensi Berbasis GPS Sistem Mobile Absensi Berbasis GPS Sistem Web Pelaporan Proyek Penelitian Sistem Web Pelaporan Proyek Penelitian Sistem Informasi Inventaris Barang: Konsep dan Contoh Sistem Informasi Inventaris Barang: Konsep dan Contoh Sistem Web Pelacakan Pengiriman Barang Sistem Web Pelacakan Pengiriman Barang Sistem Informasi Manajemen Proyek: Ciri dan Contoh Sistem Informasi Manajemen Proyek: Ciri dan Contoh
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…