Terakhir diperbarui: 16 January 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 16 January). Talent Management: Konsep, Pengelolaan Talenta, dan Keberlanjutan SDM. SumberAjar. Retrieved 17 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/talent-management-konsep-pengelolaan-talenta-dan-keberlanjutan-sdm  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Talent Management: Konsep, Pengelolaan Talenta, dan Keberlanjutan SDM - SumberAjar.com

Talent Management: Konsep, Pengelolaan Talenta, dan Keberlanjutan SDM

Pendahuluan

Talent Management atau Manajemen Talenta kini menjadi salah satu aspek krusial dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di berbagai organisasi modern. Di tengah persaingan global, transformasi digital, dan perubahan kebutuhan kompetensi, keberhasilan organisasi sangat bergantung pada kemampuan mereka untuk menarik, mengembangkan, dan mempertahankan individu-individu yang memiliki potensi tinggi. Proses sistematis ini tidak hanya memberi dampak pada kinerja jangka pendek, tetapi juga memengaruhi keberlanjutan organisasi di masa depan melalui pengembangan bakat yang adaptif, kompetitif, dan inovatif. Beragam penelitian telah menunjukkan bahwa manajemen talenta yang efektif menjadi faktor strategis dalam mencapai tujuan organisasi, termasuk meningkatkan kinerja, inovasi, serta daya saing yang berkelanjutan ([Lihat sumber Disini - proceedings.unnes.ac.id]).


Definisi Talent Management

Definisi Talent Management Secara Umum

Talent Management atau Manajemen Talenta secara umum dapat didefinisikan sebagai pendekatan strategis yang dirancang untuk menarik, mengelola, memelihara, dan mengoptimalkan sumber daya manusia yang memiliki potensi dan kompetensi tinggi sehingga mampu memenuhi kebutuhan organisasi baik saat ini maupun di masa depan. Konsep ini mencakup rangkaian proses mulai dari identifikasi SDM unggul, pelatihan dan pengembangan, hingga retensi karyawan berkinerja tinggi. Intinya, manajemen talenta bertujuan memastikan organisasi memiliki talenta yang tepat pada posisi yang tepat untuk mendukung tujuan strategisnya ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]).

Definisi Talent Management dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), talenta didefinisikan sebagai kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh seseorang yang dapat memberikan hasil positif. Sedangkan manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sumber daya untuk mencapai tujuan tertentu. Oleh karena itu, manajemen talenta dalam KBBI dapat dipahami sebagai pendekatan pengelolaan SDM yang menitikberatkan pada upaya perencanaan dan pengembangan kemampuan individu sehingga kontribusinya memberikan nilai tambah bagi organisasi. (Catatan: definisi KBBI perlu dilampirkan dari laman resmi KBBI, namun secara ringkas pengertian ini sesuai dengan istilah yang dipakai dalam literatur manajemen SDM.)

Definisi Talent Management Menurut Para Ahli

  1. Menurut Collings & Mellahi, talent management berkaitan dengan identifikasi sistematis atas posisi-posisi kunci yang menjadi sumber keunggulan kompetitif organisasi, sekaligus mencakup pengembangan dan pengelolaan talenta yang berpotensi tinggi untuk mengisi posisi-posisi tersebut sekarang maupun di masa depan ([Lihat sumber Disini - proceedings.unnes.ac.id]).

  2. Armstrong menyatakan bahwa manajemen talenta adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, merekrut, mempertahankan, dan mengelola individu-individu bertalenta di dalam organisasi ([Lihat sumber Disini - proceedings.unnes.ac.id]).

  3. Menurut studi lain dalam konteks praktis, manajemen talenta mencakup proses untuk memastikan organisasi memiliki individu dengan keterampilan dan kemampuan tepat guna mencapai tujuan jangka pendek dan panjang ([Lihat sumber Disini - jurnal.undira.ac.id]).

  4. Secara konseptual, talent management juga dipandang sebagai serangkaian proses strategis HRM yang membantu organisasi menarik, mengembangkan, memotivasi, dan mempertahankan talenta untuk meningkatkan kinerja ([Lihat sumber Disini - researchgate.net]).


Identifikasi dan Pengembangan Talenta

Identifikasi talenta merupakan langkah awal yang penting dalam proses manajemen talenta. Ini melibatkan penilaian terhadap kompetensi, potensi individu, serta kecocokannya dengan kebutuhan strategis organisasi. Metode identifikasi biasanya menggunakan evaluasi kinerja, asesmen kompetensi, dan pemetaan talenta berdasarkan potensi pertumbuhan jangka panjang ([Lihat sumber Disini - jurnal.faatuatua.com]).

Setelah talenta diidentifikasi, pengembangan talenta menjadi fase berikutnya yang fokus pada peningkatan kapabilitas teknis maupun perilaku untuk menjawab tuntutan pekerjaan sekarang dan masa depan. Program pelatihan, reskilling/upskilling, serta pembinaan karier adalah bagian integral dari pengembangan talenta. Penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara identifikasi yang akurat dan program pengembangan yang tepat dapat memperkuat kapabilitas SDM dan mempercepat adaptasi terhadap perubahan lingkungan kerja ([Lihat sumber Disini - jurnal.faatuatua.com]).

Selain itu, pengembangan talenta tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis tetapi juga pada pengembangan kepemimpinan dan kecerdasan emosional individu untuk mempersiapkan mereka menghadapi peran strategis organisasi di masa depan ([Lihat sumber Disini - repository.penerbiteureka.com]).


Strategi Talent Management

Strategi talent management merupakan pendekatan terencana dan terstruktur untuk memastikan organisasi mampu memaksimalkan potensi SDMnya secara berkelanjutan. Strategi ini mencakup beberapa aspek penting, seperti perencanaan suksesi, pengembangan kompetensi, penggunaan teknologi HR analytics, serta sistem retensi yang efektif ([Lihat sumber Disini - proceedings.unnes.ac.id]).

Perencanaan suksesi adalah strategi penting untuk memastikan kelangsungan organisasi, dengan menyiapkan kandidat internal yang siap mengisi peran kunci bila terjadi perubahan kepemimpinan. Selain itu, organisasi modern juga menerapkan HR analytics dan sistem informasi untuk mendukung keputusan strategis dalam mengelola talenta secara lebih akurat ([Lihat sumber Disini - proceedings.unnes.ac.id]).

Sebuah studi literatur menunjukkan bahwa kombinasi antara rekrutmen selektif, pengembangan berkelanjutan, serta kebijakan retensi yang inklusif dapat meningkatkan tingkat keterikatan karyawan dan produktivitas organisasi ([Lihat sumber Disini - journal.yrpipku.com]).


Talent Management dan Kinerja Organisasi

Pengaruh talent management terhadap kinerja organisasi telah dibuktikan dalam berbagai penelitian. Strategi yang tepat dalam identifikasi, pengembangan, dan retensi talenta dapat meningkatkan produktivitas, kepuasan kerja, dan loyalitas karyawan, yang pada akhirnya berdampak positif pada peningkatan kinerja organisasi secara keseluruhan ([Lihat sumber Disini - journal.yrpipku.com]).

Selain itu, integrasi antara manajemen talenta dan elemen manajemen kinerja memungkinkan organisasi untuk mengukur kontribusi talenta terhadap pencapaian tujuan bisnis, serta melakukan penyesuaian strategi berdasarkan evaluasi yang komprehensif ([Lihat sumber Disini - ejurnal.kampusakademik.co.id]).


Talent Management dan Keberlanjutan SDM

Dalam era modern, keberlanjutan SDM tidak lagi hanya terkait dengan aspek operasional, tetapi juga dengan bagaimana talenta dapat terus tumbuh, berinovasi, dan berkontribusi dalam jangka panjang. Talent management yang efektif membantu organisasi mempersiapkan SDM yang adaptif, resilien, serta mampu memenuhi tuntutan perubahan lingkungan bisnis dan teknologi ([Lihat sumber Disini - researchgate.net]).

Studi juga menemukan bahwa praktik talent management tidak hanya meningkatkan kinerja jangka pendek tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan organisasi melalui penciptaan tenaga kerja yang lebih berdedikasi dan siap menghadapi tantangan masa depan ([Lihat sumber Disini - researchgate.net]).


Tantangan Talent Management di Era Modern

Meskipun strateginya jelas, implementasi talent management di banyak organisasi masih menghadapi tantangan signifikan. Beberapa di antaranya adalah kesulitan dalam identifikasi talenta yang tepat, kurangnya dukungan manajemen puncak, dan keterbatasan sumber daya untuk mengimplementasikan program pengembangan secara efektif ([Lihat sumber Disini - jurnal-tmit.com]).

Selain itu, organisasi juga perlu menghadapi dinamika pasar tenaga kerja dan ekspektasi generasi baru pekerja yang lebih mengutamakan fleksibilitas, kesempatan pembelajaran berkelanjutan, dan keseimbangan kerja-hidup. Tantangan ini menuntut organisasi untuk terus berinovasi dalam strategi SDM mereka agar tetap relevan dan kompetitif ([Lihat sumber Disini - jurnal-tmit.com]).


Kesimpulan

Secara keseluruhan, talent management merupakan pendekatan strategis yang esensial bagi organisasi yang ingin mencapai tujuan jangka panjang melalui pengelolaan SDM yang efektif. Proses ini mencakup identifikasi, pengembangan, dan retensi talenta berpotensi tinggi, yang berkontribusi pada peningkatan kinerja organisasi dan keberlanjutan SDM. Keberhasilan implementasi talent management sangat bergantung pada strategi yang terencana, dukungan manajemen, serta adaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis dan teknologi. Organisasi yang mampu menyelaraskan praktik manajemen talenta dengan kebutuhan strategisnya memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan tenaga kerja yang adaptif, inovatif, dan berkontribusi terhadap keunggulan kompetitif berkelanjutan.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Talent Management adalah proses strategis dalam mengelola sumber daya manusia yang mencakup identifikasi, pengembangan, dan mempertahankan individu bertalenta agar mampu mendukung pencapaian tujuan organisasi secara berkelanjutan.

Talent Management penting karena membantu organisasi memastikan ketersediaan SDM yang kompeten, meningkatkan kinerja karyawan, menjaga daya saing, serta mendukung keberlanjutan organisasi di tengah perubahan lingkungan bisnis.

Tahapan utama dalam Talent Management meliputi identifikasi talenta, pengembangan kompetensi, perencanaan karier dan suksesi, serta strategi retensi untuk mempertahankan karyawan berpotensi tinggi.

Talent Management berhubungan erat dengan kinerja organisasi karena pengelolaan talenta yang efektif dapat meningkatkan produktivitas, inovasi, keterlibatan karyawan, dan pencapaian tujuan strategis organisasi.

Tantangan Talent Management di era modern meliputi perubahan kebutuhan kompetensi, persaingan mendapatkan talenta unggul, perkembangan teknologi, serta tuntutan generasi kerja baru terhadap fleksibilitas dan pengembangan berkelanjutan.

Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Employer Branding: Konsep, Citra Perusahaan, dan Daya Tarik Talenta Employer Branding: Konsep, Citra Perusahaan, dan Daya Tarik Talenta Keberlanjutan Sosial: Konsep dan Pembangunan Masyarakat Keberlanjutan Sosial: Konsep dan Pembangunan Masyarakat Sistem Penilaian Kinerja: Konsep, Metode Evaluasi, dan Objektivitas Sistem Penilaian Kinerja: Konsep, Metode Evaluasi, dan Objektivitas Keberlanjutan Bisnis: Konsep, Strategi Berkelanjutan, dan Nilai Jangka Panjang Keberlanjutan Bisnis: Konsep, Strategi Berkelanjutan, dan Nilai Jangka Panjang Agile Management: Konsep, Fleksibilitas Kerja, dan Respons Pasar Agile Management: Konsep, Fleksibilitas Kerja, dan Respons Pasar Pengelolaan Data Penelitian dalam Akademik Pengelolaan Data Penelitian dalam Akademik Obesitas: Konsep, Faktor Risiko, dan Dampak Kesehatan Obesitas: Konsep, Faktor Risiko, dan Dampak Kesehatan Self Care Management Pasien Self Care Management Pasien Rekrutmen Karyawan: Konsep, Proses Seleksi, dan Kualitas SDM Rekrutmen Karyawan: Konsep, Proses Seleksi, dan Kualitas SDM Manajemen Konfigurasi Sistem Manajemen Konfigurasi Sistem Kepatuhan Pengelolaan Limbah B3 Kepatuhan Pengelolaan Limbah B3 Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Manajemen Pengetahuan: Konsep, Pengelolaan Informasi, dan Keunggulan Manajemen Pengetahuan: Konsep, Pengelolaan Informasi, dan Keunggulan Pengetahuan Remaja tentang Dampak Pernikahan Dini Pengetahuan Remaja tentang Dampak Pernikahan Dini Pengelolaan Limbah Medis Pengelolaan Limbah Medis Pengelolaan Arsip Rekam Medis Pengelolaan Arsip Rekam Medis Sistem Informasi Pengelolaan Surat Masuk dan Keluar Sistem Informasi Pengelolaan Surat Masuk dan Keluar Pengetahuan Pasien tentang Obat Hipnotik Pengetahuan Pasien tentang Obat Hipnotik Sistem Informasi Ketersediaan Kamar Rumah Sakit Sistem Informasi Ketersediaan Kamar Rumah Sakit Inovasi Produk: Konsep, Pengembangan Produk, dan Keunggulan Pasar Inovasi Produk: Konsep, Pengembangan Produk, dan Keunggulan Pasar
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…