Terakhir diperbarui: 22 January 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 22 January). Laporan Arus Kas: Konsep, Aktivitas, dan Analisis. SumberAjar. Retrieved 22 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/laporan-arus-kas-konsep-aktivitas-dan-analisis  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Laporan Arus Kas: Konsep, Aktivitas, dan Analisis - SumberAjar.com

Laporan Arus Kas: Konsep, Aktivitas, dan Analisis

Pendahuluan

Laporan arus kas merupakan salah satu komponen pokok dalam laporan keuangan perusahaan yang menyajikan informasi terkait arus masuk dan keluar kas serta setara kas selama suatu periode akuntansi tertentu. Informasi ini menjadi bagian penting dari keseluruhan gambaran keuangan dan digunakan secara luas oleh berbagai pemangku kepentingan seperti manajemen, investor, kreditor, dan pihak eksternal lainnya dalam pengambilan keputusan ekonomi dan evaluasi kinerja perusahaan. Dalam konteks laporan keuangan yang lengkap, laporan arus kas memberikan kejelasan mengenai likuiditas, solvabilitas, dan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dari aktivitas operasional maupun aktivitas pendanaan dan investasi yang dilakukan perusahaan. Studi dan penelitian terkini menunjukkan bahwa arus kas memainkan peran penting dalam menilai kesehatan finansial dan kinerja operasional perusahaan dalam jangka pendek dan menengah. ([Lihat sumber Disini - jurnal.mediaakademik.com])


Definisi Laporan Arus Kas

Definisi Laporan Arus Kas Secara Umum

Laporan arus kas secara umum didefinisikan sebagai laporan keuangan yang menyajikan aliran kas masuk dan kas keluar dari suatu entitas selama periode akuntansi tertentu. Laporan ini mencakup tiga kelompok utama aktivitas yaitu operasi, investasi, dan pendanaan, yang masing-masing mencerminkan berbagai aspek dari sumber dan penggunaan kas yang terjadi dalam perusahaan. Laporan arus kas berfungsi sebagai alat untuk menilai likuiditas perusahaan serta kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dan jangka panjangnya. ([Lihat sumber Disini - jurnal.id])

Definisi Laporan Arus Kas dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istilah “arus kas” merujuk pada aliran masuk dan keluar kas dalam kegiatan operasional, investasi, dan pendanaan suatu organisasi atau perusahaan dalam periode waktu tertentu. Laporan arus kas dalam KBBI diletakkan sebagai bagian dari proses pelaporan keuangan yang menggambarkan fakta historis mengenai perubahan kas serta setara kas suatu entitas. ([Lihat sumber Disini - jdih.kemenkeu.go.id])

Definisi Laporan Arus Kas Menurut Para Ahli

Para ahli akuntansi dan keuangan memberikan sejumlah definisi yang mendalam mengenai laporan arus kas, antara lain:

  1. Hanafi & Abdul menyatakan bahwa laporan arus kas adalah laporan yang berfokus pada penyajian neraca dan laporan laba rugi untuk menggambarkan perubahan posisi kas perusahaan selama periode tertentu. ([Lihat sumber Disini - jurnal.mediaakademik.com])

  2. PSAK 207 mendefinisikan laporan arus kas sebagai laporan yang menyediakan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas yang diklasifikasikan menurut aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. ([Lihat sumber Disini - web.iaiglobal.or.id])

  3. IAS 7 dari IFRS Foundation menyatakan laporan arus kas mengklasifikasikan arus kas ke dalam tiga kelompok utama: kas dari aktivitas operasi, aktivitas investasi, dan aktivitas pendanaan untuk membantu pengguna laporan memahami perubahan posisi kas entitas. ([Lihat sumber Disini - ifrs.org])

  4. Literature Review IFRS menggarisbawahi bahwa laporan arus kas memiliki nilai bagi investor dan kreditur dalam menilai kondisi likuiditas, memprediksi arus kas masa depan, serta menilai risiko finansial suatu entitas. ([Lihat sumber Disini - ifrs.org])


Tujuan Penyusunan Laporan Arus Kas

Laporan arus kas disusun khusus untuk memenuhi beberapa tujuan utama dalam konteks pelaporan keuangan:

1. Menyajikan Informasi Kas Masuk dan Keluar

Tujuan utama laporan arus kas adalah untuk memberikan informasi lengkap mengenai kas yang masuk dan keluar dari perusahaan dalam suatu periode tertentu. Informasi ini menjadi dasar dalam mengevaluasi kemampuan perusahaan dalam mengelola kasnya. ([Lihat sumber Disini - jurnal.id])

2. Mengukur Likuiditas dan Kinerja Operasional

Laporan arus kas membantu dalam menilai likuiditas perusahaan, yaitu kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Rasio dan angka arus kas operasi sering digunakan sebagai indikator efisiensi operasional dan stabilitas keuangan perusahaan. ([Lihat sumber Disini - cekindo.com])

3. Dasar Pengambilan Keputusan Manajemen

Informasi arus kas merupakan alat penting bagi manajemen untuk merencanakan dan membuat keputusan strategis mengenai investasi, pembiayaan, dan operasional perusahaan. Manajemen dapat menggunakan data arus kas untuk mengetahui kapasitas internal perusahaan dalam mendanai investasi atau kebutuhan operasional tanpa tergantung pada sumber eksternal. ([Lihat sumber Disini - ejournal.unsrat.ac.id])

4. Alat Evaluasi Bagi Investor dan Kreditor

Bagi investor dan kreditor, laporan arus kas memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai seberapa besar kas yang dihasilkan dari aktivitas inti perusahaan, serta bagaimana perusahaan menggunakan kas tersebut untuk investasi atau pendanaan. Hal ini membantu dalam menilai risiko investasi dan kemampuan perusahaan untuk membayar pengembaliannya. ([Lihat sumber Disini - efrag.org])


Aktivitas Operasi dalam Laporan Arus Kas

Aktivitas operasi merupakan bagian terpenting dalam laporan arus kas karena menggambarkan arus kas yang berasal dari kegiatan utama perusahaan yang menghasilkan pendapatan. Beberapa informasi penting yang termasuk dalam aktivitas operasi meliputi penerimaan kas dari penjualan barang atau jasa, pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan, pembayaran bunga dan pajak, serta berbagai aktivitas yang terkait langsung dengan siklus operasional perusahaan. Data arus kas operasi sering menjadi indikator utama dalam mengukur efisiensi operasional perusahaan untuk menghasilkan kas melalui kegiatan bisnis normalnya. ([Lihat sumber Disini - ejournal.stiedewantara.ac.id])

Dalam praktiknya, arus kas operasi dapat disusun dengan dua pendekatan berbeda:

  • Metode langsung, yang mencatat penerimaan dan pengeluaran kas secara rinci berdasarkan transaksi aktual.

  • Metode tidak langsung, yang memulai dari laba bersih kemudian melakukan penyesuaian atas transaksi non-kas seperti depresiasi, amortisasi, perubahan modal kerja, dan lainnya untuk sampai pada jumlah kas bersih dari aktivitas operasi. ([Lihat sumber Disini - web.iaiglobal.or.id])

Arus kas dari aktivitas operasi juga menjadi dasar bagi banyak rasio arus kas yang digunakan dalam analisis keuangan, seperti rasio arus kas operasi terhadap kewajiban lancar atau arus kas operasi terhadap total utang. Angka ini memberikan sinyal apakah perusahaan cukup menghasilkan kas dari operasinya untuk menunjang pertumbuhan dan keberlanjutan usaha. ([Lihat sumber Disini - ulilalbabinstitute.id])


Aktivitas Investasi dan Pendanaan

Aktivitas Investasi

Bagian ini dari laporan arus kas mencerminkan arus kas yang berkaitan dengan pembelian dan penjualan aset jangka panjang serta investasi lain di luar kegiatan pokok perusahaan. Contoh aktivitas investasi meliputi pembelian aset tetap seperti pabrik, mesin, atau properti; serta penjualan aset yang tidak lagi digunakan. Kas yang keluar untuk pembelian aset menunjukkan bahwa perusahaan berinvestasi untuk pertumbuhan jangka panjang, sementara kas yang masuk dari penjualan aset dapat memberikan tambahan likuiditas. ([Lihat sumber Disini - jurnal.id])

Aktivitas Pendanaan

Aktivitas pendanaan berkaitan dengan sumber kas yang datang dari pemilik, investor, ataupun pemberi pinjaman. Contoh aktivitas pendanaan termasuk penerbitan saham baru, penerimaan pinjaman, pelunasan utang, dan pembayaran dividen kepada pemegang saham. Bagian ini memberikan gambaran bagaimana perusahaan memperoleh dana dari pihak eksternal dan bagaimana dana tersebut dikembalikan atau digunakan untuk mendukung operasional dan investasi perusahaan. ([Lihat sumber Disini - jurnal.id])

Analisis terhadap arus kas investasi dan pendanaan memberikan wawasan mengenai strategi perusahaan dalam membiayai pertumbuhan, restrukturisasi modal, dan pengelolaan hutang. Sebuah arus kas investasi yang sangat negatif bisa menunjukkan investasi besar untuk ekspansi, namun juga dapat menjadi sinyal tekanan likuiditas jika tidak diimbangi oleh arus kas positif lain. ([Lihat sumber Disini - jurnal.id])


Metode Penyusunan Laporan Arus Kas

Ada dua metode utama yang digunakan dalam penyusunan laporan arus kas, terutama bagian arus kas dari aktivitas operasi:

Metode Langsung

Metode langsung menyajikan informasi arus kas operasi dengan cara mencantumkan seluruh kas masuk dan kas keluar berdasarkan kategori transaksi aktual seperti penerimaan kas dari pelanggan dan pembayaran kas kepada pemasok. Meskipun memberikan detail yang jelas mengenai sumber arus kas, metode ini membutuhkan pencatatan transaksi yang rinci dan sering kali sulit disusun bagi perusahaan berskala besar. ([Lihat sumber Disini - web.iaiglobal.or.id])

Metode Tidak Langsung

Metode ini dimulai dari laba bersih yang disesuaikan dengan item non-kas seperti depresiasi, amortisasi, perubahan modal kerja, serta pendapatan atau beban yang tidak berdampak langsung pada arus kas. Metode tidak langsung lebih umum digunakan karena informasi yang diperlukan sudah tersedia dari laporan laba rugi dan neraca tanpa perlu pencatatan arus kas detail dari setiap transaksi. ([Lihat sumber Disini - web.iaiglobal.or.id])

Kedua metode ini memberikan hasil akhir yang sama untuk jumlah arus kas bersih dari aktivitas operasi, meskipun penyajiannya berbeda. Namun, metode langsung memberikan informasi yang lebih rinci mengenai sumber arus kas dibandingkan metode tidak langsung. ([Lihat sumber Disini - web.iaiglobal.or.id])


Analisis Arus Kas untuk Pengambilan Keputusan

Analisis laporan arus kas menjadi alat penting dalam pengambilan keputusan manajerial maupun evaluasi eksternal kinerja perusahaan. Aktivitas arus kas memberikan gambaran nyata mengenai seberapa banyak kas yang dihasilkan dari operasi, ditanamkan dalam investasi, serta diperoleh atau dibayarkan melalui aktivitas pendanaan. ([Lihat sumber Disini - ejournal.unsrat.ac.id])

Evaluasi Likuiditas dan Kinerja Operasional

Arus kas operasi yang positif menunjukkan bahwa perusahaan mampu menghasilkan kas dari aktivitas bisnis utamanya, yang merupakan indikator penting dari kesehatan finansial operasionalnya. Analisis ini membantu manajemen dalam menilai apakah strategi operasional yang diterapkan telah efektif atau perlu disesuaikan untuk meningkatkan arus kas di masa mendatang. ([Lihat sumber Disini - cekindo.com])

Perencanaan Keuangan dan Investasi

Dengan menganalisis arus kas investasi, perusahaan dapat menilai apakah program investasi yang dilakukan telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan jangka panjang. Kas negatif di bagian investasi bukan selalu buruk jika menunjukkan investasi untuk pertumbuhan masa depan. Sedangkan analisis arus kas pendanaan memberi gambaran tentang strategi pembiayaan yang diterapkan perusahaan. ([Lihat sumber Disini - jurnal.id])

Pengambilan Keputusan Eksternal

Investor dan kreditor menggunakan analisis arus kas untuk menilai risiko dan potensi imbal hasil suatu perusahaan. Arus kas yang kuat memberikan keyakinan bahwa perusahaan mampu memenuhi kewajibannya, mendanai ekspansi, serta memberikan imbal hasil yang stabil bagi investor. ([Lihat sumber Disini - efrag.org])


Kesimpulan

Laporan arus kas merupakan salah satu laporan keuangan yang vital bagi perusahaan karena menyajikan informasi kas masuk dan keluar selama suatu periode tertentu yang dikelompokkan ke dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Tujuan utamanya adalah memberikan informasi yang akurat dan berguna bagi manajemen, investor, kreditor, serta pihak eksternal lainnya dalam proses pengambilan keputusan ekonomi. Dalam praktiknya, penyusunan laporan arus kas dapat dilakukan melalui metode langsung maupun tidak langsung, dan hasil analisis laporan arus kas memberikan wawasan yang mendalam mengenai likuiditas, stabilitas finansial, kinerja operasional, strategi investasi, serta kebijakan pendanaan perusahaan secara keseluruhan. Melalui pemahaman yang komprehensif tentang arus kas, perusahaan dan pemangku kepentingan dapat mengevaluasi kondisi keuangan serta merencanakan strategi bisnis yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa mendatang.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai arus masuk dan arus keluar kas serta setara kas perusahaan selama periode tertentu yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.

Tujuan utama laporan arus kas adalah memberikan informasi tentang kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas, memenuhi kewajiban keuangan, mendukung kegiatan operasional, serta menjadi dasar pengambilan keputusan ekonomi bagi manajemen dan pihak eksternal.

Aktivitas dalam laporan arus kas terdiri dari aktivitas operasi yang berkaitan dengan kegiatan utama perusahaan, aktivitas investasi yang berkaitan dengan pembelian dan penjualan aset jangka panjang, serta aktivitas pendanaan yang berkaitan dengan perolehan dan pelunasan dana dari pemilik maupun kreditor.

Metode langsung menyajikan arus kas operasi berdasarkan penerimaan dan pengeluaran kas secara rinci, sedangkan metode tidak langsung dimulai dari laba bersih yang disesuaikan dengan transaksi nonkas dan perubahan modal kerja untuk memperoleh arus kas operasi.

Analisis laporan arus kas penting karena membantu menilai likuiditas, efisiensi operasional, kemampuan membayar kewajiban, serta keberlanjutan dan kesehatan keuangan perusahaan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Laporan Laba Rugi: Konsep, Unsur Pendapatan, dan Beban Laporan Laba Rugi: Konsep, Unsur Pendapatan, dan Beban Laporan Perubahan Ekuitas: Konsep dan Pergerakan Modal Laporan Perubahan Ekuitas: Konsep dan Pergerakan Modal Kualitas Laporan Keuangan: Konsep, Karakteristik, dan Penilaian Kualitas Laporan Keuangan: Konsep, Karakteristik, dan Penilaian Laporan Keuangan: Konsep, Struktur, dan Tujuan Pelaporan Laporan Keuangan: Konsep, Struktur, dan Tujuan Pelaporan Laporan Keuangan: Konsep, Struktur, dan Fungsi Pelaporan Laporan Keuangan: Konsep, Struktur, dan Fungsi Pelaporan Sistem Web Laporan Harian Digital Sistem Web Laporan Harian Digital Persepsi Investor terhadap Laporan Keuangan: Konsep dan Respons Pasar Persepsi Investor terhadap Laporan Keuangan: Konsep dan Respons Pasar Sistem Informasi Laporan Keuangan Sekolah Sistem Informasi Laporan Keuangan Sekolah Opini Audit: Konsep, Jenis Opini, dan Makna Audit Opini Audit: Konsep, Jenis Opini, dan Makna Audit Transparansi Laporan Keuangan: Konsep dan Keterbukaan Informasi Transparansi Laporan Keuangan: Konsep dan Keterbukaan Informasi Audit Eksternal: Konsep, Jenis Audit, dan Proses Pemeriksaan Audit Eksternal: Konsep, Jenis Audit, dan Proses Pemeriksaan Audit Delay: Konsep, Penyebab Keterlambatan, dan Implikasi Pasar Audit Delay: Konsep, Penyebab Keterlambatan, dan Implikasi Pasar Materialitas dalam Audit: Konsep, Penentuan, dan Pertimbangan Auditor Materialitas dalam Audit: Konsep, Penentuan, dan Pertimbangan Auditor Cash Flow Analysis: Konsep, Arus Kas, dan Kesehatan Keuangan Cash Flow Analysis: Konsep, Arus Kas, dan Kesehatan Keuangan Prinsip Akuntansi: Konsep, Asumsi Dasar, dan Penerapan Prinsip Akuntansi: Konsep, Asumsi Dasar, dan Penerapan Aktivitas Fisik dan Kesehatan Jantung Aktivitas Fisik dan Kesehatan Jantung Pemanfaatan Data Rekam Medis untuk Pelaporan Pemanfaatan Data Rekam Medis untuk Pelaporan Intoleransi Aktivitas: Konsep, Indikator Klinis, dan Penanganan Intoleransi Aktivitas: Konsep, Indikator Klinis, dan Penanganan Neraca: Konsep, Komponen, dan Posisi Keuangan Neraca: Konsep, Komponen, dan Posisi Keuangan Turnitin dan Similarity Report: Cara Membacanya Turnitin dan Similarity Report: Cara Membacanya
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…