Terakhir diperbarui: 10 February 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 10 February). Media Pembelajaran Sekolah Dasar: konsep, fungsi, dan perannya. SumberAjar. Retrieved 10 February 2026, from https://sumberajar.com/kamus/media-pembelajaran-sekolah-dasar-konsep-fungsi-dan-perannya  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Media Pembelajaran Sekolah Dasar: konsep, fungsi, dan perannya - SumberAjar.com

Media Pembelajaran Sekolah Dasar: konsep, fungsi, dan perannya

Pendahuluan

Media pembelajaran menjadi topik krusial dalam dunia pendidikan karena kemampuannya tidak hanya membantu penyampaian materi, tetapi juga mengubah cara siswa menerima, memahami, dan menginternalisasi informasi. Dalam konteks sekolah dasar yang menjadi fondasi awal pembentukan kompetensi belajar peserta didik, peran media pembelajaran semakin penting. Media pembelajaran dapat menjembatani gaya belajar siswa yang beragam, menarik perhatian dan minat belajar, serta menjadi fasilitator utama dalam mewujudkan pembelajaran yang kreatif, efektif, dan menyenangkan bagi anak-anak usia dini yang cenderung eksploratif dan visual.

Selanjutnya, artikel ini akan membahas definisi media pembelajaran menurut berbagai sumber, fungsi media pembelajaran, macam-macam jenis media yang sering dipakai di sekolah dasar, perannya dalam meningkatkan pemahaman siswa, keterkaitan media dengan metode mengajar guru, serta kontribusinya terhadap hasil belajar.


Definisi Media Pembelajaran di Sekolah Dasar

Definisi Media Pembelajaran Secara Umum

Media pembelajaran secara umum diartikan sebagai alat atau perantara yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk menyampaikan pesan atau materi dari guru kepada peserta didik sehingga tujuan pembelajaran tercapai secara efektif dan efisien. Media ini mencakup berbagai bentuk, baik berupa alat fisik maupun non-fisik, yang membantu merangsang pikiran, perhatian, dan minat belajar siswa. Dalam konteks sekolah dasar, media pembelajaran berfungsi sebagai penghubung antara materi ajar yang abstrak menjadi sesuatu yang konkret yang mudah diterima oleh siswa usia dini. ([Lihat sumber Disini - ejournal.uncm.ac.id])

Menurut sejumlah literatur kajian teoritik, media pembelajaran dapat diartikan sebagai sarana komunikasi antara guru dan peserta didik yang dirancang untuk memperjelas materi ajar dan meningkatkan pemahaman siswa. Media ini tidak hanya berupa buku atau papan tulis, tetapi juga dapat berupa gambar, video, objek nyata, hingga teknologi digital seperti multimedia pembelajaran yang interaktif. ([Lihat sumber Disini - repository.unja.ac.id])

Definisi Media Pembelajaran dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), media berarti alat, sarana komunikasi, atau perantara. Dalam peranannya dalam pembelajaran, media pembelajaran menjadi perangkat atau fasilitas yang dipakai untuk menyampaikan materi atau pesan pembelajaran dari pendidik kepada peserta didik. Penggunaan istilah media pembelajaran barangkali merupakan gabungan antara media sebagai alat perantara dengan pembelajaran sebagai proses kegiatan pengetahuan, keterampilan, dan nilai. ([Lihat sumber Disini - eprints.polsri.ac.id])

Definisi Media Pembelajaran Menurut Para Ahli

Beberapa ahli pendidikan memberikan definisi yang lebih rinci mengenai media pembelajaran. Menurut Arief Sadiman (2003), media pembelajaran merupakan elemen penting dalam sistem pembelajaran yang berfungsi sebagai alat bantu proses belajar mengajar yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemampuan siswa sehingga terjadi proses belajar yang lebih efektif. ([Lihat sumber Disini - ejournal.stitpn.ac.id])

Menurut seorang tim peneliti pendidikan, media pembelajaran adalah sarana yang digolongkan sebagai alat bantu berupa fisik maupun non-fisik yang sengaja dipakai sebagai perantara antara tenaga pendidik dan peserta didik untuk memfasilitasi penyampaian informasi belajar sehingga proses belajar menjadi lebih menarik, efektif, dan efisien. ([Lihat sumber Disini - ejournal.jendelaedukasi.id])

Dari beberapa pendapat ahli di atas, dapat disimpulkan secara umum bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyampaikan materi belajar supaya pesan ajar dapat diterima, dimengerti, dan dipahami oleh peserta didik melalui saluran komunikasi yang tepat sesuai karakteristik usia dan kebutuhan belajar mereka.


Fungsi Media Pembelajaran dalam Proses Pembelajaran

Media pembelajaran memiliki beragam fungsi yang langsung berkontribusi terhadap keberhasilan proses pendidikan. Studi, studi terkini menunjukkan bahwa media pembelajaran bukan semata alat bantu visual, tetapi merupakan komponen esensial yang memengaruhi kualitas pembelajaran secara luas.

Salah satu fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai penyampai materi atau pesan ajar di lingkungan belajar. Fungsi ini membantu guru mengubah informasi abstrak menjadi bentuk yang lebih nyata dan bermakna bagi siswa, sehingga siswa dapat memahami materi dengan lebih cepat dan tepat. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Selain itu, media pembelajaran juga berperan dalam menarik perhatian dan minat belajar siswa yang signifikan, terutama pada tingkat sekolah dasar di mana anak-anak masih memiliki rentang perhatian yang terbatas. Dengan konteks visual atau audio yang menarik, media seperti gambar, video, dan pembelajaran interaktif dapat meningkatkan ketertarikan siswa terhadap materi ajar. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Fungsi lainnya adalah mempermudah proses pengajaran bagi guru dengan membuat penyampaian materi menjadi lebih efisien dan tidak monoton. Media pembelajaran menyediakan variasi yang mengurangi keterbatasan metode ceramah tradisional sehingga suasana kelas menjadi lebih interaktif dan partisipatif. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])


Jenis-Jenis Media Pembelajaran di Sekolah Dasar

Media pembelajaran di sekolah dasar bisa dikategorikan menjadi beberapa jenis berdasarkan ciri fisik, indera yang digunakan, maupun karakteristik media itu sendiri.

Pertama, media visual adalah jenis media yang hanya mengandalkan indera penglihatan untuk menyampaikan informasi. Contoh umum media visual adalah gambar, poster, grafik, dan presentasi slide. Media ini sangat membantu siswa dalam memahami konsep yang bersifat visual seperti bentuk, angka, atau peta. ([Lihat sumber Disini - repository.unja.ac.id])

Kedua, media audio merupakan media yang menyampaikan pesan melalui indera pendengaran, contohnya adalah rekaman suara, lagu pendidikan, atau cerita audio. Media ini efektif untuk mengembangkan kemampuan mendengarkan dan memahami materi yang berhubungan dengan bahasa atau suara. ([Lihat sumber Disini - ejurnal.kampusakademik.co.id])

Selanjutnya, media audio-visual menggabungkan unsur visual dan audio sekaligus, seperti video pembelajaran, film pendidikan, serta animasi. Media ini sering dianggap paling efektif karena mampu merangsang lebih dari satu indera sekaligus, sehingga memperkuat pemahaman siswa. ([Lihat sumber Disini - ejurnal.kampusakademik.co.id])

Selain itu, perkembangan teknologi informasi juga menghadirkan media digital interaktif berupa pembelajaran berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) seperti aplikasi pembelajaran, game edukasi, dan platform pembelajaran multimedia. Media digital ini sering digunakan untuk membuat kegiatan belajar menjadi lebih menarik dan menumbuhkan rasa ingin tahu yang lebih tinggi pada siswa. ([Lihat sumber Disini - journal.unpas.ac.id])


Peran Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa

Peran media pembelajaran dalam pembelajaran sekolah dasar terlihat jelas dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi ajar. Media yang tepat dapat menjadi penguat pemahaman konsep yang sulit dipahami jika hanya disampaikan secara verbal oleh guru.

Sebuah jurnal pendidikan menemukan bahwa penggunaan media pembelajaran yang sesuai dapat meningkatkan minat belajar siswa, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pemahaman materi yang lebih baik karena siswa merasa lebih tertarik dan “terlibat” dalam proses belajar. ([Lihat sumber Disini - ejurnal.kampusakademik.my.id])

Di samping itu, media pembelajaran membantu siswa menghubungkan materi ajar dengan pengalaman nyata mereka, sehingga konsep yang diajarkan tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini terbukti dari penelitian yang menunjukkan bahwa media pembelajaran memberi siswa pengalaman konkret yang memperkaya pemahaman mereka. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])


Hubungan Media Pembelajaran dengan Metode Mengajar Guru

Media pembelajaran sangat berkaitan erat dengan metode mengajar yang diterapkan oleh guru. Media tidak dapat berdiri sendiri tanpa strategi pedagogis yang tepat dalam penggunaannya. Guru harus mampu memilih dan mengintegrasikan media pembelajaran sesuai dengan metode mengajar yang dipakai, seperti pendekatan inquiry, project based learning, atau cooperative learning.

Ketika metode mengajar dan media pembelajaran dikombinasikan secara efektif, mereka dapat menciptakan lingkungan belajar yang aktif, kolaboratif, dan kontekstual sehingga siswa dapat belajar dengan cara yang lebih bermakna. Hubungan ini diperkuat oleh penelitian yang menunjukkan bahwa media pembelajaran yang cocok dengan strategi pembelajaran dapat membantu siswa berpartisipasi secara lebih aktif dan memahami materi dengan lebih baik. ([Lihat sumber Disini - padangjurnal.web.id])


Kontribusi Media Pembelajaran terhadap Hasil Belajar

Kontribusi media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa tidak bisa dipandang sebelah mata. Penggunaan media pembelajaran yang tepat telah terbukti meningkatkan capaian belajar siswa baik secara kognitif (pengetahuan), afektif (sikap), maupun psikomotorik (keterampilan).

Penelitian terkini menunjukkan bahwa strategi penggunaan media yang terintegrasi dengan baik dalam pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar siswa dengan signifikan, karena media mempermudah penyampaian pesan sehingga siswa mampu memahami materi dengan lebih cepat dan akurat. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Selain itu, media pembelajaran yang variatif membuat siswa lebih termotivasi dan aktif selama proses pembelajaran. Motivasi belajar yang tinggi pada akhirnya berkontribusi terhadap hasil belajar yang lebih optimal karena siswa tidak hanya sekadar menerima materi tetapi juga berpikir kritis, berdiskusi, dan berlatih mengaplikasikan ilmu yang diperoleh. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])


Kesimpulan

Secara keseluruhan, media pembelajaran di sekolah dasar merupakan komponen penting dalam proses teaching, learning yang efektif, menarik, dan bermakna. Definisi media pembelajaran mencakup alat atau perantara dalam penyampaian pesan ajar secara efektif antara guru dan siswa. Media memiliki fungsi penting dalam menarik perhatian peserta didik, mempermudah penyampaian materi, meningkatkan motivasi belajar, serta mendukung proses pembelajaran yang interaktif. Berbagai jenis media seperti visual, audio, audio-visual dan digital memiliki peran spesifik dalam membantu siswa memahami konsep ajar. Hubungan antara media pembelajaran dengan metode mengajar guru menunjukkan bahwa strategi yang tepat dalam memadukan media dan metode dapat menghasilkan pembelajaran yang lebih berkualitas. Terakhir, kontribusi media pembelajaran terhadap hasil belajar telah terbukti membantu siswa mencapai pencapaian kompetensi yang lebih tinggi.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Media pembelajaran sekolah dasar adalah alat, sarana, atau perantara yang digunakan guru untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa agar lebih mudah dipahami, menarik, dan bermakna sesuai dengan karakteristik peserta didik usia sekolah dasar.

Media pembelajaran berfungsi untuk memperjelas materi pelajaran, menarik perhatian dan minat belajar siswa, meningkatkan motivasi belajar, serta membantu guru menyampaikan materi secara lebih efektif dan efisien.

Jenis media pembelajaran di sekolah dasar meliputi media visual seperti gambar dan poster, media audio seperti rekaman suara, media audio-visual seperti video pembelajaran, serta media digital interaktif seperti aplikasi dan multimedia pembelajaran.

Media pembelajaran penting karena dapat membantu siswa memahami konsep yang abstrak menjadi lebih konkret, meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, serta menyesuaikan proses belajar dengan gaya belajar siswa yang beragam.

Media pembelajaran memiliki hubungan erat dengan metode mengajar guru karena media digunakan sebagai pendukung strategi pembelajaran. Pemilihan media yang tepat dapat memperkuat penerapan metode mengajar dan menciptakan pembelajaran yang aktif, interaktif, dan bermakna.

Ya, penggunaan media pembelajaran yang tepat terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa, baik dari aspek pengetahuan, sikap, maupun keterampilan, karena media membantu siswa memahami materi dengan lebih baik dan meningkatkan motivasi belajar.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Integrasi Teknologi dalam Desain Pembelajaran Integrasi Teknologi dalam Desain Pembelajaran Media Pembelajaran Digital: Fungsi dan Contohnya Media Pembelajaran Digital: Fungsi dan Contohnya Budaya Sekolah: Konsep dan Nilai Institusional Budaya Sekolah: Konsep dan Nilai Institusional Penelitian Berbasis Data Sekolah (School-Based Research) Penelitian Berbasis Data Sekolah (School-Based Research) Pemilihan Metode Pembelajaran SD: konsep, pertimbangan, dan kesesuaian materi Pemilihan Metode Pembelajaran SD: konsep, pertimbangan, dan kesesuaian materi Persepsi Siswa terhadap Proses Pembelajaran Persepsi Siswa terhadap Proses Pembelajaran Pola Konsumsi Buah pada Anak Sekolah Pola Konsumsi Buah pada Anak Sekolah Penelitian Tindakan Sekolah: Pengertian dan Contoh Penelitian Tindakan Sekolah: Pengertian dan Contoh Metode Pembelajaran Aktif: konsep, prinsip, dan penerapannya di SD Metode Pembelajaran Aktif: konsep, prinsip, dan penerapannya di SD Sistem Informasi Penilaian Akreditasi Sekolah Sistem Informasi Penilaian Akreditasi Sekolah Sistem Informasi Pengelolaan UKS Sistem Informasi Pengelolaan UKS Evaluasi Pembelajaran: Tujuan, Jenis, dan Teknik Evaluasi Pembelajaran: Tujuan, Jenis, dan Teknik Sistem Informasi Laporan Keuangan Sekolah Sistem Informasi Laporan Keuangan Sekolah Penggunaan Media Interaktif dalam Pembelajaran Penggunaan Media Interaktif dalam Pembelajaran Sistem Web Marketplace UMKM Sekolah Sistem Web Marketplace UMKM Sekolah Web Dashboard Monitoring Sekolah Web Dashboard Monitoring Sekolah Sistem Informasi Pelaporan dan Dokumentasi Digital Sekolah Sistem Informasi Pelaporan dan Dokumentasi Digital Sekolah Sistem Informasi Pembayaran Digital Sekolah Sistem Informasi Pembayaran Digital Sekolah Metode Pembelajaran Tematik: konsep, integrasi, dan manfaatnya Metode Pembelajaran Tematik: konsep, integrasi, dan manfaatnya Pengambilan Keputusan dalam Proses Pembelajaran Pengambilan Keputusan dalam Proses Pembelajaran
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…