Terakhir diperbarui: 01 December 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 1 December). Penelitian Berbasis Data Sekolah (School-Based Research). SumberAjar. Retrieved 14 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/penelitian-berbasis-data-sekolah-schoolbased-research  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Penelitian Berbasis Data Sekolah (School-Based Research) - SumberAjar.com

Penelitian Berbasis Data Sekolah (School-Based Research)

Pendahuluan

Pendidikan sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia terus menghadapi tantangan kompleks, baik dalam aspek mutu pembelajaran, relevansi kurikulum, hingga efektivitas kebijakan sekolah. Untuk menjawab tantangan tersebut, dibutuhkan strategi yang sistematis dan berbasis bukti nyata, bukan sekadar intuisi atau kebiasaan lama. Salah satu pendekatan yang makin mendapat perhatian adalah penelitian yang berbasis data di tingkat sekolah, yang memungkinkan pengambilan keputusan, perencanaan, dan evaluasi program pendidikan berdasarkan fakta empiris yang diperoleh dari lingkungan sekolah itu sendiri.

Dengan memanfaatkan data sekolah, meliputi hasil belajar siswa, profil guru, kondisi sarana-prasarana, absensi, serta indikator kontekstual lain, sekolah dapat menerapkan intervensi yang lebih tepat sasaran dan terukur, serta menyesuaikan kebijakan dengan kebutuhan nyata siswa dan lingkungan. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep "Penelitian Berbasis Data Sekolah", memberikan definisi, baik secara umum, dari KBBI (jika tersedia), maupun menurut para ahli, serta membahas berbagai aspek penting dari penerapan penelitian berbasis data di sekolah, manfaat, tantangan, dan rekomendasi.


Definisi Penelitian Berbasis Data Sekolah

Definisi secara umum

Penelitian berbasis data sekolah merujuk pada prosedur sistematis dalam mengumpulkan, menganalisis, dan memanfaatkan data internal sekolah untuk memahami kondisi, tantangan, dan potensi di sekolah tersebut, lalu menggunakan hasil analisis untuk membuat keputusan, merancang program perbaikan, dan mengevaluasi hasil. Pendekatan ini memadukan prinsip penelitian pendidikan umum dengan pemanfaatan data kontekstual lokal sekolah, sehingga memungkinkan kebijakan dan praktik yang kontekstual dan relevan. Dalam arti luas, penelitian pendidikan (educational research) memang bertujuan mengumpulkan dan menganalisis bukti tentang aspek pendidikan, seperti proses belajar-mengajar, interaksi, dan dinamika sekolah, untuk menghasilkan pengetahuan dan rekomendasi. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Definisi menurut KBBI

Dalam pencarian literatur dan sumber daring, tidak ditemukan definisi resmi “Penelitian Berbasis Data Sekolah” (atau terjemahan persisnya) di website resmi KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) hingga saat ini. Istilah ini cenderung merupakan gabungan frasa deskriptif (“penelitian”, “berbasis data”, dan “sekolah”) yang belum dikodifikasi secara resmi dalam KBBI sebagai istilah baku. Oleh karena itu, definisi yang umum digunakan dalam praktik maupun literatur akademik lebih bergantung pada definisi konseptual (seperti dijelaskan sebelumnya).

Definisi menurut Para Ahli / Studi Akademik

Beberapa penelitian dan literatur dari Indonesia menggambarkan konsep yang dekat dengan penelitian berbasis data sekolah, meskipun istilah yang sering muncul adalah Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) atau perencanaan/program sekolah berbasis data. Berikut beberapa definisi dan perspektif dari literatur:

  • Dalam kajian perencanaan program sekolah, SMK Negeri 2 Pekalongan menerapkan perencanaan berbasis data dengan analisis kondisi nyata dan rapor pendidikan sebagai dasar penyusunan program sekolah. [Lihat sumber Disini - journal.stkipsubang.ac.id]
  • Universitas Pohuwato dalam penelitian implementasi MBS mendeskripsikan bahwa sekolah sebagai unit pengambil keputusan secara independen dapat memanfaatkan data, mulai dari input, proses hingga output, untuk meningkatkan mutu pendidikan. [Lihat sumber Disini - researchgate.net]
  • Penelitian oleh tim di lembaga PAUD menunjukkan bahwa penerapan perencanaan berbasis data melalui rapor pendidikan dapat menjadi strategi optimalisasi sekolah untuk mewujudkan “sekolah berkualitas”. [Lihat sumber Disini - researchgate.net]

Dengan demikian, “Penelitian Berbasis Data Sekolah” dalam konteks Indonesia sering beririsan dengan konsep MBS atau perencanaan/program berbasis data, yaitu proses pengumpulan dan analisis data internal sekolah, lalu penggunaan hasil tersebut untuk manajemen, kebijakan, atau intervensi pendidikan.


Rasional dan Kerangka Konseptual Penelitian Berbasis Data Sekolah

Mengapa pendekatan berbasis data di sekolah penting? Berikut beberapa poin rasional dan kerangka konseptualnya:

  1. Kebutuhan kontekstual dan spesifik sekolah
    Setiap sekolah memiliki karakteristik unik, dari populasi siswa, kondisi sosial ekonomi, fasilitas, hingga budaya lokal. Kebijakan “umum” mungkin tidak efektif bila tidak disesuaikan dengan kondisi spesifik. Dengan data internal, sekolah bisa merancang program sesuai kebutuhan nyata.
  2. Transparansi dan akuntabilitas manajemen sekolah
    Dengan data (misal absensi siswa, capaian akademik, sarana, anggaran, partisipasi orang tua), sekolah dapat mengelola sumber daya secara transparan dan bertanggung jawab. Konsep MBS menekankan hal ini: otonomi, partisipasi, dan akuntabilitas. [Lihat sumber Disini - e-journal.faiuim.ac.id]
  3. Evaluasi berkelanjutan dan perbaikan berbasis bukti
    Data memungkinkan sekolah melakukan evaluasi periodik atas program dan kebijakan. Bila hasil menunjukkan ketidakefektifan, sekolah bisa mengubah strategi sesuai data. Ini mendekati paradigma Evidence‑based Education / praktik berbasis bukti. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
  4. Pemberdayaan pemangku kepentingan sekolah
    Dengan data, guru, orang tua, dan masyarakat bisa dilibatkan dalam pengambilan keputusan, membuat kebijakan lebih demokratis, relevan, dan mendapat dukungan luas. Prinsip partisipasi dan kolaborasi ini dijumpai dalam MBS. [Lihat sumber Disini - e-journal.staima-alhikam.ac.id]

Aspek dan Komponen dalam Penelitian Berbasis Data Sekolah

Untuk menerapkan penelitian berbasis data di sekolah, ada beberapa komponen atau aspek penting yang perlu diperhatikan:

– Pengumpulan Data
Data bisa bersifat kuantitatif (nilai akademik, absensi, tingkat kehadiran, rasio guru-murid, sarana) maupun kualitatif (temuan wawancara guru/orang tua/siswa, observasi proses belajar-mengajar, dokumentasi lingkungan sekolah, budaya sekolah, persepsi stakeholder). Ini sesuai dengan karakteristik penelitian pendidikan yang dapat menggunakan metode kuantitatif maupun kualitatif. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

– Analisis Data
Analisis bisa berupa deskriptif, komparatif, atau kombinasi. Misalnya: membandingkan prestasi siswa sebelum dan sesudah intervensi; mengidentifikasi pola-pola masalah; menggali faktor kontekstual yang mempengaruhi kualitas pendidikan; serta menginterpretasi data kualitatif untuk memahami kondisi sekolah secara mendalam.

– Perencanaan & Intervensi
Berdasarkan hasil analisis, sekolah dapat merancang program, kebijakan, atau intervensi, misalnya perbaikan fasilitas, pelatihan guru, modifikasi kurikulum, strategi pembelajaran, keterlibatan orang tua, atau kebijakan manajemen. Sebagai contoh, dalam penelitian di SMK Negeri 2 Pekalongan, tim sekolah merevisi program berdasarkan data kondisi sekolah dan prioritas kebutuhan. [Lihat sumber Disini - journal.stkipsubang.ac.id]

– Monitoring dan Evaluasi Berkelanjutan
Setelah intervensi, sekolah perlu memantau dampak melalui pengumpulan data lanjutan. Evaluasi berkala memungkinkan relevansi program tetap dijaga, dan bila perlu dilakukan penyesuaian. Ini menjadikan sekolah responsif terhadap dinamika internal dan eksternal.


Manfaat Penelitian Berbasis Data Sekolah

Banyak penelitian dan praktik menunjukkan bahwa pendekatan berbasis data membawa manfaat nyata bagi sekolah. Berikut beberapa manfaat utama:

  • Peningkatan mutu pendidikan dan hasil belajar, Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan berbasis data dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. [Lihat sumber Disini - journal.unesa.ac.id]
  • Pengelolaan sekolah yang lebih efektif dan efisien, Sekolah menjadi lebih mandiri dalam menentukan kebijakan sesuai kebutuhan, daripada mengikuti kebijakan umum yang mungkin tidak relevan. Prinsip otonomi dan efisiensi merupakan bagian dari MBS. [Lihat sumber Disini - ejournal.indrainstitute.id]
  • Transparansi dan akuntabilitas terhadap stakeholder, Dengan data dan hasil penelitian, sekolah bisa menjelaskan kondisi, kebutuhan, dan programnya secara terbuka kepada orang tua/wali siswa, masyarakat, maupun pemerintah. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat. [Lihat sumber Disini - e-journal.staima-alhikam.ac.id]
  • Kontekstualisasi kebijakan dan program pendidikan, Karena setiap sekolah memiliki lingkungan dan karakteristik berbeda, data lokal memungkinkan kebijakan yang relevan dan tepat sasaran, misalnya menyesuaikan program remedial, sarana, atau pembinaan sesuai kebutuhan siswa dan komunitas lokal.
  • Perbaikan berkelanjutan dan adaptasi terhadap perubahan, Dalam era dinamis, keadaan sekolah dan masyarakat berubah, dengan data dan evaluasi berkala, sekolah dapat beradaptasi secara cepat dan relevan.

Tantangan dan Kendala dalam Pelaksanaan Penelitian Berbasis Data Sekolah

Namun, implementasi penelitian berbasis data di sekolah tidak selalu berjalan mulus. Berikut beberapa tantangan umum yang ditemukan dalam literatur dan praktik:

  • Keterbatasan kapasitas dan sumber daya, Tidak semua sekolah memiliki tenaga dengan kemampuan analisis data, atau sarana untuk mengumpulkan/ mengelola data secara sistematis. Penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan sumber daya manusia, pelatihan, dan fasilitas menjadi kendala dalam penerapan konsep manajemen atau perencanaan berbasis data. [Lihat sumber Disini - journal.unismuh.ac.id]
  • Resistensi terhadap perubahan dan kebiasaan lama, Stakeholder sekolah (guru, staf, orang tua) mungkin enggan mengubah praktik lama; mereka bisa merasa repot, skeptis terhadap manfaat data, atau tidak terbiasa mengambil keputusan berbasis data. [Lihat sumber Disini - journal.unismuh.ac.id]
  • Data yang tidak valid atau tidak komprehensif, Jika data dikumpulkan secara sporadis, tidak sistematis, atau tidak sesuai kebutuhan, analisis bisa salah arah dan keputusan menjadi kurang tepat. Tanpa tata kelola data yang baik, hasil penelitian bisa menyesatkan.
  • Kesulitan dalam konsistensi dan keberlanjutan, Mengumpulkan data dan melakukan penelitian butuh waktu, komitmen, dan konsistensi, sekolah sering sibuk dengan operasional harian sehingga penelitian terabaikan atau tidak dilanjutkan.
  • Keterbatasan akses terhadap literatur atau pemahaman metodologi penelitian, Agar penelitian valid dan hasilnya bisa dipertanggungjawabkan, dibutuhkan pemahaman metodologi penelitian (kuantitatif/kualitatif). Tidak semua sekolah atau tenaga pendidik memiliki kapasitas ini.

Rekomendasi untuk Implementasi Penelitian Berbasis Data Sekolah

Berdasarkan kajian dan temuan dari berbagai studi, berikut rekomendasi untuk sekolah yang ingin menerapkan penelitian berbasis data secara efektif:

  1. Membangun kapasitas SDM, Sekolah perlu memberikan pelatihan bagi kepala sekolah, guru, dan staf administrasi dalam pengumpulan data, analisis, serta interpretasi hasil penelitian. Ini penting agar penggunaan data valid dan dapat menghasilkan kebijakan tepat sasaran.
  2. Menyusun sistem manajemen data sekolah, Sekolah sebaiknya memiliki sistem pengumpulan dan penyimpanan data secara rutin, misalnya database hasil belajar, absensi, kondisi sarana, survei lingkungan, umpan balik orang tua, dll, sehingga data tersedia bila dibutuhkan untuk penelitian atau evaluasi.
  3. Mendorong partisipasi stakeholder, Libatkan guru, siswa, orang tua, dan masyarakat sekolah dalam proses pengumpulan data, identifikasi masalah, dan perencanaan intervensi. Ini meningkatkan kepemilikan bersama dan mendukung keberlanjutan program.
  4. Melakukan penelitian dan evaluasi berkala, Jadwalkan penelitian/analisis data secara rutin (misalnya tiap semester/tahun), evaluasi hasil intervensi, dan perbaiki berdasarkan temuan. Dengan demikian, sekolah kerja secara adaptif dan responsif terhadap perubahan.
  5. Mengintegrasikan hasil penelitian dalam kebijakan sekolah, Kesimpulan dari penelitian harus dijadikan dasar dalam pembuatan kebijakan, program, atau perubahan manajemen, bukan sekadar dokumentasi akademik, agar memberi dampak nyata terhadap peningkatan mutu.

Kesimpulan

Penelitian berbasis data sekolah, atau school-based / data-driven school research, merupakan pendekatan strategis dan relevan di era sekarang untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara kontekstual, efektif, dan akuntabel. Dengan mengumpulkan data internal sekolah, menganalisisnya secara sistematis, dan menjadikannya dasar pengambilan keputusan serta perencanaan, sekolah dapat merancang intervensi yang sesuai kebutuhan dan memantau hasilnya secara berkelanjutan.

Namun, keberhasilan pendekatan ini sangat bergantung pada kapasitas sekolah dalam mengelola data, komitmen stakeholder, serta keberlanjutan praktik manajemen berbasis data. Tantangan seperti keterbatasan sumber daya, resistensi perubahan, dan data tidak memadai harus diantisipasi dengan perencanaan matang, pelatihan, dan sistem manajemen data yang baik.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, yakni pengumpulan data sistematis, analisis berkelanjutan, partisipasi stakeholder, dan kebijakan berbasis bukti, penelitian berbasis data sekolah dapat menjadi fondasi kuat bagi transformasi kualitas pendidikan di berbagai konteks sekolah.

 

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Penelitian Berbasis Data Sekolah adalah proses pengumpulan, analisis, dan pemanfaatan data internal sekolah secara sistematis untuk mengambil keputusan, merancang program, serta mengevaluasi mutu pendidikan. Pendekatan ini menggunakan bukti empiris sebagai dasar perbaikan sekolah.

Manfaat utamanya meliputi peningkatan mutu pendidikan, pengambilan keputusan yang lebih akurat, peningkatan efektivitas program, transparansi, serta kemampuan mengidentifikasi masalah dan peluang secara lebih spesifik berdasarkan kondisi sekolah.

Sekolah perlu melakukan penelitian berbasis data untuk memastikan kebijakan dan program yang diterapkan sesuai kebutuhan nyata peserta didik dan lingkungan sekolah. Data membantu sekolah membuat keputusan yang lebih tepat, akuntabel, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

Data yang digunakan dapat mencakup nilai akademik, kehadiran, perilaku siswa, sarana prasarana, kompetensi guru, hasil survei, dokumentasi kegiatan, hingga kondisi lingkungan sekolah. Data dapat berupa kuantitatif maupun kualitatif.

Langkah-langkahnya meliputi mengumpulkan data sekolah, menganalisis data untuk mengidentifikasi masalah, merancang intervensi pendidikan, melaksanakan program, lalu melakukan monitoring dan evaluasi berkelanjutan berdasarkan temuan data.

Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Sistem Informasi Pengelolaan UKS Sistem Informasi Pengelolaan UKS Web-Based Learning: Konsep dan Implementasi Web-Based Learning: Konsep dan Implementasi Sistem Web Dokumentasi Kegiatan Sekolah Sistem Web Dokumentasi Kegiatan Sekolah Sistem Informasi Pembayaran Digital Sekolah Sistem Informasi Pembayaran Digital Sekolah Studi Kasus: Pengertian, Tujuan, dan Langkah-langkahnya Studi Kasus: Pengertian, Tujuan, dan Langkah-langkahnya Sistem Informasi Laporan Keuangan Sekolah Sistem Informasi Laporan Keuangan Sekolah X-Dimension Research: Konsep dan Penerapan dalam Kajian Multivariat X-Dimension Research: Konsep dan Penerapan dalam Kajian Multivariat Pendekatan Evidence-Based Practice: Konsep, Integrasi Bukti, dan Keputusan Klinis Pendekatan Evidence-Based Practice: Konsep, Integrasi Bukti, dan Keputusan Klinis Budaya Sekolah: Konsep dan Nilai Institusional Budaya Sekolah: Konsep dan Nilai Institusional Web Dashboard Monitoring Sekolah Web Dashboard Monitoring Sekolah Pola Konsumsi Buah pada Anak Sekolah Pola Konsumsi Buah pada Anak Sekolah Pendekatan Evaluatif dalam Penelitian Pendidikan Pendekatan Evaluatif dalam Penelitian Pendidikan Sistem Informasi Penilaian Akreditasi Sekolah Sistem Informasi Penilaian Akreditasi Sekolah Konsep Dasar Sistem Informasi Berbasis Web dalam Dunia Pendidikan Konsep Dasar Sistem Informasi Berbasis Web dalam Dunia Pendidikan Penelitian Tindakan Sekolah: Pengertian dan Contoh Penelitian Tindakan Sekolah: Pengertian dan Contoh Paradigma Kritis: Tujuan dan Penerapannya dalam Kajian Sosial Paradigma Kritis: Tujuan dan Penerapannya dalam Kajian Sosial Sistem Informasi Pelaporan dan Dokumentasi Digital Sekolah Sistem Informasi Pelaporan dan Dokumentasi Digital Sekolah Sistem Web Marketplace UMKM Sekolah Sistem Web Marketplace UMKM Sekolah SPK Prioritas Program Kerja Sekolah SPK Prioritas Program Kerja Sekolah Sistem Informasi Manajemen Sekolah: Struktur dan Kelebihan Sistem Informasi Manajemen Sekolah: Struktur dan Kelebihan
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…