
Budgetary Control: Konsep, Pengendalian Anggaran, dan Efisiensi
Pendahuluan
Pengendalian anggaran (budgetary control) merupakan salah satu mekanisme penting dalam manajemen organisasi yang bertujuan menjaga kinerja keuangan dan operasional agar tetap sejalan dengan rencana strategis. Dalam lingkungan bisnis yang semakin dinamis, organisasi dituntut untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya serta menekan pemborosan tanpa mengurangi kualitas hasil. Sistem pengendalian anggaran yang kuat memungkinkan manajer untuk memonitor realisasi kegiatan, mengevaluasi penyimpangan, serta mengambil tindakan korektif secara tepat waktu sehingga tujuan perusahaan dapat dicapai secara efektif dan efisien. Studi menunjukkan bahwa pengendalian anggaran berperan penting dalam meningkatkan kinerja manajerial melalui sistem evaluasi yang tepat serta pengawasan yang konsisten terhadap proses perencanaan dan pelaksanaan anggaran. ([Lihat sumber Disini - tandfonline.com])
Definisi Budgetary Control
Definisi Budgetary Control Secara Umum
Budgetary control secara umum dapat dipahami sebagai proses dimana anggaran digunakan sebagai alat utama untuk mengontrol dan memantau kinerja keuangan serta operasional organisasi. Menurut beberapa literatur, budgetary control mencakup pengembangan anggaran yang jelas, perbandingan hasil aktual dengan anggaran yang telah direncanakan, serta evaluasi dan penyesuaian rencana bila diperlukan agar tujuan organisasi tetap dapat dicapai. Proses ini melibatkan komunikasi lintas fungsi serta kolaborasi antara berbagai unit dalam organisasi untuk memastikan penggunaan sumber daya yang efektif. ([Lihat sumber Disini - sciencedirect.com])
Definisi Budgetary Control dalam KBBI
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istilah “anggaran” merupakan perkiraan atau rencana pembagian sumber daya yang dinyatakan secara kuantitatif dan biasanya dalam satuan uang yang mencerminkan penerimaan dan pengeluaran kas yang diharapkan dalam periode waktu tertentu. Anggaran ini menjadi dasar dalam budgetary control karena tanpa adanya anggaran yang konkret, proses pengendalian tidak akan dapat dijalankan secara efektif. ([Lihat sumber Disini - kbbi.web.id])
Definisi Budgetary Control Menurut Para Ahli
Para ahli memberikan berbagai definisi mengenai budgetary control yang memperkaya pemahaman konseptualnya:
-
Menurut CIMA London, budgetary control adalah sistem pengendalian biaya melalui penyiapan anggaran, yang mencakup penetapan anggaran berdasarkan tanggung jawab fungsi, perbandingan hasil aktual dengan hasil anggaran, serta pengambilan tindakan untuk mencapai tujuan kebijakan atau merevisi anggaran bila diperlukan. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])
-
Anthony Kelly menjelaskan bahwa budgetary control merupakan mekanisme pengendalian manajemen kunci yang melibatkan penyusunan anggaran untuk memantau kinerja keuangan aktual terhadap target anggaran serta mengambil tindakan korektif. ([Lihat sumber Disini - sciencedirect.com])
-
AICPA-CIMA menyatakan bahwa budgetary control adalah proses bagi manajer untuk menentukan objektif keuangan dan operasional melalui anggaran, membandingkan hasil aktual, serta menyesuaikan kinerja guna memenuhi target organisasi. ([Lihat sumber Disini - aicpa-cima.com])
-
Dalam kajian penelitian akademik, pengendalian anggaran dipandang sebagai sistem formal yang melibatkan standar yang telah ditentukan sebelumnya, evaluasi realisasi, dan perbaikan sistematis untuk mencapai efektivitas manajerial jangka panjang. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])
Tujuan dan Fungsi Pengendalian Anggaran
Tujuan utama pengendalian anggaran adalah memastikan bahwa seluruh aktivitas organisasi berjalan sesuai dengan rencana strategis dan target keuangan yang telah ditetapkan. Secara spesifik, tujuan pengendalian anggaran meliputi memantau pendapatan dan pengeluaran, mengidentifikasi penyimpangan terhadap anggaran, serta memberikan dasar bagi manajemen untuk melakukan tindakan perbaikan. Dengan demikian, organisasi mampu mempertahankan kontrol atas sumber daya dan mengurangi risiko pemborosan. ([Lihat sumber Disini - online.sunderland.ac.uk])
Fungsi budgetary control sangat beragam dan mencakup berbagai aspek manajemen, antara lain:
-
Perencanaan, Anggaran membantu organisasi merencanakan kegiatan yang realistis serta menetapkan prioritas sumber daya. ([Lihat sumber Disini - sciencedirect.com])
-
Koordinasi, Proses penyusunan dan implementasi anggaran mendorong koordinasi antar unit organisasi sehingga dapat selaras terhadap tujuan keseluruhan. ([Lihat sumber Disini - online.sunderland.ac.uk])
-
Pengawasan dan Evaluasi, Pengendalian anggaran memungkinkan pihak manajemen memonitor kinerja aktual, membandingkannya dengan anggaran, dan mengevaluasi faktor penyebab perbedaan. ([Lihat sumber Disini - researchhub.id])
-
Pengambilan Keputusan, Informasi dari perbandingan antara realisasi dan anggaran menjadi dasar bagi manajer untuk mengambil keputusan strategis dan korektif. ([Lihat sumber Disini - sciencedirect.com])
Dengan fungsi-fungsi tersebut, sistem budgetary control tidak hanya sekadar alat administratif, tetapi juga instrumen strategis yang mendukung manajemen dalam mencapai efisiensi dan efektivitas operasional.
Proses Penyusunan dan Pengendalian Anggaran
Proses penyusunan anggaran merupakan tahap awal dalam budgetary control yang melibatkan identifikasi tujuan, estimasi pendapatan dan biaya, serta penentuan alokasi sumber daya. Dalam tahap ini, setiap unit organisasi berkolaborasi untuk menyusun anggaran yang realistis dan selaras dengan strategi perusahaan. Setelah anggaran disetujui, organisasi mulai melaksanakan dan memonitor realisasi kegiatan yang kemudian dibandingkan dengan anggaran.
Pengendalian anggaran melibatkan langkah-langkah berikut:
-
Penetapan Anggaran, Menentukan target keuangan serta item-item anggaran yang perlu dikontrol secara sistematis. ([Lihat sumber Disini - sciencedirect.com])
-
Pengukuran Kinerja Aktual, Mengumpulkan data realisasi pendapatan dan pengeluaran selama periode tertentu. ([Lihat sumber Disini - online.sunderland.ac.uk])
-
Perbandingan dengan Anggaran, Menganalisis varians antara realisasi dan anggaran untuk mengetahui penyimpangan. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])
-
Evaluasi dan Koreksi, Identifikasi penyebab penyimpangan dan mengambil langkah perbaikan yang diperlukan agar tetap berada dalam jalur pencapaian tujuan. ([Lihat sumber Disini - researchhub.id])
Melalui siklus penyusunan, pemantauan, dan evaluasi ini, budgetary control berfungsi sebagai alat kontrol yang terus berjalan yang membantu organisasi mencapai efisiensi pengelolaan sumber daya dan tujuan bisnis.
Budgetary Control sebagai Alat Pengendalian Manajemen
Pengendalian anggaran merupakan salah satu elemen penting dalam teori management control system. Dalam konteks ini, anggaran bukan hanya alat pengendalian biaya, tetapi juga menjadi instrumen yang memfasilitasi koordinasi, komunikasi, dan pembelajaran organisasi. Anggaran membantu manajer dalam mengkomunikasikan arah strategis serta menetapkan ekspektasi kinerja bagi semua unit organisasi. ([Lihat sumber Disini - sciencedirect.com])
Sebagai alat pengendalian manajemen, budgetary control juga membantu organisasi dalam merespons perubahan lingkungan bisnis yang dinamis. Informasi yang dihasilkan melalui sistem ini menjadi dasar bagi perbaikan strategi dan pengambilan keputusan dalam menghadapi tantangan operasional yang kompleks. Melalui mekanisme perbandingan kinerja aktual dan anggaran, manajemen dapat menilai efektivitas operasional dan mengambil langkah proaktif untuk memastikan pencapaian tujuan.
Peran Budgetary Control dalam Meningkatkan Efisiensi
Salah satu kontribusi utama budgetary control adalah upaya peningkatan efisiensi sumber daya serta pengendalian biaya. Proses perencanaan dan evaluasi anggaran membantu organisasi mengidentifikasi area dimana pemborosan dapat diminimalkan serta penggunaan dana dapat dioptimalkan. Efisiensi ini tidak hanya berdampak pada pengurangan biaya, tetapi juga peningkatan profitabilitas dan kinerja organisasi secara keseluruhan. ([Lihat sumber Disini - researchhub.id])
Studi empiris menunjukkan bahwa strategi anggaran yang matang, dikombinasikan dengan sistem evaluasi yang kuat, memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja manajerial karena adanya pemantauan yang berkelanjutan terhadap pencapaian target anggaran dan mekanisme korektif terhadap penyimpangan yang terjadi. ([Lihat sumber Disini - researchhub.id])
Keterbatasan dan Tantangan dalam Pengendalian Anggaran
Walaupun budgetary control memberikan manfaat besar bagi organisasi, terdapat beberapa keterbatasan dan tantangan dalam implementasinya. Salah satu tantangan utama adalah ketidakakuratan anggaran yang dapat muncul akibat asumsi yang kurang tepat atau perubahan kondisi eksternal yang tidak terduga. Hal ini dapat menyebabkan varians yang signifikan antara realisasi dan anggaran. ([Lihat sumber Disini - sciencedirect.com])
Tantangan lainnya adalah ketergantungan pada data historis yang terkadang tidak lagi relevan untuk kondisi masa depan, sehingga anggaran yang dibuat tidak mencerminkan kenyataan operasional saat ini. Selain itu, keterbatasan teknologi informasi atau koordinasi antar unit organisasi juga dapat menghambat efektivitas sistem pengendalian anggaran. ([Lihat sumber Disini - sciencedirect.com])
Kesimpulan
Budgetary control adalah sistem pengendalian yang strategis dan esensial dalam manajemen organisasi untuk memastikan rencana anggaran berjalan efektif dan efisien. Dengan proses yang melibatkan penyusunan anggaran, pemantauan, evaluasi, dan korektif, budgetary control berperan penting dalam meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya serta mendukung manajemen dalam pengambilan keputusan. Meskipun terdapat keterbatasan dalam implementasinya, seperti ketidakakuratan asumsi dan tantangan koordinasi, manfaat dari pengendalian anggaran tetap signifikan dalam upaya pencapaian tujuan organisasi secara keseluruhan. ([Lihat sumber Disini - sciencedirect.com])