Terakhir diperbarui: 17 January 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 17 January). Customer Relationship Management (CRM): Konsep, Hubungan Pelanggan, dan Loyalitas. SumberAjar. Retrieved 18 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/customer-relationship-management-crm-konsep-hubungan-pelanggan-dan-loyalitas  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Customer Relationship Management (CRM): Konsep, Hubungan Pelanggan, dan Loyalitas - SumberAjar.com

Customer Relationship Management (CRM): Konsep, Hubungan Pelanggan, dan Loyalitas

Pendahuluan

Dalam era persaingan bisnis yang semakin ketat dan dinamis, perusahaan dituntut untuk tidak hanya menjual produk atau layanan semata, tetapi juga menciptakan hubungan jangka panjang yang kuat dengan pelanggan. Customer Relationship Management atau CRM muncul sebagai strategi penting yang membantu perusahaan mengelola interaksi, kebutuhan, dan pengalaman pelanggan-pelanggannya secara terstruktur untuk menciptakan nilai, kepuasan, serta loyalitas pelanggan. CRM bukan sekadar perangkat lunak, melainkan sebuah filosofi dan pendekatan bisnis yang berfokus pada aspek pelanggan sebagai pusat dari seluruh strategi perusahaan. CRM membantu perusahaan tetap relevan dan unggul dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif.


Definisi Customer Relationship Management (CRM)

Definisi Customer Relationship Management (CRM) Secara Umum

Customer Relationship Management (CRM) secara umum diartikan sebagai suatu pendekatan strategis yang digunakan perusahaan untuk membangun, memelihara, dan memperkuat hubungan dengan pelanggan agar dapat memenuhi kebutuhan mereka, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan pada akhirnya mencapai loyalitas pelanggan. CRM mengintegrasikan berbagai aspek seperti pemasaran, penjualan, layanan pelanggan, dan teknologi informasi untuk mengelola interaksi dan data pelanggan secara efektif. CRM juga memungkinkan perusahaan untuk memahami perilaku, preferensi, serta kebutuhan pelanggan sehingga memberikan pengalaman yang konsisten dan personal sepanjang customer journey. CRM membantu perusahaan tidak hanya fokus pada transaksi penjualan, tetapi juga pada hubungan jangka panjang yang menguntungkan kedua belah pihak. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Definisi Customer Relationship Management (CRM) dalam KBBI

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi istilah manajemen hubungan pelanggan (CRM) tidak tercatat secara eksplisit sebagai satu istilah tersendiri dalam versi daring KBBI; namun kata-katalengkapnya dapat dipahami sebagai manajemen yang bertujuan menjaga hubungan baik dengan pelanggan melalui serangkaian proses, kebijakan, dan teknologi untuk menciptakan hubungan saling menguntungkan antara perusahaan dengan pelanggan sebagai bagian dari strategi pemasaran modern. Definisi ini selaras dengan pemahaman bahwa CRM adalah proses sistematis untuk mempertahankan dan meningkatkan hubungan antara organisasi dan pelanggan dalam jangka panjang. ([Lihat sumber Disini - edot.id])

Definisi Customer Relationship Management (CRM) Menurut Para Ahli

  1. Francis Buttle, Profesor CRM ternama, menjelaskan bahwa Customer Relationship Management adalah praktik bisnis strategis yang bertujuan untuk membangun dan memelihara hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan pelanggan atau pemangku kepentingan lain. CRM memungkinkan perusahaan untuk mempertahankan pelanggan dan meningkatkan loyalitas melalui pemahaman, pelayanan, dan penanganan interaksi yang efektif. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])

  2. Menurut sumber lain dalam literatur akademik, CRM merupakan proses yang mencakup pengelolaan hubungan pelanggan yang menguntungkan dengan memberikan nilai, layanan unggul, serta kepuasan dengan tujuan utama memaksimalkan loyalitas konsumen dalam jangka panjang. ([Lihat sumber Disini - ejurnal.ulbi.ac.id])

  3. CRM juga didefinisikan sebagai suatu proses untuk mendapatkan, mempertahankan, dan meningkatkan hubungan yang menguntungkan dengan pelanggan dalam rangka menciptakan nilai dan kepuasan pelanggan serta memaksimalkan keuntungan perusahaan terkait keunggulan bersaing. →Henno Agung & Wardjito Syakila (2021). ([Lihat sumber Disini - jurnal.uin-antasari.ac.id])

  4. Dalam kajian komprehensif lainnya, CRM dipandang sebagai sebuah strategi yang tidak hanya berfokus pada teknologi tetapi juga pada proses dan sumber daya manusia untuk menciptakan hubungan personal dan kontekstual dengan pelanggan melalui seluruh titik kontak. ๏ฟฝ๏ฟฝ(Payne & Frow, model CRM). ([Lihat sumber Disini - ijstm.inarah.co.id])


Komponen dan Sistem CRM

Customer Relationship Management bukan hanya sebuah strategi, tetapi juga terwujud melalui komponen-komponen sistem yang terintegrasi dan saling mendukung untuk menciptakan interaksi pelanggan yang optimal. Komponen utama dalam CRM dapat diklasifikasikan menjadi beberapa dimensi sebagai berikut:

1. Dimensi Teknologi dalam CRM

Teknologi merupakan bagian penting dari CRM, karena memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisis, serta menindaklanjuti data pelanggan secara besar dan terstruktur. Sistem CRM modern biasanya melibatkan penggunaan perangkat lunak dan aplikasi berbasis data untuk mendukung fungsi pemasaran, penjualan, layanan pelanggan, serta otomatisasi proses yang berkaitan dengan hubungan pelanggan. Teknologi ini membantu perusahaan dalam memberikan layanan yang responsif, cepat, personal, serta berbasis kebutuhan pelanggan, sehingga menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan dan memperkuat loyalitas. ([Lihat sumber Disini - jurnal.mediaakademik.com])

2. Dimensi Proses dalam CRM

Komponen proses dalam CRM mencakup rangkaian aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mendapatkan pelanggan baru (akuisisi), mengelola interaksi saat ini, hingga mempertahankan pelanggan lama (retensi). Rangkaian proses ini termasuk perencanaan strategi, pelaksanaan kegiatan pemasaran, pengelolaan layanan purna jual, serta evaluasi dan analisis terhadap hasil interaksi dengan pelanggan. CRM yang efektif memanfaatkan proses yang terstruktur untuk memetakan customer journey pelanggan sehingga perusahaan dapat memberikan pengalaman yang konsisten dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. ([Lihat sumber Disini - ijstm.inarah.co.id])

3. Dimensi Sumber Daya Manusia (People) dalam CRM

Bagian penting lain dari CRM adalah keterlibatan pihak internal perusahaan seperti tenaga pemasaran, penjualan, serta layanan pelanggan yang secara langsung berinteraksi dengan pelanggan. Sumber daya manusia dalam CRM harus memahami kebutuhan pelanggan, memiliki keterampilan komunikasi yang kuat, serta mampu memberikan pelayanan yang unggul untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang positif. CRM bukan hanya teknologi, tetapi juga melibatkan budaya perusahaan yang menempatkan pelanggan sebagai pusat dari semua kegiatan organisasi. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

4. Tipe-Tipe CRM

CRM juga memiliki beberapa jenis atau model implementasi yang berbeda dalam konteks perusahaan, seperti:

  • Operational CRM, fokus pada otomatisasi proses yang melibatkan interaksi langsung dengan pelanggan.

  • Analytical CRM, fokus pada pemanfaatan data pelanggan untuk analisis perilaku serta perencanaan strategi.

  • Collaborative CRM, menekankan kerja sama antar departemen untuk memberikan pengalaman pelanggan yang konsisten.

  • Strategic CRM, berorientasi pada pembangunan hubungan jangka panjang melalui filosofi dan strategi bisnis berfokus pelanggan. ([Lihat sumber Disini - academia.edu])


CRM dan Pengelolaan Hubungan Pelanggan

Customer Relationship Management merupakan alat penting dalam pengelolaan hubungan pelanggan (customer relationship) dengan memanfaatkan data serta interaksi dari berbagai touchpoints pelanggan untuk memberikan layanan yang konsisten dan relevan. CRM membantu perusahaan mengelola hubungan ini dengan cara menggabungkan teknik pemasaran, strategi komunikasi, serta otomatisasi layanan pelanggan dalam satu kesatuan sistem. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

CRM mendukung perusahaan dalam memahami kebutuhan pelanggan secara lebih dalam melalui pengelolaan data perilaku dan preferensi pelanggan. Informasi tersebut digunakan untuk memperbaiki strategi pemasaran yang lebih personal serta meningkatkan efektivitas layanan yang disampaikan kepada pelanggan. CRM meningkatkan kualitas hubungan pelanggan dengan memastikan bahwa setiap interaksi, baik melalui pelayanan, penjualan, maupun tanggapan purna jual, dilakukan secara responsif dan relevan terhadap kebutuhan pelanggan. ([Lihat sumber Disini - jurnal.mediaakademik.com])

Dengan CRM, hubungan pelanggan tidak hanya bersifat transaksional tetapi juga bersifat relasional, yakni saling memberikan nilai tambah jangka panjang baik bagi pelanggan maupun perusahaan. Pemanfaatan CRM dalam sektor bisnis telah terbukti membantu banyak perusahaan dalam membangun basis pelanggan yang kuat, menjaga kepercayaan pelanggan, serta mengurangi risiko churn pelanggan. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])


CRM dan Kepuasan Pelanggan

CRM memiliki peran penting dalam meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan dengan memungkinkan perusahaan memberikan pengalaman layanan yang lebih baik kepada pelanggan. CRM membantu perusahaan memahami kebutuhan pelanggan melalui data yang terstruktur, sehingga layanan dapat disesuaikan dengan preferensi pelanggan, seperti responsivitas dalam menanggapi pertanyaan, personalisasi layanan, dan penyampaian solusi yang sesuai dengan harapan pelanggan. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Berdasarkan hasil penelitian empiris, penerapan CRM terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan di berbagai konteks industri. Misalnya, studi pada perusahaan jasa di Indonesia menunjukkan bahwa CRM berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan melalui peningkatan kualitas hubungan dan komunikasi antara perusahaan dan pelanggan. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

CRM yang efektif tidak hanya terfokus pada aspek transaksi tetapi juga pada pengalaman keseluruhan pelanggan yang mencakup aspek seperti kecepatan pelayanan, kualitas komunikasi, serta pemahaman terhadap kebutuhan individu pelanggan. Peningkatan kepuasan pelanggan ini pada gilirannya berperan penting dalam menciptakan loyalitas pelanggan yang kuat karena pelanggan merasa dihargai dan dipahami oleh perusahaan. ([Lihat sumber Disini - ojs.umkal.ac.id])


CRM dan Loyalitas Pelanggan

Loyalitas pelanggan merupakan tujuan strategis utama dari implementasi CRM karena pelanggan yang loyal cenderung melakukan pembelian berulang, merekomendasikan kepada relasi mereka, serta menjadi advokat merek yang kuat. CRM membantu perusahaan membangun loyalitas pelanggan melalui pemeliharaan hubungan jangka panjang yang berfokus pada nilai dan kepuasan pelanggan. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Berbagai penelitian akademik menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara CRM dengan loyalitas pelanggan. Salah satu studi terbaru di Indonesia menemukan bahwa pengaruh Customer Relationship Management terhadap loyalitas pelanggan ternyata secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan pelanggan dapat meningkatkan loyalitas pelanggan secara signifikan. ([Lihat sumber Disini - jurnal.utami.id])

CRM berkontribusi pada loyalitas dengan cara membangun kepercayaan pelanggan melalui pelayanan yang responsif, komunikasi yang konsisten, serta penyampaian pengalaman yang personal sehingga pelanggan merasa dihargai. Hal ini membantu menciptakan hubungan jangka panjang yang lebih sulit untuk digantikan oleh pesaing. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])


Peran CRM dalam Keunggulan Bersaing

Customer Relationship Management tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan hubungan pelanggan dan loyalitas, tetapi juga menjadi kunci dalam menciptakan keunggulan bersaing perusahaan. CRM memungkinkan perusahaan untuk memperoleh wawasan lebih dalam tentang pelanggan dan perilaku mereka, sehingga dapat menciptakan strategi pemasaran yang lebih efektif dan relevan dibandingkan pesaing. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Implementasi CRM memberikan nilai kompetitif melalui personalisasi layanan, penyesuaian produk, dan respons yang cepat terhadap permintaan pelanggan. Dengan data pelanggan yang dianalisis secara tepat, perusahaan dapat menyesuaikan layanan yang lebih baik, mempercepat pengambilan keputusan yang berfokus pelanggan dan meningkatkan efisiensi operasional. ([Lihat sumber Disini - jurnal.mediaakademik.com])

Strategi CRM yang efektif juga membantu perusahaan dalam mengurangi biaya pemasaran yang redundan, memperkuat hubungan pelanggan melalui pendekatan yang lebih personal dan relevan, serta memperluas basis pelanggan melalui rekomendasi dari pelanggan yang puas dan loyal. Hal ini menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan di pasar yang semakin kompetitif. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])


Kesimpulan

Customer Relationship Management (CRM) merupakan strategi dan proses manajemen yang penting dalam membangun serta mempertahankan hubungan jangka panjang dengan pelanggan. CRM membantu perusahaan dalam memahami kebutuhan pelanggan, meningkatkan pengalaman layanan, serta memaksimalkan kepuasan pelanggan. Melalui pendekatan yang bersifat personal, terstruktur, dan terintegrasi, CRM mampu menciptakan loyalitas pelanggan yang kuat, serta menjadi faktor kunci dalam menciptakan keunggulan bersaing perusahaan di pasar yang kompetitif. CRM bukan hanya alat teknologi, tetapi juga mencakup proses, sumber daya manusia, serta strategi yang holistik untuk menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan pelanggan dalam jangka panjang. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Customer Relationship Management (CRM) adalah strategi dan sistem manajemen yang digunakan perusahaan untuk mengelola, memelihara, dan meningkatkan hubungan dengan pelanggan melalui pemanfaatan data, proses bisnis, dan teknologi guna meningkatkan kepuasan serta loyalitas pelanggan.

Tujuan utama penerapan CRM adalah membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan, meningkatkan kepuasan pelanggan, mempertahankan pelanggan yang sudah ada, serta menciptakan loyalitas pelanggan yang berkelanjutan.

Komponen utama dalam sistem CRM meliputi teknologi (software dan database pelanggan), proses bisnis (pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan), serta sumber daya manusia yang berinteraksi langsung dengan pelanggan.

CRM membantu meningkatkan kepuasan pelanggan dengan menyediakan layanan yang lebih cepat, personal, dan sesuai kebutuhan pelanggan melalui pemanfaatan data dan pengelolaan interaksi pelanggan secara terintegrasi.

CRM berperan penting dalam membangun loyalitas pelanggan dengan menciptakan pengalaman positif, menjaga komunikasi yang konsisten, serta membangun kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan dalam jangka panjang.

CRM penting dalam menciptakan keunggulan bersaing karena memungkinkan perusahaan memahami pelanggan lebih baik, memberikan layanan yang lebih unggul dibandingkan pesaing, serta meningkatkan efisiensi operasional dan strategi pemasaran.

โฌ‡
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Customer Experience: Konsep, Pengalaman Pelanggan, dan Kepuasan Customer Experience: Konsep, Pengalaman Pelanggan, dan Kepuasan Customer Retention: Konsep, Strategi Retensi, dan Loyalitas Pelanggan Customer Retention: Konsep, Strategi Retensi, dan Loyalitas Pelanggan ERD (Entity Relationship Diagram) ERD (Entity Relationship Diagram) Customer Trust: Konsep, Pembentukan Kepercayaan, dan Hubungan Pelanggan Customer Trust: Konsep, Pembentukan Kepercayaan, dan Hubungan Pelanggan Sistem Informasi Penjualan Produk Digital Sistem Informasi Penjualan Produk Digital Lean Management: Konsep, Pengurangan Pemborosan, dan Efisiensi Lean Management: Konsep, Pengurangan Pemborosan, dan Efisiensi Agile Management: Konsep, Fleksibilitas Kerja, dan Respons Pasar Agile Management: Konsep, Fleksibilitas Kerja, dan Respons Pasar Self Care Management Pasien Self Care Management Pasien Talent Management: Konsep, Pengelolaan Talenta, dan Keberlanjutan SDM Talent Management: Konsep, Pengelolaan Talenta, dan Keberlanjutan SDM Supply Chain Management: Konsep, Aliran Rantai Pasok, dan Efisiensi Supply Chain Management: Konsep, Aliran Rantai Pasok, dan Efisiensi Manajemen Konfigurasi Sistem Manajemen Konfigurasi Sistem Linearitas Hubungan: Pengertian dan Contoh Linearitas Hubungan: Pengertian dan Contoh Manajemen Kualitas Total (TQM): Konsep, Perbaikan Berkelanjutan, dan Mutu Manajemen Kualitas Total (TQM): Konsep, Perbaikan Berkelanjutan, dan Mutu Penggunaan Data Bisnis: Konsep, Analitik Data, dan Pengambilan Keputusan Penggunaan Data Bisnis: Konsep, Analitik Data, dan Pengambilan Keputusan SPK Analisis Kepuasan Pengguna SPK Analisis Kepuasan Pengguna Manajemen Logistik: Konsep, Distribusi Barang, dan Efektivitas Manajemen Logistik: Konsep, Distribusi Barang, dan Efektivitas Pengetahuan Pasien tentang Obat Hipnotik Pengetahuan Pasien tentang Obat Hipnotik Loyalitas Pelanggan: Konsep, Pembentukan Loyalitas, dan Retensi Loyalitas Pelanggan: Konsep, Pembentukan Loyalitas, dan Retensi Manajemen Pengetahuan: Konsep, Pengelolaan Informasi, dan Keunggulan Manajemen Pengetahuan: Konsep, Pengelolaan Informasi, dan Keunggulan Konsistensi Data: Pengertian, Pentingnya, dan Contohnya Konsistensi Data: Pengertian, Pentingnya, dan Contohnya
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaruโ€ฆ