Terakhir diperbarui: 25 December 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 25 December). Kunjungan ANC: Konsep, Kepatuhan Ibu, dan Implikasi Kesehatan. SumberAjar. Retrieved 14 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/kunjungan-anc-konsep-kepatuhan-ibu-dan-implikasi-kesehatan  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Kunjungan ANC: Konsep, Kepatuhan Ibu, dan Implikasi Kesehatan - SumberAjar.com

Kunjungan ANC: Konsep, Kepatuhan Ibu, dan Implikasi Kesehatan

Pendahuluan

Antenatal Care (ANC) atau kunjungan kehamilan merupakan salah satu intervensi kunci dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil. Melalui kunjungan ANC, ibu hamil mendapatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif termasuk pemeriksaan fisik, edukasi kesehatan, deteksi dini komplikasi, serta perencanaan persalinan. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa ANC berperan penting dalam deteksi dan pencegahan kondisi yang dapat membahayakan ibu serta janin, sehingga kunjungan yang rutin dan sesuai standar sangat dianjurkan untuk memastikan kehamilan berjalan sehat hingga persalinan. [Lihat sumber Disini - ejournal.nusantaraglobal.or.id]


Definisi Antenatal Care (ANC)

Definisi Antenatal Care Secara Umum

Antenatal Care (ANC) adalah pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu hamil selama masa kehamilan, yang bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan janin serta mendeteksi dan menangani risiko atau komplikasi sejak dini. ANC meliputi pemeriksaan medis berkala, edukasi kesehatan, serta tindakan pencegahan terhadap risiko kehamilan, sehingga ibu dapat menjalani proses kehamilan, persalinan, dan pascapersalinan dalam keadaan yang optimal. [Lihat sumber Disini - ncbi.nlm.nih.gov]

Definisi Antenatal Care dalam KBBI

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istilah ANC sering dikaitkan dengan pemeriksaan kehamilan yang terjadwal dan berkesinambungan oleh tenaga kesehatan profesional untuk memastikan kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan serta meminimalkan risiko kegawatan obstetrik dan neonatal. Catatan: untuk definisi langsung dari KBBI, akses KBBI daring diperlukan (misal di kbbi.kemdikbud.go.id), namun secara umum definisi ini menyiratkan pengawasan medis rutin terhadap ibu hamil. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Definisi Antenatal Care Menurut Para Ahli

  1. World Health Organization (WHO): ANC didefinisikan sebagai perawatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan terlatih kepada wanita hamil untuk memastikan kondisi terbaik bagi ibu dan bayi selama kehamilan, termasuk identifikasi risiko, pencegahan dan pengelolaan komplikasi, serta edukasi kesehatan. [Lihat sumber Disini - ncbi.nlm.nih.gov]

  2. Andini (2020): ANC adalah pemeriksaan kesehatan ibu hamil secara berkala untuk memantau perkembangan kehamilan dan kesehatan janin, serta mengidentifikasi komplikasi yang mungkin muncul. [Lihat sumber Disini - midwifery.iocspublisher.org]

  3. Kemenkes RI (2018 & 2020): Menyatakan bahwa antenatal care merupakan upaya kesehatan ibu dan anak yang mencakup pemantauan kesehatan ibu dan janin, edukasi kesehatan, serta perencanaan persalinan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. [Lihat sumber Disini - jicnusantara.com]

  4. Madriwati (2013): Menyebut ANC sebagai pelayanan kesehatan terpadu yang diberikan oleh profesional kesehatan sesuai standar untuk mendeteksi risiko, mencegah komplikasi, serta mempersiapkan ibu menghadapi persalinan. [Lihat sumber Disini - eprints.poltekkesjogja.ac.id]


Tujuan dan Manfaat Kunjungan ANC

Kunjungan ANC memiliki beberapa tujuan dan manfaat penting bagi ibu hamil, di antaranya:

  1. Memantau dan Menjaga Kesehatan Ibu dan Janin

    Pemeriksaan ANC secara berkala membantu tenaga kesehatan memantau perkembangan kehamilan, parameter kesehatan ibu seperti tekanan darah, status gizi, serta pertumbuhan janin di dalam kandungan. Deteksi dini faktor risiko seperti hipertensi atau anemia dapat dilakukan sehingga intervensi tepat dapat segera diberikan. [Lihat sumber Disini - hellosehat.com]

  2. Deteksi Dini Komplikasi Kehamilan

    Melalui pemeriksaan berkala, tenaga kesehatan dapat mengidentifikasi kondisi yang berpotensi menimbulkan komplikasi seperti preeklamsia, diabetes gestasional, atau gangguan perkembangan janin. Deteksi dini ini sangat krusial untuk meminimalkan risiko yang dapat menyebabkan mortalitas atau morbiditas ibu maupun bayi. [Lihat sumber Disini - alodokter.com]

  3. Edukasi dan Konseling Kesehatan

    Selama kunjungan ANC, ibu hamil mendapatkan informasi dan edukasi terkait nutrisi, tanda bahaya kehamilan, perencanaan persalinan, serta pola hidup sehat. Edukasi ini membantu ibu membuat keputusan kesehatan yang lebih baik sepanjang masa kehamilan. [Lihat sumber Disini - alodokter.com]

  4. Persiapan Persalinan dan Pascapersalinan

    ANC juga berperan dalam memberikan persiapan mental dan fisik untuk persalinan serta masa nifas, sehingga ibu lebih siap menghadapi proses persalinan dan pemulihan setelah lahir. [Lihat sumber Disini - alodokter.com]


Tingkat Kepatuhan Ibu terhadap Kunjungan ANC

Tingkat kepatuhan ibu hamil terhadap kunjungan ANC merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan program ANC. Kepatuhan sering diukur berdasarkan jumlah kunjungan yang dilakukan ibu sesuai standar yang direkomendasikan, misalnya minimal enam kunjungan ANC (K6) di Indonesia. [Lihat sumber Disini - jurnal.umsb.ac.id]

Penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan bervariasi di berbagai wilayah dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Misalnya, tingkat pendidikan yang lebih tinggi dan dukungan suami cenderung berkaitan dengan tingkat kepatuhan yang lebih baik. [Lihat sumber Disini - ejournal4.unud.ac.id] Selain itu, beberapa penelitian juga melaporkan bahwa meskipun kesadaran akan ANC cukup tinggi, masih banyak ibu yang belum sepenuhnya patuh terhadap jadwal kunjungan yang dianjurkan. [Lihat sumber Disini - jurnal.umsb.ac.id]

Selain itu, dalam konteks lokal di Indonesia, penelitian lintas-seksional menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap kunjungan ANC K6 masih belum universal dan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia ibu, dukungan keluarga, dan kualitas edukasi yang diberikan oleh tenaga kesehatan. [Lihat sumber Disini - jurnal.umsb.ac.id]


Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan ANC

Banyak faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC:

  1. Pengetahuan Ibu tentang ANC

    Pengetahuan yang baik tentang tujuan dan manfaat ANC terbukti berkaitan dengan kepatuhan kunjungan ANC. Ibu yang memahami pentingnya pemeriksaan rutin cenderung lebih patuh mengikuti jadwal kunjungan yang dianjurkan. [Lihat sumber Disini - ejurnalmalahayati.ac.id]

  2. Dukungan Keluarga dan Suami

    Studi menunjukkan bahwa dukungan keluarga, terutama suami, berperan penting dalam mendorong ibu untuk menghadiri kunjungan ANC secara teratur, baik dalam hal motivasi maupun bantuan logistik seperti transportasi. [Lihat sumber Disini - jurnal.kesehatan.cendikiajenius-ind.id]

  3. Peran Tenaga Kesehatan

    Sikap dan peran tenaga kesehatan yang proaktif dan mendukung dapat meningkatkan tingkat kepatuhan ANC, karena ibu merasa didampingi dan mendapatkan informasi yang dibutuhkan. [Lihat sumber Disini - ejournal.poltekkes-pontianak.ac.id]

  4. Fasilitas dan Akses Layanan Kesehatan

    Ketersediaan fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau mempengaruhi kemampuan ibu untuk mengikuti jadwal kunjungan ANC. Faktor geografis dan transportasi sering menjadi kendala di daerah terpencil. [Lihat sumber Disini - jurnal.globalhealthsciencegroup.com]

  5. Faktor Sosial Ekonomi dan Pendidikan

    Tingkat pendidikan dan kondisi ekonomi juga mempengaruhi kepatuhan ANC, di mana ibu dengan pendidikan lebih tinggi dan akses sumber daya yang lebih baik cenderung memiliki tingkat kunjungan lebih tinggi. [Lihat sumber Disini - ejournal.seaninstitute.or.id]


Implikasi Kunjungan ANC terhadap Kesehatan Ibu dan Janin

Kunjungan ANC memiliki implikasi yang luas terhadap kesehatan ibu dan janin:

  1. Penurunan Risiko Komplikasi Maternal dan Neonatal

    Kunjungan ANC yang rutin memungkinkan deteksi dini terhadap potensi komplikasi seperti preeklamsia, anemia, infeksi, dan gangguan pertumbuhan janin. Deteksi ini memungkinkan intervensi dini yang dapat mengurangi risiko kematian atau keparahan komplikasi. [Lihat sumber Disini - jurnal.globalhealthsciencegroup.com]

  2. Peningkatan Kualitas Persalinan dan Pascapersalinan

    Ibu yang mengikuti ANC secara teratur cenderung lebih siap menghadapi persalinan, memilih fasilitas tempat bersalin yang aman, dan memiliki kesiapan yang lebih baik untuk periode nifas.

  3. Pemantauan Gizi dan Kesehatan Mental

    ANC juga memberi kesempatan untuk memantau status gizi ibu serta aspek kesehatan mental, seperti deteksi gejala kecemasan atau depresi, yang dapat mempengaruhi hasil kehamilan jika tidak ditangani. [Lihat sumber Disini - thejmch.com]


Peran Tenaga Kesehatan dalam Meningkatkan Kepatuhan ANC

Tenaga kesehatan memegang peran penting dalam mendorong ibu hamil untuk patuh mengikuti kunjungan ANC:

  1. Edukasi dan Konseling Kesehatan

    Tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi yang jelas dan komprehensif mengenai manfaat ANC serta menjawab kekhawatiran ibu hamil, yang dapat meningkatkan motivasi mereka untuk mengikuti serangkaian kunjungan kehamilan secara teratur. [Lihat sumber Disini - ejournal.poltekkes-pontianak.ac.id]

  2. Pendampingan Personal dan Komunikasi Efektif

    Komunikasi yang efektif antara tenaga kesehatan dan ibu hamil menciptakan lingkungan yang mendukung, sehingga ibu merasa dihargai, didengar, dan didukung selama proses kehamilan. [Lihat sumber Disini - ejournal.poltekkes-pontianak.ac.id]

  3. Koordinasi dengan Keluarga

    Tenaga kesehatan juga dapat melibatkan keluarga dalam proses edukasi, sehingga dukungan bagi ibu hamil meningkat dan membantu dalam kepatuhan terhadap kunjungan ANC. [Lihat sumber Disini - jurnal.kesehatan.cendikiajenius-ind.id]


Kesimpulan

Antenatal Care (ANC) merupakan komponen krusial dalam pelayanan kesehatan ibu hamil yang bertujuan untuk memantau kesehatan ibu dan janin, mendeteksi risiko komplikasi, serta memberikan edukasi yang diperlukan selama masa kehamilan. Kepatuhan ibu terhadap jadwal kunjungan ANC dipengaruhi oleh pengetahuan, dukungan keluarga, peran tenaga kesehatan, serta akses layanan kesehatan. Kunjungan ANC yang rutin dan sesuai standar terbukti memberikan dampak positif bagi penurunan risiko komplikasi maternal dan neonatal, peningkatan kesiapan persalinan, serta kualitas kesehatan ibu dan bayi secara keseluruhan. Tenaga kesehatan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kepatuhan ibu melalui edukasi, komunikasi efektif, dan dukungan keluarga, sehingga target ANC dapat dicapai dan hasil kesehatan ibu dan janin dapat dioptimalkan.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Kunjungan ANC (Antenatal Care) adalah pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu hamil secara teratur dan terencana untuk memantau kesehatan ibu dan janin, mendeteksi dini komplikasi kehamilan, serta memberikan edukasi kesehatan selama masa kehamilan.

Tujuan utama kunjungan ANC adalah menjaga kesehatan ibu dan janin, mendeteksi faktor risiko dan komplikasi kehamilan sejak dini, memberikan edukasi kesehatan, serta mempersiapkan ibu menghadapi persalinan dan masa nifas dengan aman.

Di Indonesia, kunjungan ANC dianjurkan minimal enam kali selama kehamilan (K6), yaitu dua kali pada trimester pertama, satu kali pada trimester kedua, dan tiga kali pada trimester ketiga sesuai standar pelayanan kesehatan ibu hamil.

Kepatuhan ibu terhadap kunjungan ANC dipengaruhi oleh pengetahuan ibu tentang ANC, tingkat pendidikan, dukungan suami dan keluarga, peran tenaga kesehatan, kondisi sosial ekonomi, serta akses dan ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan.

Kunjungan ANC yang rutin dan sesuai standar dapat menurunkan risiko komplikasi kehamilan, meningkatkan kesiapan persalinan, memperbaiki status gizi ibu, serta meningkatkan peluang lahirnya bayi yang sehat dan selamat.

Tenaga kesehatan berperan penting melalui edukasi, konseling, komunikasi efektif, pendampingan berkelanjutan, serta melibatkan keluarga agar ibu hamil termotivasi dan patuh dalam melakukan kunjungan ANC secara teratur.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Kunjungan Antenatal Care Kunjungan Antenatal Care Keaktifan Ibu Mengikuti ANC Keaktifan Ibu Mengikuti ANC Faktor yang Mempengaruhi Keteraturan Kunjungan ANC Faktor yang Mempengaruhi Keteraturan Kunjungan ANC Implikasi Penelitian: Pengertian, Jenis, dan Contohnya Implikasi Penelitian: Pengertian, Jenis, dan Contohnya Kepatuhan Minum Obat: Konsep, Determinan Perilaku, dan Hasil Terapi Kepatuhan Minum Obat: Konsep, Determinan Perilaku, dan Hasil Terapi Peran Bidan dalam Meningkatkan Kepatuhan Ibu Mengikuti ANC Peran Bidan dalam Meningkatkan Kepatuhan Ibu Mengikuti ANC Faktor Kepatuhan KB Faktor Kepatuhan KB Tingkat Kepatuhan Minum Obat Tingkat Kepatuhan Minum Obat Kepatuhan Terapi Kolesterol Kepatuhan Terapi Kolesterol Kepatuhan Pengobatan Penyakit Kronis Kepatuhan Pengobatan Penyakit Kronis Kepatuhan Terhadap Vaksinasi Kepatuhan Terhadap Vaksinasi Pola Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Pola Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Kepatuhan Ibu Mengikuti Program KB Kepatuhan Ibu Mengikuti Program KB Tingkat Kepatuhan Minum Obat: Determinan dan Implikasi Terapi Tingkat Kepatuhan Minum Obat: Determinan dan Implikasi Terapi Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Kronis Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Kronis Pola Kepatuhan Pasien Terhadap Obat Anti-Diabetes Pola Kepatuhan Pasien Terhadap Obat Anti-Diabetes Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pengetahuan Ibu Hamil tentang ANC Pengetahuan Ibu Hamil tentang ANC Kepatuhan Protokol Kesehatan Kepatuhan Protokol Kesehatan Kepatuhan Terapi TB: Konsep, Faktor Pendukung, dan Hambatan Kepatuhan Terapi TB: Konsep, Faktor Pendukung, dan Hambatan
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…