Terakhir diperbarui: 14 December 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 14 December). Nutrisi Mikrobiota dan Kesehatan Usus. SumberAjar. Retrieved 14 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/nutrisi-mikrobiota-dan-kesehatan-usus  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Nutrisi Mikrobiota dan Kesehatan Usus - SumberAjar.com

Nutrisi Mikrobiota dan Kesehatan Usus

Pendahuluan

Kesehatan usus kini menjadi topik penting dalam ilmu gizi dan kesehatan karena usus tidak hanya berperan dalam mencerna makanan, tapi juga dalam menjaga keseimbangan metabolik dan sistem imun tubuh. Komunitas mikroorganisme yang hidup di dalam saluran pencernaan, yang disebut mikrobiota usus, berfungsi layaknya organ kedua yang bekerja sepanjang waktu untuk mendukung fungsi fisiologis penting manusia. Penelitian modern menunjukkan bahwa pola makan dan nutrisi secara langsung memengaruhi komposisi dan fungsi mikrobiota ini, yang pada gilirannya berpengaruh pada kesehatan secara keseluruhan. Ketidakseimbangan mikrobiota usus disebut dysbiosis, kondisi yang telah dikaitkan dengan berbagai gangguan metabolik, inflamasi, bahkan gangguan sistem imun.[Lihat sumber Disini - fkm.unair.ac.id]


Definisi Nutrisi Mikrobiota dan Kesehatan Usus

Definisi Nutrisi Mikrobiota dan Kesehatan Usus Secara Umum

Nutrisi mikrobiota dan kesehatan usus merujuk pada hubungan timbal balik antara asupan nutrisi individu dengan keadaan mikrobiota usus dan kondisi fisiologis saluran cerna. Nutrisi bukan hanya dimanfaatkan manusia, tetapi juga menjadi substrat dan faktor pertumbuhan bagi komunitas bakteri di dalam usus. Pola makan tertentu, terutama yang kaya serat fermentabel, prebiotik, dan berbagai nutrien mikro, membantu memelihara keseimbangan komunitas mikroba yang bermanfaat, yang kemudian memperkuat fungsi pencernaan, produksi metabolit penting seperti asam lemak rantai pendek (SCFA), serta dukungan terhadap sistem kekebalan tubuh. Sebaliknya, diet rendah nutrisi tepat dapat memicu ketidakseimbangan mikrobiota dan gangguan homeostasis usus.[Lihat sumber Disini - bmj.com]

Definisi Nutrisi Mikrobiota dan Kesehatan Usus dalam KBBI

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istilah mikrobiota didefinisikan sebagai kumpulan mikroorganisme yang hidup dalam suatu lingkungan, termasuk tubuh manusia seperti usus. Nutrisi tidak memiliki definisi khusus yang menggabungkan mikrobiota; namun definisi umum nutrisi dalam KBBI bermakna zat atau bahan makanan yang diperlukan organisme untuk pertumbuhan, pemeliharaan fungsi tubuh, dan kesehatan. Kombinasi istilah ini menjelaskan pentingnya peran zat gizi dalam memengaruhi keseimbangan komunitas mikroba di saluran pencernaan.[Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Definisi Nutrisi Mikrobiota dan Kesehatan Usus Menurut Para Ahli

  1. Menurut Valdes dkk., mikrobiota usus adalah komunitas mikroorganisme yang memegang peran vital dalam fermentasi serat dan pemeliharaan homeostasis metabolik serta imun tubuh manusia.[Lihat sumber Disini - bmj.com]

  2. Christa menyebut mikrobiota usus sebagai ekosistem kompleks yang komposisinya unik pada setiap individu dan dipengaruhi oleh pola makan, genetik, serta gaya hidup, dan berfungsi membantu pencernaan serta modulasi respon imun.[Lihat sumber Disini - fkm.unair.ac.id]

  3. Studi ilmiah lain menyatakan bahwa mikrobiota usus membantu metabolisasi nutrien diet, menghasilkan metabolit yang memengaruhi fungsi usus dan kesehatan sistemik.[Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]

  4. Penelitian tambahan menjelaskan bahwa nutrisi yang masuk dalam bentuk serat fermentabel (microbiota-accessible carbohydrates) menjadi sumber energi penting bagi bakteri usus dan memengaruhi produksi metabolit seperti SCFA yang penting bagi kesehatan usus.[Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]


Peran Mikrobiota Usus dalam Kesehatan

Komunitas mikrobiota usus merupakan kumpulan mikroorganisme, termasuk bakteri, archaea, jamur, dan virus yang hidup di saluran cerna. Kelimpahan mikroba ini memainkan berbagai peran penting bagi kesehatan manusia.[Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Pertama, mikrobiota membantu fermentasi serat yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan manusia menjadi metabolit seperti asam lemak rantai pendek (SCFA). SCFA memberikan energi bagi sel epitel usus, menjaga integritas mukosa, serta berperan dalam modulasi respon inflamasi dan metabolisme energi.[Lihat sumber Disini - bmj.com]

Kedua, mikrobiota usus juga berperan dalam produksi vitamin tertentu seperti vitamin B dan K, yang penting untuk fungsi metabolik dan hematopoiesis. Selain itu, mikroorganisme ini ikut serta dalam metabolisme obat dan senyawa endogen lain, yang memengaruhi bioavailabilitas nutrien dan metabolit lain yang diperlukan tubuh.[Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Ketiga, komunitas mikroba ini berperan dalam modulasi sistem kekebalan tubuh. Sebagai bagian dari garis pertahanan pertama, mereka membantu mengenali mikroba patogen dan memicu respon imun yang tepat, sehingga membantu mencegah invasi patogen dan mempertahankan keseimbangan imun mukosa.[Lihat sumber Disini - biocodexmicrobiotainstitute.com]

Secara keseluruhan, interaksi antara nutrisi, mikrobiota usus, dan host menghasilkan serangkaian respons fisiologis yang dapat memengaruhi kesehatan pencernaan, metabolik, dan imun tubuh secara menyeluruh.[Lihat sumber Disini - bmj.com]


Pengaruh Pola Makan terhadap Komposisi Mikrobiota

Pola makan merupakan faktor utama yang memengaruhi komposisi dan keberagaman komunitas mikrobiota usus. Nutrisi yang masuk melalui diet menyediakan substrat bagi mikroorganisme usus untuk pertumbuhan dan aktivitas metaboliknya. Secara umum, pola makan yang tinggi serat fermentabel dari sayuran, buah, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan meningkatkan keberagaman mikroba sehat seperti Bifidobacterium dan Lactobacillus, yang dikaitkan dengan kesehatan usus yang baik.[Lihat sumber Disini - fkm.unair.ac.id]

Serat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh manusia menjadi microbiota-accessible carbohydrates (MACs) yang difermentasi oleh mikroba usus menjadi SCFA. SCFA ini berkontribusi terhadap pemeliharaan pH usus yang sehat, mencegah pertumbuhan bakteri patogen, serta menyediakan bahan bakar bagi sel epitel usus.[Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Sebaliknya, pola makan tinggi lemak jenuh, gula sederhana, dan makanan ultra-proses cenderung menurunkan keragaman mikroba serta mendukung dominasi bakteri yang berpotensi merugikan. Hal ini dapat meningkatkan risiko kondisi inflamasi dan gangguan fungsi pencernaan.[Lihat sumber Disini - verywellhealth.com]

Selain itu, konsumsi probiotik melalui produk fermentasi seperti yoghurt, kimchi, dan makanan fermentasi lainnya dapat menyumbangkan bakteri hidup yang memberikan manfaat langsung bagi keseimbangan ekologis mikrobiota usus serta dukungan terhadap fungsi pencernaan dan imun.[Lihat sumber Disini - ejournal.publine.or.id]


Nutrisi Prebiotik dan Probiotik

Prebiotik

Prebiotik adalah senyawa makanan, umumnya berupa serat atau oligosakarida, yang tidak dicerna oleh enzim pencernaan manusia tetapi menjadi sumber nutrisi bagi bakteri baik dalam usus. Prebiotik dipahami sebagai substansi yang ketika difermentasi oleh mikroorganisme usus meningkatkan populasi bakteri menguntungkan, seperti Bifidobacterium dan Lactobacillus serta produksi SCFA seperti butirat, yang penting bagi kesehatan epitel usus.[Lihat sumber Disini - mdpi.com]

Sumber prebiotik termasuk serat fermentabel seperti inulin, fruktooligosakarida (FOS), dan galaktooligosakarida (GOS) yang banyak ditemukan dalam bawang, pisang, bawang putih, asparagus, biji utuh, dan lain-lain. Ketika mikrobiota mencerna prebiotik, mereka menghasilkan metabolit seperti SCFA yang meningkatkan integritas mukosa usus dan menurunkan risiko peradangan kronis.[Lihat sumber Disini - mdpi.com]

Probiotik

Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang, ketika diberikan dalam jumlah yang cukup, memberikan efek kesehatan pada host. Probiotik bekerja dengan cara memperkuat keseimbangan mikrobiota usus, menghambat pertumbuhan bakteri patogen, serta membantu pemulihan setelah gangguan keseimbangan seperti setelah penggunaan antibiotik.[Lihat sumber Disini - ejournal.publine.or.id]

Jenis probiotik yang umum digunakan termasuk Lactobacillus dan Bifidobacterium, yang telah dikaitkan dengan peningkatan pencernaan, perlindungan terhadap infeksi, serta dukungan terhadap sistem imun mukosa melalui stimulasi produksi antibodi.[Lihat sumber Disini - ejournal.publine.or.id]


Dampak Ketidakseimbangan Mikrobiota

Ketidakseimbangan mikrobiota usus, atau yang dikenal sebagai dysbiosis, merupakan kondisi di mana komposisi dan fungsi komunitas mikroba tidak seimbang, dengan dominasi mikroorganisme yang berpotensi merugikan. Dysbiosis telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan metabolik seperti obesitas, resistensi insulin, dan diabetes tipe 2, serta gangguan pencernaan yang kronis.[Lihat sumber Disini - prin.or.id]

Selain itu, ketidakseimbangan mikrobiota dapat meningkatkan permeabilitas usus (leaky gut), suatu kondisi di mana barrier usus menjadi terganggu sehingga antigens dan toksin dapat masuk ke dalam aliran darah dan memicu respon imun yang berlebihan. Kondisi ini terkait dengan inflamasi sistemik dan berpotensi memperburuk penyakit autoimun.[Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Disbiosis juga telah dikaitkan dengan gangguan kekebalan tubuh yang lebih luas, gangguan metabolik, serta hubungan dengan gangguan saraf melalui gut-brain axis, yang menunjukkan dampak yang jauh lebih luas daripada sekadar fungsi pencernaan.[Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]


Hubungan Kesehatan Usus dengan Sistem Imun

Hubungan antara mikrobiota usus dan sistem imun merupakan salah satu interaksi biologis paling signifikan yang telah teridentifikasi dalam ilmu kesehatan modern. Sekitar 70% sistem imun tubuh berada di jaringan limfoid mukosa usus, yang berinteraksi secara langsung dengan mikrobiota untuk mengenali mikroba yang bermanfaat serta membedakannya dari patogen.[Lihat sumber Disini - bmj.com]

Mikrobiota usus memainkan peran dalam pelatihan awal sistem imun, membantu sel imun membedakan antara mikroorganisme yang bersifat komensal dan patogen. Ketidakseimbangan dalam mikrobiota saluran cerna dapat mengganggu proses ini, menyebabkan inflamasi yang tidak terkontrol serta potensi gangguan autoimun.[Lihat sumber Disini - ejurnal.mipa.unsri.ac.id]

Selain itu, produk metabolit mikroba seperti SCFA juga memiliki efek imunomodulator, yang membantu mengatur produksi sitokin dan aktivitas sel T yang penting dalam merespons invasi patogen secara efektif tanpa menyebabkan kerusakan jaringan.[Lihat sumber Disini - bmj.com]


Kesimpulan

Interaksi antara nutrisi dan mikrobiota usus adalah hubungan kompleks yang memainkan peran krusial dalam kesehatan manusia secara umum. Komposisi mikrobiota dipengaruhi secara signifikan oleh pola makan dan nutrisi yang dikonsumsi, termasuk faktor prebiotik dan probiotik yang memberikan dukungan langsung terhadap komunitas bakteri yang menguntungkan. Fungsi mikrobiota usus tidak hanya terbatas pada pencernaan, tetapi juga mencakup produksi metabolit penting, regulasi sistem imun, serta kontribusi terhadap keseimbangan metabolik dan kecenderungan penyakit kronis jika terjadi ketidakseimbangan. Meningkatkan nutrisi melalui diet seimbang yang kaya serat, sumber prebiotik dan probiotik dapat menjaga keragaman mikrobiota usus yang sehat, mencegah dysbiosis, dan mendukung fungsi imun optimal. Secara keseluruhan, nutrisi mikrobiota dan kesehatan usus saling terkait erat dan memberikan landasan penting bagi strategi pencegahan dan promotif dalam kesehatan masyarakat modern.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Nutrisi mikrobiota dan kesehatan usus adalah konsep yang menjelaskan hubungan antara asupan zat gizi dengan keseimbangan mikroorganisme di dalam usus, yang berperan dalam pencernaan, metabolisme, dan perlindungan sistem imun.

Mikrobiota usus penting karena membantu mencerna serat, menghasilkan metabolit bermanfaat, melindungi dari bakteri patogen, serta mengatur respon sistem imun tubuh.

Pola makan tinggi serat, buah, dan sayuran mendukung pertumbuhan bakteri baik, sedangkan pola makan tinggi lemak jenuh dan gula dapat menurunkan keberagaman mikrobiota dan memicu ketidakseimbangan.

Prebiotik adalah serat makanan yang menjadi sumber nutrisi bagi bakteri baik di usus, sedangkan probiotik adalah mikroorganisme hidup yang memberikan manfaat kesehatan ketika dikonsumsi dalam jumlah cukup.

Ketidakseimbangan mikrobiota usus atau disbiosis dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan, peradangan kronis, gangguan metabolik, serta melemahkan sistem imun.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Persepsi Konsumen tentang Label Nutrisi Persepsi Konsumen tentang Label Nutrisi Evaluasi Penggunaan Probiotik sebagai Terapi Pendukung Evaluasi Penggunaan Probiotik sebagai Terapi Pendukung Gangguan Pola Nutrisi: Konsep, Penatalaksanaan, dan Peran Perawat Gangguan Pola Nutrisi: Konsep, Penatalaksanaan, dan Peran Perawat Konsumsi Serat: Konsep, Kesehatan Pencernaan, dan Manfaat Konsumsi Serat: Konsep, Kesehatan Pencernaan, dan Manfaat Risiko Kekurangan Nutrisi: Konsep, Identifikasi, dan Pencegahan Risiko Kekurangan Nutrisi: Konsep, Identifikasi, dan Pencegahan Status Nutrisi Pasien: Indikator dan Metode Penilaian Status Nutrisi Pasien: Indikator dan Metode Penilaian Efek Suplemen Zat Besi terhadap Gangguan Pencernaan Efek Suplemen Zat Besi terhadap Gangguan Pencernaan Pola Makan Tidak Teratur dan Masalah Pencernaan Pola Makan Tidak Teratur dan Masalah Pencernaan Asupan Nutrisi dan Daya Tahan Tubuh Asupan Nutrisi dan Daya Tahan Tubuh Pengaruh Nutrisi terhadap Metabolisme Obat Pengaruh Nutrisi terhadap Metabolisme Obat Gizi dan Kesehatan Mental: Konsep, Mekanisme, dan Keterkaitan Gizi dan Kesehatan Mental: Konsep, Mekanisme, dan Keterkaitan Konsumsi Serat dan Kesehatan Pencernaan Konsumsi Serat dan Kesehatan Pencernaan Perilaku Konsumsi Makanan Fermentasi Perilaku Konsumsi Makanan Fermentasi Risiko Kekurangan Nutrisi: Konsep dan Pencegahan Risiko Kekurangan Nutrisi: Konsep dan Pencegahan Gangguan Pola Nutrisi: Faktor dan Penatalaksanaan Gangguan Pola Nutrisi: Faktor dan Penatalaksanaan Status Nutrisi Pasien: Definisi dan Pengukurannya Status Nutrisi Pasien: Definisi dan Pengukurannya Nutrisi Ibu Menyusui: Konsep, Kebutuhan Gizi, dan Kualitas ASI Nutrisi Ibu Menyusui: Konsep, Kebutuhan Gizi, dan Kualitas ASI Pengaruh Makanan Pedas terhadap Kesehatan Lambung Pengaruh Makanan Pedas terhadap Kesehatan Lambung Hubungan Gizi dan Kesehatan Mental Hubungan Gizi dan Kesehatan Mental Pengetahuan Ibu tentang Nutrisi Trimester Ketiga Pengetahuan Ibu tentang Nutrisi Trimester Ketiga
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…