Terakhir diperbarui: 25 January 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 25 January). Varians Anggaran: Konsep dan Evaluasi Kinerja. SumberAjar. Retrieved 25 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/varians-anggaran-konsep-dan-evaluasi-kinerja  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Varians Anggaran: Konsep dan Evaluasi Kinerja - SumberAjar.com

Varians Anggaran: Konsep dan Evaluasi Kinerja

Pendahuluan

Varians anggaran merupakan fenomena yang lazim terjadi dalam praktik penganggaran di berbagai organisasi, baik sektor publik maupun privat. Varians ini mencerminkan perbedaan antara apa yang direncanakan dalam anggaran dengan realisasi yang terjadi di lapangan, sehingga menciptakan gambaran tentang efektivitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran tersebut. Ketidaksesuaian antara angka anggaran dan realisasi ini bisa menjadi sinyal penting bagi pengambil keputusan, karena varians bisa menunjukkan peluang efisiensi atau masalah yang perlu segera ditindaklanjuti. Melalui pemahaman varians anggaran, organisasi tidak hanya melakukan evaluasi kinerja finansial, tetapi juga memperbaiki proses perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan di masa mendatang. Artikel ini membahas varians anggaran secara komprehensif: mulai dari konsep, jenis-jenis, penyebab, cara analisis, hingga perannya sebagai alat evaluasi kinerja dan pengendalian manajemen.


Definisi Varians Anggaran

Definisi Varians Anggaran Secara Umum

Varians anggaran secara umum merujuk pada selisih antara jumlah anggaran yang telah direncanakan dengan realisasi aktualnya dalam periode tertentu. Selisih ini dapat bersifat positif (favorable) ketika realisasi lebih baik dari anggaran, atau negatif (unfavorable) ketika realisasi lebih buruk dari yang dianggarkan. Secara sederhana, varians anggaran menunjukkan sejauh mana rencana keuangan organisasi terealisasi di lapangan dan menjadi indikator awal dalam mengevaluasi efektivitas penggunaan sumber daya. ([Lihat sumber Disini - investopedia.com])

Definisi Varians Anggaran dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), varians diartikan sebagai perbedaan atau selisih antara dua nilai atau lebih yang diukur dalam ruang atau waktu tertentu. Ketika dikaitkan dengan anggaran, varians anggaran merujuk pada selisih antara anggaran yang telah ditetapkan dan realisasi penggunaan atau pendapatan aktual pada periode tertentu. Selisih ini menjadi tolok ukur ketepatan perencanaan anggaran dan pengendalian pelaksanaannya.

Definisi Varians Anggaran Menurut Para Ahli

  1. Mulyadi (2017): Varians adalah penyimpangan antara biaya sesungguhnya dan biaya standar atau anggaran yang telah ditetapkan, dianalisis untuk mengidentifikasi penyebabnya. ([Lihat sumber Disini - jurnaluniv45sby.ac.id])

  2. Sasongke et al. (2023): Analisis varians adalah proses identifikasi dan evaluasi terhadap selisih antara biaya aktual dan biaya standar dalam anggaran, yang bertujuan untuk mengetahui penyebab penyimpangan dan memperbaikinya. ([Lihat sumber Disini - journalcenter.org])

  3. AFP (Association for Financial Professionals): Variance analysis adalah metode kuantitatif untuk menilai perbedaan antara hasil aktual dan rencana atau budget yang telah ditetapkan, dengan tujuan mendeteksi akar penyebabnya. ([Lihat sumber Disini - financialprofessionals.org])

  4. Investopedia (interpretasi umum akuntansi): Varians anggaran adalah ukuran yang digunakan untuk menghitung perbedaan antara angka anggaran dan realisasi aktual, baik dalam pendapatan maupun biaya, sebagai indikator performa organisasi. ([Lihat sumber Disini - investopedia.com])


Jenis-Jenis Varians Anggaran

Varians anggaran dapat dikategorikan berdasarkan sifat, sumber, dan dampaknya terhadap kinerja organisasi. Tiap jenis varians memberikan wawasan berbeda atas dinamika anggaran dan menjadi dasar bagi analisis lebih lanjut.

  1. Varians Favorable dan Unfavorable

    • Varians Favorable (menguntungkan) terjadi ketika realisasi pendapatan lebih tinggi atau biaya lebih rendah dibandingkan anggaran, yang berarti organisasi berhasil melebihi target keuangan yang direncanakan. ([Lihat sumber Disini - aurum.solutions])

    • Varians Unfavorable (tidak menguntungkan) terjadi ketika realisasi pendapatan lebih rendah atau biaya lebih tinggi daripada anggaran, menunjukkan underperformance terhadap rencana awal. ([Lihat sumber Disini - aurum.solutions])

  2. Varians Pendapatan vs Varians Biaya

    • Varians Pendapatan memperlihatkan perbedaan antara angka pendapatan yang dianggarkan dengan realisasi aktual, yang bisa disebabkan oleh perubahan kondisi pasar atau permintaan pelanggan.

    • Varians Biaya muncul dari selisih antara biaya yang dianggarkan dan biaya aktual, sering dianalisis lebih lanjut dalam konteks biaya bahan, tenaga kerja, dan overhead. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])

  3. Varians Berdasarkan Sumbernya

    • Varians Harga (Price Variance): Menunjukkan perbedaan antara harga anggaran dan harga realisasi untuk suatu item atau layanan. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])

    • Varians Kuantitas (Quantity Variance): Perbedaan yang disebabkan oleh volume atau jumlah unit yang berbeda dari yang direncanakan.

    • Varians Volume: Dampak perubahan volume produksi atau aktivitas terhadap anggaran.

  4. Varians Berdasarkan Lingkup Anggaran

    • Varians Anggaran Operasional: Terkait dengan anggaran operasional organisasi seperti biaya tenaga kerja, biaya administrasi, dan lain-lain. ([Lihat sumber Disini - ejournal.stiepena.ac.id])

    • Varians Anggaran Investasi: Perbedaan antara rencana investasi dan realisasinya dalam program pengembangan modal.


Penyebab Terjadinya Varians Anggaran

Penyebab terjadinya varians anggaran sangat beragam dan bisa berasal dari faktor internal maupun eksternal organisasi.

  1. Perencanaan Anggaran yang Tidak Akurat
    Ketidakakuratan asumsi dasar dalam menyusun anggaran seperti perkiraan biaya, pendapatan, atau fluktuasi harga bahan baku dapat menyebabkan varians besar ketika realisasi berbeda dengan asumsi awal. ([Lihat sumber Disini - journalcenter.org])

  2. Perubahan Kondisi Ekonomi dan Pasar

    Faktor eksternal seperti perubahan harga pasar, inflasi, atau fluktuasi permintaan konsumen dapat memengaruhi realisasi anggaran, terutama untuk varians pendapatan dan biaya input produksi.

  3. Kinerja Operasional

    Kinerja operasional yang rendah atau tinggi dibandingkan dengan target dapat menyebabkan perbedaan antara anggaran dan realisasi, misalnya karena efisiensi produksi atau gangguan operasional.

  4. Faktor Kebijakan atau Regulasi

    Kebijakan pemerintah atau perubahan regulasi yang tidak terduga dapat mempengaruhi anggaran organisasi, terutama pada sektor yang sangat diatur.

  5. Kesalahan Administratif

    Kesalahan dalam pencatatan, estimasi atau pelaporan data anggaran dapat menciptakan perbedaan yang signifikan di akhir periode anggaran.


Analisis Varians Anggaran

Analisis varians anggaran adalah proses sistematis untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengeksplorasi penyebab perbedaan antara anggaran dan realisasi aktual. Tujuan utamanya adalah memahami akar penyebab varians dan menilai implikasinya terhadap kinerja organisasi.

Proses analisis varians dimulai dengan menghitung selisih antara nilai anggaran dan realisasi untuk item tertentu, kemudian mengklasifikasikan varians tersebut berdasarkan jenisnya (misalnya favorable atau unfavorable), dan akhirnya mengevaluasi faktor penyebabnya. Hasil analisis ini digunakan untuk membuat rekomendasi perbaikan terhadap asumsi anggaran, strategi pengendalian biaya, atau perencanaan operasional berikutnya. ([Lihat sumber Disini - floqast.com])

Analisis varians juga mencakup penelusuran varian yang paling material atau signifikan, sehingga manajemen bisa menerapkan pendekatan pengendalian berdasarkan pengecualian (management by exception). Dengan fokus pada varian yang signifikan, manajemen dapat lebih cepat merespons isu yang membutuhkan perhatian strategis. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])


Varians Anggaran Sebagai Alat Evaluasi Kinerja

Varians anggaran bukan sekadar angka numerik, melainkan alat evaluasi kinerja yang krusial bagi organisasi. Dengan mengukur perbedaan antara rencana dan realisasi, organisasi dapat menilai seberapa baik operasi atau unit bisnis tertentu berfungsi dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan.

Evaluasi kinerja melalui varians menyediakan informasi komparatif antara periode anggaran yang berbeda, sehingga tren positif atau negatif dapat dengan jelas terlihat. Tren varians yang sering menunjukkan varians favorable dapat mengindikasikan efektivitas perencanaan serta pelaksanaan program, sedangkan varians unfavorable yang konsisten mungkin mengindikasikan masalah serius dalam strategi anggaran atau eksekusinya. Analisis varians juga membantu dalam mengidentifikasi area di mana kinerja tidak memenuhi harapan sehingga tindakan korektif dapat cepat diambil.


Peran Varians Anggaran dalam Pengendalian Manajemen

Varians anggaran memainkan peran sentral dalam sistem pengendalian manajemen modern. Anggaran pada dasarnya merupakan rencana operasional dan alat pengendalian yang mencerminkan strategi organisasi dalam periode tertentu. Varians yang terjadi memberikan panggilan bangun bagi manajemen untuk mengevaluasi proses internal, asumsi anggaran, serta efektivitas pengendalian biaya.

Dengan menjalankan analisis varians secara periodik, manajemen dapat menyesuaikan strategi operasional, memperbaiki asumsi dasar anggaran, dan melakukan realokasi sumber daya jika diperlukan. Pengendalian berbasis varians membantu memastikan bahwa organisasi tetap berada dalam batas-batas anggaran yang realistis dan dapat memitigasi risiko financial akibat perencanaan yang kurang tepat atau kejadian eksternal yang tidak terduga.


Kesimpulan

Varians anggaran merupakan selisih antara anggaran yang direncanakan dengan realisasi aktualnya, yang mencerminkan efektivitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian anggaran dalam sebuah organisasi. Definisi varians anggaran secara umum hingga menurut para ahli menunjukkan bahwa varians adalah indikator penting dalam evaluasi kinerja finansial yang sistematis. Varians ini dapat dikategorikan berdasarkan sifat, sumber, dan dampaknya, seperti varians favorable dan unfavorable, varians pendapatan dan biaya, serta varians berdasarkan komponen anggaran tertentu. Penyebab varians anggaran beragam, mulai dari perencanaan yang tidak akurat hingga perubahan kondisi eksternal dan faktor operasional. Melalui analisis varians yang tepat, organisasi dapat mengidentifikasi penyebab perbedaan tersebut, mengambil langkah perbaikan, serta mengevaluasi kinerja dengan lebih objektif. Akhirnya, varians anggaran berperan sebagai alat evaluasi kinerja dan pengendalian manajemen yang esensial dalam memastikan keputusan keuangan yang lebih baik dan pencapaian tujuan organisasi secara efektif.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Varians anggaran adalah selisih antara anggaran yang telah direncanakan dengan realisasi aktual dalam suatu periode tertentu. Varians ini digunakan untuk menilai ketepatan perencanaan anggaran dan efektivitas pelaksanaan kegiatan keuangan organisasi.

Jenis varians anggaran meliputi varians favorable dan unfavorable, varians pendapatan, varians biaya, varians harga, varians kuantitas, serta varians volume. Setiap jenis varians memberikan informasi berbeda mengenai kinerja anggaran.

Varians anggaran dapat terjadi karena perencanaan anggaran yang kurang akurat, perubahan kondisi ekonomi, fluktuasi harga pasar, kinerja operasional yang tidak sesuai target, perubahan kebijakan, serta kesalahan administrasi atau pencatatan.

Analisis varians anggaran penting karena membantu manajemen mengidentifikasi penyebab perbedaan antara anggaran dan realisasi, mengevaluasi kinerja keuangan, serta menentukan tindakan korektif untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran.

Varians anggaran berperan sebagai alat evaluasi kinerja dengan membandingkan hasil aktual terhadap rencana yang telah ditetapkan. Varians ini membantu menilai efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas unit kerja atau organisasi secara keseluruhan.

Varians anggaran digunakan dalam pengendalian manajemen untuk memantau pelaksanaan anggaran, mendeteksi penyimpangan sejak dini, serta menjadi dasar pengambilan keputusan strategis dalam pengelolaan sumber daya organisasi.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Varians Data: Pengertian, Rumus, dan Contoh Varians Data: Pengertian, Rumus, dan Contoh Anggaran Keuangan: Konsep dan Pengendalian Anggaran Keuangan: Konsep dan Pengendalian Budgetary Control: Konsep dan Efisiensi Biaya Budgetary Control: Konsep dan Efisiensi Biaya Budgetary Control: Konsep, Pengendalian Anggaran, dan Efisiensi Budgetary Control: Konsep, Pengendalian Anggaran, dan Efisiensi Uji Homogenitas Levene Test: Pengertian dan Contoh Uji Homogenitas Levene Test: Pengertian dan Contoh Uji Heteroskedastisitas: Jenis dan Cara Deteksi Uji Heteroskedastisitas: Jenis dan Cara Deteksi Statistik Parametrik vs Nonparametrik: Perbedaan dan Contoh Statistik Parametrik vs Nonparametrik: Perbedaan dan Contoh Uji t-Test Independen: Pengertian dan Cara Menghitungnya Uji t-Test Independen: Pengertian dan Cara Menghitungnya Indikator Kinerja: Pengertian, Fungsi, dan Contoh dalam Penelitian Indikator Kinerja: Pengertian, Fungsi, dan Contoh dalam Penelitian Sistem Penilaian Kinerja: Konsep, Metode Evaluasi, dan Objektivitas Sistem Penilaian Kinerja: Konsep, Metode Evaluasi, dan Objektivitas Homogenitas Data: Pengertian dan Uji Statistiknya Homogenitas Data: Pengertian dan Uji Statistiknya Evaluasi Kinerja: Konsep, Penilaian Kerja, dan Umpan Balik Evaluasi Kinerja: Konsep, Penilaian Kerja, dan Umpan Balik Evaluasi Kinerja Guru: Instrumen dan Contoh Evaluasi Kinerja Guru: Instrumen dan Contoh Kinerja Organisasi: Konsep, Pengukuran, dan Pencapaian Tujuan Kinerja Organisasi: Konsep, Pengukuran, dan Pencapaian Tujuan Sistem Informasi Perjalanan Dinas Sistem Informasi Perjalanan Dinas Sistem Web Penilaian Kinerja Dosen Sistem Web Penilaian Kinerja Dosen Kinerja Karyawan: Konsep, Indikator Kinerja, dan Evaluasi Kerja Kinerja Karyawan: Konsep, Indikator Kinerja, dan Evaluasi Kerja Analisis Kovarians (ANCOVA): Konsep dan Aplikasi Analisis Kovarians (ANCOVA): Konsep dan Aplikasi Kinerja Keuangan: Konsep, Rasio Keuangan, dan Profitabilitas Kinerja Keuangan: Konsep, Rasio Keuangan, dan Profitabilitas Kinerja Keuangan Perusahaan: Konsep, Indikator, dan Evaluasi Kinerja Keuangan Perusahaan: Konsep, Indikator, dan Evaluasi
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…