Terakhir diperbarui: 15 December 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 15 December). Dampak Kekurangan Iodium terhadap Perkembangan Kognitif. SumberAjar. Retrieved 14 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/dampak-kekurangan-iodium-terhadap-perkembangan-kognitif  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Dampak Kekurangan Iodium terhadap Perkembangan Kognitif - SumberAjar.com

Dampak Kekurangan Iodium terhadap Perkembangan Kognitif

Pendahuluan

Perkembangan kognitif merupakan fondasi utama kemampuan berpikir, memahami, dan belajar pada anak dan remaja. Kekurangan nutrisi tertentu dapat berdampak signifikan terhadap perkembangan ini, termasuk kekurangan iodium, mineral esensial yang terlibat dalam fungsi otak melalui produksi hormon tiroid. Permasalahan kekurangan iodium masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di banyak wilayah, termasuk Indonesia, dan telah dikaitkan dengan penurunan kemampuan berpikir dan prestasi belajar anak sekolah. [Lihat sumber Disini - journal.stikeshangtuah-sby.ac.id]


Definisi Dampak Kekurangan Iodium terhadap Perkembangan Kognitif

Definisi Dampak Kekurangan Iodium secara Umum

Dampak kekurangan iodium terhadap perkembangan kognitif merujuk pada efek negatif yang muncul ketika tubuh tidak mendapatkan cukup iodium untuk sintesis hormon tiroid, yang memainkan peran penting dalam pertumbuhan otak dan fungsi saraf. Kondisi ini dapat menyebabkan spektrum gangguan yang dikenal sebagai Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI), termasuk penurunan kemampuan intelektual, gangguan mental, serta hambatan dalam proses belajar dan berpikir. [Lihat sumber Disini - keslan.kemkes.go.id]

Definisi Dampak Kekurangan Iodium dalam KBBI

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan yodium/iodin sebagai unsur kimia bukan logam yang penting secara biologis dalam sintesis hormon tiroid. Kekurangan unsur ini akan menghasilkan konsekuensi fisiologis termasuk dalam fungsi otak, meskipun KBBI tidak menjelaskan istilah “dampak kekurangan iodium terhadap perkembangan kognitif” secara spesifik, konteksnya diturunkan dari peran biologis iodium itu sendiri. [Lihat sumber Disini - kbbi.web.id]

Definisi Dampak Kekurangan Iodium menurut Para Ahli

  • Hetzel (2000) menyatakan bahwa kekurangan iodium merupakan penyebab kerusakan otak yang dapat dicegah, menunjukkan bahwa kurangnya iodium selama fase perkembangan awal berdampak langsung pada fungsi kognitif di kemudian hari. [Lihat sumber Disini - repository.unhas.ac.id]

  • Bernal & Nunes (1995) menjelaskan bahwa kekurangan hormon tiroid akibat rendahnya asupan iodium menyebabkan gangguan proliferasi sel dan diferensiasi neurobiologis pada otak, yang kemudian berdampak negatif pada perkembangan kognitif. [Lihat sumber Disini - media.neliti.com]

  • Melse‐Boonstra & Jaiswal (2010) menunjukkan asosiasi antara status iodium yang rendah dan penurunan kapasitas intelektual, terutama pada populasi anak di daerah endemik. [Lihat sumber Disini - media.neliti.com]

  • WHO/UNICEF/ICCIDD (2007) memaparkan bahwa kekurangan iodium dalam populasi dapat menyebabkan spektrum gangguan otak dan sistem saraf yang mempengaruhi fungsi kognitif. [Lihat sumber Disini - repository.unhas.ac.id]


Peran Iodium dalam Fungsi Otak

Iodium merupakan mineral mikronutrien yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan harus diperoleh melalui makanan. Mineral ini penting untuk sintesis hormon tiroid (T3 dan T4) di kelenjar tiroid, yang berperan besar dalam pengaturan metabolisme, pertumbuhan fisik, dan fungsi sistem saraf. Kekurangan iodium memengaruhi produksi hormon ini sehingga berdampak pada perkembangan otak, terutama dalam periode kritis neurogenesis pada janin dan anak-anak. [Lihat sumber Disini - keslan.kemkes.go.id]

Hormon tiroid memiliki peran vital dalam proses proliferasi, migrasi, dan diferensiasi sel saraf, serta pembentukan myelin dan sinapsis yang merupakan dasar kemampuan belajar dan memori. Ketika pasokan hormon ini berkurang akibat kekurangan iodium, perkembangan struktur otak terganggu, yang tercermin melalui skor IQ lebih rendah serta fungsi kognitif yang terhambat. [Lihat sumber Disini - media.neliti.com]

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa status iodium yang tidak mencukupi pada masa awal kehidupan dapat berpengaruh negatif terhadap IQ serta kemampuan bahasa, logika, dan pemecahan masalah pada anak sekolah. [Lihat sumber Disini - media.neliti.com]


Faktor Penyebab Kekurangan Iodium

Beberapa faktor memengaruhi risiko terjadinya kekurangan iodium dalam populasi:

  1. Asupan makanan rendah iodium: Diet yang tidak mencukupi sumber kaya iodium seperti garam beryodium, makanan laut, atau produk susu meningkatkan risiko defisiensi. [Lihat sumber Disini - alodokter.com]

  2. Faktor geografis: Wilayah dengan tanah miskin iodium (misalnya dataran tinggi) cenderung menghasilkan makanan yang juga rendah iodium, sehingga populasi lokal lebih rentan terhadap defisiensi. [Lihat sumber Disini - keslan.kemkes.go.id]

  3. Pengaruh goitrogen: Konsumsi zat goitrogenik (misalnya pada beberapa jenis sayuran) dalam jumlah besar dapat menghambat penyerapan iodium di tiroid. [Lihat sumber Disini - ahligizi.id]

  4. Kurangnya fortifikasi garam: Program fortifikasi garam dengan iodium tidak merata atau tidak mencapai semua kelompok masyarakat, sehingga target kesehatan masyarakat belum sepenuhnya tercapai. [Lihat sumber Disini - repository.poltekkesjkt2.ac.id]

  5. Faktor sosioekonomi dan pengetahuan: Tingkat pendidikan dan status sosial ekonomi dapat memengaruhi pola konsumsi makanan tinggi iodium dan perilaku pencegahan defisiensi. [Lihat sumber Disini - jim.unisma.ac.id]


Dampak Kekurangan Iodium pada Kognitif Anak

Kekurangan iodium secara kronis berdampak buruk pada perkembangan otak anak, yang dapat muncul sebagai penurunan fungsi kognitif, kemampuan verbal, dan performa akademik. Beberapa penelitian epidemiologis menunjukkan bahwa populasi di daerah endemik kekurangan iodium memiliki proporsi IQ yang lebih rendah dibanding kelompok yang cukup iodium. [Lihat sumber Disini - media.neliti.com]

Dalam kasus parah, defisiensi iodium pada anak dapat menyebabkan kretinisme, kondisi berat yang ditandai dengan retardasi mental, keterlambatan perkembangan motorik dan fungsi otak lainnya. [Lihat sumber Disini - keslan.kemkes.go.id]

Anak-anak dengan status iodium kurang juga cenderung menunjukkan nilai prestasi belajar yang lebih rendah, terutama dalam aspek matematika, bahasa, dan fungsi eksekutif, meskipun faktor lain seperti stimulasi lingkungan juga memengaruhi kemampuan ini. [Lihat sumber Disini - journal.stikeshangtuah-sby.ac.id]


Hubungan Status Iodium dengan Prestasi Belajar

Status iodium yang rendah berkorelasi dengan prestasi belajar yang menurun pada anak sekolah. Penelitian di beberapa daerah menunjukkan bahwa gangguan akibat kekurangan iodium berkaitan dengan rendahnya nilai rapor siswa serta kemampuan memproses informasi, konsentrasi, dan penyelesaian tugas akademik. [Lihat sumber Disini - journal.stikeshangtuah-sby.ac.id]

Selain itu, studi lain melaporkan bahwa ketika status iodium cukup, kemampuan kognitif dan performa akademik anak cenderung lebih baik, menegaskan hubungan antara nutrisi mikronutrien ini dengan kualitas pembelajaran. [Lihat sumber Disini - media.neliti.com]

Faktor anemia juga dapat memperburuk prestasi belajar, karena kombinasi defisiensi iodium dengan anemia berhubungan dengan kesulitan berpikir logis dan konsentrasi, yang berdampak negatif pada hasil belajar secara keseluruhan. [Lihat sumber Disini - jurnal.ugm.ac.id]


Upaya Pencegahan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium

Pencegahan kekurangan iodium meliputi beberapa intervensi:


Kesimpulan

Kekurangan iodium memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan kognitif, terutama pada anak dan remaja, karena mineral ini krusial dalam produksi hormon tiroid yang mendukung fungsi otak dan pertumbuhan neuron. Dampak ini mencakup penurunan IQ, hambatan kognitif, serta prestasi belajar yang menurun. Faktor risiko kekurangan iodium termasuk pola diet rendah iodium, kondisi geografis, serta pengetahuan dan status sosial ekonomi. Pencegahan melalui fortifikasi garam, edukasi gizi, dan monitoring status iodium sangat penting untuk meningkatkan kualitas perkembangan intelektual generasi masa depan.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Kekurangan iodium adalah kondisi ketika tubuh tidak mendapatkan asupan iodium yang cukup untuk memproduksi hormon tiroid secara optimal, sehingga dapat mengganggu fungsi metabolisme, pertumbuhan, dan perkembangan otak.

Iodium berperan dalam pembentukan hormon tiroid yang sangat penting untuk perkembangan otak, pembentukan sel saraf, mielinisasi, serta fungsi memori dan kemampuan belajar, terutama pada masa anak dan janin.

Kekurangan iodium pada anak dapat menyebabkan penurunan kecerdasan, gangguan konsentrasi, hambatan perkembangan kognitif, prestasi belajar rendah, hingga gangguan mental pada kondisi yang berat.

Ya, status iodium yang rendah berhubungan dengan penurunan prestasi belajar karena fungsi kognitif, daya ingat, dan kemampuan berpikir anak menjadi tidak optimal.

Penyebab kekurangan iodium antara lain rendahnya konsumsi garam beryodium, faktor geografis dengan tanah miskin iodium, konsumsi makanan goitrogenik berlebihan, serta kurangnya pengetahuan gizi masyarakat.

Pencegahan kekurangan iodium dapat dilakukan melalui konsumsi garam beryodium, edukasi gizi, pemantauan status iodium, serta kebijakan fortifikasi pangan secara berkelanjutan.

Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Beban Kognitif: Konsep dan Proses Belajar Beban Kognitif: Konsep dan Proses Belajar Risiko Kekurangan Nutrisi: Konsep, Identifikasi, dan Pencegahan Risiko Kekurangan Nutrisi: Konsep, Identifikasi, dan Pencegahan Bias Kognitif: Jenis, Dampak, dan Cara Menghindarinya Bias Kognitif: Jenis, Dampak, dan Cara Menghindarinya Fleksibilitas Kognitif: Konsep dan Adaptasi Fleksibilitas Kognitif: Konsep dan Adaptasi Risiko Kekurangan Nutrisi: Konsep dan Pencegahan Risiko Kekurangan Nutrisi: Konsep dan Pencegahan Faktor yang Mempengaruhi Kekurangan Zat Besi pada Anak Faktor yang Mempengaruhi Kekurangan Zat Besi pada Anak Distorsi Kognitif: Konsep dan Implikasi Psikologis Distorsi Kognitif: Konsep dan Implikasi Psikologis Bias Kognitif Sosial: Konsep dan Pengaruhnya Bias Kognitif Sosial: Konsep dan Pengaruhnya Peran Zat Besi dalam Pertumbuhan Anak Peran Zat Besi dalam Pertumbuhan Anak Dampak Kurang Minum terhadap Fungsi Kognitif Dampak Kurang Minum terhadap Fungsi Kognitif Dampak Kekurangan Asam Folat pada Pertumbuhan Janin Dampak Kekurangan Asam Folat pada Pertumbuhan Janin Gangguan Memori: Definisi, Penyebab, dan Penanganan Gangguan Memori: Definisi, Penyebab, dan Penanganan Skema Kognitif: Konsep dan Pembentukan Makna Skema Kognitif: Konsep dan Pembentukan Makna Dampak Kekurangan Vitamin B Kompleks Dampak Kekurangan Vitamin B Kompleks Empati Kognitif dan Emosional Empati Kognitif dan Emosional Faktor Penyebab Kekurangan Energi Kronis Faktor Penyebab Kekurangan Energi Kronis Beban Mental: Konsep dan Performa Beban Mental: Konsep dan Performa Memori Kerja: Konsep dan Fungsi Eksekutif Memori Kerja: Konsep dan Fungsi Eksekutif Gangguan Memori: Konsep, Faktor Penyebab, dan Dampak Gangguan Memori: Konsep, Faktor Penyebab, dan Dampak Risiko Kekurangan Vitamin A pada Balita Risiko Kekurangan Vitamin A pada Balita
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…