Terakhir diperbarui: 06 December 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 6 December). Dokumentasi Sistem: Jenis dan Contoh. SumberAjar. Retrieved 14 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/dokumentasi-sistem-jenis-dan-contoh  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Dokumentasi Sistem: Jenis dan Contoh - SumberAjar.com

Dokumentasi Sistem: Jenis dan Contoh

Pendahuluan

Seiring semakin kompleksnya proyek pengembangan perangkat lunak atau sistem informasi, dokumentasi menjadi elemen penting yang tidak bisa diabaikan. Dokumentasi sistem membantu pengembang, tim pemeliharaan, pengguna, hingga pemangku kepentingan memahami bagaimana sistem bekerja, mulai dari kebutuhan awal, desain, implementasi, hingga penggunaan dan pemeliharaan. Tanpa dokumentasi yang baik, proyek berisiko mengalami miskomunikasi, kesulitan pemeliharaan, dan penurunan kualitas sistem. Oleh karena itu, penting memahami apa itu dokumentasi sistem, jenis-jenisnya, struktur ideal, serta penerapan nyata seperti dokumen SRS, API docs, atau panduan pengguna. Artikel ini membahas hal-hal tersebut secara mendalam.


Definisi Dokumentasi Sistem

Definisi Dokumentasi Sistem Secara Umum

Dokumentasi sistem, sering disebut juga dokumentasi perangkat lunak, merujuk pada kumpulan dokumen tertulis, diagram, panduan teknis, serta artefak lain yang menjelaskan aspek-aspek suatu sistem atau perangkat lunak: bagaimana sistem dirancang, dibangun, diuji, digunakan, dan dipelihara. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Dokumentasi mencakup informasi bagi berbagai pihak: pengembang, administrator sistem, pengguna akhir, dan pemangku kepentingan lainnya. [Lihat sumber Disini - techtarget.com]

Definisi Dokumentasi Sistem dalam KBBI

Menurut kaidah umum dokumentasi (aturan standar dokumentasi), “dokumentasi” adalah bahan tertulis atau media lain yang digunakan untuk menjelaskan, menggambarkan, atau menginstruksikan tentang atribut, prosedur, instalasi, perakitan, pemeliharaan, dan penggunaan suatu sistem, baik hardware, software, atau prosedur kerja. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Dalam konteks sistem/perangkat lunak, definisi ini menekankan bahwa dokumentasi tidak hanya bersifat opsional atau pelengkap, melainkan bagian integral dari sistem tersebut. [Lihat sumber Disini - publikasi.dinus.ac.id]

Definisi Dokumentasi Sistem Menurut Para Ahli

Berikut beberapa definisi dari literatur/penelitian:

  • Menurut penelitian “Software Systems Documentation: A Systematic Review”: dokumentasi sistem didefinisikan sebagai proses sistematis dalam membuat dan mengelola artefak dokumentasi software yang menjelaskan sistem, mulai dari proses pengembangan hingga produk akhir. [Lihat sumber Disini - researchgate.net]

  • Menurut artikel akademik di STMIK (Hasan, 2022), dokumentasi adalah proses menyediakan dokumen dengan bukti akurat berdasarkan pencatatan dari berbagai sumber, sebagai bagian dari manajemen informasi sistem, bukan sekadar catatan, tapi bagian dari sistem manajemen dokumentasi. [Lihat sumber Disini - ejournal.stmik-tm.ac.id]

  • Dalam artikel “Penyusunan Dokumentasi Sistem pada Perancangan Web” (Maghfira, 2023), dikatakan bahwa sebuah program komputer belum bisa dianggap sebagai perangkat lunak penuh tanpa dokumentasi, dokumentasi membuat pengembang dan tim bisa memahami, menguji, dan memelihara sistem secara efektif. [Lihat sumber Disini - journal.nurulfikri.ac.id]

  • Berdasarkan ulasan di situs pengembangan software, dokumentasi membantu menggambarkan apa yang dilakukan pengembang saat membuat software, serta apa yang harus dilakukan pengguna atau tim operasional saat menggunakan atau memelihara sistem. [Lihat sumber Disini - techtarget.com]


Jenis Dokumentasi Sistem

Dalam pengembangan sistem/perangkat lunak, dokumentasi bisa dikategorikan ke beberapa jenis berdasarkan tujuan dan audiens. Berikut jenis-jenis utama:

  • Dokumentasi Teknis (Technical / System Documentation)

  • Dokumentasi Pengguna (User Documentation / End-user Documentation)

  • Dokumentasi Proses (Process / Development Documentation)

  • Dokumentasi Arsitektur & Desain (Architecture / Design Documentation)

Dokumentasi Teknis

Dokumentasi teknis ditujukan untuk developer, tim pemeliharaan, dan administrator sistem. Isinya mencakup spesifikasi kode, API, konfigurasi, diagram sistem, komentar kode, dan panduan operasional teknis. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Dokumentasi ini penting agar logika sistem, struktur kode, antarmuka (interface), dan konfigurasi bisa dipahami dan dipelihara dengan baik. [Lihat sumber Disini - altamira.ai]

Dokumentasi Pengguna

Dokumentasi ini ditujukan kepada pengguna akhir, bisa user aplikasi, administrator sistem, atau support staff. Bentuknya bisa user guide, manual penggunaan, help file, FAQ, panduan instalasi atau konfigurasi awal, dan panduan troubleshooting. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Tujuannya memandu pengguna agar bisa menggunakan sistem dengan benar, memahami fitur, dan meminimalkan kesalahan penggunaan. [Lihat sumber Disini - techtarget.com]

Dokumentasi Proses

Dokumentasi proses mencatat seluruh tahapan pengembangan sistem, mulai dari analisis kebutuhan, desain, implementasi, testing, hingga deployment dan pemeliharaan. Dokumentasi ini berguna sebagai referensi, audit, perencanaan ulang, dan pelacakan versi sistem. [Lihat sumber Disini - thesai.org]

Selain itu, dalam banyak organisasi, dokumentasi proses membantu manajer proyek dalam perencanaan, anggaran, dan penjadwalan. [Lihat sumber Disini - publikasi.dinus.ac.id]

Dokumentasi Arsitektur & Desain (Architecture / Design Documentation)

Dokumentasi ini menggambarkan arsitektur sistem, komponen, modul, interaksi antar modul, alur data, desain basis data, diagram sistem, model desain dan desain fungsional. Ini penting agar tim pengembang dan stakeholders bisa memiliki gambaran besar dan struktur sistem secara konsisten. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Documentation jenis ini menjadi dasar saat pengembangan, pemeliharaan, dan modifikasi sistem agar kualitas arsitektur tetap terjaga. [Lihat sumber Disini - perforce.com]


Struktur Dokumentasi Sistem yang Baik

Agar dokumentasi sistem bisa efektif, perlu struktur yang baik dan konsisten. Berikut aspek-aspek struktur yang ideal:

  • Deskripsi tujuan dan ruang lingkup sistem, apa yang dilakukan sistem dan untuk siapa.

  • Spesifikasi kebutuhan dan fungsionalitas (functional/requirements specification), termasuk requirement fungsional dan non-fungsional. [Lihat sumber Disini - perforce.com]

  • Desain arsitektur dan struktur sistem, diagram modul, alur data, relasi, dependensi.

  • Dokumentasi kode dan API, penjelasan interface, library, modul, konfigurasi, komentar kode.

  • Panduan pengguna, manual penggunaan, konfigurasi, instalasi, panduan fitur, FAQ atau panduan troubleshooting.

  • Dokumentasi proses, catatan desain, implementasi, testing, versi, perubahan, maintenance history, catatan bug/perbaikan.

  • Dokumentasi operasional/pemeliharaan, panduan deployment, backup, pemulihan, monitoring, konfigurasi lingkungan, panduan upgrade.

  • Metadata dokumentasi, versi dokumen, tanggal pembaruan, penulis, daftar isi, indeks, referensi.

Dengan struktur seperti ini, dokumentasi mudah dibaca, dipelihara, dan di-update, sangat membantu dalam lifecycle sistem jangka panjang.


Tools untuk Dokumentasi Sistem

Dalam praktik modern, dokumentasi tidak selalu dibuat manual. Ada alat (tools) dan metode yang membantu membuat, mengelola, dan memperbarui dokumentasi:

Penggunaan tools seperti ini membantu menjaga konsistensi, kemudahan akses, kolaborasi tim, dan menjaga dokumentasi agar tetap up-to-date.


Contoh Dokumentasi Sistem

Berikut beberapa contoh nyata dokumentasi sistem yang umum digunakan dalam pengembangan perangkat lunak:

SRS (Software Requirements Specification)

Dokumen SRS mendeskripsikan kebutuhan sistem: apa tujuan perangkat lunak, fungsi utama, batasan, antarmuka, serta kebutuhan fungsional dan non-fungsional. [Lihat sumber Disini - perforce.com]

SRS berfungsi sebagai blueprint awal untuk tim pengembang dan pemangku kepentingan agar semua pihak memiliki pemahaman yang sama terhadap sistem yang akan dibangun. [Lihat sumber Disini - perforce.com]

API Documentation / Technical API Docs

Dokumentasi API atau antarmuka sistem dipakai untuk menjelaskan bagaimana modul, layanan, atau komponen sistem bisa saling berinteraksi, misalnya fungsi API, parameter, output, autentikasi, contoh penggunaan. Ini bagian dari dokumentasi teknis. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Dokumentasi API yang baik memudahkan developer lain atau tim integrasi untuk menggunakan layanan dengan benar serta meminimalkan kesalahan integrasi. [Lihat sumber Disini - thesai.org]

User Guide / Manual Pengguna

Dokumentasi ini ditujukan bagi pengguna akhir, berisi panduan instalasi, cara menggunakan fitur, konfigurasi, FAQ, dan panduan pemecahan masalah. Ini memastikan pengguna dapat memanfaatkan sistem dengan benar dan efisien. [Lihat sumber Disini - techtarget.com]

Dengan user guide, dukungan pengguna (support) dan adopsi sistem menjadi lebih mudah, serta meminimalkan kesalahpahaman atau frustrasi dari pengguna.


Pentingnya Dokumentasi dalam Pengembangan

Mengabaikan dokumentasi sering menimbulkan banyak masalah: kesulitan maintenance, onboarding anggota tim baru, miskomunikasi, dan risiko bug atau kegagalan sistem. Beberapa argumen mengapa dokumentasi sangat penting:

  • Dokumentasi memungkinkan transfer pengetahuan antar anggota tim, termasuk developer baru, maintenance engineer, dan pemangku kepentingan. [Lihat sumber Disini - knowmax.ai]

  • Dokumentasi membantu mempercepat proses pengembangan, testing, dan deployment karena struktur, spesifikasi, dan panduan sudah tersusun dengan baik. [Lihat sumber Disini - journal.nurulfikri.ac.id]

  • Dokumentasi mendukung keberlanjutan sistem, ketika kode diubah, sistem diperluas atau dipelihara dalam jangka panjang, dokumentasi memudahkan pemahaman kembali terhadap struktur, desain, dan keputusan awal. [Lihat sumber Disini - researchgate.net]

  • Dokumentasi sebagai artefak formal bisa membantu audit, compliance, dan manajemen proyek, terutama pada sistem besar atau yang digunakan dalam lingkungan enterprise/organisasi. [Lihat sumber Disini - publikasi.dinus.ac.id]


Standar Penulisan Dokumentasi Profesional

Agar dokumentasi efektif, penulisannya harus memenuhi standar dokumentasi profesional:

  • Gunakan gaya bahasa formal, jelas, konsisten, dan mudah dibaca oleh audiens target (developer, pengguna, stakeholder).

  • Struktur dokumen harus konsisten: daftar isi, bagian kebutuhan/fungsionalitas, desain/arsitektur, panduan pengguna, panduan teknis, versi dokumen, metadata penulis dan tanggal revisi.

  • Dokumentasi harus selalu diperbarui ketika ada perubahan kode, fitur, atau desain, agar dokumentasi tetap relevan dan tidak kadaluarsa. Ini mencegah “documentation rot” (dokumen usang atau misleading). [Lihat sumber Disini - thesai.org]

  • Jika memungkinkan, gunakan tools otomatisasi (generator dokumentasi, repositori terpusat, sistem versi) agar dokumen mudah dikelola, diakses, dan dikolaborasikan. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

  • Pastikan dokumentasi teknis memadai untuk developer, sedangkan dokumentasi pengguna fokus pada kemudahan penggunaan dan pemahaman umum. Jangan mencampur gaya teknis terlalu dalam pada dokumentasi user-facing.


Kesimpulan

Dokumentasi sistem bukan sekadar pelengkap, tapi bagian fundamental dari lifecycle pengembangan perangkat lunak atau sistem informasi. Dengan dokumentasi yang baik (teknis, user, proses, arsitektur), tim pengembang mampu menjaga kualitas sistem, memudahkan pemeliharaan, mempercepat onboarding anggota baru, serta memastikan sistem tetap terkelola dengan baik dalam jangka panjang.

Standar penulisan profesional dan pemilihan tools yang tepat sangat membantu menjaga dokumentasi agar tetap konsisten, akurat, dan up-to-date. Oleh karena itu, setiap proyek sistem idealnya memprioritaskan dokumentasi sejak awal, bukan menunggu sampai akhir pengembangan.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Dokumentasi sistem adalah kumpulan catatan, penjelasan, diagram, dan panduan yang menjelaskan cara kerja, struktur, desain, penggunaan, serta pemeliharaan suatu sistem perangkat lunak atau sistem informasi.

Jenis utama dokumentasi sistem meliputi dokumentasi teknis, dokumentasi pengguna, dokumentasi proses pengembangan, dan dokumentasi arsitektur atau desain.

Dokumentasi penting karena membantu pengembang memahami sistem, memudahkan pemeliharaan, mempercepat onboarding anggota tim baru, serta memastikan keberlanjutan dan kualitas sistem dalam jangka panjang.

Contoh dokumentasi sistem antara lain Software Requirements Specification (SRS), dokumentasi API, user guide atau panduan penggunaan, dokumentasi desain arsitektur, dan catatan proses pengembangan.

Beberapa tools yang umum digunakan antara lain generator dokumentasi otomatis, sistem manajemen dokumen teknis, wiki internal, serta platform dokumentasi seperti Confluence, GitHub Pages, atau MkDocs.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Sistem Web Dokumentasi Kegiatan Sekolah Sistem Web Dokumentasi Kegiatan Sekolah Manajemen Proyek & Dokumentasi Sistem Manajemen Proyek & Dokumentasi Sistem Studi Dokumentasi: Pengertian dan Contohnya Studi Dokumentasi: Pengertian dan Contohnya Kualitas Dokumentasi Rekam Medis Elektronik Kualitas Dokumentasi Rekam Medis Elektronik Instrumen: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Pengumpulan Data beserta Sumber [PDF] Instrumen: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Pengumpulan Data beserta Sumber [PDF] Sistem Informasi Pelaporan dan Dokumentasi Digital Sekolah Sistem Informasi Pelaporan dan Dokumentasi Digital Sekolah Manajemen Konfigurasi Sistem Manajemen Konfigurasi Sistem Sistem Informasi Pengelolaan Event Kampus Sistem Informasi Pengelolaan Event Kampus Sistem Informasi Portfolio Siswa Sistem Informasi Portfolio Siswa Pengelolaan Data Penelitian dalam Akademik Pengelolaan Data Penelitian dalam Akademik Sistem Informasi Organisasi Mahasiswa Sistem Informasi Organisasi Mahasiswa Analisis Kebutuhan Sistem: Langkah dan Contoh Analisis Kebutuhan Sistem: Langkah dan Contoh Sistem Web Pelaporan Proyek Penelitian Sistem Web Pelaporan Proyek Penelitian UML: Jenis Diagram dan Fungsinya UML: Jenis Diagram dan Fungsinya Pengujian & Quality Assurance Sistem Pengujian & Quality Assurance Sistem Pemodelan & Diagram Sistem Pemodelan & Diagram Sistem Sistem Informasi Manajemen Proyek: Ciri dan Contoh Sistem Informasi Manajemen Proyek: Ciri dan Contoh Sistem Informasi Monitoring Praktikum Sistem Informasi Monitoring Praktikum Proses Maintenance dalam Siklus Hidup Sistem Proses Maintenance dalam Siklus Hidup Sistem Sistem Informasi Pengadaan Barang: Komponen dan Alurnya Sistem Informasi Pengadaan Barang: Komponen dan Alurnya
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…