
Jurnal Penyesuaian: Konsep, Jenis, dan Tujuan
Pendahuluan
Dalam praktik akuntansi, penyusunan laporan keuangan yang akurat dan terpercaya tidak hanya sekadar mencatat transaksi harian perusahaan, tetapi juga mencakup penyesuaian terhadap saldo akun tertentu pada akhir periode akuntansi. Penyesuaian ini dilakukan melalui entri yang disebut jurnal penyesuaian (adjusting entries), yang menjadi bagian penting dalam siklus akuntansi sebelum laporan keuangan disusun. Tanpa penyesuaian yang tepat, laporan keuangan bisa saja menunjukkan posisi keuangan yang tidak mencerminkan kenyataan, sehingga dapat menyesatkan pengguna informasi keuangan dalam pengambilan keputusan. Penyesuaian ini mengikuti prinsip akuntansi berbasis akrual, di mana pendapatan dan beban harus diakui pada periode terjadinya, bukan sekadar saat kas diterima atau dibayarkan. ([Lihat sumber Disini - accountingverse.com])
Definisi Jurnal Penyesuaian
Definisi Jurnal Penyesuaian Secara Umum
Jurnal penyesuaian adalah entri jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk mencatat pendapatan dan beban yang belum tercatat, serta menyesuaikan saldo akun agar mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Tujuan utama dari penyesuaian ini adalah untuk memastikan bahwa akun-akun dalam laporan keuangan menunjukkan jumlah yang sesuai berdasarkan kejadian ekonomi yang sesungguhnya, bukan hanya berdasarkan catatan kas. ([Lihat sumber Disini - jurnal.id])
Definisi Jurnal Penyesuaian dalam KBBI
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jurnal adalah catatan berisi transaksi keuangan yang dilakukan oleh suatu entitas, sedangkan penyesuaian berarti mengubah atau mengoreksi sesuatu agar sesuai dengan keadaan sebenarnya. Secara terminologis, jurnal penyesuaian dapat dimaknai sebagai catatan jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan saldo akun berdasarkan kondisi nyata pada akhir periode pelaporan. ([Lihat sumber Disini - smksriwijayawangon.sch.id])
Definisi Jurnal Penyesuaian Menurut Para Ahli
-
Weygandt, Kieso, dan Kimmel (2016) menyatakan bahwa jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi agar prinsip pengakuan pendapatan dan prinsip pencocokan terpenuhi dalam laporan keuangan. ([Lihat sumber Disini - accounting.binus.ac.id])
-
Haeruddin dan Hisnol Jamali (2021) dalam karya mereka mendefinisikan jurnal penyesuaian sebagai jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan saldo perkiraan agar mencerminkan keadaan sebenarnya sampai akhir periode pelaporan. ([Lihat sumber Disini - smksriwijayawangon.sch.id])
-
Siti Aisyah Siregar (2020) menyebut jurnal penyesuaian berfungsi untuk memisahkan biaya yang sudah menjadi beban pada suatu periode serta pendapatan yang sudah menjadi hak perusahaan pada periode yang tepat. ([Lihat sumber Disini - hmafeb.ulm.ac.id])
-
Sumber Edukasi Akuntansi BINUS menegaskan jurnal penyesuaian disusun pada akhir periode akuntansi untuk menyeimbangkan pendapatan dan beban dalam periode pengakuan yang sama, sesuai dengan prinsip akuntansi akrual. ([Lihat sumber Disini - accounting.binus.ac.id])
Tujuan Penyusunan Jurnal Penyesuaian
Tujuan utama penyusunan jurnal penyesuaian adalah untuk menghasilkan laporan keuangan yang tepat, akurat, dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku, khususnya prinsip pengakuan pendapatan (revenue recognition) dan prinsip pencocokan (matching principle). ([Lihat sumber Disini - accountingverse.com])
-
Memastikan Akurasi Laporan Keuangan
Dengan melakukan penyesuaian, perusahaan dapat memastikan bahwa saldo akun pendapatan dan beban yang dilaporkan sudah mencerminkan kejadian ekonomi yang terjadi pada periode tersebut. Ini penting agar laporan laba rugi dan neraca tidak menyesatkan pembaca laporan. ([Lihat sumber Disini - zahiraccounting.com]) -
Memenuhi Prinsip Akuntansi Berbasis Akrual
Karena akuntansi akrual mensyaratkan pendapatan dicatat saat diperoleh dan beban dicatat saat terjadi terlepas dari arus kasnya, jurnal penyesuaian menjadi alat untuk menerapkan prinsip tersebut secara konsisten dalam laporan keuangan. ([Lihat sumber Disini - accountingverse.com]) -
Membedakan Antara Periode Akuntansi
Jurnal penyesuaian membantu memisahkan transaksi yang terkait dengan periode yang berbeda, sehingga pendapatan dan beban tercatat hanya pada periode yang sesuai. Hal ini penting untuk analisis kinerja perusahaan per periode. ([Lihat sumber Disini - hmafeb.ulm.ac.id]) -
Mengoreksi Kesalahan Pencatatan Sementara
Beberapa transaksi mungkin telah dicatat tetapi perlu dikoreksi karena jumlahnya belum mencerminkan manfaat atau beban yang sesungguhnya pada periode berjalan. Jurnal penyesuaian membantu memperbaiki ketidaktepatan tersebut. ([Lihat sumber Disini - zahiraccounting.com])
Jenis-Jenis Jurnal Penyesuaian
Jurnal penyesuaian dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis transaksi yang membutuhkan penyesuaian agar akun-akun dalam neraca dan laporan laba rugi mencerminkan kondisi yang sebenarnya. ([Lihat sumber Disini - accountingverse.com])
-
Penyesuaian Akrual Pendapatan (Accrued Revenues)
Penyesuaian yang dibuat untuk mencatat pendapatan yang sudah diperoleh tetapi belum dicatat atau belum diterima dalam bentuk kas. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]) -
Penyesuaian Akrual Beban (Accrued Expenses)
Penyesuaian untuk biaya yang telah terjadi tetapi belum dibayar atau dicatat pada akhir periode. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]) -
Penyesuaian Beban Dibayar di Muka (Prepaid Expenses)
Digunakan untuk alokasi beban yang sudah dibayar di muka ke periode yang sesuai berdasarkan penggunaan atau manfaatnya. ([Lihat sumber Disini - accountingverse.com]) -
Penyesuaian Pendapatan Diterima di Muka (Unearned Revenues)
Penyesuaian untuk pendapatan yang diterima di muka dan seharusnya diakui sebagai pendapatan hanya jika jasa atau barang sudah diserahkan. ([Lihat sumber Disini - accountingverse.com]) -
Penyesuaian Penyusutan (Depreciation Adjustment)
Penyesuaian untuk mencatat beban penyusutan aset tetap selama periode berjalan. ([Lihat sumber Disini - accounting.binus.ac.id]) -
Penyesuaian Estimasi atau Cadangan
Penyesuaian untuk mencatat estimasi seperti cadangan kerugian piutang yang perlu dicatat agar mencerminkan potensi risiko piutang yang tidak tertagih. ([Lihat sumber Disini - zahiraccounting.com])
Jenis-jenis penyesuaian ini membantu memastikan bahwa akun-akun aset, liabilitas, pendapatan, dan beban mencerminkan nilai aktualnya pada akhir periode pelaporan. ([Lihat sumber Disini - accountingverse.com])
Transaksi yang Memerlukan Penyesuaian
Tidak semua transaksi dicatat secara lengkap saat terjadi. Beberapa transaksi membutuhkan penyesuaian pada akhir periode akuntansi agar laporan keuangan menggambarkan keadaan sebenarnya. ([Lihat sumber Disini - jurnal.id])
-
Pendapatan yang Belum Dicatat
Misalnya perusahaan telah menyediakan layanan tetapi belum mencatat pendapatan atau belum menerima kas. Penyesuaian dilakukan untuk mencatat piutang dan pendapatan yang telah diperoleh. ([Lihat sumber Disini - accountingverse.com]) -
Beban yang Terjadi tetapi Belum Dibayar
Contohnya seperti biaya gaji yang masih harus dibayar pada akhir periode. Penyesuaian mencatat utang dan beban yang sebenarnya terjadi. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]) -
Pembayaran Dimuka yang Belum Digunakan Sepenuhnya
Seperti asuransi atau sewa dibayar di muka yang manfaatnya belum sepenuhnya digunakan dalam periode berjalan. ([Lihat sumber Disini - zahiraccounting.com]) -
Pendapatan Diterima di Muka
Kas telah diterima tetapi jasa atau barang belum diserahkan sepenuhnya. Penyesuaian mengakui bagian pendapatan yang sudah menjadi hak perusahaan. ([Lihat sumber Disini - accountingverse.com]) -
Aset Tetap yang Memerlukan Penyusutan
Aset tetap seperti bangunan atau mesin perlu disesuaikan untuk mencatat penyusutan yang terjadi selama periode berjalan. ([Lihat sumber Disini - accounting.binus.ac.id])
Transaksi-transaksi semacam ini menunjukkan bahwa pencatatan kas saja tidak cukup untuk mencerminkan kondisi keuangan perusahaan. Akuntan perlu melakukan penyesuaian agar laporan yang dihasilkan akurat dan sesuai dengan prinsip akuntansi. ([Lihat sumber Disini - accountingverse.com])
Dampak Jurnal Penyesuaian terhadap Laporan Keuangan
Penyusunan jurnal penyesuaian memiliki dampak signifikan terhadap laporan keuangan karena memastikan bahwa nilai-nilai yang dilaporkan mencerminkan keadaan ekonomi yang sebenarnya. ([Lihat sumber Disini - zahiraccounting.com])
-
Pengaruh pada Laporan Laba Rugi
Penyesuaian memastikan bahwa semua pendapatan dan beban yang terkait dengan periode pelaporan telah tercatat sehingga laba yang dilaporkan tidak terlalu tinggi atau rendah. ([Lihat sumber Disini - accountingverse.com]) -
Pengaruh pada Neraca
Akun-akun aset dan liabilitas akan disesuaikan sesuai dengan saldo sesungguhnya, misalnya piutang yang belum dicatat atau utang yang belum dibayar. ([Lihat sumber Disini - zahiraccounting.com]) -
Pengaruh pada Arus Kas
Walaupun jurnal penyesuaian tidak langsung mempengaruhi arus kas karena tidak melibatkan transaksi tunai, penyesuaian dapat membantu analisis arus kas dengan memberikan gambaran kuantitas pendapatan dan beban yang sesuai periode. ([Lihat sumber Disini - zahiraccounting.com]) -
Kesinambungan Siklus Akuntansi
Penyesuaian menjadi bagian penting dalam siklus akuntansi untuk menghasilkan laporan keuangan yang lengkap dan mematuhi prinsip akuntansi yang berlaku. ([Lihat sumber Disini - accountingverse.com])
Peran Jurnal Penyesuaian dalam Akuntansi Akrual
Dalam akuntansi berbasis akrual, jurnal penyesuaian berperan sebagai mekanisme untuk mengakui pendapatan dan beban pada periode yang benar. Prinsip akrual mensyaratkan bahwa transaksi harus diakui saat terjadi, bukan saat kas diterima atau dibayarkan. Jurnal penyesuaian membantu memenuhi prinsip ini dengan mencatat transaksi yang belum atau tidak terekam sepenuhnya pada periode berjalan. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])
Selain itu, jurnal penyesuaian memastikan prinsip pencocokan (matching principle) terpenuhi, di mana beban yang terjadi sepanjang periode dicocokkan dengan pendapatan yang terkait, sehingga laba bersih yang dilaporkan menjadi lebih akurat dan relevan untuk pengambilan keputusan. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])
Kesimpulan
Jurnal penyesuaian merupakan unsur penting dalam proses akuntansi yang berfungsi untuk menyesuaikan saldo akun agar mencerminkan keadaan ekonomi yang sebenarnya pada akhir periode pelaporan. Melalui jurnal penyesuaian, perusahaan dapat memastikan bahwa pendapatan dan beban dicatat pada periode yang tepat, mematuhi prinsip akuntansi akrual, serta menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan informatif. Proses ini melibatkan berbagai jenis penyesuaian yang berdampak pada neraca, laporan laba rugi, dan siap membantu manajemen serta pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan yang tepat berdasarkan data keuangan yang valid dan dapat dipercaya. ([Lihat sumber Disini - accountingverse.com])