
Pengaruh Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Ibu Hamil Minum Fe
Pendahuluan
Anemia karena kekurangan zat besi tetap menjadi masalah kesehatan penting pada ibu hamil di Indonesia. Pemberian tablet zat besi (Fe) selama kehamilan merupakan intervensi utama untuk mencegah anemia, meningkatkan kadar hemoglobin, serta mendukung kesehatan ibu dan janin. Namun efektivitas suplementasi ini sangat bergantung pada tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet Fe sesuai anjuran. Berbagai studi menunjukkan bahwa salah satu faktor yang sangat memengaruhi kepatuhan tersebut adalah dukungan dari keluarga. Oleh karena itu, artikel ini membahas bagaimana dukungan keluarga, baik dalam bentuk emosional, pengetahuan, maupun praktik, memengaruhi kepatuhan ibu hamil minum tablet Fe, faktor-faktor pendukung dan penghambatnya, serta implikasi bagi pencegahan anemia.
Definisi “Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Ibu Hamil Minum Fe”
Definisi Secara Umum
Dukungan keluarga merujuk pada segala bentuk bantuan, baik fisik, emosional, moral, maupun informasional, yang diberikan oleh anggota keluarga (suami, orang tua, mertua, anggota keluarga lain) kepada ibu hamil untuk mendukung kesehatan dan perilaku kehamilan, termasuk konsumsi tablet zat besi. Bentuk dukungan ini dapat memudahkan ibu dalam mematuhi anjuran kesehatan, seperti minum Fe secara teratur.
Definisi Menurut KBBI
Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), “dukungan” diartikan sebagai bantuan atau sokongan; “keluarga” sebagai sekelompok orang yang terikat ikatan darah, perkawinan, atau adopsi; dan “kepatuhan” sebagai ketaatan untuk menaati peraturan atau anjuran. Sehingga, secara harfiah, “dukungan keluarga terhadap kepatuhan ibu hamil minum Fe” berarti bantuan atau sokongan dari keluarga agar ibu hamil taat dan konsisten mengonsumsi tablet Fe sesuai anjuran.
Definisi Menurut Para Ahli
Berikut beberapa pandangan dari penelitian / literatur kesehatan:
-
Indriastuti NA dkk. (2017) menyatakan bahwa dukungan keluarga, terutama suami, sangat menentukan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet zat besi. [Lihat sumber Disini - repository.umy.ac.id]
-
Risma Asmari dkk. (2023) menemukan bahwa ibu hamil yang mendapatkan dukungan keluarga lebih cenderung patuh dalam konsumsi Fe. [Lihat sumber Disini - journals.uima.ac.id]
-
Astriana W (2024) mengemukakan bahwa pemberdayaan keluarga dalam perawatan kebidanan, termasuk edukasi kesehatan keluarga, meningkatkan kepatuhan ibu hamil minum Fe. [Lihat sumber Disini - jurnal.stikesmus.ac.id]
-
Dalema AS dkk. (2025) dalam penelitian di Manado menunjukkan bahwa dukungan keluarga adalah prediktor kuat kepatuhan ibu hamil konsumsi tablet Fe (OR signifikan). [Lihat sumber Disini - journal.unpacti.ac.id]
Dari ketiga definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga mencakup aspek pengetahuan, emosional, dan praktis, dan berfungsi sebagai mediator penting dalam mewujudkan kepatuhan ibu hamil terhadap suplementasi Fe.
Jenis Dukungan Keluarga dalam Konsumsi Tablet Fe
Dalam literatur dan penelitian lapangan, dukungan keluarga terhadap ibu hamil yang minum tablet Fe bisa dikategorikan sebagai berikut:
-
Dukungan Informasional / Edukatif, Keluarga memberikan informasi, penjelasan, dan pemahaman mengenai pentingnya tablet Fe, manfaatnya dan risiko jika tidak dikonsumsi. Hal ini termasuk mengingatkan ibu untuk minum Fe, menjelaskan manfaat untuk mencegah anemia dan menjaga kesehatan ibu & janin. Dalam penelitian oleh Risma Asmari dkk (2023), pengetahuan keluarga bersama pengetahuan ibu meningkatkan kepatuhan. [Lihat sumber Disini - journals.uima.ac.id]
-
Dukungan Emosional / Moral, Keluarga menunjukkan kepedulian melalui motivasi, semangat, dorongan batin agar ibu tetap minum Fe meski mungkin ada efek samping, serta memberi dukungan psikologis agar ibu merasa nyaman dan didukung.
-
Dukungan Praktis / Fungsional, Anggota keluarga membantu menyediakan tablet Fe, mengingatkan jadwal konsumsi, membantu mengatasi hambatan fisik (misalnya mual, lupa), menyediakan makanan pendukung penyerapan zat besi, atau mendampingi ke pelayanan kesehatan. Penelitian kualitatif di wilayah Puskesmas Arjowinangun (2024) menegaskan bahwa dukungan langsung keluarga kepada ibu hamil anemia sangat membantu dalam konsistensi konsumsi Fe. [Lihat sumber Disini - journal.universitaspahlawan.ac.id]
-
Dukungan Suami / Pasangan, Banyak studi menunjukkan bahwa suami sebagai bagian dari keluarga inti memiliki pengaruh besar, memberi dorongan, pengawasan, dan ikut serta dalam perawatan kehamilan, sehingga meningkatkan kepatuhan ibu terhadap tablet Fe. [Lihat sumber Disini - jkp.poltekkes-mataram.ac.id]
Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu
Kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet Fe tidak hanya dipengaruhi oleh dukungan keluarga, tetapi juga sejumlah faktor lain, antara lain:
-
Pengetahuan ibu tentang anemia dan pentingnya Fe, Ibu yang memiliki pengetahuan baik tentang manfaat dan risiko kekurangan zat besi lebih cenderung patuh. [Lihat sumber Disini - journals.uima.ac.id]
-
Peranan tenaga kesehatan, Pendampingan, edukasi, konsultasi dari bidan/dokter/petugas kesehatan memberi informasi, motivasi, dan pengawasan, sehingga membantu ibu patuh. [Lihat sumber Disini - journal.unpacti.ac.id]
-
Status ekonomi / sosial ekonomi keluarga, Dalam penelitian terbaru tahun 2025, status ekonomi di atas upah minimum lokal dikaitkan dengan kepatuhan yang lebih tinggi. [Lihat sumber Disini - jurnal.stikesalmaarif.ac.id]
-
Self-efficacy atau keyakinan ibu terhadap kemampuannya minum Fe secara rutin, Jika ibu merasa bisa menghadapi hambatan (mual, lupa, kesibukan), ia lebih mungkin terus minum tablet. [Lihat sumber Disini - jurnal.polkesban.ac.id]
-
Sikap dan persepsi ibu terhadap tablet Fe, Ibu yang melihat manfaat lebih besar daripada hambatan (efek samping, mitos, ketakutan) lebih cenderung minum secara rutin. [Lihat sumber Disini - jurnal.unismuhpalu.ac.id]
Hambatan dalam Mengonsumsi Tablet Fe
Meski sudah ada anjuran minum Fe, banyak ibu hamil gagal patuh karena sejumlah hambatan, antara lain:
-
Lupa minum, satu penelitian di 2023 melaporkan bahwa lupa adalah penyebab utama rendahnya kepatuhan. [Lihat sumber Disini - jurnal.unismuhpalu.ac.id]
-
Efek samping seperti mual, pusing, ketidaknyamanan pencernaan, yang membuat ibu enggan melanjutkan konsumsi. [Lihat sumber Disini - jurnal.permataindonesia.ac.id]
-
Kurangnya pengetahuan atau pemahaman tentang pentingnya tablet Fe, jika ibu dan keluarganya tidak sadar tentang risiko anemia, maka minum Fe dianggap tidak prioritas. [Lihat sumber Disini - journals.uima.ac.id]
-
Minimnya dukungan keluarga, tanpa dukungan, ibu mungkin tidak konsisten. Penelitian di Puskesmas Botolinggo 2024 menunjukkan 60% ibu yang tidak patuh menyebut kurangnya dukungan keluarga sebagai faktor utama. [Lihat sumber Disini - ejournal.unuja.ac.id]
-
Faktor ekonomi / keterbatasan sosial, keluarga dengan status ekonomi rendah kadang sulit menyediakan makanan pendukung absorpsi zat besi atau mendukung secara logistik. [Lihat sumber Disini - jurnal.stikesalmaarif.ac.id]
Pengaruh Pemahaman Keluarga terhadap Kepatuhan
Pemahaman keluarga tentang pentingnya tablet Fe sangat krusial. Ketika keluarga, terutama suami, memiliki pengetahuan memadai bahwa suplementasi zat besi bisa mencegah anemia dan komplikasi kehamilan, mereka cenderung mendukung ibu secara aktif: mengingatkan jadwal minum, menyediakan makanan kaya zat besi, menemani pemeriksaan, dan mendampingi saat efek samping. Penelitian pada 2023, 2025 menunjukkan bahwa kombinasi pengetahuan keluarga dan ibu terkait Fe menghasilkan tingkat kepatuhan yang lebih tinggi. [Lihat sumber Disini - journals.uima.ac.id] Sebaliknya, ketika pengetahuan rendah, dukungan dan kepatuhan pun menurun. [Lihat sumber Disini - jurnal.politasumbar.ac.id]
Peran Tenaga Kesehatan dalam Melibatkan Keluarga
Tenaga kesehatan (bidan, dokter, petugas Puskesmas) memiliki peran penting untuk memastikan bahwa ibu hamil bukan hanya menerima tablet Fe, tetapi juga didampingi dalam proses edukasi, konsultasi, dan pemantauan konsumsi. Studi tahun 2025 menunjukkan bahwa intervensi yang melibatkan keluarga, melalui penyuluhan kesehatan bersama suami/keluarga, meningkatkan kepatuhan secara signifikan. [Lihat sumber Disini - journal.unpacti.ac.id] Selain itu, tenaga kesehatan dapat membantu mengatasi hambatan seperti efek samping, dengan memberikan panduan diet, jadwal minum, dan manajemen efek samping, serta memfasilitasi dukungan keluarga terhadap ibu. [Lihat sumber Disini - e-journal.unair.ac.id]
Dampak Dukungan Keluarga terhadap Pencegahan Anemia
Dukungan keluarga yang baik, lewat penyuluhan, motivasi, pengawasan dan pendampingan, berdampak nyata pada tingkat kepatuhan minum tablet Fe, yang pada gilirannya membantu menurunkan risiko anemia pada ibu hamil. Studi di Simalungun (2023) menunjukkan bahwa dukungan keluarga berkorelasi signifikan dengan konsumsi Fe secara rutin. [Lihat sumber Disini - jurnal.stikeskesosi.ac.id] Sementara itu, penelitian terbaru menunjukkan bahwa kombinasi dukungan keluarga dan konsumsi Fe yang baik menurunkan prevalensi anemia pada ibu hamil dibandingkan kelompok tanpa dukungan. [Lihat sumber Disini - hsij.anandafound.com] Pencegahan anemia melalui suplementasi Fe tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan ibu (mengurangi risiko komplikasi, kelelahan, perdarahan), tetapi juga mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin, sehingga memiliki implikasi jangka panjang bagi kesehatan generasi selanjutnya.
Hubungan Dukungan dan Peningkatan Kepatuhan Fe
Berbagai penelitian kuantitatif dan kualitatif dari 2021, 2025 konsisten menunjukkan bahwa dukungan keluarga merupakan faktor prediktor signifikan kepatuhan ibu hamil minum Fe. Misalnya, studi di Manado tahun 2025 menunjukkan bahwa dari berbagai variabel (pengetahuan, ekonomi, peran petugas kesehatan), dukungan keluarga paling dominan dalam menentukan kepatuhan. [Lihat sumber Disini - journal.unpacti.ac.id] Studi di Puskesmas Botolinggo (2024) menunjukkan bahwa sebagian besar ibu yang patuh mendapatkan dukungan keluarga memadai, sedangkan mereka yang tidak patuh sering melaporkan kurangnya dukungan. [Lihat sumber Disini - ejournal.unuja.ac.id] Penelitian kualitatif juga menegaskan peran keluarga (terutama suami) sebagai “pendamping”, baik secara fisik, emosional, maupun informasional, dalam membantu ibu melewati tantangan konsumsi tablet Fe. [Lihat sumber Disini - journal.universitaspahlawan.ac.id]
Kesimpulan
Dukungan keluarga, dalam bentuk informasional, emosional, praktis, dan terutama dukungan dari suami/pasangan, terbukti menjadi faktor kunci yang memengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet Fe. Bersama dengan pengetahuan ibu dan peran tenaga kesehatan, dukungan keluarga bisa meningkatkan konsistensi minum Fe, sehingga secara efektif membantu mencegah anemia pada ibu hamil. Oleh karena itu, upaya pencegahan anemia harus melibatkan keluarga secara aktif: edukasi bersama ibu dan pasangan, penyuluhan rutin, serta pendekatan keluarga-sentris dalam layanan antenatal. Dengan demikian, suplementasi Fe tidak hanya menjadi kewajiban ibu semata, tetapi menjadi tanggung-jawab keluarga dan lingkungan, untuk kesehatan ibu dan generasi masa depan.