Terakhir diperbarui: 03 December 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 3 December). SPK Pemilihan Laptop untuk Mahasiswa Teknik. SumberAjar. Retrieved 14 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/spk-pemilihan-laptop-untuk-mahasiswa-teknik  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

SPK Pemilihan Laptop untuk Mahasiswa Teknik - SumberAjar.com

SPK Pemilihan Laptop untuk Mahasiswa Teknik

Pendahuluan

Perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan akademik mahasiswa membuat laptop menjadi perangkat krusial dalam mendukung proses perkuliahan, tugas, pemrograman, desain, hingga aktivitas penelitian. Terlebih untuk mahasiswa teknik, kebutuhan terhadap performa komputer,baik dari segi prosesor, RAM, penyimpanan maupun grafis,sering kali lebih tinggi dibanding program studi non-teknik. Namun, banyaknya pilihan laptop di pasaran dengan berbagai spesifikasi dan rentang harga yang luas membuat keputusan pembelian menjadi sulit. Oleh karena itu, dibutuhkan alat bantu untuk membantu calon pembeli memilih laptop yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan adalah melalui Sistem Pendukung Keputusan (SPK), yang memungkinkan penilaian berdasarkan beberapa kriteria secara terstruktur dan objektif. Artikel ini bertujuan menjelaskan pengertian SPK, definisi secara umum dan menurut para ahli, serta bagaimana penerapan SPK dalam pemilihan laptop untuk mahasiswa teknik.


Definisi Sistem Pendukung Keputusan (SPK)

Definisi SPK secara umum

SPK adalah suatu sistem informasi berbasis komputer yang dirancang untuk membantu proses pengambilan keputusan, terutama pada situasi yang melibatkan banyak alternatif dan banyak kriteria. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk membandingkan berbagai alternatif berdasarkan bobot dan nilai dari tiap kriteria, sehingga menghasilkan rekomendasi yang optimal sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Definisi SPK menurut KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), “pendukung keputusan” dapat dipahami sebagai sesuatu yang mendukung atau membantu dalam membuat keputusan; sehingga SPK dapat dimaknai sebagai sistem atau mekanisme yang membantu proses pengambilan keputusan secara sistematis. (Catatan: definisi spesifik “Sistem Pendukung Keputusan” tidak selalu ada di KBBI; interpretasi KBBI di sini lebih pada arti kata “pendukung keputusan” dalam Bahasa Indonesia.)

Definisi SPK menurut Para Ahli

  1. Menurut penulis di artikel “Sistem Pendukung Keputusan adalah sistem berbasis komputer yang bertujuan untuk membantu dalam pengambilan suatu keputusan dengan memanfaatkan data dan kriteria”, SPK dirancang untuk membantu manusia dalam membuat keputusan berdasarkan analisa data dan model keputusan. [Lihat sumber Disini - e-journal.stmiklombok.ac.id]
  2. Menurut penelitian di bidang pemilihan laptop, SPK didefinisikan sebagai sistem yang memungkinkan evaluasi dan ranking terhadap alternatif laptop berdasarkan sejumlah kriteria (misalnya harga, prosesor, RAM, penyimpanan, VGA, baterai, berat, dsb.). [Lihat sumber Disini - ejournal.ust.ac.id]
  3. Dalam penelitian yang menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW), SPK dianggap sebagai metode multi-kriteria yang sederhana namun cukup akurat, karena memungkinkan perbandingan langsung antar alternatif berdasarkan bobot kriteria yang telah ditentukan. [Lihat sumber Disini - jisai.mercubuana-yogya.ac.id]
  4. Dalam konteks berbasis web, SPK juga digambarkan sebagai sistem yang dapat diakses dengan mudah, membantu pengguna dalam memilih laptop sesuai preferensi dengan mempertimbangkan kriteria relevan (misalnya performa, portabilitas, daya tahan baterai, harga). [Lihat sumber Disini - e-journal.stmiklombok.ac.id]

Penerapan SPK dalam Pemilihan Laptop untuk Mahasiswa Teknik

Pada beberapa penelitian dari Indonesia, penerapan SPK untuk memilih laptop bagi kebutuhan kuliah telah dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari SAW, Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), hingga Multi‑Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA). Hasil-hasil penelitian tersebut memberikan gambaran bagaimana SPK dapat mempermudah proses seleksi laptop secara objektif.

Kriteria Umum yang Digunakan dalam SPK Laptop

Berdasarkan hasil sejumlah penelitian, kriteria yang sering digunakan dalam sistem keputusan pemilihan laptop antara lain:

Metode-Metode SPK yang Umum Digunakan

Keunggulan Penerapan SPK untuk Pemilihan Laptop Mahasiswa Teknik

  • Membantu memperjelas keputusan dengan mempertimbangkan banyak aspek sekaligus (harga, performa, portabilitas, dsb.).
  • Menyederhanakan proses evaluasi sehingga calon pembeli tidak overwhelmed dengan banyak alternatif.
  • Memberikan rekomendasi yang objektif dan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna (misalnya mahasiswa teknik yang butuh performa tinggi vs mahasiswa reguler dengan kebutuhan ringan).
  • Mempercepat proses pengambilan keputusan, terutama saat pilihan banyak dan kompleks.

Tantangan dan Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Bobot kriteria harus ditentukan dengan tepat sesuai prioritas pengguna, misalnya mahasiswa teknik dengan fokus pemrograman dan simulasi cenderung memberi bobot tinggi pada prosesor, RAM, dan GPU/Storage.
  • Informasi alternatif laptop harus lengkap dan akurat agar hasil rekomendasi valid.
  • Preferensi pengguna bisa berbeda, misalnya ada yang prioritaskan portabilitas & baterai, ada yang prioritaskan performa, sehingga sistem perlu fleksibel.
  • Evolusi spesifikasi laptop yang cepat, perlu pembaruan data dan kriteria secara berkala agar rekomendasi tetap relevan.

Contoh Penerapan: Studi Kasus

Salah satu penelitian di Indonesia yang relevan adalah oleh penulis pada jurnal 2021 menggunakan metode SAW untuk memilih laptop berdasarkan enam kriteria: harga, merk prosesor, hard-disk, RAM, VGA, dan ukuran layar. Dari 26 alternatif laptop, 22 di antaranya (84.61%) direkomendasikan sesuai preferensi pengguna. [Lihat sumber Disini - jisai.mercubuana-yogya.ac.id]

Penelitian lain pada 2024 menggunakan metode SPK berbasis web yang mempertimbangkan kriteria seperti harga, daya tahan baterai, layar, RAM, CPU, storage, dan fitur tambahan, menunjukkan bahwa SPK tetap relevan untuk kebutuhan mahasiswa dan pengguna umum. [Lihat sumber Disini - e-journal.stmiklombok.ac.id]


Rekomendasi Kriteria untuk Mahasiswa Teknik

Berdasarkan hasil literatur dan kebutuhan khas mahasiswa teknik (pemrograman, simulasi, desain, grafis), berikut rekomendasi bobot prioritas kriteria:

  • Prosesor & GPU/kemampuan grafis, prioritas tinggi
  • RAM ≥ 8–16 GB dan Storage (SSD/HDD), prioritas tinggi
  • Portabilitas & daya tahan baterai, menengah ke tinggi, terutama bagi mahasiswa yang sering berpindah lokasi kuliah
  • Harga / budget, penting, agar sesuai anggaran mahasiswa
  • Layar (ukuran dan resolusi), menengah, sesuai kebutuhan pemrograman/desain
  • Fitur tambahan & portabilitas, menyesuaikan kebutuhan kerja mahasiswa

Kesimpulan

Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan pendekatan yang tepat dan efisien untuk membantu mahasiswa,khususnya mahasiswa teknik,dalam memilih laptop yang paling cocok dengan kebutuhan akademik dan anggaran mereka. Dengan menggunakan kriteria yang relevan dan metode seperti SAW, TOPSIS, atau MOORA, SPK mampu memberikan rekomendasi objektif dan terstruktur di tengah banyaknya pilihan laptop di pasaran. Agar hasil rekomendasi optimal, perlu penentuan bobot kriteria yang sesuai dengan profil pengguna, serta data alternatif laptop yang lengkap dan terkini. Mengingat cepatnya perkembangan teknologi laptop, sistem harus terus diperbarui agar tetap relevan. Dengan demikian, penerapan SPK dapat membantu mahasiswa membuat keputusan pembelian secara cerdas, efisien, dan rasional.

 

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

SPK (Sistem Pendukung Keputusan) adalah sistem berbasis komputer yang membantu pengguna memilih laptop terbaik berdasarkan berbagai kriteria seperti prosesor, RAM, GPU, storage, harga, dan daya tahan baterai.

Mahasiswa teknik membutuhkan laptop dengan spesifikasi tinggi untuk menjalankan software berat seperti CAD, simulasi, pemrograman, dan grafis. SPK membantu menilai laptop secara objektif berdasarkan kebutuhan tersebut.

Beberapa metode populer untuk SPK pemilihan laptop adalah SAW, TOPSIS, dan MOORA. Ketiganya mampu mengevaluasi dan merangking alternatif laptop berdasarkan bobot dan kriteria yang ditentukan.

Kriteria yang penting meliputi prosesor, RAM, GPU, storage berbasis SSD, ukuran layar, daya tahan baterai, portabilitas, dan harga. Kriteria ini disesuaikan dengan kebutuhan akademik mahasiswa teknik.

Ya, SPK membantu memberikan rekomendasi yang objektif berdasarkan data dan analisis multi-kriteria, sehingga pengguna dapat menentukan laptop yang paling sesuai dengan kebutuhannya.

Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Sistem Web Portofolio Mahasiswa Sistem Web Portofolio Mahasiswa Stres Kerja Mahasiswa: Konsep dan Adaptasi Stres Kerja Mahasiswa: Konsep dan Adaptasi Sistem Informasi Monitoring Tugas Mahasiswa Sistem Informasi Monitoring Tugas Mahasiswa Sistem Web Penerimaan Mahasiswa Baru Sistem Web Penerimaan Mahasiswa Baru Konsep Kesehatan Mental Mahasiswa Konsep Kesehatan Mental Mahasiswa Pola Penggunaan Obat Antasida pada Mahasiswa Pola Penggunaan Obat Antasida pada Mahasiswa Penyesuaian Diri Mahasiswa: Konsep dan Dinamika Penyesuaian Diri Mahasiswa: Konsep dan Dinamika Adaptasi Sosial Mahasiswa Baru: Konsep dan Tantangan Adaptasi Sosial Mahasiswa Baru: Konsep dan Tantangan Konsep Motivasi Belajar Mahasiswa Konsep Motivasi Belajar Mahasiswa Sistem Mobile To-Do List Akademik Sistem Mobile To-Do List Akademik Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian Eksperimen Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian Eksperimen Konsep Kematangan Emosi Mahasiswa Konsep Kematangan Emosi Mahasiswa Sistem Informasi Organisasi Mahasiswa Sistem Informasi Organisasi Mahasiswa Literasi Penelitian Mahasiswa: Strategi Peningkatannya Literasi Penelitian Mahasiswa: Strategi Peningkatannya Konsep Kesejahteraan Subjektif Mahasiswa Konsep Kesejahteraan Subjektif Mahasiswa Aplikasi Mobile untuk Jadwal Kuliah dan Reminder Aplikasi Mobile untuk Jadwal Kuliah dan Reminder Sampling: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Penelitian Sampling: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Penelitian Perilaku Makan Tidak Teratur pada Mahasiswa Perilaku Makan Tidak Teratur pada Mahasiswa Teknik Snowball Sampling: Cara Kerja dan Penerapan Teknik Snowball Sampling: Cara Kerja dan Penerapan Stres Akademik pada Mahasiswa Stres Akademik pada Mahasiswa
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…