Terakhir diperbarui: 25 January 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 25 January). Arus Kas Pendanaan: Konsep dan Struktur Modal. SumberAjar. Retrieved 25 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/arus-kas-pendanaan-konsep-dan-struktur-modal  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Arus Kas Pendanaan: Konsep dan Struktur Modal - SumberAjar.com

Arus Kas Pendanaan: Konsep dan Struktur Modal

Pendahuluan

Arus kas merupakan salah satu komponen penting dalam laporan keuangan yang menggambarkan realitas likuiditas perusahaan. Melalui arus kas, berbagai pihak seperti investor, analis, dan kreditor dapat memahami dari mana kas perusahaan berasal, serta bagaimana perusahaan menggunakan dana tersebut selama periode tertentu. Informasi arus kas menjadi sangat penting dalam menilai kemampuan perusahaan untuk membiayai operasional, investasi, dan pendanaan tanpa harus bergantung pada laporan laba rugi semata. Dalam konteks pertumbuhan dan keberlanjutan, komponen pendanaan menjadi fokus utama karena mencerminkan bagaimana suatu perusahaan mengelola sumber dana eksternal dan internalnya untuk mendukung strategi keuangan jangka panjang dan stabilitas modal.

Arus kas pendanaan adalah bagian dari laporan arus kas yang menunjukkan sumber dan penggunaan dana melalui aktivitas pembiayaan, misalnya pengeluaran kas untuk pembayaran utang ataupun arrisan modal baru dari penerbitan saham. Komponen ini berkaitan erat dengan struktur modal perusahaan, yaitu kombinasi utang dan ekuitas yang digunakan untuk membiayai aktivitas bisnis. Pembahasan berikut akan menguraikan konsep, definisi, jenis aktivitas pendanaan, hubungan dengan struktur modal, pengaruh terhadap likuiditas serta relevansinya dalam pengambilan keputusan keuangan. ([Lihat sumber Disini - corporatefinanceinstitute.com])


Definisi Arus Kas Pendanaan

Definisi Arus Kas Pendanaan Secara Umum

Arus kas pendanaan merujuk pada aktivitas yang menghasilkan kas untuk digunakan dalam mendukung operasi atau investasi perusahaan melalui sumber pembiayaan eksternal dan internal. Arus kas ini muncul ketika perusahaan menerbitkan saham baru, mendapatkan pinjaman, membayar kembali utang, atau membayar dividen kepada pemegang saham. Dalam laporan arus kas, arus kas pendanaan mencerminkan semua pergerakan kas yang berkaitan dengan sumber modal perusahaan. ([Lihat sumber Disini - corporatefinanceinstitute.com])

Tujuan dari aktivitas ini adalah untuk menjelaskan bagaimana perusahaan mengatur pos-pos pembiayaannya, apakah lebih mengandalkan penerbitan ekuitas, pengambilan utang baru, atau pelunasan kewajiban yang ada. Dengan demikian, arus kas pendanaan memberikan gambaran nyata mengenai strategi perusahaan dalam menggunakan modal untuk pertumbuhan dan stabilitas finansial. ([Lihat sumber Disini - corporatefinanceinstitute.com])

Definisi Arus Kas Pendanaan dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istilah arus kas berarti “pergerakan kas masuk dan keluar dalam suatu periode tertentu”. KBBI menyatakan bahwa kas adalah alat pembayaran yang sah dan arus kas mencerminkan likuiditas perusahaan dalam bentuk penerimaan dan pengeluaran kas. Meskipun KBBI tidak secara khusus membedakan antara kegiatan operasi, investasi, dan pendanaan seperti dalam akuntansi modern, definisi arus kas mencakup segala jenis transaksi yang berdampak pada kas dan setara kas.

Sementara itu, istilah pendanaan dalam KBBI merujuk pada kegiatan menyediakan dana atau modal. Oleh karenanya, arus kas pendanaan dapat diartikan sebagai pergerakan kas masuk dan keluar sehubungan dengan penyediaan modal. (KBBI Online).

Link: [Lihat sumber Disini - kbbi.kemdikbud.go.id] (akses publik).

Definisi Arus Kas Pendanaan Menurut Para Ahli

  1. Vazquez & Federico (2019) mendefinisikan arus kas pendanaan sebagai bagian dari laporan arus kas yang mendeskripsikan perubahan kas akibat aktivitas pembiayaan, termasuk penerbitan saham, pembayaran dividen, serta penerimaan dan pelunasan hutang. ([Lihat sumber Disini - ijsoc.goacademica.com])

  2. Standar Akuntansi Keuangan menjelaskan bahwa arus kas pendanaan mencakup kas yang diterima dari atau dibayarkan kepada pemberi modal (pemegang saham atau kreditor), baik dalam bentuk laba ditahan yang dibagikan maupun penerbitan instrument modal baru. (Standar Internasional/SAK Em).

  3. Dunakhir (2023) menyatakan bahwa arus kas pendanaan adalah aliran kas dari aktivitas pembiayaan perusahaan yang memberikan informasi mengenai kontribusi dana eksternal dan internal terhadap pertumbuhan perusahaan. ([Lihat sumber Disini - eprints.unm.ac.id])

  4. Husain (2021) mengemukakan bahwa arus kas pendanaan harus disajikan secara terpisah dalam laporan arus kas karena memberikan informasi penting investor mengenai risiko pendanaan dan kemampuan perusahaan memelihara modalnya. ([Lihat sumber Disini - jurnal.stiekma.ac.id])


Jenis-Jenis Aktivitas Pendanaan

Arus kas pendanaan terdiri dari sejumlah aktivitas pembiayaan yang secara langsung memengaruhi struktur modal dan posisi kas perusahaan.

  1. Penerbitan Saham Baru
    Aktivitas ini mencakup penerimaan kas dari investor melalui penjualan saham baru dalam rangka menambah modal perusahaan. Penerbitan saham merupakan cara perusahaan meningkatkan ekuitas tanpa menambah beban kewajiban utang. Kas yang dihasilkan dari penerbitan saham meningkatkan sumber dana untuk investasi atau operasional. ([Lihat sumber Disini - corporatefinanceinstitute.com])

  2. Penerimaan Pinjaman/Utang Baru
    Ketika perusahaan memperoleh pinjaman dari lembaga keuangan atau penerbitan obligasi, kas masuk tercatat sebagai arus kas dari aktivitas pendanaan. Penerimaan utang ini dapat digunakan untuk pembiayaan ekspansi, investasi aset, atau penyeimbangan modal kerja. ([Lihat sumber Disini - corporatefinanceinstitute.com])

  3. Pembayaran Utang/Pinjaman
    Kas keluar yang digunakan untuk membayar kembali utang termasuk bagian dari arus kas pendanaan. Pembayaran ini mencerminkan strategi perusahaan dalam mengelola liabilitas dan mengurangi risiko beban bunga di masa depan. ([Lihat sumber Disini - corporatefinanceinstitute.com])

  4. Pembayaran Dividen kepada Pemegang Saham
    Ketika perusahaan membagikan laba kepada pemegang saham dalam bentuk dividen tunai, kas keluar ini dicatat sebagai bagian dari aktivitas pendanaan. Pembayaran dividen menunjukkan penggunaan kas untuk mengembalikan nilai kepada investor. ([Lihat sumber Disini - corporatefinanceinstitute.com])

  5. Pembelian Kembali Saham (Treasury Stock)
    Perusahaan kadang melakukan pembelian kembali sahamnya sendiri untuk mengurangi jumlah saham beredar, yang berdampak pada struktur modal dengan pengurangan ekuitas dan kas. ([Lihat sumber Disini - corporatefinanceinstitute.com])

Dengan demikian, berbagai aktivitas di atas mencerminkan bagaimana perusahaan mengatur sumber daya keuangan eksternal dan internal untuk mendukung kelangsungan bisnis. ([Lihat sumber Disini - corporatefinanceinstitute.com])


Arus Kas Pendanaan dan Struktur Modal

Struktur modal adalah kombinasi berbagai sumber pembiayaan yang digunakan perusahaan untuk membiayai operasi dan investasi jangka panjang. Struktur modal biasanya melibatkan ekuitas (modal sendiri) dan utang (modal pinjaman). Para ahli ekonomi keuangan menyatakan bahwa struktur modal mencerminkan risiko finansial dan profil leverage perusahaan serta berdampak pada nilai perusahaan. ([Lihat sumber Disini - mdpi.com])

Arus kas pendanaan merupakan refleksi langsung dari keputusan struktur modal. Misalnya, ketika perusahaan memutuskan untuk meningkatkan pinjaman atau menerbitkan saham, hal tersebut tercermin sebagai arus kas masuk dalam bagian pendanaan. Sebaliknya, ketika perusahaan membayar dividen atau melunasi utangnya, arus kas keluar menjadi bukti penggunaan modal tersebut. ([Lihat sumber Disini - corporatefinanceinstitute.com])

Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kompleks antara arus kas pendanaan dan struktur modal. Studi empiris mengindikasikan bahwa volatilitas arus kas operasi dan investasi dapat memengaruhi keputusan struktur modal perusahaan, meskipun hubungan tidak selalu signifikan untuk arus kas pendanaan secara eksklusif. ([Lihat sumber Disini - etd.repository.ugm.ac.id])

Struktur modal yang kuat biasanya didukung oleh arus kas pendanaan yang stabil, mencerminkan kemampuan perusahaan mengakses modal tanpa mengorbankan likuiditas. Hal ini penting dalam konteks keputusan finansial jangka panjang seperti ekspansi atau penanganan masa krisis. ([Lihat sumber Disini - mdpi.com])


Pengaruh Arus Kas Pendanaan terhadap Likuiditas

Likuiditas perusahaan mencerminkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Arus kas pendanaan berperan dalam memengaruhi likuiditas terutama ketika perusahaan mengandalkan dana eksternal untuk menutup kebutuhan kas jangka pendek. Perubahan dalam struktur modal seperti tambahan utang dapat meningkatkan kas sementara, tetapi juga menambah beban pembayaran bunga di masa depan. ([Lihat sumber Disini - corporatefinanceinstitute.com])

Penelitian tentang arus kas dan likuiditas secara umum menyatakan bahwa posisi arus kas yang sehat (termasuk arus kas pendanaan) mendukung likuiditas yang kuat sehingga perusahaan mampu menjaga keseimbangan antara pengeluaran dan pemasukan kas. ([Lihat sumber Disini - jurnal.feb-umi.id])

Namun, ketergantungan berlebihan pada arus kas pendanaan, terutama melalui utang, dapat memperlemah likuiditas jangka panjang karena kewajiban bunga dan pokok. Hal ini menuntut pertimbangan strategi struktur modal yang matang untuk menjaga keseimbangan antara modal sendiri dan modal pinjaman. ([Lihat sumber Disini - jurnal.feb-umi.id])


Analisis Arus Kas Pendanaan dalam Keputusan Keuangan

Dalam praktik perusahaan, arus kas pendanaan menjadi indikator penting dalam pengambilan keputusan keuangan. Keputusan untuk menerbitkan saham, mengambil utang baru, atau membayar dividen harus mempertimbangkan dampaknya terhadap arus kas pendanaan dan struktur modal. ([Lihat sumber Disini - corporatefinanceinstitute.com])

Para analis keuangan sering memperhatikan arus kas pendanaan untuk menilai bagaimana perusahaan menyikapi pilihan pembiayaan eksternal dibandingkan pembiayaan internal. Misalnya, jika arus kas pendanaan menunjukkan peningkatan kas besar dari utang baru, analis akan menilai bagaimana penambahan utang tersebut mempengaruhi rasio leverage dan risiko finansial. ([Lihat sumber Disini - corporatefinanceinstitute.com])

Selain itu, arus kas pendanaan juga menjadi dasar dalam analisis rasio seperti debt-to-equity ratio (DER) dan pembayaran dividen terhadap kas yang tersedia. Analisis ini membantu investor dalam mengevaluasi stabilitas modal dan prospek jangka panjang perusahaan. ([Lihat sumber Disini - mdpi.com])


Arus Kas Pendanaan dalam Laporan Arus Kas

Dalam laporan arus kas, arus kas pendanaan dicatat secara terpisah dari aktivitas operasi dan investasi. Setiap aktivitas pendanaan dijelaskan secara rinci dalam komponen ini guna memberikan gambaran transparan mengenai sumber dan penggunaan modal perusahaan dalam periode pelaporan. ([Lihat sumber Disini - jurnal.stiekma.ac.id])

Arus kas pendanaan sering kali menjadi fokus investor karena memberikan informasi tentang kebijakan pembiayaan serta pendekatan risiko finansial perusahaan. Pemberian informasi ini penting terutama ketika perusahaan menghadapi ekspansi modal besar atau restrukturisasi utang. ([Lihat sumber Disini - jurnal.stiekma.ac.id])


Kesimpulan

Arus kas pendanaan merupakan komponen fundamental dari laporan arus kas yang secara langsung mencerminkan strategi pembiayaan perusahaan baik melalui modal sendiri maupun utang. Aktivitas ini mencakup penerbitan saham, pinjaman baru, pembayaran utang, dividen, dan pembelian kembali saham. Arus kas pendanaan dan struktur modal saling memengaruhi dalam konteks strategi keuangan jangka panjang karena mencerminkan keputusan pembiayaan dan risiko finansial perusahaan. Selain itu, arus kas pendanaan berdampak pada likuiditas serta menjadi elemen penting dalam analisis keputusan keuangan karena memberikan gambaran nyata tentang bagaimana perusahaan memperoleh dan menggunakan sumber daya finansialnya. Laporan arus kas yang komprehensif dengan fokus pada bagian pendanaan memudahkan para pemangku kepentingan dalam mengevaluasi kinerja modal dan prospek finansial suatu entitas. ([Lihat sumber Disini - corporatefinanceinstitute.com])

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Arus kas pendanaan adalah bagian dari laporan arus kas yang mencerminkan penerimaan dan pengeluaran kas yang berasal dari aktivitas pembiayaan perusahaan, seperti penerbitan saham, penerimaan pinjaman, pembayaran utang, pembayaran dividen, dan pembelian kembali saham.

Aktivitas arus kas pendanaan meliputi penerbitan saham baru, penerimaan pinjaman atau utang, pelunasan utang, pembayaran dividen kepada pemegang saham, serta pembelian kembali saham perusahaan.

Arus kas pendanaan penting karena menunjukkan bagaimana perusahaan memperoleh dan menggunakan sumber dana untuk mendukung operasional dan investasi. Informasi ini membantu menilai struktur modal, risiko keuangan, dan keberlanjutan pendanaan perusahaan.

Arus kas pendanaan memiliki hubungan langsung dengan struktur modal karena mencerminkan keputusan perusahaan dalam menggunakan utang atau ekuitas sebagai sumber pembiayaan. Perubahan arus kas pendanaan menunjukkan perubahan komposisi modal perusahaan.

Arus kas pendanaan dapat meningkatkan likuiditas ketika perusahaan memperoleh dana dari pinjaman atau penerbitan saham. Namun, pembayaran utang dan dividen yang besar juga dapat mengurangi kas sehingga berpengaruh pada likuiditas perusahaan.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Keputusan Pendanaan: Konsep, Sumber Dana, dan Biaya Modal Keputusan Pendanaan: Konsep, Sumber Dana, dan Biaya Modal Struktur Modal: Konsep, Komposisi Modal, dan Nilai Perusahaan Struktur Modal: Konsep, Komposisi Modal, dan Nilai Perusahaan Capital Structure: Konsep, Komposisi Modal, dan Nilai Perusahaan Capital Structure: Konsep, Komposisi Modal, dan Nilai Perusahaan Modal Saham: Konsep dan Struktur Kepemilikan Modal Saham: Konsep dan Struktur Kepemilikan Debt to Equity Ratio (DER): Konsep, Analisis Struktur Modal, dan Risiko Debt to Equity Ratio (DER): Konsep, Analisis Struktur Modal, dan Risiko Akun Ekuitas: Konsep dan Kepemilikan Modal Akun Ekuitas: Konsep dan Kepemilikan Modal Laporan Perubahan Ekuitas: Konsep dan Pergerakan Modal Laporan Perubahan Ekuitas: Konsep dan Pergerakan Modal Modal Sosial: Konsep dan Bentuk-Bentuknya Modal Sosial: Konsep dan Bentuk-Bentuknya Kapasitas Keuangan Perusahaan: Konsep dan Kemampuan Pendanaan Kapasitas Keuangan Perusahaan: Konsep dan Kemampuan Pendanaan Return on Equity (ROE): Konsep, Profitabilitas, dan Kinerja Pemegang Saham Return on Equity (ROE): Konsep, Profitabilitas, dan Kinerja Pemegang Saham Laporan Arus Kas: Konsep, Aktivitas, dan Analisis Laporan Arus Kas: Konsep, Aktivitas, dan Analisis Obligasi: Konsep, Penerbitan, dan Pengakuan Obligasi: Konsep, Penerbitan, dan Pengakuan Rasio Solvabilitas: Konsep, Struktur Modal, dan Risiko Keuangan Rasio Solvabilitas: Konsep, Struktur Modal, dan Risiko Keuangan Rasio Solvabilitas: Konsep dan Risiko Utang Rasio Solvabilitas: Konsep dan Risiko Utang Saham: Konsep, Jenis, dan Pencatatan Saham: Konsep, Jenis, dan Pencatatan Start-Up Management: Konsep, Pengelolaan Startup, dan Pertumbuhan Start-Up Management: Konsep, Pengelolaan Startup, dan Pertumbuhan Cash Flow Analysis: Konsep, Arus Kas, dan Kesehatan Keuangan Cash Flow Analysis: Konsep, Arus Kas, dan Kesehatan Keuangan Kebijakan Dividen: Konsep dan Implikasi Investor Kebijakan Dividen: Konsep dan Implikasi Investor Laba Ditahan: Konsep, Fungsi, dan Distribusi Laba Ditahan: Konsep, Fungsi, dan Distribusi Neraca: Konsep, Komponen, dan Posisi Keuangan Neraca: Konsep, Komponen, dan Posisi Keuangan
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…