Terakhir diperbarui: 24 January 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 24 January). Dividen: Konsep, Jenis, dan Dampak Ekuitas. SumberAjar. Retrieved 24 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/dividen-konsep-jenis-dan-dampak-ekuitas  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Dividen: Konsep, Jenis, dan Dampak Ekuitas - SumberAjar.com

Dividen: Konsep, Jenis, dan Dampak Ekuitas

Pendahuluan

Dividen merupakan salah satu komponen paling penting dalam dunia investasi dan pengelolaan perusahaan karena berkaitan langsung dengan pembagian laba kepada pemegang saham. Bagi investor, dividen bukan sekadar bagian dari profit tetapi juga merupakan indikator kesehatan keuangan perusahaan dan daya tarik pasar modal. Dalam konteks ekonomi dan akuntansi modern, dividen memiliki peranan strategis dalam kebijakan perusahaan, hubungannya dengan ekuitas, serta implikasi terhadap keputusan investasi. Artikel ini berupaya mengurai secara komprehensif konsep, jenis, pencatatan akuntansi, kebijakan dividen serta dampaknya terhadap ekuitas perusahaan dan kepentingan pemegang saham berdasarkan literatur jurnal dan referensi ilmiah yang dapat diakses publik.


Definisi Dividen

Definisi Dividen Secara Umum

Dividen secara umum dipahami sebagai bagian dari keuntungan atau laba bersih yang dibagikan kepada para pemegang saham sesuai proporsi saham yang dimiliki. Ini merupakan bentuk distribusi laba perusahaan sebagai kompensasi atas modal yang ditanamkan oleh investor dalam bentuk saham. Pemberian dividen mencerminkan pembagian laba kepada pemilik modal setelah mempertimbangkan kebutuhan investasi dan biaya operasional perusahaan. ([Lihat sumber Disini - ftkjournal-uinmataram.id])

Definisi Dividen dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dividen didefinisikan sebagai pembagian keuntungan kepada pemegang saham perusahaan. Definisi ini menempatkan dividen sebagai bagian dari laba perusahaan yang dialokasikan kepada investor berdasarkan jumlah saham yang dimiliki. ([Lihat sumber Disini - perpustakaan.stan.ac.id])

Definisi Dividen Menurut Para Ahli

Beragam ahli telah merumuskan pengertian dividen yang berfokus pada distribusi laba dan fungsi informasi perusahaan. Beberapa definisi dari para pakar meliputi:

  • Menurut Brigham (2011), dividen adalah distribusi laba kepada pemegang investasi ekuitas sesuai proporsi kepemilikan mereka. ([Lihat sumber Disini - repository.uin-suska.ac.id])

  • Gitman (2009) menyatakan bahwa dividen adalah sumber aliran kas bagi pemegang saham dan memberikan informasi tentang kinerja perusahaan saat ini serta prospek di masa depan. ([Lihat sumber Disini - repository.uin-suska.ac.id])

  • Kimmel (2011) menegaskan bahwa dividen merupakan distribusi pendapatan saat ini atau akumulasi pendapatan kepada para pemegang saham secara proporsional berdasarkan jumlah saham yang dimiliki. ([Lihat sumber Disini - repository.uin-suska.ac.id])
    Definisi-definisi ini menunjukkan bahwa dividen tidak hanya soal pembagian laba, tetapi juga mencerminkan sejumlah implikasi strategis dalam pengelolaan perusahaan.


Jenis-Jenis Dividen

Perusahaan dapat memilih berbagai jenis dividen sesuai dengan kebijakan dan kondisi keuangan mereka. Jenis dividen yang umum dikenal antara lain:

Dividen Tunai

Dividen tunai adalah jenis dividen yang paling umum, yaitu pembayaran kepada pemegang saham dalam bentuk uang tunai. Ini diberikan secara langsung dan biasanya dibayarkan secara periodik seperti kuartalan atau tahunan, tergantung keputusan direksi dan RUPS. ([Lihat sumber Disini - dividend.com])

Dividen Saham (Stock Dividend)

Dividen saham adalah pembagian dividen dalam bentuk saham tambahan kepada pemegang saham yang sudah ada. Ini tidak mengurangi aset kas perusahaan, tetapi menambah jumlah saham yang dimiliki pemegang saham proporsional. ([Lihat sumber Disini - dividend.com])

Dividen Properti

Dividen properti adalah dividen yang dibayarkan oleh perusahaan dalam bentuk aset selain kas, seperti barang dagangan, real estate, atau aset lain yang dapat dinilai secara proporsional kepada pemegang saham. ([Lihat sumber Disini - ftkjournal-uinmataram.id])

Dividen Likuidasi

Dividen likuidasi terjadi ketika perusahaan membagikan seluruh atau sebagian besar ekuitasnya kepada pemegang saham sebagai bagian dari proses likuidasi atau pembubaran. Ini bukan dividen berbasis laba tetapi merupakan pengembalian modal kepada pemilik perusahaan. ([Lihat sumber Disini - dividend.com])

Scrip Dividend dan Lainnya

Selain itu, terdapat bentuk lain seperti scrip dividend, yaitu dividen yang dibayar melalui surat utang kepada pemegang saham jika perusahaan tidak mempunyai cukup kas. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])


Kebijakan Dividen dalam Perusahaan

Kebijakan dividen adalah keputusan strategis perusahaan mengenai bagaimana laba yang diperoleh akan dialokasikan antara distribusi kepada pemegang saham sebagai dividen dan laba yang ditahan untuk pembiayaan investasi dan pertumbuhan. Keputusan ini mencerminkan sikap manajemen dalam menyeimbangkan kebutuhan internal perusahaan dengan ekspektasi pemegang saham. ([Lihat sumber Disini - journal.stiemb.ac.id])

Secara umum, kebijakan dividen mempengaruhi persepsi investor terhadap nilai perusahaan. Penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen dapat mempengaruhi harga saham dan kinerja perusahaan secara keseluruhan, meskipun dampaknya terhadap nilai buku ekuitas tidak selalu signifikan tergantung pada struktur pasar dan preferensi investor. ([Lihat sumber Disini - jurnal.kwikkiangie.ac.id])


Pencatatan Dividen dalam Akuntansi

Dalam konteks akuntansi, pencatatan dividen mengikuti prinsip pelaporan keuangan yang berlaku. Ketika dividen diumumkan oleh dewan direksi, perusahaan mencatatnya sebagai kewajiban sebelum pembayaran aktual dilakukan. Utang dividen dicatat sebagai kewajiban lancar karena diharapkan akan dibayarkan dalam waktu dekat. ([Lihat sumber Disini - accurate.id])

Setelah dividen dibayarkan, kewajiban tersebut dihapus dari neraca, dan kas perusahaan akan berkurang. Pencatatan dividen mempengaruhi posisi laporan arus kas, neraca, serta laporan laba rugi melalui efek terhadap akun laba ditahan. ([Lihat sumber Disini - accurate.id])


Dampak Dividen terhadap Ekuitas

Dividen memiliki dampak langsung terhadap modal ekuitas perusahaan. Ketika perusahaan membayar dividen tunai, saldo laba ditahan yang merupakan komponen penting ekuitas akan berkurang, sehingga mengurangi jumlah ekuitas total. ([Lihat sumber Disini - investopedia.com])

Dalam kasus dividen saham, total ekuitas tidak berubah secara keseluruhan; namun, terjadi redistribusi antar akun ekuitas seperti dari laba ditahan ke modal disetor atau tambahan modal disetor. ([Lihat sumber Disini - investopedia.com])

Dari perspektif penelitian empiris di Indonesia, hasil studi menunjukkan bahwa nilai buku ekuitas dapat dipengaruhi oleh kebijakan dividen, namun dampaknya terhadap kinerja saham dan nilai pasar perusahaan bisa beragam tergantung sektor industri dan kondisi ekonomi. ([Lihat sumber Disini - jurnal.kwikkiangie.ac.id])


Dividen dan Kepentingan Pemegang Saham

Dividen menjadi salah satu alat utama dalam memberikan return kepada pemegang saham. Investor seringkali memandang dividen sebagai bentuk jaminan atas profit perusahaan dan sebagai indikator kestabilan finansial. Pembayaran dividen dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap perusahaan dan mempengaruhi permintaan saham di pasar sekunder.

Penelitian empiris juga menunjukkan bahwa kebijakan dividen yang baik dapat mempengaruhi sentimen investor dan, dalam beberapa kasus, berkorelasi positif dengan kinerja pasar saham, meskipun efeknya terhadap nilai buku ekuitas tidak selalu signifikan. ([Lihat sumber Disini - jurnal.kwikkiangie.ac.id])


Kesimpulan

Dividen adalah distribusi laba yang memiliki peranan penting dalam akuntansi, keuangan perusahaan, dan investasi. Definisi dividen menurut berbagai ahli menekankan distribusi laba secara proporsional kepada pemegang saham sebagai kompensasi atas investasi mereka. Terdapat beberapa jenis dividen termasuk tunai, saham, properti, dan dividen likuidasi, masing-masing dengan implikasi akuntansi yang berbeda. Kebijakan dividen mencerminkan keputusan strategis perusahaan antara membagikan laba atau menahan laba untuk pertumbuhan. Dampak dividen terhadap ekuitas terlihat pada perubahan saldo laba ditahan dan struktur modal perusahaan. Dari perspektif pemegang saham, dividen merupakan salah satu bentuk return yang penting dan dapat mempengaruhi persepsi pasar terhadap nilai perusahaan, meskipun efeknya tergantung pada konteks dan strategi perusahaan.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Dividen adalah bagian laba perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki sebagai bentuk imbal hasil atas investasi.

Jenis-jenis dividen meliputi dividen tunai, dividen saham, dividen properti, dan dividen likuidasi yang masing-masing memiliki karakteristik dan dampak akuntansi yang berbeda.

Kebijakan dividen adalah keputusan manajemen perusahaan mengenai besarnya laba yang akan dibagikan sebagai dividen dan bagian laba yang ditahan untuk pembiayaan operasional dan investasi.

Dalam akuntansi, dividen dicatat sebagai pengurang laba ditahan dan diakui sebagai kewajiban saat dividen diumumkan hingga dibayarkan kepada pemegang saham.

Pembayaran dividen tunai mengurangi laba ditahan sehingga menurunkan total ekuitas, sedangkan dividen saham hanya mengubah struktur ekuitas tanpa mengurangi total ekuitas.

Dividen penting bagi pemegang saham karena menjadi salah satu sumber pendapatan investasi dan mencerminkan kinerja serta stabilitas keuangan perusahaan.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Akun Ekuitas: Konsep dan Kepemilikan Modal Akun Ekuitas: Konsep dan Kepemilikan Modal Laporan Perubahan Ekuitas: Konsep dan Pergerakan Modal Laporan Perubahan Ekuitas: Konsep dan Pergerakan Modal Capital Structure: Konsep, Komposisi Modal, dan Nilai Perusahaan Capital Structure: Konsep, Komposisi Modal, dan Nilai Perusahaan Jurnal Penutup: Konsep dan Penyusunan Akhir Periode Jurnal Penutup: Konsep dan Penyusunan Akhir Periode Saham: Konsep, Jenis, dan Pencatatan Saham: Konsep, Jenis, dan Pencatatan Return on Equity (ROE): Konsep, Profitabilitas, dan Kinerja Pemegang Saham Return on Equity (ROE): Konsep, Profitabilitas, dan Kinerja Pemegang Saham Neraca: Konsep, Komponen, dan Posisi Keuangan Neraca: Konsep, Komponen, dan Posisi Keuangan Struktur Modal: Konsep, Komposisi Modal, dan Nilai Perusahaan Struktur Modal: Konsep, Komposisi Modal, dan Nilai Perusahaan Keputusan Pendanaan: Konsep, Sumber Dana, dan Biaya Modal Keputusan Pendanaan: Konsep, Sumber Dana, dan Biaya Modal Debt to Equity Ratio (DER): Konsep, Analisis Struktur Modal, dan Risiko Debt to Equity Ratio (DER): Konsep, Analisis Struktur Modal, dan Risiko Nilai Perusahaan: Konsep, Penilaian Bisnis, dan Persepsi Investor Nilai Perusahaan: Konsep, Penilaian Bisnis, dan Persepsi Investor Buku Besar: Konsep, Klasifikasi Akun, dan Pelaporan Buku Besar: Konsep, Klasifikasi Akun, dan Pelaporan Laporan Keuangan: Konsep, Struktur, dan Fungsi Pelaporan Laporan Keuangan: Konsep, Struktur, dan Fungsi Pelaporan Investasi Jangka Panjang: Konsep dan Nilai Perusahaan Investasi Jangka Panjang: Konsep dan Nilai Perusahaan Laporan Keuangan: Konsep, Struktur, dan Tujuan Pelaporan Laporan Keuangan: Konsep, Struktur, dan Tujuan Pelaporan Liabilitas Jangka Panjang: Konsep dan Struktur Utang Liabilitas Jangka Panjang: Konsep dan Struktur Utang Akun Liabilitas: Konsep dan Kewajiban Perusahaan Akun Liabilitas: Konsep dan Kewajiban Perusahaan Rasio Solvabilitas: Konsep, Struktur Modal, dan Risiko Keuangan Rasio Solvabilitas: Konsep, Struktur Modal, dan Risiko Keuangan Kapasitas Keuangan Perusahaan: Konsep dan Kemampuan Pendanaan Kapasitas Keuangan Perusahaan: Konsep dan Kemampuan Pendanaan Laporan Laba Rugi: Konsep, Unsur Pendapatan, dan Beban Laporan Laba Rugi: Konsep, Unsur Pendapatan, dan Beban
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…