Terakhir diperbarui: 08 January 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 8 January). Konsep Psikologi Kehidupan Sehari-hari. SumberAjar. Retrieved 12 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/konsep-psikologi-kehidupan-seharihari 

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Konsep Psikologi Kehidupan Sehari-hari - SumberAjar.com

Konsep Psikologi Kehidupan Sehari-hari

Pendahuluan

Psikologi kehidupan sehari-hari merujuk pada kajian bagaimana pemikiran, emosi, dan perilaku manusia muncul dan terwujud dalam konteks aktivitas rutin setiap hari. Dalam kehidupan yang penuh dengan kebiasaan, interaksi sosial, tanggapan emosional, serta pengambilan keputusan sederhana sampai kompleks, psikologi memainkan peran penting dalam menjelaskan pola-pola ini dan bagaimana individu menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Studi tentang psikologi sehari-hari bukan sekadar teori akademik abstrak tetapi berakar pada kondisi nyata yang dialami orang dalam konteks keseharian mereka, mulai dari bangun tidur, bekerja, berinteraksi dengan orang lain, hingga membuat keputusan kecil yang bisa berdampak besar pada kualitas hidupnya. Kajian ini penting karena memengaruhi kesejahteraan, hubungan interpersonal, serta efektivitas fungsi sosial dan personal seseorang dalam masyarakat modern.


Definisi Psikologi Kehidupan Sehari-hari

Definisi Psikologi Kehidupan Sehari-hari Secara Umum

Psikologi kehidupan sehari-hari secara umum dapat dipahami sebagai cabang psikologi yang menelaah bagaimana proses psikologis diterapkan dan berfungsi dalam aktivitas rutin individu. Fokusnya mencakup perilaku, pola pikir, respons emosional, serta proses mental lainnya yang muncul dalam kejadian sehari-hari yang tampak biasa tetapi memiliki dasar psikologis yang kompleks. Psikologi mempelajari bagaimana manusia berpikir, merasa, dan bertindak dalam situasi kehidupan biasa, bagaimana kebiasaan dan rutinitas terbentuk, serta bagaimana pengalaman psikologis mempengaruhi kualitas kehidupan. Studi ini membantu menjelaskan mengapa seseorang bereaksi dengan cara tertentu dalam situasi tertentu, bagaimana individu mengelola emosi dan hubungan sosialnya, serta bagaimana faktor psikologis berkontribusi pada kesejahteraan individu secara keseluruhan.

Definisi Psikologi Kehidupan Sehari-hari dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku dan proses mental manusia serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, psikologi diterapkan untuk memahami dinamika perilaku dan pengalaman mental yang terjadi secara berulang dalam rutinitas harian manusia, termasuk bagaimana individu menanggapi situasi sosial serta lingkungan mereka melalui proses kejiwaan dan perilaku yang dapat diamati.

Definisi Psikologi Kehidupan Sehari-hari Menurut Para Ahli

  1. Holzkamp (dalam riset psikologi kualitatif Indonesia) menyebutkan bahwa teori psikologi kehidupan sehari-hari berfokus pada konteks kegiatan sehari-hari yang dipahami sebagai ruang pengalaman manusia terhadap kebiasaan, rutinitas, serta interaksi yang membentuk pemahaman dan makna dalam kehidupan social-individual. [Lihat sumber Disini - publication.k-pin.org]

  2. Wilhelm Wundt, tokoh psikologi modern, mendefinisikan psikologi sebagai ilmu yang mempelajari pengalaman-pengalaman dalam diri manusia, termasuk perasaan, pikiran, dan pengalaman sadar, yang menjadi dasar untuk memahami fenomena kehidupan sehari-hari. [Lihat sumber Disini - repository.iainpare.ac.id]

  3. Woodworth & Marquis menggambarkan psikologi sebagai ilmu yang mempelajari aktivitas individu dari lahir hingga mati dan hubungannya dengan lingkungan, hal ini relevan dengan keseharian manusia yang dipenuhi dengan perilaku adaptif dan respons lingkungan. [Lihat sumber Disini - repository.iainpare.ac.id]

  4. Bimo Walgito, seorang psikolog asal Indonesia, menjelaskan psikologi sebagai ilmu tentang jiwa yang dimanifestasikan melalui perilaku, yang sangat tampak dalam rutinitas dan kebiasaan sehari-hari manusia. [Lihat sumber Disini - repository.iainpare.ac.id]


Ruang Lingkup Psikologi Kehidupan Sehari-hari

Ruang lingkup psikologi kehidupan sehari-hari sangat luas dan mencakup berbagai aspek perilaku dan proses mental manusia yang tampak dalam aktivitas keseharian. Secara umum, psikologi sebagai disiplin ilmu mempelajari perilaku serta proses mental yang terjadi dalam konteks pengalaman manusia yang beragam, dan ruang lingkup ini mencakup aspek individu maupun sosial. Ia membahas bukan hanya tingkah laku yang terlihat, tetapi juga proses kognitif dan emosional yang mendasarinya. [Lihat sumber Disini - ejurnals.com]

Pertama, psikologi kehidupan sehari-hari mencakup persepsi, motivasi, dan proses kognitif yang memengaruhi bagaimana seseorang menafsirkan dunia di sekitarnya, membuat keputusan, serta mengatur respon emosionalnya terhadap situasi sederhana seperti perubahan jadwal, interaksi dengan orang lain, atau tugas rutin yang dilakukan sehari-hari.

Kedua, aspek emosi dan regulasi emosional termasuk di dalamnya bagaimana seseorang mengelola stres harian, menghadapi kejadian tak terduga, serta bagaimana pengalaman emosional dipengaruhi oleh rutinitas mereka.

Ketiga, interaksi sosial menjadi bagian penting karena kehidupan sehari-hari sangat dipengaruhi oleh hubungan dengan orang lain: keluarga, teman, rekan kerja, dan masyarakat luas. Ini termasuk bagaimana norma, nilai, serta konteks sosial membentuk cara kita berperilaku, berkomunikasi, serta memahami tindakan orang lain.

Keempat, pembentukan kebiasaan dan rutinitas merupakan fokus penting dalam psikologi kehidupan sehari-hari. Kebiasaan adalah tindakan yang dipelajari melalui repetisi dan sering kali otomatis, yang menjadi bagian inti dari pola keseharian banyak individu. Penelitian psikologi menunjukkan bahwa hampir setengah perilaku rutin seseorang dilakukan melalui kebiasaan yang kuat yang terbentuk dalam konteks tertentu. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Ruang lingkup ini juga menyentuh aspek adaptasi psikologis terhadap pengalaman hidup, seperti bagaimana seseorang belajar dari pengalaman masa lalu, membentuk strategi coping terhadap tantangan harian, serta bagaimana individu menyeimbangkan tujuan, tekanan sosial, serta kebutuhan emosional dalam rutinitas mereka.


Peran Psikologi dalam Aktivitas Harian

Psikologi memiliki peran signifikan dalam aktivitas harian manusia karena teori dan prinsip-prinsip psikologi memberikan kerangka untuk memahami, menjelaskan, dan memprediksi perilaku serta pengalaman mental orang dalam kehidupan nyata. Dalam aktivitas harian, psikologi dapat membantu individu memahami mengapa mereka bereaksi dalam cara tertentu dalam situasi yang tampak sederhana, seperti menghadapi konflik interpersonal, membuat keputusan yang kompleks, atau mengelola stres dari tuntutan pekerjaan dan kehidupan keluarga.

Salah satu peran psikologi adalah membantu individu memahami motivasi serta proses kognitif yang memengaruhi bagaimana mereka membuat pilihan sehari-hari, seperti bagaimana seseorang menyeimbangkan kebutuhan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, atau menentukan strategi belajar yang efektif untuk mengatasi tugas akademik atau profesional.

Peran lain adalah dalam mengatur emosi dan reaksi terhadap stres atau tekanan sosial. Psikologi memberikan wawasan tentang bagaimana individu dapat mengelola respons emosional mereka terhadap kejadian tak terduga, menjaga kestabilan emosional ketika menghadapi konflik interpersonal, serta memaksimalkan kesejahteraan mental dan keseimbangan hidup.

Psikologi juga berkontribusi pada interaksi sosial dan hubungan interpersonal. Pemahaman tentang komunikasi efektif, empati, serta dinamika hubungan sosial membantu individu dalam membangun hubungan yang lebih sehat, mengatasi konflik, serta menumbuhkan keterampilan sosial yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, prinsip psikologi digunakan dalam konteks pekerjaan, pendidikan, serta pengembangan pribadi, mulai dari teknik motivasi diri, pengembangan kebiasaan produktif, hingga strategi belajar adaptif, yang semuanya berperan dalam meningkatkan kualitas kehidupan manusia dalam keseharian.


Psikologi Kehidupan Sehari-hari dan Perilaku

Psikologi kehidupan sehari-hari berkaitan erat dengan studi perilaku manusia karena perilaku merupakan manifestasi dari proses mental serta respon terhadap lingkungan. Perilaku yang terjadi setiap hari, misalnya cara seseorang bereaksi terhadap tekanan pekerjaan, membentuk kebiasaan makan atau tidur, serta pola interaksi sosial, semuanya dapat dijelaskan melalui kerangka psikologis yang melibatkan proses kognitif, emosi, serta konteks sosial yang memengaruhinya.

Dalam kehidupan sehari-hari, perilaku manusia sering kali dipengaruhi oleh kondisi internal seperti motivasi, kebutuhan dasar, serta emosi yang dialami dalam situasi tertentu. Selain itu, perilaku juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti norma sosial dan lingkungan sosial, yang membentuk cara individu beradaptasi atau bertindak dalam konteks situasi sosial tertentu. Contohnya, perilaku jujur atau patuh terhadap aturan sosial dapat muncul karena individu menyesuaikan diri dengan ekspektasi sosial dari kelompok mereka atau masyarakat. [Lihat sumber Disini - repository.ut.ac.id]

Akibatnya, psikologi kehidupan sehari-hari menyediakan wawasan tentang mengapa beberapa perilaku tampak otomatis atau rutinitas, sedangkan yang lain memerlukan proses mental yang lebih deliberatif. Proses pembentukan kebiasaan, kontrol impuls, serta pola respons terhadap situasi sehari-hari semuanya termasuk dalam ranah kajian yang menganalisis hubungan antara mental internal dan perilaku eksternal.


Penerapan Psikologi dalam Kehidupan Nyata

Penerapan psikologi dalam kehidupan nyata sangat luas dan mencakup berbagai domain keseharian yang mempengaruhi kesejahteraan individu.

Dalam konteks kesehatan mental, prinsip psikologi digunakan untuk membantu individu mengelola stres, kecemasan, atau tekanan kehidupan melalui strategi coping yang efektif, teknik relaksasi, serta pendekatan terapi yang didasarkan pada pemahaman perilaku dan proses kognitif.

Dalam lingkungan pendidikan, psikologi membantu siswa memahami strategi pembelajaran yang efektif, motivasi belajar, serta teknik pengaturan waktu yang membantu mereka mencapai hasil akademik yang lebih baik.

Dalam konteks pekerjaan, psikologi diterapkan untuk meningkatkan produktivitas, kepuasan kerja, serta relasi interpersonal di tempat kerja melalui pemahaman tentang dinamika kelompok, motivasi kerja, serta pengelolaan konflik.

Dalam kehidupan keluarga dan hubungan interpersonal, psikologi memberikan wawasan mengapa konflik terjadi, bagaimana meningkatkan komunikasi yang efektif, serta bagaimana membangun hubungan yang suportif dan sehat dengan anggota keluarga atau pasangan.

Prinsip psikologi juga diterapkan dalam desain intervensi sosial, seperti kampanye kesehatan masyarakat, program peningkatan kesejahteraan, serta strategi perubahan perilaku untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara luas.


Manfaat Psikologi Kehidupan Sehari-hari

Psikologi kehidupan sehari-hari memberikan banyak manfaat praktis yang langsung terasa dalam keseharian individu.

Pertama, psikologi membantu individu memahami diri sendiri dan orang lain, termasuk motivasi, kebutuhan, serta respons emosional yang memengaruhi perilaku mereka dalam situasi tertentu.

Kedua, psikologi memberikan strategi untuk mengatasi stres dan tekanan kehidupan melalui pendekatan coping adaptif yang membantu menjaga keseimbangan emosional dan mental.

Ketiga, psikologi membantu meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan hubungan interpersonal, termasuk keterampilan mendengarkan, empati, serta manajemen konflik yang bermanfaat dalam kehidupan sosial dan profesional.

Keempat, psikologi membantu dalam pembentukan kebiasaan dan rutinitas yang sehat, memberikan wawasan tentang bagaimana kebiasaan terbentuk dan bagaimana mengubah kebiasaan tidak produktif menjadi kebiasaan yang mendukung kesejahteraan individu.

Kelima, psikologi menyediakan dasar ilmiah untuk pengambilan keputusan yang lebih baik, termasuk pertimbangan kognitif dan emosional yang mempengaruhi pilihan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari keputusan kecil hingga keputusan besar yang berdampak jangka panjang.


Kesimpulan

Psikologi kehidupan sehari-hari adalah disiplin ilmu yang berfokus pada pemahaman dan analisis perilaku, pikiran, dan emosi manusia dalam konteks rutinitas dan pengalaman keseharian. Studi ini mencakup ruang lingkup yang luas, termasuk bagaimana proses kognitif dan emosional memengaruhi perilaku serta bagaimana faktor sosial dan lingkungan membentuk pengalaman psikologis individu. Peran psikologi dalam kehidupan nyata bukti melalui penerapannya dalam kesehatan mental, pendidikan, lingkungan kerja, serta hubungan interpersonal, semuanya menunjukkan betapa pentingnya pemahaman psikologis dalam meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan manusia. Dengan penerapan konsep psikologi secara tepat, individu dapat mengembangkan strategi coping yang adaptif, hubungan sosial yang lebih sehat, serta kebiasaan dan keputusan yang mendukung kehidupan yang lebih bermakna dan produktif.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Psikologi kehidupan sehari-hari adalah kajian psikologi yang mempelajari pikiran, emosi, dan perilaku manusia sebagaimana muncul dalam aktivitas dan rutinitas harian. Kajian ini menekankan bagaimana proses mental dan perilaku terbentuk, dipengaruhi lingkungan, serta berdampak pada kualitas hidup individu.

Psikologi kehidupan sehari-hari penting karena membantu individu memahami diri sendiri dan orang lain, mengelola emosi, menghadapi stres, membangun hubungan sosial yang sehat, serta membuat keputusan yang lebih rasional dan adaptif dalam kehidupan nyata.

Ruang lingkup psikologi kehidupan sehari-hari meliputi proses kognitif, emosi, motivasi, pembentukan kebiasaan, interaksi sosial, regulasi emosi, serta adaptasi individu terhadap tuntutan dan dinamika lingkungan sehari-hari.

Psikologi berperan dalam membantu individu memahami perilaku dan emosi yang muncul dalam aktivitas harian, mengelola stres, meningkatkan efektivitas komunikasi, membangun kebiasaan positif, serta meningkatkan kesejahteraan mental dan sosial.

Penerapan psikologi kehidupan sehari-hari dapat ditemukan dalam pengelolaan stres, pembelajaran yang efektif, peningkatan produktivitas kerja, penguatan hubungan interpersonal, serta pengambilan keputusan yang lebih bijak dan bertanggung jawab.

Manfaat mempelajari psikologi kehidupan sehari-hari antara lain meningkatkan pemahaman diri, kemampuan mengelola emosi, kualitas hubungan sosial, pembentukan kebiasaan sehat, serta peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan psikologis secara keseluruhan.

Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Konsep Dasar Psikologi Terapan Konsep Psikologi Positif Psikologi Pendidikan: Ruang Lingkup dan Contohnya Psikologi Belajar Modern: Teori dan Aplikasinya Kesadaran Diri (Self-Awareness): Konsep dan Perannya Psikologi Ibu Trimester Akhir: Konsep, Perubahan Emosi, dan Kesiapan Empati Kognitif dan Emosional Psikologi Gaya Hidup Sehat: Konsep Integratif Komitmen Organisasi: Perspektif Psikologi Kerja Empati: Pengertian, Jenis, dan Peran dalam Interaksi Psikologi Ibu Hamil Trimester Ketiga Konsep Flow dalam Psikologi Konsep Perilaku Adaptif Keseimbangan Emosional: Konsep dan Stabilitas Mental Kematangan Karier: Konsep dan Perencanaan Teori Motivasi Maslow Penelitian Etnometodologi: Ciri dan Implementasi Perilaku Pencegahan Penyakit: Perspektif Psikologi Perilaku Adaptif: Pengertian dan Contoh Kematangan Emosi: Konsep dan Indikator
Artikel Terbaru
Kepercayaan Publik terhadap Pemerintah: Konsep dan Legitimasi Kebijakan Publik: Konsep dan Dampak Sosial Advokasi Sosial: Konsep dan Perubahan Kebijakan Good Governance: Konsep dan Akuntabilitas Sosial Civil Society: Konsep dan Peran Sosial Demokrasi Sosial: Konsep dan Partisipasi Warga Identitas Kolektif: Konsep dan Pembentukan Kelompok Dinamika Kelompok Sosial: Konsep dan Interaksi Internal Inklusi Sosial: Konsep dan Keadilan Sosial Eksklusi Sosial: Konsep dan Marginalisasi Minoritas Sosial: Konsep dan Relasi Kekuasaan Mayoritas Sosial: Konsep dan Dominasi Sosial Polarisasi Sosial: Konsep dan Konflik Kepentingan Interaksi Antarbudaya: Konsep dan Tantangan Sosial Relasi Sosial Virtual: Konsep dan Perubahan Makna