
Liabilitas Jangka Pendek: Konsep dan Kewajiban Lancar
Pendahuluan
Liabilitas jangka pendek merupakan salah satu komponen penting dalam laporan keuangan sebuah perusahaan karena mencerminkan kewajiban yang harus dipenuhi dalam waktu dekat. Pemahaman yang mendalam tentang liabilitas jangka pendek sangat penting bagi manajer, investor, kreditor, dan pengguna laporan keuangan lainnya dalam mengevaluasi kesehatan finansial dan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansialnya. Liabilitas jangka pendek sering disebut juga sebagai kewajiban lancar atau current liabilities karena karakteristiknya yang harus dilunasi dalam jangka waktu kurang dari satu tahun atau dalam siklus operasi normal perusahaan. Keberadaan liabilitas jangka pendek memengaruhi arus kas, likuiditas, dan strategi manajemen modal kerja perusahaan.
Definisi Liabilitas Jangka Pendek
Definisi Liabilitas Jangka Pendek Secara Umum
Liabilitas jangka pendek adalah kewajiban finansial suatu entitas yang harus dipenuhi dalam jangka waktu pendek, umumnya kurang dari 12 bulan sejak tanggal laporan keuangan atau dalam siklus operasi normal perusahaan. Liabilitas jenis ini mencakup semua akun yang timbul dari transaksi masa lalu dan memerlukan pengeluaran sumber daya ekonomi dalam waktu dekat, seperti utang usaha, beban akrual, pinjaman jangka pendek, dan pajak yang masih harus dibayar. Liabilitas jangka pendek digunakan oleh manajemen untuk menilai sejauh mana perusahaan mampu melunasi utang dan memenuhi komitmennya yang akan datang segera. ([Lihat sumber Disini - investopedia.com])
Definisi Liabilitas Jangka Pendek dalam KBBI
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istilah kewajiban berasal dari kata wajib yang berarti sesuatu yang harus dilakukan atau dilaksanakan. Meskipun KBBI tidak secara spesifik mendefinisikan “liabilitas jangka pendek”, istilah ini merupakan turunan dari konsep kewajiban, yaitu sesuatu yang diwajibkan untuk dilunasi oleh entitas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sesuatu yang diwajibkan biasanya berkaitan dengan tanggung jawab finansial yang harus dipenuhi oleh perusahaan terhadap pihak lain, misalnya pemasok atau lembaga keuangan. ([Lihat sumber Disini - kbbi.web.id])
Definisi Liabilitas Jangka Pendek Menurut Para Ahli
-
Munawir (2015) menyatakan bahwa liabilitas jangka pendek adalah kewajiban finansial yang pelunasannya harus dilakukan dalam jangka waktu kurang dari satu tahun sejak saat kewajiban tersebut timbul. ([Lihat sumber Disini - jurnaltrend.com])
-
Menurut sumber kajian akuntansi di STIE MCE, liabilitas jangka pendek adalah kewajiban entitas yang berasal dari peristiwa masa lalu dan diperkirakan akan diselesaikan dalam siklus operasi normal atau dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan. ([Lihat sumber Disini - repository.stie-mce.ac.id])
-
Sumber lain dalam kajian akuntansi mendefinisikan liabilitas jangka pendek sebagai kewajiban yang penyelesaiannya menyebabkan arus keluar sumber daya entitas yang mengandung manfaat ekonomi dalam waktu dekat. ([Lihat sumber Disini - dosen.upi-yai.ac.id])
-
Literatur bisnis umum menyebut liabilitas jangka pendek sebagai kewajiban yang harus dilunasi dalam waktu satu tahun atau satu siklus operasi normal, mana yang lebih lama. ([Lihat sumber Disini - biz.libretexts.org])
Kriteria Liabilitas Jangka Pendek
Liabilitas jangka pendek memiliki sejumlah kriteria yang membedakannya dari jenis kewajiban lain, terutama liabilitas jangka panjang:
-
Jatuh tempo kurang dari 12 bulan, Liabilitas dianggap jangka pendek apabila kewajiban tersebut harus dipenuhi dalam waktu kurang dari satu tahun sejak tanggal laporan keuangan. ([Lihat sumber Disini - investopedia.com])
-
Berasal dari transaksi masa lalu, Liabilitas ini timbul karena suatu peristiwa ekonomi atau transaksi yang telah terjadi, sehingga perusahaan memiliki kewajiban untuk menyerahkan aset atau layanan di masa mendatang. ([Lihat sumber Disini - accountingcoach.com])
-
Menyebabkan arus keluar sumber daya ekonomi, Ketika kewajiban dipenuhi, akan terjadi pengeluaran aset, seperti kas atau piutang yang dikonversi menjadi kas. ([Lihat sumber Disini - repository.stie-mce.ac.id])
-
Diselesaikan dengan aset lancar, Pelunasan liabilitas jangka pendek umumnya dilakukan melalui aset perusahaan yang bersifat lancar seperti kas, piutang usaha, atau persediaan. ([Lihat sumber Disini - dosen.upi-yai.ac.id])
Jenis-Jenis Liabilitas Jangka Pendek
Liabilitas jangka pendek dapat muncul dalam berbagai bentuk tergantung pada sumber dan sifat kewajiban tersebut:
-
Utang Usaha (Accounts Payable)
Utang usaha adalah kewajiban perusahaan kepada pemasok atau vendor atas barang atau jasa yang telah diterima tetapi belum dibayar oleh perusahaan. Utang ini merupakan salah satu bentuk liabilitas jangka pendek yang sering ditemukan dalam operasi harian perusahaan. ([Lihat sumber Disini - imarticus.org]) -
Beban Akrual (Accrued Expenses)
Beban akrual mencakup biaya yang telah terjadi tetapi belum dibayar, seperti gaji karyawan, bunga yang terhutang, atau biaya utilitas. Kewajiban ini harus dicatat sesuai dengan prinsip akuntansi akrual. ([Lihat sumber Disini - highradius.com]) -
Pinjaman Jangka Pendek (Short-Term Loans)
Pinjaman yang harus dilunasi dalam waktu kurang dari satu tahun termasuk dalam liabilitas jangka pendek. Pinjaman ini biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja atau kebutuhan kas jangka pendek. ([Lihat sumber Disini - investopedia.com]) -
Pajak dan Utang Pajak (Taxes Payable)
Perusahaan memiliki kewajiban untuk membayar pajak dalam periode tertentu, misalnya pajak penghasilan atau pajak pertambahan nilai yang belum dibayar pada saat laporan keuangan disusun. ([Lihat sumber Disini - imarticus.org]) -
Pendapatan Diterima Dimuka (Unearned Revenue)
Ini adalah pembayaran yang diterima dari pelanggan sebelum jasa atau produk diserahkan. Pendapatan tersebut dicatat sebagai liabilitas sampai perusahaan memenuhi kewajiban untuk memberikan barang atau jasa. ([Lihat sumber Disini - highradius.com]) -
Bagian Lancar dari Utang Jangka Panjang (Current Portion of Long-Term Debt)
Utang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam 12 bulan berikutnya dipindahkan ke bagian liabilitas jangka pendek dalam neraca. ([Lihat sumber Disini - imarticus.org])
Pengakuan dan Pengukuran Liabilitas Jangka Pendek
Pengakuan liabilitas jangka pendek dilakukan ketika perusahaan memenuhi kriteria sebagai berikut:
-
Kewajiban tersebut berasal dari transaksi masa lalu atau peristiwa ekonomi yang telah terjadi. ([Lihat sumber Disini - accountingcoach.com])
-
Perusahaan memiliki kewajiban sekarang kepada pihak lain untuk menyerahkan kas, aset lain, atau layanan di masa datang. ([Lihat sumber Disini - dosen.upi-yai.ac.id])
-
Penyelesaian kewajiban diperkirakan akan terjadi dalam waktu kurang dari satu tahun. ([Lihat sumber Disini - investopedia.com])
Pengukuran liabilitas jangka pendek biasanya dilakukan berdasarkan jumlah yang harus dibayarkan atau dilunasi, termasuk beban bunga yang relevan pada tanggal laporan keuangan. Liabilitas harus dicatat pada nilai wajarnya sesuai dengan prinsip akuntansi berlaku umum dan standar pelaporan keuangan. ([Lihat sumber Disini - tojqi.net])
Penyajian Liabilitas Jangka Pendek dalam Neraca
Dalam neraca atau laporan posisi keuangan, liabilitas jangka pendek disajikan dalam bagian kewajiban lancar yang ditempatkan setelah aset lancar dan sebelum liabilitas jangka panjang. Penyajian ini membantu pengguna laporan keuangan melihat komitmen perusahaan yang harus segera dipenuhi dan bagaimana aset lancar akan digunakan untuk melunasi kewajiban tersebut. ([Lihat sumber Disini - paper.id])
Penyajian yang jelas dan terpisah antara liabilitas jangka pendek dan jangka panjang sangat penting agar analisis likuiditas dan kesehatan finansial perusahaan dapat dilakukan secara tepat oleh investor, analis, dan kreditor. ([Lihat sumber Disini - quickbooks.intuit.com])
Dampak Liabilitas Jangka Pendek terhadap Likuiditas
Liabilitas jangka pendek memiliki dampak signifikan terhadap likuiditas suatu perusahaan, yaitu kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansialnya dalam jangka pendek. Likuiditas biasanya diukur dengan rasio keuangan seperti current ratio dan quick ratio, yang membandingkan aset lancar dengan liabilitas jangka pendek. Semakin tinggi liabilitas jangka pendek dibandingkan dengan aset lancar, semakin besar tekanan likuiditas yang dialami perusahaan. ([Lihat sumber Disini - mdpi.com])
Manajemen liabilitas jangka pendek yang baik dapat membantu perusahaan menjaga arus kas yang sehat dan menghindari risiko gagal bayar. Misalnya, perusahaan yang secara terus menerus menggunakan liabilitas jangka pendek untuk membiayai operasi tanpa memperkuat aset lancar berpotensi mengalami kesulitan membayar utang segera ketika jatuh tempo. ([Lihat sumber Disini - enerpize.com])
Kesimpulan
Liabilitas jangka pendek atau kewajiban lancar merupakan komponen penting dalam struktur kewajiban perusahaan yang mencerminkan komitmen finansial yang harus dilunasi dalam jangka waktu singkat, umumnya kurang dari satu tahun. Pemahaman tentang definisi, kriteria, jenis, pengakuan, pengukuran, dan penyajian liabilitas jangka pendek memberikan informasi penting bagi para pengguna laporan keuangan dalam menilai kesehatan finansial dan likuiditas perusahaan. Pengelolaan liabilitas jangka pendek yang efektif membantu perusahaan menjaga stabilitas arus kas, memenuhi kewajiban tepat waktu, serta mempertahankan kredibilitas di mata kreditor dan investor.