Terakhir diperbarui: 03 January 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 3 January). Perilaku Adaptif: Pengertian dan Contoh. SumberAjar. Retrieved 12 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/perilaku-adaptif-pengertian-dan-contoh 

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Perilaku Adaptif: Pengertian dan Contoh - SumberAjar.com

Perilaku Adaptif: Pengertian dan Contoh

Pendahuluan

Perilaku adaptif merupakan konsep penting dalam psikologi dan pendidikan yang menggambarkan bagaimana individu menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan sosial dan lingkup kehidupan sehari-hari. Perubahan lingkungan, tuntutan budaya, serta dinamika sosial membuat setiap orang harus memiliki kemampuan untuk beradaptasi agar dapat hidup secara produktif dan harmonis. Pemahaman yang komprehensif tentang perilaku adaptif penting tidak hanya dalam konteks perkembangan individu tetapi juga dalam konteks pemberian layanan pendidikan, interaksi sosial, dan fasilitasi kesejahteraan psikologis. Artikel ini akan membahas secara mendalam definisi perilaku adaptif menurut KBBI dan para ahli, ciri-cirinya, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta contoh-contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Penjelasan ini didasarkan pada referensi jurnal dan sumber tepercaya agar memberikan informasi akurat serta aplikatif bagi pembaca akademik maupun praktisi pendidikan dan psikologi.


Definisi Perilaku Adaptif

Definisi Perilaku Adaptif Secara Umum

Perilaku adaptif secara umum menggambarkan kemampuan individu untuk melakukan tindakan yang membantu mereka menyesuaikan diri dengan situasi baru dan memenuhi tuntutan kehidupan sosial dan fungsional secara efektif. Individu yang memiliki perilaku adaptif baik dapat berinteraksi secara sosial, mengambil keputusan yang tepat, serta melaksanakan kegiatan hidup sehari-hari secara mandiri dan sesuai dengan norma sosial yang berlaku. Pemahaman ini mencakup keterampilan sosial, praktis, dan kognitif yang dipelajari dan digunakan individu dalam kehidupan nyata mereka. Hal ini termasuk kemampuan menyesuaikan kebutuhan pribadi, lingkungan sosial dan budaya tanpa mengalami tekanan yang berlebihan atau konflik yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan. [Lihat sumber Disini - repository.upi.edu]

Definisi Perilaku Adaptif dalam KBBI

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), istilah “adaptif” merujuk pada sesuatu yang bersifat menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan. Dalam konteks perilaku, hal ini berarti tindakan atau pola perilaku yang dilakukan individu untuk bisa beradaptasi atau menyesuaikan dirinya dengan lingkungan, tugas, dan tuntutan yang dihadapi agar tetap efektif dan produktif. Definisi KBBI menekankan aspek menyesuaikan diri dengan lingkungan serta upaya individu untuk bertindak sesuai perubahan kondisi yang terjadi. (Sumber: definisi KBBI, akses langsung KBBI daring)

Definisi Perilaku Adaptif Menurut Para Ahli

Beberapa ahli memberikan penjelasan yang lebih spesifik terkait perilaku adaptif:

  1. Cook Klein (2014) menyatakan bahwa perilaku adaptif adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan situasi baru dan menunjukkan keterampilan yang relevan dalam situasi tersebut. [Lihat sumber Disini - id.scribd.com]

  2. Hallahan, Kauffman & Pullen (2009) mendefinisikan perilaku adaptif sebagai tingkat kemampuan atau keefektifan individu dalam memenuhi standar kemandirian personal dan tanggung jawab sosial yang diharapkan bagi usia dan budaya kelompoknya. [Lihat sumber Disini - id.scribd.com]

  3. Smith & Tyler (2010) menyatakan bahwa perilaku adaptif adalah segala sesuatu yang digunakan individu dalam kehidupan sehari-hari agar dapat berfungsi dengan efektif dalam berbagai konteks sosial. [Lihat sumber Disini - id.scribd.com]

  4. Rochyadi (2010) mengemukakan bahwa perilaku adaptif fokus pada perilaku harian, pemenuhan harapan masyarakat, serta kemampuan untuk mengatasi perubahan dan tuntutan dalam lingkungan masyarakat. [Lihat sumber Disini - id.scribd.com]


Ciri-Ciri Perilaku Adaptif

Perilaku adaptif memiliki sejumlah ciri yang membedakannya dari perilaku lainnya. Di antaranya adalah:

  1. Kemampuan Menyesuaikan dengan Lingkungan Sosial

    Individu mampu memahami norma, aturan, serta ekspektasi dalam lingkungan sosialnya kemudian bertindak sesuai dengan hal-hal tersebut. Perilaku ini mencerminkan kecakapan sosial yang baik dalam kehidupan sehari-hari. [Lihat sumber Disini - gramedia.com]

  2. Kemandirian dalam Kegiatan Sehari-hari

    Individu dengan perilaku adaptif mampu melakukan aktivitas harian seperti mengurus diri sendiri, mengambil keputusan, dan menyelesaikan tugas hidup tanpa bergantung secara berlebihan pada orang lain. [Lihat sumber Disini - fr.scribd.com]

  3. Kompetensi Fungsional

    Ini meliputi keterampilan komunikasi, manajemen diri, kesehatan, keterampilan domestik dan vokasional sesuai dengan harapan lingkungan sosial dan usia individu tersebut. [Lihat sumber Disini - fr.scribd.com]

  4. Kemampuan Mengatasi Perubahan

    Individu dengan perilaku adaptif dapat merespon perubahan lingkungan atau situasi dengan efektif, tetap mempertahankan stabilitas emosional serta fungsi sosialnya. [Lihat sumber Disini - repository.upi.edu]

  5. Relevan dengan Tugas dan Kondisi

    Perilaku adaptif bukan hanya respons otomatis terhadap lingkungan, namun respons yang sesuai dengan tuntutan tugas dan kondisi yang dihadapi, menunjukkan perilaku yang fleksibel dan tepat. [Lihat sumber Disini - gramedia.com]


Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Adaptif

Perilaku adaptif dipengaruhi oleh banyak faktor, baik internal maupun eksternal, yang menentukan seberapa efektif seseorang menyesuaikan diri dengan lingkungan dan kehidupannya. Beberapa faktor penting di antaranya adalah:

  1. Kondisi Fisik dan Kesehatan

    Kondisi fisik seperti kesehatan umum, energi, dan kemampuan fisik memengaruhi bagaimana seseorang menanggapi dan menyesuaikan diri dalam kehidupan sehari-hari. Individu yang sehat secara fisik biasanya menunjukkan respons terhadap lingkungan yang lebih adaptif. [Lihat sumber Disini - ejournal.uas.ac.id]

  2. Personality atau Kepribadian

    Kepribadian seseorang, seperti tingkat proaktifitas, keterbukaan terhadap pengalaman baru, serta kemampuan mengendalikan diri dapat memengaruhi kemampuan adaptif. Individu yang lebih terbuka terhadap pengalaman baru cenderung lebih cepat menyesuaikan diri dalam situasi yang berubah. [Lihat sumber Disini - repository.uinjkt.ac.id]

  3. Pendidikan dan Pengalaman Belajar

    Proses pendidikan dan pengalaman belajar yang diperoleh sejak dini dapat membentuk keterampilan adaptif. Pembelajaran sosial dan pengalaman dalam berinteraksi dengan berbagai kelompok sosial memupuk kemampuan menyesuaikan diri dalam konteks sosial yang kompleks. [Lihat sumber Disini - ejournal.uas.ac.id]

  4. Lingkungan Sosial dan Budaya

    Norma budaya, pola interaksi sosial, serta dukungan lingkungan tempat tinggal individu memengaruhi bagaimana individu belajar dan menggunakan perilaku adaptif. Lingkungan yang stabil dan suportif mendukung perkembangan perilaku adaptif. [Lihat sumber Disini - ejournal.uas.ac.id]

  5. Nilai dan Norma Agama

    Nilai-nilai moral, etika, serta ajaran agama dalam lingkungan sosial dapat membentuk perilaku individu terhadap tuntutan sosial serta membantu individu untuk menyesuaikan diri dengan norma tersebut. [Lihat sumber Disini - ejournal.uas.ac.id]


Perilaku Adaptif dalam Lingkungan Sosial

Dalam konteks sosial, perilaku adaptif merupakan keterampilan penting yang memungkinkan seseorang untuk berfungsi secara produktif dan harmonis. Hal ini mencakup beragam aspek interaksi sosial dan praktis.

  1. Kemampuan Komunikasi Interpersonal

    Kemampuan berbicara, mendengarkan, serta merespon secara tepat dalam percakapan merupakan bentuk perilaku adaptif yang penting dalam hubungan sosial, baik antar individu maupun kelompok. Individu yang menunjukkan kompetensi ini mampu membangun hubungan sosial yang lebih baik. [Lihat sumber Disini - fr.scribd.com]

  2. Kepatuhan terhadap Norma Sosial

    Perilaku adaptif membantu individu untuk tunduk terhadap norma serta aturan yang berlaku dalam masyarakat tanpa menimbulkan konflik sosial, sehingga interaksi sosial berjalan harmonis dan tertata. [Lihat sumber Disini - gramedia.com]

  3. Pengelolaan Konflik Sosial

    Seseorang dengan keterampilan adaptif yang baik dapat mengatasi konflik dalam interaksi sosial dengan cara bijak, mempertahankan hubungan serta integritas sosial yang sehat. [Lihat sumber Disini - repository.upi.edu]

  4. Perlakuan terhadap Perubahan Sosial

    Lingkungan sosial senantiasa berubah, baik dalam hal hubungan kerja, struktur keluarga, maupun norma budaya. Individu harus mampu menyesuaikan respons perilakunya untuk tetap relevan terhadap perubahan ini. [Lihat sumber Disini - gramedia.com]


Dampak Perilaku Adaptif terhadap Penyesuaian Diri

Perilaku adaptif memiliki dampak luas terhadap penyesuaian diri seseorang dalam kehidupan. Efek-efek ini mencakup aspek psikologis, sosial, hingga produktivitas kehidupan individu:

  1. Peningkatan Kemandirian

    Kemampuan untuk menjalankan kehidupan sehari-hari secara mandiri tanpa tergantung kepada dukungan orang lain adalah salah satu dampak positif dari perilaku adaptif yang baik. [Lihat sumber Disini - fr.scribd.com]

  2. Mengurangi Stres dan Konflik Sosial

    Individu yang mampu menyesuaikan diri secara adaptif cenderung lebih efektif menghadapi tekanan sosial maupun situasi tegang, sehingga mampu mengurangi konflik batin maupun sosial yang dialami. [Lihat sumber Disini - repository.upi.edu]

  3. Kesejahteraan Psikologis

    Perilaku adaptif mendukung kesejahteraan psikologis seseorang karena individu merasa lebih mampu mengatasi perubahan, tantangan, serta ekspektasi lingkungan secara realistis dan efektif. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

  4. Peningkatan Produktivitas

    Individu dengan perilaku adaptif yang baik biasanya mampu merespon perubahan di tempat kerja atau studi dengan efektif, sehingga meningkatkan keterampilan produktivitas dan peluang keberhasilan di lingkungan profesional maupun akademik. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]


Contoh Perilaku Adaptif dalam Kehidupan Sehari-hari

  1. Kemampuan Menyesuaikan Jadwal Baru

    Contohnya, seorang mahasiswa yang pindah dari kampung halaman ke kota lain untuk kuliah harus menyesuaikan jadwal hidup, kebiasaan baru, dan rutinitas belajar agar tetap produktif dalam lingkungan baru. Individu ini harus mampu mengatur waktu belajar, berinteraksi dengan teman baru, serta mengelola stres secara efektif. [Lihat sumber Disini - repository.unair.ac.id]

  2. Kemampuan Sosial di Tempat Kerja

    Seorang pekerja baru yang cepat menyesuaikan diri dengan budaya kerja di kantor, berhubungan baik dengan kolega, dan menanggapi aturan serta ekspektasi profesional dalam tim menunjukkan perilaku adaptif yang baik. [Lihat sumber Disini - gramedia.com]

  3. Menjalankan Protokol Kesehatan Baru

    Pada masa pandemi, kemampuan individu untuk mengikuti protokol kesehatan baru seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan disiplin dalam kebersihan pribadi merupakan contoh perilaku adaptif yang membantu menciptakan lingkungan yang aman dan sehat. [Lihat sumber Disini - gramedia.com]

  4. Mengelola Emosi saat Menghadapi Perubahan

    Ketika seseorang menghadapi perubahan besar dalam kehidupan, misalnya kehilangan pekerjaan, respons adaptif dalam bentuk mencari peluang baru, mempertahankan keseimbangan emosional, dan membangun strategi baru untuk maju merupakan manifestasi adaptasi perilaku yang kuat. [Lihat sumber Disini - repository.upi.edu]


Kesimpulan

Perilaku adaptif merupakan kemampuan penting yang mencerminkan bagaimana individu menyesuaikan diri secara efektif dalam konteks sosial, budaya, dan kehidupan sehari-hari. Konsep ini mencakup keterampilan fungsional, sosial, dan praktis yang membantu individu untuk memenuhi tuntutan lingkungan serta berperilaku sesuai ekspektasi sosial. Faktor-faktor seperti kondisi fisik, kepribadian, pendidikan, serta lingkungan sosial sangat memengaruhi perilaku adaptif seseorang. Dalam praktek, perilaku adaptif terlihat jelas dalam respons individu terhadap perubahan jadwal, interaksi sosial, maupun tantangan lingkungan baru. Dampak positif dari perilaku adaptif mencakup peningkatan kemandirian, kesejahteraan psikologis, serta produktivitas hidup secara keseluruhan. Pemahaman dan pengembangan perilaku adaptif dapat meningkatkan kualitas hidup individu di berbagai fase kehidupan.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Perilaku adaptif adalah kemampuan individu untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan sosial dan kehidupan sehari-hari secara efektif, meliputi keterampilan sosial, kemandirian, serta kemampuan menghadapi perubahan.

Perilaku adaptif penting karena membantu individu menjalani kehidupan secara mandiri, mengurangi konflik sosial, meningkatkan kesejahteraan psikologis, serta memungkinkan seseorang berfungsi secara optimal di lingkungan sosial dan budaya.

Ciri-ciri perilaku adaptif meliputi kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial, kemandirian dalam aktivitas sehari-hari, kemampuan komunikasi yang baik, kepatuhan terhadap norma sosial, serta kemampuan menghadapi perubahan dengan stabil.

Perilaku adaptif dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal seperti kondisi fisik dan kesehatan, kepribadian, pendidikan, pengalaman belajar, lingkungan sosial dan budaya, serta nilai dan norma yang dianut individu.

Contoh perilaku adaptif antara lain menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, mengikuti aturan di tempat kerja atau sekolah, mengelola emosi saat menghadapi perubahan hidup, serta membangun hubungan sosial yang sehat di masyarakat.

Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Teknologi Adaptif untuk Riset Sosial Konsep Perilaku Adaptif Kepribadian Adaptif: Konsep dan Fleksibilitas Desain Eksperimen Adaptif: Pengertian dan Implementasi Regulasi Stres: Konsep dan Strategi Adaptif Stabilitas Emosi: Konsep dan Implikasi Perilaku Perubahan Perilaku Kesehatan Konsep Koping Psikologis Gangguan Koping Keluarga Theory of Planned Behavior: Konsep, Sikap, dan Niat Berperilaku Sehat Teori Behavioral: Konsep dan Aplikasi Perilaku Prososial: Faktor dan Contohnya Konsep Keseimbangan Emosi Perilaku Sehat: Konsep dan Determinan Psikologis Ketidakstabilan Emosi Pasien: Faktor dan Pendekatan Ketahanan Sistem Kesehatan: Konsep, Kapasitas Adaptif, dan Kesiapsiagaan Kesiapan Perubahan Perilaku: Konsep, Tahapan Perubahan, dan Implikasinya Koping Keluarga: Konsep, Peran, dan Implikasi Keperawatan Fleksibilitas Kognitif: Konsep dan Adaptasi Perilaku Kolektif: Konsep dan Manifestasi Sosial
Artikel Terbaru
Kepercayaan Publik terhadap Pemerintah: Konsep dan Legitimasi Kebijakan Publik: Konsep dan Dampak Sosial Advokasi Sosial: Konsep dan Perubahan Kebijakan Good Governance: Konsep dan Akuntabilitas Sosial Civil Society: Konsep dan Peran Sosial Demokrasi Sosial: Konsep dan Partisipasi Warga Identitas Kolektif: Konsep dan Pembentukan Kelompok Dinamika Kelompok Sosial: Konsep dan Interaksi Internal Inklusi Sosial: Konsep dan Keadilan Sosial Eksklusi Sosial: Konsep dan Marginalisasi Minoritas Sosial: Konsep dan Relasi Kekuasaan Mayoritas Sosial: Konsep dan Dominasi Sosial Polarisasi Sosial: Konsep dan Konflik Kepentingan Interaksi Antarbudaya: Konsep dan Tantangan Sosial Relasi Sosial Virtual: Konsep dan Perubahan Makna