Terakhir diperbarui: 02 January 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 2 January). Prokrastinasi: Penyebab dan Solusi. SumberAjar. Retrieved 24 February 2026, from https://sumberajar.com/kamus/prokrastinasi-penyebab-dan-solusi  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Prokrastinasi: Penyebab dan Solusi - SumberAjar.com

Prokrastinasi: Penyebab dan Solusi

Pendahuluan

Prokrastinasi adalah fenomena yang lazim dijumpai di berbagai kalangan, terutama di lingkungan pendidikan dan dunia kerja. Banyak individu merasa familiar dengan perasaan “nanti dulu” ketika menghadapi tugas penting, padahal menunda pekerjaan secara terus-menerus dapat berdampak buruk bagi kesejahteraan mental, kinerja, dan pencapaian tujuan jangka panjang. Dalam konteks akademik, perilaku menunda-nunda ini sering muncul sebagai kebiasaan yang secara sadar tetap dilakukan meskipun individu mengetahui konsekuensi negatifnya terhadap prestasi dan kesehatan psikologis. Fenomena ini tidak hanya soal manajemen waktu yang buruk, tetapi juga mencerminkan kegagalan dalam regulasi diri dan kontrol emosional yang efektif. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]


Definisi Prokrastinasi

Definisi Prokrastinasi Secara Umum

Prokrastinasi secara umum dapat didefinisikan sebagai kecenderungan untuk menunda atau menangguhkan pelaksanaan tugas yang penting sambil melakukan kegiatan lain yang kurang penting atau lebih menyenangkan. Perilaku ini mencakup penundaan mulai atau menyelesaikan pekerjaan yang seharusnya dilakukan sesuai jadwal atau tenggat waktu yang telah ditetapkan meskipun individu menyadari bahwa penundaan tersebut dapat membawa dampak negatif. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Definisi Prokrastinasi dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), prokrastinasi merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kecenderungan menunda dalam memulai maupun menyelesaikan suatu tugas secara keseluruhan. Meskipun definisi lengkap dalam KBBI daring memiliki keterbatasan akses, pengertian ini konsisten dengan konsep menunda pekerjaan yang seharusnya diselesaikan. [Lihat sumber Disini - kbbi.web.id]

Definisi Prokrastinasi Menurut Para Ahli

  1. Steel (2007), Prokrastinasi ditafsirkan sebagai kecenderungan untuk secara sukarela menunda tindakan yang dimaksudkan meskipun menyadari bahwa penundaan itu akan memperburuk hasil akhir. [Lihat sumber Disini - ejournal-pasca.undiksha.ac.id]

  2. Wikipedia Psikologi, Prokrastinasi atau penunda-nundaan berarti tindakan mengganti tugas berkepentingan tinggi dengan aktivitas berkepentingan rendah sehingga pekerjaan penting tertunda. [Lihat sumber Disini - id.wikipedia.org]

  3. MMC Undiksha (mahasiswa pasca), Prokrastinasi mencakup tiga aspek utama: keterlambatan, kontraproduktif, dan kebutuhan yang tak perlu ditunda. [Lihat sumber Disini - ejournal-pasca.undiksha.ac.id]

  4. AI Hartono (2020), Secara etimologis, istilah prokrastinasi berasal dari bahasa Latin procrastination dengan arti menunda sampai esok hari, yang menggambarkan pola perilaku menunda secara konsisten. [Lihat sumber Disini - repository.um-surabaya.ac.id]


Jenis-Jenis Prokrastinasi

Prokrastinasi tidak selalu terbatas pada satu bentuk perilaku tunggal, melainkan dapat dikategorikan berdasarkan gaya dan seberapa sering seseorang melakukan penundaan tersebut:

  1. Prokrastinasi Pasif, Individu yang secara tidak sengaja menunda tugas karena kurangnya keputusan atau ketidakmampuan mengambil tindakan tepat waktu. [Lihat sumber Disini - researchgate.net]

  2. Prokrastinasi Aktif, Individu yang secara sadar memilih untuk menunda, sering karena merasa bahwa bekerja di bawah tekanan menghasilkan hasil yang lebih baik. [Lihat sumber Disini - researchgate.net]

  3. Mild, Average, dan Severe, Kategori berdasarkan tingkat frekuensi dan dampak perilaku menunda. Individu dengan prokrastinasi severe memiliki frekuensi tinggi menunda tugas dan dampaknya sangat negatif dibandingkan prokrastinasi mild. [Lihat sumber Disini - solvingprocrastination.com]

  4. Domain-Specific Procrastination, Prokrastinasi yang terjadi pada area tertentu, misalnya akademik, pekerjaan rumah tangga, atau kesehatan (seperti menunda tidur). [Lihat sumber Disini - solvingprocrastination.com]


Faktor Penyebab Prokrastinasi

Prokrastinasi dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dari dalam diri individu maupun dari lingkungan di sekitarnya. Penelitian tentang prokrastinasi akademik menunjukkan beberapa faktor utama yang menyebabkan perilaku ini:

  1. Faktor Internal

  2. Faktor Eksternal

    • Lingkungan dan distraksi, Lingkungan yang mengandung banyak distraksi seperti gadget, media sosial, atau budaya akademik yang kurang mendukung dapat memicu penundaan tugas. [Lihat sumber Disini - edu.pubmedia.id]

    • Lingkungan akademik dan tuntutan luar, Waktu pengumpulan tugas yang singkat dan kompleksitas tugas juga dapat meningkatkan perilaku prokrastinasi mahasiswa. [Lihat sumber Disini - edu.pubmedia.id]

  3. Faktor Psikologis Lainnya


Dampak Prokrastinasi terhadap Prestasi

Prokrastinasi memiliki dampak signifikan terhadap prestasi akademik maupun kinerja profesional:

  1. Penurunan Kualitas Prestasi, Menunda tugas sampai mendekati tenggat waktu sering kali membuat hasil pekerjaan kurang maksimal karena waktu yang terbatas untuk perbaikan. [Lihat sumber Disini - jurnal.undhirabali.ac.id]

  2. Stres dan Kecemasan Meningkat, Keterlambatan menyelesaikan tugas dapat meningkatkan stres dan kecemasan, karena individu harus menyelesaikan pekerjaan dalam tekanan waktu yang tinggi. [Lihat sumber Disini - psikologi.umsida.ac.id]

  3. Efek pada Kesehatan Mental dan Fisik, Perilaku menunda yang kronis dapat menyebabkan kelelahan fisik dan burnout akibat jarak waktu yang tidak seimbang antara tuntutan tugas dan waktu persiapan. [Lihat sumber Disini - jurnal.undhirabali.ac.id]


Prokrastinasi dalam Konteks Akademik

Dalam konteks akademik, prokrastinasi terutama terjadi pada siswa dan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas seperti pekerjaan rumah, persiapan ujian, laporan, hingga penyusunan skripsi. Penelitian di lingkungan pendidikan menunjukkan bahwa perilaku ini berdampak pada:

  1. Keterlambatan Penyelesaian Tugas, Mahasiswa sering menunda pekerjaan skripsi atau proposal sampai mendekati deadline, menyebabkan kualitas output menurun. [Lihat sumber Disini - jurnal.uns.ac.id]

  2. Penurunan Regulasi Diri Mahasiswa, Kurangnya kontrol diri menjadi salah satu penyebab utama tingginya tingkat prokrastinasi dalam pembelajaran daring maupun tugas akademik rutin. [Lihat sumber Disini - jurnal.undhirabali.ac.id]

  3. Pengaruh Lingkungan Belajar, Lingkungan belajar yang tidak terstruktur dengan baik dapat memperbesar kecenderungan menunda tugas akademik. [Lihat sumber Disini - edu.pubmedia.id]


Strategi Mengatasi Prokrastinasi

Mengatasi perilaku menunda-nunda membutuhkan pendekatan yang holistik, termasuk perubahan pola pikir, manajemen waktu yang efektif, dan teknik psikologis tertentu:

  1. Manajemen Waktu dan Goal Setting

  2. Penerapan Teknik Self-Management

  3. Konseling dan Dukungan Sosial

  4. Penguatan Motivasi dan Regulasi Diri

  5. Lingkungan yang Mendukung


Kesimpulan

Prokrastinasi merupakan perilaku menunda-nunda tugas penting meskipun individu menyadari bahwa penundaan tersebut membawa konsekuensi negatif bagi prestasi dan kesehatan mental. Secara umum, prokrastinasi dapat diartikan sebagai kecenderungan menunda kegiatan yang seharusnya diprioritaskan, sementara definisi menurut para ahli menekankan perilaku kontraproduktif dan kegagalan regulasi diri. Faktor penyebabnya sangat beragam, meliputi faktor internal seperti regulasi diri yang buruk dan distraksi psikologis, serta faktor eksternal seperti lingkungan belajar yang kurang kondusif. Dampaknya terhadap prestasi dan kesejahteraan cukup signifikan, terutama dalam konteks akademik di mana tugas dan tenggat waktu sangat memengaruhi kualitas hasil belajar. Strategi efektif untuk mengatasi prokrastinasi termasuk manajemen waktu, teknik self-management, konseling, serta dukungan lingkungan yang mendukung fokus kerja. Dengan pemahaman menyeluruh dan penerapan strategi yang tepat, individu dapat mengurangi kecenderungan menunda pekerjaan dan meningkatkan prestasi serta kesejahteraan dirinya.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Prokrastinasi adalah perilaku menunda memulai atau menyelesaikan tugas penting secara sengaja meskipun individu menyadari bahwa penundaan tersebut dapat menimbulkan dampak negatif terhadap prestasi, waktu, dan kesejahteraan psikologis.

Penyebab prokrastinasi meliputi kegagalan regulasi diri, rendahnya motivasi, kecemasan dan stres, rasa takut gagal, lingkungan yang penuh distraksi, serta tuntutan tugas yang dirasa terlalu berat atau tidak jelas.

Prokrastinasi dapat menyebabkan penurunan kualitas tugas, keterlambatan penyelesaian pekerjaan, meningkatnya stres dan kecemasan, serta berpengaruh negatif terhadap hasil belajar dan pencapaian akademik.

Jenis prokrastinasi antara lain prokrastinasi pasif, prokrastinasi aktif, prokrastinasi ringan hingga berat, serta prokrastinasi yang bersifat spesifik pada domain tertentu seperti akademik atau pekerjaan.

Prokrastinasi dapat diatasi dengan manajemen waktu yang baik, penetapan tujuan yang jelas, peningkatan regulasi diri, penguatan motivasi intrinsik, pengurangan distraksi lingkungan, serta dukungan sosial atau konseling jika diperlukan.

Prokrastinasi pada mahasiswa sering terjadi karena beban tugas akademik yang tinggi, kurangnya keterampilan manajemen waktu, tekanan akademik, serta lingkungan belajar yang kurang terstruktur dan penuh distraksi.

โฌ‡
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Fear of Failure: Konsep dan Dampak Psikologis Fear of Failure: Konsep dan Dampak Psikologis Kualitas Data Mortalitas Kualitas Data Mortalitas Attribution Theory: Konsep dan Contoh Attribution Theory: Konsep dan Contoh Burnout Akademik: Konsep dan Faktor Risiko Burnout Akademik: Konsep dan Faktor Risiko Sistem Mobile To-Do List Akademik Sistem Mobile To-Do List Akademik Trait Anxiety: Konsep dan Pengukuran Trait Anxiety: Konsep dan Pengukuran Hubungan Kausal: Pengertian, Jenis, dan Contohnya Hubungan Kausal: Pengertian, Jenis, dan Contohnya Fleksibilitas Kognitif: Konsep dan Adaptasi Fleksibilitas Kognitif: Konsep dan Adaptasi Outlier: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya dalam Statistik Outlier: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya dalam Statistik Metode Elemen Hingga: Konsep, Pemodelan Numerik, dan Analisis Struktur Metode Elemen Hingga: Konsep, Pemodelan Numerik, dan Analisis Struktur Riset Terapan di Dunia Industri dan Pendidikan Riset Terapan di Dunia Industri dan Pendidikan Regulasi Stres: Konsep dan Strategi Adaptif Regulasi Stres: Konsep dan Strategi Adaptif Konflik Interpersonal: Konsep dan Resolusi Konflik Interpersonal: Konsep dan Resolusi Kausalitas: Pengertian, Jenis, dan Contoh dalam Penelitian beserta sumber [PDF] Kausalitas: Pengertian, Jenis, dan Contoh dalam Penelitian beserta sumber [PDF] Retak Beton: Konsep, Jenis Retak, dan Penyebab Struktural Retak Beton: Konsep, Jenis Retak, dan Penyebab Struktural Perubahan Pola Bicara: Pengertian dan Contoh Kasus Perubahan Pola Bicara: Pengertian dan Contoh Kasus Kerusakan Struktur: Konsep, Klasifikasi Kerusakan, dan Penyebab Teknis Kerusakan Struktur: Konsep, Klasifikasi Kerusakan, dan Penyebab Teknis Distorsi Kognitif: Konsep dan Implikasi Psikologis Distorsi Kognitif: Konsep dan Implikasi Psikologis Six Sigma: Konsep, Pengendalian Kualitas, dan Minimisasi Cacat Six Sigma: Konsep, Pengendalian Kualitas, dan Minimisasi Cacat Nyeri Akut: Definisi, Penyebab, dan Penatalaksanaannya Nyeri Akut: Definisi, Penyebab, dan Penatalaksanaannya
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaruโ€ฆ