Terakhir diperbarui: 03 February 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 3 February). Fisika: Konsep Dasar, Ruang Lingkup, dan Peran dalam Sains. SumberAjar. Retrieved 3 February 2026, from https://sumberajar.com/kamus/fisika-konsep-dasar-ruang-lingkup-dan-peran-dalam-sains  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Fisika: Konsep Dasar, Ruang Lingkup, dan Peran dalam Sains - SumberAjar.com

Fisika: Konsep Dasar, Ruang Lingkup, dan Peran dalam Sains

Pendahuluan

Fisika merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan yang memainkan peran fundamental dalam pemahaman tentang alam semesta sejak awal perkembangan sains. Selama berabad-abad, fisika telah memberikan jawaban terhadap pertanyaan dasar mengenai bagaimana materi, energi, dan fenomena alam saling berinteraksi dalam ruang dan waktu. Dalam era modern, fisika tidak hanya memberikan kerangka teori untuk memahami fenomena fisik tetapi juga memicu terobosan teknologi yang berdampak luas dalam berbagai sektor kehidupan seperti teknologi informasi, energi, transportasi, dan kesehatan. Hal ini menjadikan fisika sebagai dasar dari banyak disiplin ilmu lainnya serta sebagai landasan penting dalam pengembangan teknologi. Sejalan dengan itu, kajian tentang fisika harus dipahami secara menyeluruh untuk melihat bagaimana ilmu ini berperan dalam membentuk peradaban modern melalui pendekatan ilmiah yang sistematis dan objektif. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])


Definisi Fisika

Definisi Fisika Secara Umum

Fisika secara umum dapat dipahami sebagai disiplin ilmu alam yang mempelajari sifat, struktur, serta dinamika materi dan energi, serta interaksi antara keduanya dalam ruang dan waktu. Kajian ini mencakup segala fenomena fisik mulai dari skala mikroskopik seperti atom dan partikel subatomik, hingga skala kosmik seperti gerak planet dan struktur alam semesta. Pengertian ini menekankan bahwa fisika bukan hanya tentang teori abstrak, tetapi juga tentang penjelasan terhadap fenomena nyata yang dapat diamati dan diuji melalui eksperimen. Dalam konteks pengetahuan ilmiah, fisika bertujuan menghasilkan hukum, prinsip, serta model yang teruji secara empiris untuk menjelaskan berbagai fenomena alam. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])

Definisi Fisika dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), fisika didefinisikan sebagai ilmu yang membahas serta mempelajari mengenai materi dan energi, termasuk sifat, struktur, gerak, serta interaksi yang terjadi di antara keduanya di bawah berbagai kondisi tertentu. Definisi ini mencerminkan fokus kajian fisika atas karakteristik fisik suatu objek dan hukum-hukum yang mengaturnya, yang tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga operasional dalam pengukuran dan praktik ilmiah. ([Lihat sumber Disini - gramedia.com])

Definisi Fisika Menurut Para Ahli

Fisika sebagai disiplin ilmu juga telah dirumuskan oleh para ahli sains dan akademisi dari berbagai perspektif. Berikut ini beberapa definisi fisika menurut ahli:

  1. Menurut Wikipedia, fisika adalah ilmu alam yang mempelajari materi beserta gerak dan perilakunya dalam lingkup ruang dan waktu, serta konsep-konsep berkaitan seperti energi dan gaya. ([Lihat sumber Disini - id.wikipedia.org])

  2. Menurut sumber pendidikan UPN Jatim, fisika merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari materi dan energi serta interaksi antara keduanya dan sering dimaknai sebagai produk, proses, dan sikap ilmiah dalam pengkajian fenomena alam. ([Lihat sumber Disini - fisika.upnjatim.ac.id])

  3. Menurut jurnal ilmiah pendidikan, fisika mempelajari materi, gerak, perilaku, konsep-konsep dalam ruang dan waktu seperti energi dan gaya yang dapat diobservasi dan dianalisis secara ilmiah. ([Lihat sumber Disini - edu.ojs.co.id])

  4. Menurut modul pendidikan Kemendiknas, fisika adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan alam (sains) yang berisi kajian tentang sifat dasar materi dan energi serta interaksi antara materi dan energi tersebut melalui pengamatan dan analisis ilmiah. ([Lihat sumber Disini - repositori.kemendikdasmen.go.id])


Ruang Lingkup Kajian Fisika

Fisika memiliki ruang lingkup yang sangat luas karena menjadi dasar bagi banyak fenomena alam serta disiplin ilmu lain. Secara umum ruang lingkup fisika meliputi:

Fisika klasik yang mencakup mekanika, termodinamika, optik, dan elektromagnetisme. Bidang ini berfokus pada fenomena yang dapat dijelaskan melalui hukum-hukum fundamental yang relatif mapan dan telah diuji dalam banyak konteks.

Fisika modern yang mencakup mekanika kuantum dan relativitas yang memberikan penjelasan terhadap fenomena pada skala atomik hingga kosmik, khususnya pada kondisi ekstrem di mana hukum fisika klasik tidak lagi memadai.

Kajian fisika juga mencakup fenomena gelombang dan partikel, energi dan momentum, serta konsep interaksi fundamental seperti gaya gravitasi, elektromagnetik, nuklir kuat, dan lemah. Hal ini menjadikan fisika sangat relevan tidak hanya dalam sains dasar tetapi juga dalam aplikasi teknologi seperti elektronik, optik, energi terbarukan, hingga fisika medis yang mendukung teknologi diagnosa dan terapi. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])


Objek dan Fenomena yang Dipelajari dalam Fisika

Objek utama kajian fisika adalah materi dan energi serta hubungan antara keduanya. Materi dalam fisika mencakup segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang, sedangkan energi mencerminkan kemampuan suatu sistem untuk melakukan kerja atau mengubah keadaan materi. Fisika mempelajari gerak benda, sifat materi dari kondisi makroskopik hingga atomik, interaksi antar partikel, serta berbagai fenomena alam yang dapat diukur dan dianalisis secara empiris.

Fenomena fisik yang dipelajari mencakup berbagai peristiwa alam seperti gerak benda, gelombang dan getaran, aliran panas, gaya dan medan, serta perubahan energi dalam sistem tertutup atau terbuka. Dalam skala mikro, fisika mempelajari struktur atom, partikel subatomik, serta interaksi gaya fundamental yang membentuk struktur alam semesta. Sementara itu dalam skala makro, fisika menjelaskan fenomena seperti gerak planet, gelombang elektromagnetik, hingga dinamika atmosfer dan fluida. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])


Metode Ilmiah dalam Fisika

Metode ilmiah dalam fisika merupakan pendekatan sistematis yang digunakan untuk memperoleh pengetahuan yang valid dan dapat diuji. Langkah-langkah dasar metode ilmiah umumnya mencakup identifikasi masalah atau fenomena yang diamati, pengumpulan data melalui pengamatan atau eksperimen, penyusunan hipotesis sebagai dugaan sementara, pengujian hipotesis melalui eksperimen terkontrol, hingga analisis data dan penarikan kesimpulan yang didukung oleh bukti empirik. Dalam fisika, metode ini diterapkan secara ketat untuk memastikan bahwa fenomena yang dijelaskan bukan hasil kesalahan atau bias, tetapi mencerminkan hubungan sebab-akibat yang dapat direproduksi oleh peneliti lain. ([Lihat sumber Disini - fisika.upnjatim.ac.id])


Peran Fisika dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan

Fisika memiliki peran yang krusial dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Semua bidang teknologi modern, seperti telekomunikasi, transportasi, komputasi, hingga energi terbarukan, pada dasarnya dibangun atas prinsip fisika. Pemahaman tentang hukum Newton dalam mekanika klasik menghasilkan fondasi untuk rancangan mesin dan struktur. Termodinamika menjadi dasar bagi teknologi pembangkit energi dan sistem pendinginan. Elektromagnetisme membuka jalan bagi teknologi listrik dan perangkat elektronik modern. Selain itu, teori relativitas dan mekanika kuantum telah memperluas wawasan manusia mengenai alam semesta dan memicu revolusi dalam fisika partikel serta fisika medan. ([Lihat sumber Disini - upi.edu])


Hubungan Fisika dengan Cabang Sains Lain

Fisika memiliki hubungan erat dengan disiplin ilmu lain seperti kimia, biologi, geologi, dan matematika. Misalnya, fisika dasar menyediakan dasar hukum bagi kimia fisik dalam memahami ikatan atom dan reaksi kimia. Dalam biologi, biofisika menerapkan prinsip fisika untuk memahami struktur dan dinamika molekul biologis. Fisika juga bekerja sama dengan geosains dalam memahami dinamika Bumi dan seismologi. Integrasi fisika dengan matematika sangat mendasar karena matematika menyediakan bahasa formal untuk merumuskan teori dan model fisika yang kompleks. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])


Kesimpulan

Fisika adalah ilmu alam yang fundamental dan luas cakupannya, yang tidak hanya mempelajari materi dan energi tetapi juga interaksi keduanya dalam berbagai skala ruang dan waktu. Sebagai ilmu dasar, fisika menyediakan landasan konseptual dan metodologis yang mendasari ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Kajian fisika melibatkan metode ilmiah yang ketat serta penggunaan data empiris untuk merumuskan hukum-hukum yang menjelaskan fenomena alam. Peran fisika dalam pengembangan sains dan teknologi sangat besar, mulai dari mesin sederhana hingga teknologi tinggi yang mendukung kehidupan manusia saat ini. Hubungan fisika dengan disiplin ilmu lain menunjukkan bahwa fisika tidak berdiri sendiri tetapi menjadi tulang punggung bagi banyak bidang ilmu dalam menjelaskan dunia di sekitar kita.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Fisika adalah cabang ilmu alam yang mempelajari materi, energi, serta interaksi keduanya dalam ruang dan waktu melalui pengamatan, eksperimen, dan metode ilmiah untuk memahami hukum-hukum alam.

Ruang lingkup fisika meliputi fisika klasik seperti mekanika, termodinamika, optik, dan elektromagnetisme, serta fisika modern seperti mekanika kuantum dan relativitas yang mempelajari fenomena pada skala atom hingga kosmik.

Objek kajian fisika mencakup materi, energi, gaya, gelombang, partikel, serta berbagai fenomena alam seperti gerak benda, panas, cahaya, listrik, magnet, dan struktur atom.

Metode ilmiah penting dalam fisika karena memastikan bahwa pengetahuan yang dihasilkan bersifat objektif, dapat diuji, dan dapat direplikasi, sehingga hukum dan teori fisika memiliki dasar empiris yang kuat.

Fisika berperan sebagai ilmu dasar yang mendukung perkembangan teknologi modern seperti listrik, elektronik, telekomunikasi, transportasi, energi, dan teknologi medis, serta menjadi fondasi bagi cabang sains lainnya.

Fisika memiliki hubungan erat dengan cabang sains lain seperti kimia, biologi, dan geologi. Prinsip fisika digunakan untuk menjelaskan reaksi kimia, proses biologis, serta fenomena alam bumi melalui pendekatan interdisipliner.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Fisika Klasik: Konsep Fundamental, Hukum Alam, dan Aplikasi Fisika Klasik: Konsep Fundamental, Hukum Alam, dan Aplikasi Ruang Lingkup Penelitian Ilmiah Ruang Lingkup Penelitian Ilmiah Astrofisika: Konsep Fisika Kosmik, Objek Langit, dan Fenomena Alam Astrofisika: Konsep Fisika Kosmik, Objek Langit, dan Fenomena Alam Psikologi Pendidikan: Ruang Lingkup dan Contohnya Psikologi Pendidikan: Ruang Lingkup dan Contohnya Astronomi: Konsep Dasar, Ruang Lingkup, dan Perkembangan Ilmu Astronomi: Konsep Dasar, Ruang Lingkup, dan Perkembangan Ilmu  Ilmu dan Metafisika: Hubungan dan Perbedaannya Ilmu dan Metafisika: Hubungan dan Perbedaannya Kosmologi: Konsep Alam Semesta, Evolusi Kosmik, dan Observasi Kosmologi: Konsep Alam Semesta, Evolusi Kosmik, dan Observasi Cakupan: Definisi, Peran, dan Contoh dalam Kajian Ilmiah [PDF] Cakupan: Definisi, Peran, dan Contoh dalam Kajian Ilmiah [PDF] Sistem Mobile Reservasi Ruangan Kampus Sistem Mobile Reservasi Ruangan Kampus Logika: Pengertian, Jenis, dan Contohnya di bidang Sains Logika: Pengertian, Jenis, dan Contohnya di bidang Sains Realisme Ilmiah: Pengertian dan Contoh dalam Kajian Alam Realisme Ilmiah: Pengertian dan Contoh dalam Kajian Alam Ontologi Pengetahuan: Definisi dan Peran dalam Riset Ontologi Pengetahuan: Definisi dan Peran dalam Riset Akuntansi Keuangan: Konsep, Ruang Lingkup, dan Fungsi Akuntansi Keuangan: Konsep, Ruang Lingkup, dan Fungsi Eksperimen Laboratorium: Definisi, Langkah, dan Contoh Eksperimen Laboratorium: Definisi, Langkah, dan Contoh Derivasi: Definisi, Fungsi, dan Contoh dalam Ilmu Pengetahuan Derivasi: Definisi, Fungsi, dan Contoh dalam Ilmu Pengetahuan Sistem Tata Surya: Konsep Struktur, Dinamika Planet, dan Karakteristik Sistem Tata Surya: Konsep Struktur, Dinamika Planet, dan Karakteristik Virtual Laboratory: Pengertian dan Contoh Penerapan Virtual Laboratory: Pengertian dan Contoh Penerapan Keterbatasan Penelitian: Pengertian, Fungsi, dan Contoh Keterbatasan Penelitian: Pengertian, Fungsi, dan Contoh Asuhan Keperawatan: Pengertian, Tahapan, dan Ruang Lingkup Praktik Asuhan Keperawatan: Pengertian, Tahapan, dan Ruang Lingkup Praktik Judul Penelitian: Cara Membuat, Kriteria, dan Contohnya Judul Penelitian: Cara Membuat, Kriteria, dan Contohnya
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…