Terakhir diperbarui: 08 January 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 8 January). Ketimpangan Sosial: Konsep, Penyebab, dan Dampaknya. SumberAjar. Retrieved 12 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/ketimpangan-sosial-konsep-penyebab-dan-dampaknya 

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Ketimpangan Sosial: Konsep, Penyebab, dan Dampaknya - SumberAjar.com

Ketimpangan Sosial: Konsep, Penyebab, dan Dampaknya

Pendahuluan

Ketimpangan sosial merupakan fenomena yang sangat nyata dan kompleks dalam kehidupan masyarakat modern maupun tradisional. Fenomena ini tidak hanya terlihat dari perbedaan pendapatan, tetapi juga dalam ketidakmerataan akses terhadap pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, hingga kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan politik dan sosial yang setara. Ketimpangan sosial dapat menimbulkan berbagai masalah struktural yang menghambat proses pembangunan serta kesejahteraan bersama, sehingga pemahaman yang komprehensif tentang konsep, penyebab, bentuk, dan dampaknya menjadi penting untuk mencari solusi yang efektif dalam konteks negara seperti Indonesia. [Lihat sumber Disini - bpmid.uma.ac.id]


Definisi Ketimpangan Sosial

Definisi Ketimpangan Sosial Secara Umum

Ketimpangan sosial secara umum merujuk pada kondisi di mana terdapat ketidakseimbangan dalam distribusi sumber daya, kesempatan, dan hak-hak sosial antara individu maupun kelompok dalam masyarakat. Ketidaksetaraan ini mencakup aspek ekonomi, pendidikan, politik, kesehatan, serta hak-hak dasar lainnya yang memengaruhi kualitas hidup individu. Dalam kondisi seperti ini, sebagian anggota masyarakat memiliki akses lebih besar terhadap sumber daya dan kesempatan, sementara kelompok lain mengalami keterbatasan dan hambatan dalam memperoleh hal yang sama. [Lihat sumber Disini - ebsco.com]

Definisi Ketimpangan Sosial dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ketimpangan sosial dapat diartikan sebagai situasi atau keadaan tidak seimbang yang terjadi akibat adanya perbedaan signifikan dalam hal akses terhadap sumber daya, layanan, dan peluang yang tersedia dalam masyarakat. Ketimpangan ini sering kali menciptakan suatu jurang pemisah antara kelompok yang lebih beruntung dan kelompok yang kurang beruntung dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka, yang pada gilirannya memperlebar kesenjangan sosial. [Lihat sumber Disini - rumah-jurnal.com]

Definisi Ketimpangan Sosial Menurut Para Ahli

  1. Naidoo dan Wills mendefinisikan ketimpangan sosial sebagai akibat dari perbedaan status, penghasilan (income), sumber daya (resource), dan kekuasaan (power) di dalam masyarakat, sehingga menghasilkan peluang dan penghargaan yang tidak setara antar kelompok sosial. [Lihat sumber Disini - id.scribd.com]

  2. Teori sosiologi klasik menyatakan bahwa ketimpangan muncul ketika struktur sosial memberikan hak istimewa kepada sebagian kelompok, sementara kelompok lain mengalami keterbatasan dalam mengakses hal-hal mendasar seperti pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan perumahan. [Lihat sumber Disini - masuk-ptn.com]

  3. Artikel ilmiah dari kampus akademik menyebutkan bahwa ketimpangan sosial di Indonesia terjadi karena pembangunan yang tidak merata, kesenjangan pendidikan, serta kebijakan ekonomi yang belum sepenuhnya inklusif sehingga memperlebar jurang ketidaksetaraan. [Lihat sumber Disini - ejurnal.kampusakademik.co.id]

  4. Pendekatan teori konflik dalam sosiologi melihat ketimpangan sosial sebagai hasil dari struktur kekuasaan dan dominasi kelompok tertentu atas kelompok lain, di mana elite sosial memonopoli sumber daya penting sehingga menjaga status quo yang tidak adil. (Sumber umum teori konflik sosiologi) [Lihat sumber Disini - pressbooks.atlanticoer-relatlantique.ca]


Pengertian Ketimpangan Sosial

Ketimpangan sosial merupakan cerminan dari ketidaksetaraan dalam berbagai dimensi kehidupan, termasuk dalam distribusi pendapatan, akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, serta kesempatan ekonomi yang tidak merata antar individu atau kelompok dalam masyarakat. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan yang memengaruhi kualitas hidup serta peluang yang tersedia bagi setiap anggota masyarakat, yang kemudian dapat menciptakan kondisi sosial yang tidak stabil dan beragam tantangan pembangunan. Sebagai fenomena yang terjadi di berbagai negara di dunia, ketimpangan sosial tidak hanya menjadi masalah di negara berkembang seperti Indonesia, tetapi juga di negara maju. [Lihat sumber Disini - sciencedirect.com]


Bentuk-Bentuk Ketimpangan Sosial

Ketimpangan sosial dapat muncul dalam berbagai bentuk yang mencerminkan ketidaksetaraan dalam kehidupan sosial. Beberapa bentuk utama ketimpangan sosial yang sering terjadi dalam masyarakat adalah sebagai berikut:

  1. Ketimpangan Ekonomi, Ketidakseimbangan dalam distribusi pendapatan dan kekayaan, di mana sebagian kecil masyarakat memiliki akses terhadap sumber daya ekonomi yang besar, sementara mayoritas lainnya menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan hidup dasar dan peluang ekonomi. Ketimpangan ekonomi seperti ini menjadi salah satu faktor utama yang memperlebar jurang sosial dalam masyarakat. [Lihat sumber Disini - jurnal.umjambi.ac.id]

  2. Ketimpangan Pendidikan, Perbedaan kualitas dan akses terhadap fasilitas pendidikan antara kelompok masyarakat yang kaya dengan kelompok yang kurang beruntung menunjukkan bentuk lain ketimpangan sosial. Ketidaksetaraan dalam pendidikan ini berdampak langsung pada peluang kerja dan mobilitas sosial individu. [Lihat sumber Disini - rayyanjurnal.com]

  3. Ketimpangan Layanan Kesehatan, Tidak meratanya akses terhadap layanan kesehatan berkualitas antara wilayah perkotaan dan pedesaan atau antara kelompok kaya dan miskin juga merupakan bentuk nyata dari ketimpangan sosial yang berdampak pada kesehatan masyarakat secara keseluruhan. [Lihat sumber Disini - ejournal.warunayama.org]

  4. Ketimpangan Akses Hukum, Ketimpangan dalam sistem peradilan menunjukkan bahwa kelompok masyarakat miskin sering mengalami hambatan dalam memperoleh bantuan hukum yang memadai, sedangkan kelompok berpengaruh memiliki keunggulan dalam akses dan perlindungan hukum. [Lihat sumber Disini - jerkin.org]

  5. Ketimpangan Geografis, Perbedaan kondisi sosial dan ekonomi yang signifikan antar wilayah urban dan rural, di mana layanan publik dan infrastruktur cenderung lebih tersedia di kota besar dibandingkan di daerah terluar. [Lihat sumber Disini - agridigi.fkp.unesa.ac.id]


Faktor Penyebab Ketimpangan Sosial

Ketimpangan sosial bukan fenomena yang muncul secara tiba-tiba, melainkan dipicu oleh berbagai faktor struktural, ekonomi, politik, dan budaya. Berikut ini adalah beberapa faktor utama yang menjadi penyebab ketimpangan sosial:

  1. Pembangunan yang Tidak Merata, Ketidakseimbangan dalam proses pembangunan di berbagai wilayah wilayah menyebabkan perbedaan signifikan dalam akses terhadap sumber daya dan infrastruktur, sehingga memperlebar ketimpangan sosial antar daerah. [Lihat sumber Disini - ejurnal.kampusakademik.co.id]

  2. Kebijakan Ekonomi yang Belum Inklusif, Kebijakan ekonomi yang hanya menguntungkan sebagian kelompok atau tidak memasukkan aspek pemerataan dapat memperkuat ketimpangan sosial dalam masyarakat. [Lihat sumber Disini - ejurnal.kampusakademik.co.id]

  3. Kesenjangan Pendidikan, Ketidakseimbangan dalam ketersediaan fasilitas pendidikan berkualitas membuat beberapa kelompok masyarakat tidak dapat memperbaiki kondisi sosial-ekonominya, yang kemudian memperkaya jurang ketimpangan sosial. [Lihat sumber Disini - rayyanjurnal.com]

  4. Globalisasi dan Teknologi, Perubahan ekonomi global dan perkembangan teknologi sering kali tidak merata dirasakan di seluruh lapisan masyarakat. Kelompok yang memiliki lebih banyak akses terhadap teknologi dan informasi dapat memperoleh peluang lebih besar dibanding kelompok lain. [Lihat sumber Disini - journal.ar-raniry.ac.id]

  5. Struktur Sosial dan Politik, Ketimpangan distribusi kekuasaan dan dominasi kelompok elite dalam struktur sosial serta sistem politik juga menjadi faktor penting yang memperkuat ketimpangan sosial. [Lihat sumber Disini - pressbooks.atlanticoer-relatlantique.ca]


Ketimpangan Sosial dalam Struktur Masyarakat

Dalam struktur sosial masyarakat, ketimpangan sosial sering tercermin melalui stratifikasi sosial yang menunjukkan adanya lapisan sosial yang berbeda berdasarkan status ekonomi, budaya, pendidikan, atau kekuasaan. Ketimpangan struktur sosial ini menunjukkan bahwa tidak semua individu memiliki kesempatan yang setara untuk mencapai posisi sosial yang lebih tinggi atau menikmati hak-hak dasar secara adil. Ketimpangan dalam struktur ini menyebabkan kelompok dominan mempertahankan keunggulan mereka, sementara kelompok marginal terus mengalami keterbatasan dalam akses terhadap sumber daya penting dalam kehidupan seperti pendidikan, pekerjaan, dan layanan publik. [Lihat sumber Disini - sciencedirect.com]


Dampak Ketimpangan Sosial terhadap Kehidupan Sosial

Ketimpangan sosial berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Berikut adalah beberapa dampak penting yang ditimbulkan:

  1. Meningkatkan Kemiskinan dan Ketidakstabilan Ekonomi, Ketimpangan sosial sering kali memperkuat siklus kemiskinan, di mana kelompok tertentu terus berada dalam kondisi ekonomi yang rendah tanpa akses terhadap peluang yang sama untuk keluar dari kemiskinan. [Lihat sumber Disini - ejurnal.kampusakademik.co.id]

  2. Menurunkan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan, Ketidaksetaraan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan menyebabkan perbedaan besar dalam kualitas hidup antara kelompok kaya dan miskin. [Lihat sumber Disini - ejournal.warunayama.org]

  3. Meningkatkan Konflik dan Ketegangan Sosial, Ketimpangan sosial yang signifikan menciptakan frustrasi dan ketidakpuasan di kalangan masyarakat yang merasa terpinggirkan, yang dapat memicu konflik sosial. [Lihat sumber Disini - rumah-jurnal.com]

  4. Menghambat Mobilitas Sosial, Ketimpangan dalam struktur sosial membuat mobilitas sosial menjadi sulit, di mana seseorang dari lapisan bawah memiliki peluang yang jauh lebih rendah untuk naik ke lapisan atas. [Lihat sumber Disini - sciencedirect.com]


Upaya Mengurangi Ketimpangan Sosial

Upaya untuk mengurangi ketimpangan sosial memerlukan pendekatan multisektoral yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan. Strategi yang dapat diterapkan antara lain:

  1. Pemerataan Pembangunan dan Kebijakan Inklusif, Menerapkan kebijakan pembangunan yang memperhatikan aspek pemerataan infrastruktur dan sumber daya di berbagai wilayah serta memasukkan kelompok rentan dalam perencanaan pembangunan. [Lihat sumber Disini - ejurnal.kampusakademik.co.id]

  2. Reformasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, Menyediakan akses pendidikan berkualitas dan program pelatihan vokasional yang relevan dengan kebutuhan pasar untuk meningkatkan kesempatan kerja. [Lihat sumber Disini - rayyanjurnal.com]

  3. Perluasan Layanan Kesehatan, Menjamin akses layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi. [Lihat sumber Disini - ejournal.warunayama.org]

  4. Penguatan Jaringan Pengaman Sosial, Meningkatkan program bantuan sosial, subsidi, serta kebijakan redistribusi yang pro-rakyat untuk mengurangi ketimpangan pendapatan dan kemiskinan. [Lihat sumber Disini - bpmid.uma.ac.id]


Kesimpulan

Ketimpangan sosial merupakan masalah multidimensional yang mencerminkan ketidaksetaraan dalam distribusi sumber daya, kesempatan, serta hak-hak dasar yang memengaruhi kualitas hidup individu dan kelompok dalam masyarakat. Fenomena ini muncul dalam berbagai bentuk, termasuk ketimpangan ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, akses terhadap keadilan, serta ketidakseimbangan dalam struktur sosial. Faktor-faktor penyebabnya sangat kompleks, mulai dari pembangunan yang tidak merata hingga ketidakadilan dalam kebijakan sosial dan ekonomi. Dampak ketimpangan sosial sangat luas dan signifikan, termasuk memperkaya jurang kemiskinan, meningkatkan konflik sosial, serta menghambat mobilitas sosial. Upaya untuk mengurangi ketimpangan sosial memerlukan kebijakan pemerataan pembangunan, akses pendidikan dan kesehatan berkualitas, serta program sosial yang inklusif, agar tercipta kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Ketimpangan sosial adalah kondisi ketidakseimbangan dalam distribusi sumber daya, kesempatan, dan hak-hak sosial antara individu atau kelompok dalam masyarakat, baik dalam aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun kekuasaan.

Bentuk-bentuk ketimpangan sosial meliputi ketimpangan ekonomi, ketimpangan pendidikan, ketimpangan layanan kesehatan, ketimpangan akses hukum, serta ketimpangan antarwilayah atau geografis.

Ketimpangan sosial disebabkan oleh pembangunan yang tidak merata, kebijakan ekonomi yang belum inklusif, kesenjangan pendidikan, struktur sosial yang timpang, serta perbedaan akses terhadap teknologi dan informasi.

Ketimpangan sosial berdampak pada meningkatnya kemiskinan, menurunnya kualitas pendidikan dan kesehatan, meningkatnya konflik sosial, serta terhambatnya mobilitas sosial dalam masyarakat.

Upaya mengurangi ketimpangan sosial dapat dilakukan melalui pemerataan pembangunan, kebijakan ekonomi yang inklusif, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, serta penguatan program perlindungan dan jaminan sosial.

Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Ketimpangan Akses Kesehatan Dominasi Sosial: Konsep dan Relasi Kekuasaan Determinan Sosial Kesehatan: Konsep, ketimpangan, dan dampaknya Determinan Sosial Kesehatan Relasi Kekuasaan: Konsep dan Dinamika Sosial Kualitas Data Mortalitas Attribution Theory: Konsep dan Contoh Disrupsi Digital: Konsep dan Perubahan Sosial Akses Layanan Kesehatan Mental Urbanisasi: Konsep, Faktor, dan Dampak Sosial Stratifikasi Sosial: Konsep dan Bentuk Pelapisan Sosial Keadilan Akses Kesehatan: Konsep, Kesenjangan Layanan, dan Implikasi Sosial Hubungan Status Sosial Ekonomi dengan Perilaku Makan Konsumerisme Modern: Konsep dan Kritik Sosial Eksklusi Sosial: Konsep dan Bentuk Marginalisasi Disorganisasi Sosial: Konsep dan Dampak Masyarakat Perubahan Sosial: Konsep, Jenis, dan Faktor Pendorong Inklusi Sosial: Konsep dan Keadilan Sosial Hubungan Kausal: Pengertian, Jenis, dan Contohnya Transformasi Sosial: Konsep dan Dinamika Perubahan
Artikel Terbaru
Kepercayaan Publik terhadap Pemerintah: Konsep dan Legitimasi Kebijakan Publik: Konsep dan Dampak Sosial Advokasi Sosial: Konsep dan Perubahan Kebijakan Good Governance: Konsep dan Akuntabilitas Sosial Civil Society: Konsep dan Peran Sosial Demokrasi Sosial: Konsep dan Partisipasi Warga Identitas Kolektif: Konsep dan Pembentukan Kelompok Dinamika Kelompok Sosial: Konsep dan Interaksi Internal Inklusi Sosial: Konsep dan Keadilan Sosial Eksklusi Sosial: Konsep dan Marginalisasi Minoritas Sosial: Konsep dan Relasi Kekuasaan Mayoritas Sosial: Konsep dan Dominasi Sosial Polarisasi Sosial: Konsep dan Konflik Kepentingan Interaksi Antarbudaya: Konsep dan Tantangan Sosial Relasi Sosial Virtual: Konsep dan Perubahan Makna