Terakhir diperbarui: 12 December 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 12 December). Pengetahuan Gizi Remaja tentang Makanan Seimbang. SumberAjar. Retrieved 14 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/pengetahuan-gizi-remaja-tentang-makanan-seimbang  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Pengetahuan Gizi Remaja tentang Makanan Seimbang - SumberAjar.com

Pengetahuan Gizi Remaja tentang Makanan Seimbang

Pendahuluan

Remaja merupakan salah satu kelompok usia yang berada dalam fase pertumbuhan dan perkembangan pesat, baik secara fisik maupun kognitif. Masa ini ditandai dengan perubahan pola hidup, peningkatan kebutuhan energi, serta pembentukan kebiasaan yang berpengaruh pada kesehatan jangka panjang. Pengetahuan gizi remaja menjadi pondasi penting dalam membentuk perilaku makan yang sehat. Pemahaman yang baik tentang makanan seimbang dapat membantu remaja memilih jenis makanan yang tepat, menjaga status gizi ideal, serta mencegah masalah gizi seperti kurang gizi, obesitas, atau gangguan kesehatan lainnya. Penelitian menunjukkan bahwa remaja dengan pengetahuan gizi yang baik cenderung memiliki pola makan yang lebih sehat dibandingkan mereka yang kurang memahami konsep gizi seimbang, meskipun hubungan ini tidak selalu mudah terlihat secara langsung dalam semua konteks populasi. [Lihat sumber Disini - journal.aspublisher.co.id]


Definisi Pengetahuan Gizi Remaja tentang Makanan Seimbang

Definisi Pengetahuan Gizi Remaja tentang Makanan Seimbang Secara Umum

Pengetahuan gizi remaja tentang makanan seimbang secara umum merujuk pada pemahaman individu usia remaja mengenai komponen nutrisi, peran zat gizi dalam tubuh, serta prinsip-prinsip pola makan yang sehat dan seimbang. Gizi seimbang sendiri berarti konsumsi makanan yang mengandung semua zat gizi dalam jumlah yang tepat sesuai kebutuhan tubuh untuk mendukung pertumbuhan, fungsi fisiologis, aktivitas harian, dan kesehatan secara keseluruhan. Remaja perlu mengetahui sumber makanan yang kaya akan karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, mineral, serta pentingnya serat dan air untuk menjaga fungsi tubuh optimal. Kurangnya pengetahuan tentang prinsip-prinsip ini dapat menyebabkan kecenderungan memilih makanan instan atau kurang bergizi, yang pada akhirnya meningkatkan risiko gangguan kesehatan. [Lihat sumber Disini - journal.aspublisher.co.id]

Definisi Pengetahuan Gizi Remaja tentang Makanan Seimbang dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengetahuan adalah hasil dari kegiatan mengenal atau mengetahui sesuatu melalui pengalaman atau pembelajaran. Sedangkan gizi seimbang diartikan sebagai susunan makanan yang mengandung semua zat gizi dalam jumlah dan perbandingan yang tepat dan diperlukan tubuh untuk memelihara fungsi tubuh, tumbuh, dan sehat. Dengan demikian, pengetahuan gizi remaja tentang makanan seimbang berarti kemampuan remaja dalam mengetahui, memahami, serta mengimplementasikan prinsip-prinsip makanan yang lengkap dan seimbang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Ini mencakup pengetahuan tentang golongan makanan, porsi yang dianjurkan, serta efek dari pola makan tidak sehat. (Sumber KBBI daring)

Definisi Pengetahuan Gizi Remaja tentang Makanan Seimbang Menurut Para Ahli

  1. Dianne Neumark-Sztainer

    Dianne Neumark-Sztainer, ahli nutrisi dan perilaku makan remaja, menyatakan bahwa pemahaman tentang gizi dan pola makan sehat pada remaja sangat penting karena masa remaja merupakan periode krusial pembentukan kebiasaan makan yang akan berlanjut hingga dewasa. Pengetahuan yang memadai dapat membantu menghindari masalah seperti obesitas, malnutrisi, dan gangguan perilaku makan. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

  2. Handayani et al. (2025)

    Dalam penelitian deskriptif oleh Handayani, pengetahuan gizi seimbang diukur sebagai tingkat penguasaan remaja terhadap prinsip nutrisi, yang mencakup pemahaman komponen makanan dan implikasinya terhadap kesehatan. Studi ini menemukan bahwa remaja dengan pengetahuan gizi yang lebih tinggi menunjukkan kebiasaan makan yang lebih sehat. [Lihat sumber Disini - jone.poltekkes-surabaya.ac.id]

  3. Iyassu (2024)

    Dalam studi lintas negara, ditemukan bahwa literasi gizi, termasuk pengetahuan tentang makanan seimbang, dipengaruhi oleh interaksi sosial seperti pengaruh orang tua, teman sebaya, dan lingkungan sekolah. Pengetahuan gizi ini kemudian berperan dalam membentuk perilaku makan remaja. [Lihat sumber Disini - pubmed.ncbi.nlm.nih.gov]

  4. Indrawati (2025)

    Indrawati dan kolega menjelaskan bahwa pengetahuan tentang gizi seimbang berkaitan dengan pemahaman terhadap zat gizi, interaksi zat gizi terhadap kesehatan, serta pentingnya mempertahankan keseimbangan nutrisi untuk menekan risiko gangguan status gizi seperti anemia atau obesitas. [Lihat sumber Disini - e-journal.ikbstfatimahmamuju.ac.id]


Tingkat Pemahaman Remaja tentang Prinsip Gizi Seimbang

Tingkat pemahaman remaja mengenai prinsip gizi seimbang bergantung pada seberapa baik mereka mengenal komponen nutrisi, fungsi nutrisi, serta hubungan antara pola makan sehat dengan kesehatan tubuh. Beberapa studi di Indonesia menunjukkan variasi tingkat pengetahuan tersebut. Penelitian di Surabaya menggambarkan bahwa banyak remaja masih memiliki pengetahuan gizi yang terbatas, yang berdampak pada perilaku makan kurang sehat. [Lihat sumber Disini - jone.poltekkes-surabaya.ac.id]

Selain itu, penelitian di beberapa wilayah Indonesia menunjukkan bahwa meskipun sebagian remaja mengerti dasar-dasar gizi seimbang, pemahaman tersebut belum selalu diterjemahkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan yang cukup saja tidak selalu menjamin perubahan perilaku makan yang konsisten. [Lihat sumber Disini - journalmpci.com]

Faktor pendidikan, akses informasi, dan lingkungan keluarga menjadi penentu penting dalam pemahaman ini. Remaja yang mendapatkan edukasi gizi formal di sekolah atau melalui program kesehatan cenderung memiliki dasar pengetahuan yang lebih kuat daripada yang tidak. Pengaruh media sosial dan budaya makanan cepat saji juga menjadi tantangan tersendiri bagi pemahaman gizi seimbang. [Lihat sumber Disini - ejournal.upi.edu]


Faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan Gizi

Beberapa faktor memengaruhi tingkat pengetahuan gizi remaja, antara lain:

Pendidikan dan Paparan Informasi

Remaja yang mendapat pendidikan nutrisi melalui sekolah dan keluarga biasanya memiliki tingkat pengetahuan yang lebih baik. Pendidikan formal dan non-formal membantu remaja memahami komposisi makanan dan dampaknya terhadap tubuh. [Lihat sumber Disini - ejournal.upi.edu]

Lingkungan Keluarga dan Teman Sebaya

Interaksi dengan keluarga, terutama kebiasaan makan di rumah, memainkan peran penting. Remaja yang dibiasakan dengan makanan sehat di rumah cenderung memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya gizi seimbang. Lingkungan teman sebaya yang sehat juga dapat mendorong kebiasaan baik. [Lihat sumber Disini - pubmed.ncbi.nlm.nih.gov]

Akses ke Media dan Teknologi Informasi

Era digital memberikan akses luas terhadap informasi gizi, namun tidak semua sumber dapat dipercaya. Informasi yang benar dari sumber kredibel dapat meningkatkan pengetahuan, sedangkan informasi yang salah dapat menyebabkan kebingungan atau pola makan tidak sehat. [Lihat sumber Disini - jurnal.serambimekkah.ac.id]

Faktor Sosial dan Ekonomi

Status sosial ekonomi juga berpengaruh; keluarga dengan akses lebih baik terhadap makanan sehat dan informasi cenderung mendorong remaja memahami prinsip gizi seimbang lebih baik. Sebaliknya, keterbatasan finansial dapat membatasi akses terhadap makanan sehat dan edukasi nutrisi. [Lihat sumber Disini - ejournal.poltekkesaceh.ac.id]


Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Makan

Pengetahuan gizi yang baik seringkali dikaitkan dengan perilaku makan yang lebih sehat. Studi menunjukkan bahwa remaja dengan pengetahuan nutrisi yang memadai cenderung membuat pilihan makanan yang lebih baik dan memiliki kebiasaan makan yang sehat. [Lihat sumber Disini - ejournal.upi.edu]

Namun, beberapa penelitian juga menemukan bahwa pengetahuan yang baik tidak selalu berbanding lurus dengan perilaku sehat, karena perilaku dipengaruhi pula oleh faktor lingkungan dan preferensi pribadi. Misalnya, sebuah studi menunjukkan bahwa meskipun pengetahuan seimbang cukup tinggi, kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji tetap tinggi di kalangan anak sekolah. [Lihat sumber Disini - journalmpci.com]

Intervensi edukasi gizi secara terstruktur, baik di sekolah maupun komunitas, telah terbukti meningkatkan pemahaman gizi serta perilaku makan sehat pada remaja dalam iklim penelitian tertentu. [Lihat sumber Disini - ojs3.poltekkes-mks.ac.id]


Sumber Informasi Gizi yang Diakses Remaja

Remaja mendapatkan informasi gizi dari berbagai sumber seperti:

  • Sekolah dan Kurikulum Pendidikan: Materi kesehatan dan gizi yang diajarkan secara formal di sekolah membantu remaja mengenal prinsip gizi seimbang sejak dini. [Lihat sumber Disini - ejournal.upi.edu]

  • Media Digital dan Internet: Banyak remaja mencari informasi gizi melalui platform digital, termasuk media sosial dan artikel kesehatan daring. Informasi dari sumber terpercaya lebih bermanfaat daripada berita yang belum terverifikasi. [Lihat sumber Disini - jurnal.serambimekkah.ac.id]

  • Lingkungan Keluarga: Diskusi di rumah mengenai makanan sehat, perencanaan menu, dan kebiasaan makan bersama keluarga dapat memperkuat pengetahuan gizi remaja. [Lihat sumber Disini - pubmed.ncbi.nlm.nih.gov]

  • Program Kesehatan Masyarakat: Kegiatan edukasi oleh puskesmas, komunitas kesehatan, dan kampanye gizi nasional juga menjadi sumber pengetahuan bagi remaja. [Lihat sumber Disini - ejournal.upi.edu]


Dampak Pengetahuan terhadap Status Gizi

Pengetahuan gizi tidak selalu langsung berhubungan dengan status gizi remaja, tetapi memiliki peran penting dalam jangka panjang. Beberapa penelitian menunjukkan hubungan positif antara pengetahuan gizi dan kualitas diet yang lebih baik, yang pada akhirnya berkontribusi pada status gizi yang lebih sehat. [Lihat sumber Disini - ejournal.poltekkesaceh.ac.id]

Namun, dalam beberapa konteks penelitian di Indonesia, peningkatan pengetahuan tentang makanan seimbang tidak selalu diikuti oleh perubahan signifikan pada status gizi, menunjukkan bahwa faktor lain seperti akses pangan dan lingkungan sosial turut berperan. [Lihat sumber Disini - ejournal.stih-awanglong.ac.id]


Kesimpulan

Pengetahuan gizi remaja tentang makanan seimbang merupakan fondasi penting dalam pembentukan perilaku makan yang sehat. Pemahaman yang baik mencakup pengetahuan tentang komponen nutrisi, fungsi gizi, serta dampak pola makan terhadap kesehatan. Remaja yang terpapar edukasi gizi secara formal maupun informal cenderung memiliki tingkat pengetahuan yang lebih baik, meskipun hal ini tidak selalu langsung diterjemahkan dalam status gizi optimal tanpa dukungan lingkungan, sosial ekonomi, dan kebiasaan keluarga.

Faktor yang memengaruhi pengetahuan gizi meliputi pendidikan, lingkungan keluarga, akses informasi, serta faktor sosial ekonomi. Meskipun terdapat keterkaitan antara pengetahuan dengan perilaku makan, penerapan nyata dari pengetahuan ini seringkali dipengaruhi oleh preferensi pribadi, budaya makanan, dan lingkungan sekitar.

Sumber informasi gizi yang kredibel, seperti sekolah, media digital yang terverifikasi, dan program kesehatan masyarakat, dapat membantu remaja memperkuat pemahaman mereka tentang prinsip gizi seimbang. Akhirnya, peningkatan pengetahuan gizi pada remaja berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap kualitas diet dan kesehatan jangka panjang, meskipun diperlukan pendekatan komprehensif untuk mengatasi tantangan yang kompleks dalam praktik sehari-hari. [Lihat sumber Disini - journal.aspublisher.co.id]

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Pengetahuan gizi remaja tentang makanan seimbang adalah pemahaman remaja mengenai komponen nutrisi, fungsi zat gizi, serta prinsip pola makan sehat yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan menjaga kesehatan.

Pengetahuan gizi penting bagi remaja karena membantu mereka memilih makanan yang tepat, mencegah malnutrisi atau obesitas, dan membentuk kebiasaan makan sehat yang berpengaruh hingga dewasa.

Faktor yang memengaruhi pengetahuan gizi remaja meliputi pendidikan, lingkungan keluarga, pengaruh teman sebaya, akses informasi dari media, serta kondisi sosial ekonomi.

Remaja dengan pengetahuan gizi yang baik cenderung memiliki perilaku makan yang lebih sehat, meskipun penerapannya dapat dipengaruhi faktor lingkungan, kebiasaan keluarga, dan preferensi pribadi.

Pengetahuan gizi dapat membantu remaja memilih makanan bergizi sehingga mendukung status gizi yang lebih baik, meskipun faktor lain seperti ketersediaan makanan dan lingkungan tetap berpengaruh.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Faktor Risiko Kehamilan Remaja Faktor Risiko Kehamilan Remaja Pengetahuan Remaja tentang Makan Malam Sehat Pengetahuan Remaja tentang Makan Malam Sehat Kesehatan Remaja Kesehatan Remaja Persepsi Remaja Putri terhadap Pemeriksaan Kesehatan Reproduksi Rutin Persepsi Remaja Putri terhadap Pemeriksaan Kesehatan Reproduksi Rutin Sikap Sosial Remaja: Konsep dan Pembentukannya Sikap Sosial Remaja: Konsep dan Pembentukannya Perilaku Sosial Remaja: Konsep dan Pembentukan Identitas Perilaku Sosial Remaja: Konsep dan Pembentukan Identitas Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi Status Gizi Remaja Putri Status Gizi Remaja Putri Perilaku Konsumsi Serat pada Remaja Perilaku Konsumsi Serat pada Remaja Dampak Stres terhadap Pola Konsumsi Remaja Dampak Stres terhadap Pola Konsumsi Remaja Krisis Identitas Remaja: Konsep dan Dinamika Sosial Krisis Identitas Remaja: Konsep dan Dinamika Sosial Persepsi Remaja Putri terhadap KB Pasca Nikah Persepsi Remaja Putri terhadap KB Pasca Nikah Pergaulan Remaja: Konsep dan Kontrol Sosial Pergaulan Remaja: Konsep dan Kontrol Sosial Pola Makan Anak Picky Eater Pola Makan Anak Picky Eater Kehamilan Remaja: Konsep, Risiko Kesehatan, dan Pencegahan Kehamilan Remaja: Konsep, Risiko Kesehatan, dan Pencegahan Perilaku Hidup Sehat pada Remaja Perilaku Hidup Sehat pada Remaja Pola Konsumsi Gula Tersembunyi pada Remaja Pola Konsumsi Gula Tersembunyi pada Remaja Perilaku Konsumsi Susu pada Remaja Perilaku Konsumsi Susu pada Remaja Pola Konsumsi Fast Food Pola Konsumsi Fast Food Sikap Remaja terhadap Seks Pra Nikah Sikap Remaja terhadap Seks Pra Nikah
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…