Terakhir diperbarui: 01 December 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 1 December). Evaluasi Literatur: Langkah dan Contohnya. SumberAjar. Retrieved 14 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/evaluasi-literatur-langkah-dan-contohnya  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Evaluasi Literatur: Langkah dan Contohnya - SumberAjar.com

Evaluasi Literatur: Langkah dan Contohnya

Pendahuluan

Evaluasi literatur (atau tinjauan literatur) merupakan bagian penting dalam penelitian ilmiah karena membantu meninjau, menganalisis, dan mensintesis literatur yang relevan untuk memperoleh gambaran komprehensif tentang topik tertentu. Dengan evaluasi literatur, peneliti bisa memahami perkembangan penelitian terkini, mengidentifikasi gap, membangun dasar teori, serta merumuskan arah penelitian selanjutnya. [Lihat sumber Disini - accounting.binus.ac.id]

Melalui artikel ini, akan dibahas definisi evaluasi literatur dari berbagai perspektif, langkah-langkah praktis dalam melakukan evaluasi literatur, serta contoh penerapan. Tujuannya agar pembaca memahami dengan jelas bagaimana melakukan evaluasi literatur secara sistematis dan kritis, bukan sekadar merangkum, sehingga bisa menghasilkan kajian literatur yang bermutu.


Definisi Evaluasi Literatur

Definisi Evaluasi Literatur Secara Umum

Evaluasi literatur dapat dipahami sebagai proses peninjauan, analisis kritis, dan sintesis atas literatur yang relevan dengan suatu topik penelitian. Istilah “literatur” mencakup karya ilmiah seperti artikel jurnal, buku, tesis/disertasi, dan dokumen akademik lainnya. Proses ini tidak sekadar mendeskripsikan isi tiap sumber, tetapi mengkritisi, membandingkan, menelaah metodologi dan temuan, serta merangkum secara sistematis. [Lihat sumber Disini - internationaljournallabs.com]

Lewat evaluasi literatur, peneliti memperoleh pemahaman mendalam terhadap apa yang telah diteliti, bagaimana penelitian tersebut dilakukan, sehingga bisa melihat pola, tren, kesenjangan, dan potensi kontribusi penelitian baru. [Lihat sumber Disini - e-journal.lppmdianhusada.ac.id]

Definisi Evaluasi Literatur dalam KBBI

Menurut arti “literatur” di KBBI, sebagai bahan bacaan atau kumpulan tulisan yang bisa dijadikan acuan atau rujukan, maka evaluasi literatur dapat dimaknai sebagai proses penelaahan dan penilaian terhadap kumpulan tulisan/ referensi tersebut untuk mendapatkan pemahaman atau pengetahuan yang sistematis. Pemakaian literatur sebagai acuan penelitian berarti menyeleksi, membandingkan, dan mengevaluasi kualitas literatur agar rujukan yang digunakan relevan dan valid. (Definisi literatur dalam KBBI mengacu pada istilah “literatur” sebagai bahan bacaan atau karya tulis). [Lihat sumber Disini - internationaljournallabs.com]

Definisi Evaluasi Literatur Menurut Para Ahli

Beberapa pandangan ahli/penelitian terkait konsep evaluasi literatur / literature review:

  • Menurut Fraenkel, Wallen & Hyun, evaluasi literatur adalah penilaian terhadap kumpulan literatur yang relevan dengan pertanyaan penelitian tertentu, yang membantu peneliti memperoleh ide-ide dari hasil penelitian sebelumnya dan membangun landasan konseptual. [Lihat sumber Disini - repository.upi.edu]
  • Menurut Okoli & Schabram, evaluasi literatur adalah metode sistematis dan eksplisit untuk identifikasi, evaluasi, dan sintesis karya ilmiah serta publikasi ilmiah dengan tujuan merumuskan review literatur yang komprehensif. [Lihat sumber Disini - repository.unikom.ac.id]
  • Menurut Paré et al., evaluasi literatur bisa dianggap sebagai metode penelitian tersendiri, bukan sekadar bagian dari penelitian lainnya, dengan output berupa sintesis teoritis, tematik, metodologis, bahkan kronologis dari literatur terdahulu. [Lihat sumber Disini - researchgate.net]
  • Menurut Creswell (dalam konteks kajian literatur), literature review adalah kumpulan artikel, buku, dokumen lain yang mengorganisasikan pustaka ke dalam topik yang relevan, sebagai landasan teori dan metodologi penelitian. [Lihat sumber Disini - eprints.umm.ac.id]

Dengan demikian, evaluasi literatur bukan sekadar daftar pustaka atau ringkasan, melainkan analisis kritis, penilaian terhadap kualitas literatur, dan sintesis yang memberikan kontribusi terhadap pemahaman topik.


Langkah-Langkah Melakukan Evaluasi Literatur

Menentukan Topik dan Fokus Kajian

Langkah pertama adalah menetapkan topik penelitian dengan jelas serta ruang lingkup kajian. Topik sebaiknya cukup spesifik agar penelusuran literatur fokus dan relevan. [Lihat sumber Disini - idscipub.com]

Melakukan Pencarian Literatur

Setelah topik ditetapkan, lakukan pencarian literatur melalui database akademik seperti Google Scholar, repositori universitas, jurnal open access, dan sumber tepercaya lainnya. Gunakan kata kunci relevan agar literatur yang ditemukan sesuai dengan fokus penelitian. [Lihat sumber Disini - idscipub.com]

Seleksi dan Evaluasi Sumber

Dari literatur yang ditemukan, lakukan seleksi berdasarkan kualitas dan relevansi: baca abstrak, metodologi, hasil, dan kesimpulan. Pastikan sumber berasal dari jurnal terakreditasi, buku ilmiah, atau repositori terpercaya, agar literatur yang dipilih valid dan dapat dipertanggungjawabkan. [Lihat sumber Disini - repository.upi.edu]

Klasifikasi dan Kategorisasi Literatur

Kelompokkan literatur berdasarkan tema, pendekatan teori, metodologi, atau temuan. Klasifikasi ini membantu struktur ulasan menjadi sistematis, misalnya teori, metode, hasil, kelebihan & kekurangan, gap penelitian. [Lihat sumber Disini - serasipublisher.id]

Analisis Kritis dan Sintesis

Lakukan analisis mendalam: bandingkan temuan antar–literatur, telaah kelebihan dan keterbatasan masing-masing, identifikasi inkonsistensi atau kontradiksi, dan tarik sintesis umum. Tujuannya bukan hanya merangkum, tetapi memberikan pemahaman kritis terhadap keadaan penelitian di topik tersebut. [Lihat sumber Disini - romisatriawahono.net]

Identifikasi Kesenjangan (Research Gap)

Dari hasil sintesis, identifikasi area–area yang kurang diteliti, konflik temuan, aspek yang kurang dibahas, atau perubahan konteks yang belum terjangkau penelitian terdahulu. Ini penting untuk merumuskan pertanyaan penelitian baru dan kontribusi. [Lihat sumber Disini - ojs.unm.ac.id]

Menyusun Draft Tinjauan Literatur

Susun hasil evaluasi dalam bentuk naratif: mulai dari latar belakang, temuan utama, sintesis teori/metode, gap, hingga relevansi untuk penelitian selanjutnya. Pastikan penulisan sistematis dan logis, bukan sekedar daftar ringkasan. [Lihat sumber Disini - repository.upi.edu]

Penulisan dan Pelaporan

Terakhir, tulis hasil evaluasi literatur dalam artikel atau laporan formal, lengkap dengan referensi. Jika memungkinkan, gunakan format penelitian (pendahuluan, tinjauan literatur, diskusi, kesimpulan) agar mudah diintegrasikan dalam skripsi, tesis, atau artikel ilmiah. [Lihat sumber Disini - repository.upi.edu]


Contoh Penerapan Evaluasi Literatur

Misalnya, seorang peneliti ingin menyusun literatur tentang efektivitas metode pembelajaran berdasarkan penelitian terdahulu. Proses evaluasi literatur bisa seperti ini:

  1. Tentukan topik, misalnya: “Efektivitas model Course Review Horay dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar.”
  2. Cari literatur, cari jurnal dan artikel tentang “Course Review Horay”, “pembelajaran IPA”, “metode kooperatif”, “pembelajaran di sekolah dasar” di database open access. Contoh referensi: penelitian pada jurnal nasional tahun 2021. [Lihat sumber Disini - ojs.unpkediri.ac.id]
  3. Seleksi dan evaluasi sumber, pilih artikel dengan metode valid, populasi sesuai, hasil relevan; abaikan artikel dengan kualitas rendah, kurang relevan, atau tidak peer-reviewed.
  4. Klasifikasi literatur, pisahkan literatur berdasarkan: teori pembelajaran, hasil penelitian empiris, metode, kelemahan/kelebihan.
  5. Analisis dan sintesis, bandingkan hasil penelitian, apakah model CRH menunjukkan konsistensi efektivitas, apa faktor kontekstual (usia siswa, mata pelajaran, setting sekolah), kekurangan di penelitian sebelumnya (sample kecil, tidak ada kontrol, dsb).
  6. Identifikasi gap, misalnya: apakah ada penelitian tentang long-term effect model CRH? Atau pada mata pelajaran selain IPA? Atau pada sekolah di daerah berbeda?
  7. Tulis tinjauan literatur, rangkum temuan, kritik metodologi, sampaikan gap, dan rekomendasi penelitian lanjut.

Dengan cara ini, evaluasi literatur membantu membangun dasar teori & empiris yang kuat serta memberi arah jelas untuk penelitian baru.


Manfaat dan Pentingnya Evaluasi Literatur


Tantangan dan Perhatian dalam Evaluasi Literatur

Meskipun penting, evaluasi literatur bukan tanpa tantangan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Volume literatur besar, terutama untuk topik luas, jumlah literatur bisa sangat banyak; perlu seleksi cermat agar tidak kewalahan.
  • Kualitas sumber bervariasi, tidak semua literatur memiliki kualitas tinggi; perlu evaluasi kritis agar tidak memakai sumber lemah.
  • Bias seleksi, jika peneliti hanya memilih literatur sesuai hipotesis, bisa terjadi bias; harus bersikap objektif.
  • Perubahan konteks penelitian, temuan lama mungkin kurang relevan dengan konteks sekarang, perlu kajian kontekstual.

Kesimpulan

Evaluasi literatur adalah proses analisis kritis dan sistematis terhadap literatur terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Dengan mengikuti langkah, mulai dari penentuan topik, pencarian, seleksi, klasifikasi, sintesis, hingga penulisan, peneliti dapat menghasilkan tinjauan literatur komprehensif yang mendasari penelitian secara kuat. Evaluasi literatur tidak semata merangkum, tetapi mengkritisi, membandingkan, dan menunjukkan gap penelitian, sehingga menjadi pijakan penting dalam setiap penelitian ilmiah.

Dengan demikian, kemampuan menulis evaluasi literatur secara benar dan sistematis sangat vital bagi para peneliti agar karya mereka memiliki dasar akademik kuat dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

 

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Evaluasi literatur adalah proses meninjau, menganalisis, dan menilai berbagai sumber ilmiah yang relevan guna memahami perkembangan penelitian, menyusun landasan teori, serta mengidentifikasi kesenjangan penelitian.

Tujuan utama evaluasi literatur adalah memberikan pemahaman komprehensif tentang penelitian terdahulu, menemukan gap penelitian, menghindari duplikasi penelitian, serta memperkuat dasar teori dan metodologi penelitian.

Langkah evaluasi literatur meliputi: menentukan topik, melakukan pencarian literatur, menyeleksi sumber, mengklasifikasi literatur, melakukan analisis kritis, menyusun sintesis, mengidentifikasi gap penelitian, dan menulis hasil tinjauan secara sistematis.

Evaluasi literatur bermanfaat untuk memperkuat teori, memberikan gambaran perkembangan penelitian, mengarahkan pemilihan metode, menemukan kekurangan penelitian sebelumnya, serta menjadi dasar penyusunan penelitian baru.

Ringkasan literatur hanya memuat uraian isi setiap sumber, sedangkan evaluasi literatur melibatkan analisis kritis, perbandingan antar sumber, penilaian metodologi, dan sintesis untuk menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Penelitian Meta-Evaluasi: Pengertian dan Manfaat Penelitian Meta-Evaluasi: Pengertian dan Manfaat Evaluasi Program Pendidikan: Langkah dan Contoh Evaluasi Program Pendidikan: Langkah dan Contoh Evaluasi Hasil Eksperimen: Langkah dan Contohnya Evaluasi Hasil Eksperimen: Langkah dan Contohnya Evaluasi Pembelajaran: Tujuan, Jenis, dan Teknik Evaluasi Pembelajaran: Tujuan, Jenis, dan Teknik Strategi Evaluasi dalam Pembelajaran Digital Strategi Evaluasi dalam Pembelajaran Digital Langkah-Langkah Melakukan Eksperimen Ilmiah Langkah-Langkah Melakukan Eksperimen Ilmiah Model Evaluasi Formatif dan Sumatif Model Evaluasi Formatif dan Sumatif Sistem Informasi Evaluasi Pembelajaran Sistem Informasi Evaluasi Pembelajaran Riset Evaluasi Program: Pengertian dan Penerapan Riset Evaluasi Program: Pengertian dan Penerapan Prosedur Metodologis: Langkah-langkah dan Standar Ilmiah Prosedur Metodologis: Langkah-langkah dan Standar Ilmiah Studi Evaluatif: Langkah dan Contoh dalam Dunia Pendidikan Studi Evaluatif: Langkah dan Contoh dalam Dunia Pendidikan Evaluasi Formatif: Definisi, Tujuan, dan Contoh dalam Pendidikan Evaluasi Formatif: Definisi, Tujuan, dan Contoh dalam Pendidikan Sintesis: Definisi, Langkah, dan Contoh dalam Penelitian Sintesis: Definisi, Langkah, dan Contoh dalam Penelitian Kriteria: Definisi, Fungsi, dan Contohnya dalam Evaluasi Kriteria: Definisi, Fungsi, dan Contohnya dalam Evaluasi Evaluasi: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya dalam Penelitian Evaluasi: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya dalam Penelitian Model Evaluasi CIPP: Pengertian dan Penerapan Model Evaluasi CIPP: Pengertian dan Penerapan Evaluasi Kinerja Guru: Instrumen dan Contoh Evaluasi Kinerja Guru: Instrumen dan Contoh Metode Ilmiah: Definisi, Langkah, dan Contohnya Metode Ilmiah: Definisi, Langkah, dan Contohnya Analisis Kualitatif: Pengertian, Langkah, dan Contohnya Analisis Kualitatif: Pengertian, Langkah, dan Contohnya Diskrepansi: Definisi, Fungsi, dan Contoh dalam Evaluasi Diskrepansi: Definisi, Fungsi, dan Contoh dalam Evaluasi
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…