Terakhir diperbarui: 28 December 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 28 December). Asupan Mikronutrien: Konsep, Peran Gizi, dan Kesehatan. SumberAjar. Retrieved 14 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/asupan-mikronutrien-konsep-peran-gizi-dan-kesehatan  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Asupan Mikronutrien: Konsep, Peran Gizi, dan Kesehatan - SumberAjar.com

Asupan Mikronutrien: Konsep, Peran Gizi, dan Kesehatan

Pendahuluan

Asupan mikronutrien merupakan aspek fundamental dalam ilmu gizi dan kesehatan masyarakat yang sering kali terabaikan, meskipun perannya krusial dalam menjaga fungsi tubuh secara optimal. Mikronutrien diperlukan dalam jumlah yang relatif kecil oleh tubuh tetapi memiliki dampak besar terhadap proses metabolisme, pertumbuhan, sistem imun, dan pencegahan penyakit kronis serta infeksi. Secara global, ratusan juta orang mengalami defisiensi satu atau lebih mikronutrien yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius seperti anemia, gangguan pertumbuhan, serta penurunan fungsi kognitif, terutama dalam kelompok rentan seperti ibu hamil dan anak-anak. Oleh sebab itu, pemahaman mendalam mengenai konsep, peran, sumber, serta strategi dalam pemenuhan kebutuhan mikronutrien menjadi sangat penting untuk mengoptimalkan status gizi dan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. [Lihat sumber Disini - ncbi.nlm.nih.gov]


Definisi Asupan Mikronutrien

Definisi Asupan Mikronutrien Secara Umum

Asupan mikronutrien merujuk pada pemenuhan nutrisi esensial berupa vitamin dan mineral melalui konsumsi makanan atau suplemen yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil namun vital untuk fungsi fisiologis yang optimal. Mikronutrien memberikan kontribusi pada berbagai proses biokimia, termasuk enzimatis, sistem kekebalan, metabolisme energi, serta pemeliharaan jaringan tubuh, meskipun jumlahnya yang diperlukan jauh lebih sedikit dibandingkan makronutrien seperti karbohidrat, protein, dan lemak. [Lihat sumber Disini - foodtech.binus.ac.id]

Definisi Asupan Mikronutrien dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istilah mikronutrien merupakan “zat gizi mikro yang diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit tetapi memegang peranan penting dalam proses biologis tubuh”, yang mencakup vitamin dan mineral yang esensial untuk kesehatan. Definisi ini menekankan kebutuhan tubuh terhadap nutrien dalam jumlah kecil namun mutlak diperlukan untuk berbagai fungsi biologis yang tidak bisa digantikan oleh nutrien lain. [Lihat sumber Disini - umy.ac.id]

Definisi Asupan Mikronutrien Menurut Para Ahli

  1. Santiago Espinosa-Salas & Mauricio Gonzalez-Arias menyatakan bahwa asupan mikronutrien adalah konsumsi vitamin dan mineral yang diperlukan untuk mempertahankan fungsi metabolisme dan fisiologis tubuh, serta mencegah kondisi hiponutrisi yang kompleks pada berbagai kelompok usia. [Lihat sumber Disini - ncbi.nlm.nih.gov]

  2. L Arif menjelaskan bahwa mikronutrien adalah nutrisi yang diperlukan dalam jumlah kecil (umumnya kurang dari 100 mg per hari) untuk mendukung fungsi biologi penting seperti fungsi enzim dan sistem imun yang tidak dapat dihasilkan tubuh sendiri. [Lihat sumber Disini - media.neliti.com]

  3. Studi kualitatif A Pratama menunjukkan bahwa asupan mikronutrien tidak hanya mencakup vitamin dan mineral, tetapi juga berkaitan erat dengan pola konsumsi yang bervariasi sebagai langkah preventif terhadap gangguan status gizi. [Lihat sumber Disini - jurnal.stkippgritulungagung.ac.id]

  4. Penelitian di Jurnal Kesehatan Tambusai menegaskan peran mikronutrien dalam sistem kekebalan tubuh, di mana vitamin seperti C dan D serta mineral seperti zinc memperkuat respons imun terhadap infeksi. [Lihat sumber Disini - journal.universitaspahlawan.ac.id]


Konsep Mikronutrien dalam Gizi

Mikronutrien mencakup vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil namun memiliki peran penting dalam berbagai fungsi metabolik, seperti sintesis enzim, hormon, serta pemeliharaan sistem kekebalan dan fungsi saraf. Tubuh manusia tidak dapat memproduksi banyak mikronutrien sendiri, sehingga asupan yang mencukupi harus diperoleh dari diet yang seimbang. Nutrisi ini berbeda dari makronutrien yang diperlukan dalam jumlah besar untuk energi, karena mikronutrien tidak menyediakan energi tetapi mendukung berbagai proses biologis penting. [Lihat sumber Disini - media.neliti.com]


Jenis dan Sumber Mikronutrien

Micronutrient terbagi menjadi dua kelompok besar yaitu vitamin dan mineral. Vitamin dibagi lagi menjadi vitamin yang larut dalam air (seperti vitamin B kompleks dan vitamin C) dan vitamin yang larut dalam lemak (seperti vitamin A, D, E, dan K). Mineral dibagi menjadi mineral mayor (seperti kalsium dan fosfor) dan mineral trace (seperti besi, zinc, dan selenium) yang dibutuhkan dalam jumlah lebih sedikit. [Lihat sumber Disini - foodtech.binus.ac.id]

Sumber mikronutrien sangat bervariasi tergantung pada jenisnya. Vitamin vitamin C banyak ditemukan dalam buah-buahan seperti jeruk dan stroberi, vitamin A berasal dari sayuran berwarna oranye seperti wortel, sedangkan mineral seperti zat besi dapat diperoleh dari daging merah dan sayuran hijau, dan zinc dapat ditemukan dalam kacang-kacangan serta biji-bijian. Pola makan yang beragam dan konsisten merupakan kunci utama dalam memenuhi kebutuhan mikronutrien tersebut secara alami. [Lihat sumber Disini - fmj.fk.umi.ac.id]


Peran Mikronutrien bagi Kesehatan

Mikronutrien memiliki beragam peran penting dalam tubuh yang mencakup:


Dampak Kekurangan Mikronutrien

Defisiensi mikronutrien dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, baik akut maupun kronis. Kekurangan zat besi adalah salah satu bentuk kekurangan mikronutrien yang paling umum di Indonesia dan dapat menyebabkan anemia dengan gejala kelelahan, menurunkan kapasitas kerja, serta komplikasi kesehatan lainnya. [Lihat sumber Disini - e-journal.unair.ac.id] Selain itu, kekurangan vitamin A dapat mengakibatkan gangguan penglihatan dan peningkatan kerentanan terhadap infeksi, sedangkan kurangnya zinc dapat mengganggu fungsi sistem kekebalan tubuh dan pertumbuhan normal. Defisiensi nutrisi mikro juga dapat mempengaruhi pertumbuhan anak, fungsi kognitif, dan bahkan meningkatkan risiko penyakit kronis di masa dewasa. [Lihat sumber Disini - jurnal.citrabakti.ac.id]


Faktor yang Mempengaruhi Asupan Mikronutrien

Beberapa faktor utama yang memengaruhi kecukupan asupan mikronutrien antara lain:

  • Pola Makan: Diet monoton dengan konsumsi rendah buah, sayur, dan sumber protein hewani meningkatkan risiko kekurangan mikronutrien. [Lihat sumber Disini - fmj.fk.umi.ac.id]

  • Pengetahuan Gizi: Pengetahuan individu terhadap pentingnya mikronutrien berhubungan dengan kualitas asupan mikronutrien, seperti ditunjukkan pada hubungan pengetahuan gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil. [Lihat sumber Disini - ejurnal.ung.ac.id]

  • Status Sosial Ekonomi: Akses terhadap beragam makanan bergizi sering kali dipengaruhi oleh kondisi ekonomi keluarga.

  • Usia dan Fase Kehidupan: Kebutuhan mikronutrien berbeda sepanjang siklus kehidupan; misalnya ibu hamil, anak-anak, dan lansia memiliki kebutuhan khusus. [Lihat sumber Disini - media.neliti.com]


Strategi dan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Mikronutrien

Beberapa strategi penting dapat digunakan untuk memastikan kebutuhan mikronutrien masyarakat terpenuhi, antara lain:


Kesimpulan

Asupan mikronutrien merupakan komponen esensial dalam kesehatan yang sering kali luput dari perhatian meskipun perannya sangat penting dalam berbagai fungsi fisiologis tubuh. Mikronutrien, termasuk vitamin dan mineral esensial, diperlukan dalam jumlah kecil tetapi memiliki dampak besar terhadap metabolisme, sistem imun, pertumbuhan, dan pencegahan penyakit. Kekurangan mikronutrien dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang signifikan, termasuk anemia, gangguan pertumbuhan, serta kerentanan terhadap infeksi. Upaya strategis seperti pola makan seimbang, edukasi gizi, fortifikasi pangan, dan suplemen yang tepat dapat membantu memastikan kebutuhan mikronutrien terpenuhi secara optimal di berbagai kelompok populasi. Pemahaman yang baik serta tindakan preventif dalam pemenuhan asupan mikronutrien akan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Asupan mikronutrien adalah pemenuhan zat gizi mikro berupa vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil namun sangat penting untuk mendukung metabolisme, sistem kekebalan, pertumbuhan, dan fungsi fisiologis tubuh secara optimal.

Mikronutrien terdiri dari vitamin dan mineral. Vitamin meliputi vitamin A, B kompleks, C, D, E, dan K, sedangkan mineral meliputi zat besi, kalsium, zinc, yodium, selenium, dan mineral lainnya yang dibutuhkan tubuh.

Mikronutrien berperan penting dalam menjaga fungsi enzim, sistem imun, pembentukan sel dan jaringan, fungsi saraf, serta melindungi tubuh dari penyakit. Kekurangan mikronutrien dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.

Kekurangan mikronutrien dapat menyebabkan anemia, gangguan pertumbuhan, penurunan daya tahan tubuh, gangguan kognitif, serta meningkatkan risiko infeksi dan penyakit kronis.

Asupan mikronutrien dipengaruhi oleh pola makan, pengetahuan gizi, status sosial ekonomi, usia, kondisi kesehatan, serta ketersediaan dan akses terhadap makanan bergizi.

Kebutuhan mikronutrien dapat dipenuhi melalui pola makan seimbang dan beragam, konsumsi buah dan sayur, pangan hewani, fortifikasi pangan, edukasi gizi, serta penggunaan suplemen mikronutrien bila diperlukan.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Status Nutrisi Pasien: Definisi dan Pengukurannya Status Nutrisi Pasien: Definisi dan Pengukurannya Pengaruh Defisiensi Mikronutrien terhadap Efek Samping Obat Pengaruh Defisiensi Mikronutrien terhadap Efek Samping Obat Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Asupan Makanan Ibu Hamil Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Asupan Makanan Ibu Hamil Pengaruh Gizi Mikronutrien terhadap Kesehatan Kulit Pengaruh Gizi Mikronutrien terhadap Kesehatan Kulit Hubungan Status Gizi Ibu Hamil dengan Ukuran Lingkar Kepala Bayi Hubungan Status Gizi Ibu Hamil dengan Ukuran Lingkar Kepala Bayi Asupan Mikronutrien pada Vegetarian Asupan Mikronutrien pada Vegetarian Status Gizi Ibu Menyusui Status Gizi Ibu Menyusui Gizi Buruk: Faktor dan Pencegahan Gizi Buruk: Faktor dan Pencegahan Status Gizi Lansia dan Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Lansia dan Faktor yang Mempengaruhi Literasi Gizi: Konsep, Peran Edukasi, dan Perilaku Makan Literasi Gizi: Konsep, Peran Edukasi, dan Perilaku Makan Status Gizi Remaja Putri Status Gizi Remaja Putri Nutritional Literacy Nutritional Literacy Status Gizi Anak Sekolah Dasar Status Gizi Anak Sekolah Dasar Status Gizi Remaja: Konsep, Tantangan Nutrisi, dan Pencegahan Status Gizi Remaja: Konsep, Tantangan Nutrisi, dan Pencegahan Gizi Seimbang pada Anak Gizi Seimbang pada Anak Status Gizi Balita Status Gizi Balita Gizi Buruk: Konsep, Faktor Penyebab, dan Strategi Pencegahan Gizi Buruk: Konsep, Faktor Penyebab, dan Strategi Pencegahan Edukasi Gizi Seimbang Edukasi Gizi Seimbang Nutritional Status: Pengertian dan Penilaian Nutritional Status: Pengertian dan Penilaian Status Gizi: Konsep, Indikator Penilaian, dan Implikasi Status Gizi: Konsep, Indikator Penilaian, dan Implikasi
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…