
Determinan Proksimal Kesehatan: Konsep, Faktor Individu, dan Lingkungan
Pendahuluan
Kesehatan manusia tidak semata ditentukan oleh genetika atau pelayanan medis saja, melainkan juga oleh faktor-faktor yang langsung mempengaruhi kehidupan sehari-hari individu dan masyarakat. Fenomena kesehatan masyarakat modern menunjukkan bahwa determinant factors atau faktor penentu kesehatan memiliki pengaruh besar terhadap kemungkinan seseorang sehat atau sakit. Kompleksitas kondisi ini bukan hanya muncul dari pilihan individu, tetapi juga dari lingkungan sosial, fisik, dan relasi yang membentuk struktur kehidupan sehari-hari seseorang. Pemahaman mengenai Determinan Proksimal Kesehatan, yaitu faktor-faktor yang secara langsung berhubungan dengan status kesehatan seseorang, menjadi penting untuk merumuskan strategi intervensi yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara holistik dan berkelanjutan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa faktor-faktor ini memiliki dampak langsung terhadap status kesehatan individu dan populasi jika tidak diatasi dengan pendekatan yang tepat. [Lihat sumber Disini - who.int]
Definisi Determinan Proksimal Kesehatan
Definisi Determinan Proksimal Kesehatan Secara Umum
Secara umum, determinan proksimal kesehatan merujuk pada faktor-faktor yang langsung memengaruhi kondisi kesehatan dalam kehidupan sehari-hari seseorang, seperti hubungan keluarga, kondisi rumah tangga, dukungan teman sebaya, pendidikan, pola hidup, nutrisi, akses air bersih, dan lain sebagainya. Faktor-faktor ini sering disebut sebagai determinan sosial yang paling dekat secara waktu dan ruang dengan proses kesehatan dan penyakit. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
Definisi Determinan Proksimal dalam KBBI
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI):
-
Determinan berarti “faktor yang menentukan”. [Lihat sumber Disini - kbbi.web.id]
-
Proksimal berarti “dekat ke pusat; terletak di dekat garis tengah badan”, yang dalam konteks kesehatan diartikan sebagai faktor yang dekat dengan kehidupan individu sehari-hari. [Lihat sumber Disini - kbbi.web.id]
*Gabungan istilah “Determinan Proksimal Kesehatan” berarti faktor-faktor yang secara langsung dan nyata menentukan atau memengaruhi kondisi kesehatan individu atau masyarakat, berada dekat dengan lingkungan kehidupan sehari-hari seseorang. [Lihat sumber Disini - kbbi.web.id]
Definisi Determinan Proksimal Kesehatan Menurut Para Ahli
-
World Health Organization (WHO) menempatkan faktor proksimal sebagai bagian dari determinan sosial yang mencakup kondisi tempat seseorang dilahirkan, tumbuh, tinggal, bekerja, dan bertambah tua yang memengaruhi kesehatannya secara langsung. [Lihat sumber Disini - who.int]
-
John Mirowsky & Catherine E. Ross dalam konsep determinan sosial kesehatan menjelaskan bahwa determinan proksimal termasuk lingkungan sosial dan hubungan interpersonal yang menjadi faktor langsung pembentuk kondisi kesehatan seseorang. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
-
K Wang et al. (2021) dalam kajian proximal social determinants menyatakan bahwa determinan proksimal memengaruhi persepsi dan status kesehatan remaja termasuk hubungan keluarga dan komunitas sehari-hari yang berdampak langsung pada kesejahteraan fisik dan mental. [Lihat sumber Disini - journals.sagepub.com]
-
L Lämmle et al. melalui model biopsikososial menunjukkan bahwa perilaku kesehatan dipengaruhi oleh faktor proksimal seperti kebiasaan keluarga dan komunitas yang langsung berkorelasi dengan kesehatan individu. [Lihat sumber Disini - researchgate.net]
Faktor Individu sebagai Determinan Kesehatan
Faktor individu mencakup karakteristik personal, perilaku, kebiasaan hidup, dan kondisi biologis yang secara langsung terkait dengan kesehatan seseorang. Faktor individu sering dianggap sebagai determinan proksimal karena mereka muncul dari dalam diri individu dan memengaruhi kualitas kesehatan secara langsung.
Beberapa contoh faktor individu termasuk:
-
Perilaku hidup sehat: Pola makan, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, semuanya memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan fisik individu. [Lihat sumber Disini - who.int]
-
Kebiasaan tidur dan manajemen stres: Kondisi biologis yang terbentuk berdasarkan cara individu mengelola stres dan istirahat juga merupakan determinan kesehatan. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
-
Usia dan genetika: Faktor biologis seperti usia dan predisposisi genetik juga termasuk determinan proksimal karena dapat langsung meningkatkan risiko penyakit tertentu. [Lihat sumber Disini - who.int]
Faktor individu memiliki peran penting karena mereka sering menjadi sasaran utama dari intervensi kesehatan seperti promosi kesehatan, edukasi perilaku, dan pencegahan penyakit. Seringkali, strateginya berupa penguatan kapasitas individu untuk membuat pilihan hidup sehat agar mengurangi risiko penyakit kronis. Namun, perilaku individu tidak berdiri sendiri karena dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan fisik di sekitarnya. [Lihat sumber Disini - who.int]
Faktor Lingkungan Fisik dan Sosial
Selain faktor individual, determinan proksimal juga dapat berupa kondisi lingkungan fisik dan sosial yang menjadi bagian langsung dari kehidupan sehari-hari individu.
Lingkungan Fisik
Lingkungan fisik mencakup kondisi tempat tinggal, sanitasi, kualitas air minum, udara bersih, serta akses terhadap fasilitas dasar seperti transportasi sehat dan ruang terbuka hijau. Lingkungan fisik yang buruk dapat memberi dampak langsung pada status kesehatan, seperti:
-
Rumah kumuh tanpa sanitasi yang baik dapat meningkatkan risiko infeksi. [Lihat sumber Disini - journalofmedula.com]
-
Polusi udara meningkatkan kemungkinan gangguan pernapasan. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
-
Akses buruk terhadap air bersih meningkatkan risiko penyakit infeksi saluran pencernaan. [Lihat sumber Disini - journalofmedula.com]
Lingkungan Sosial
Lingkungan sosial mencakup hubungan dengan keluarga, teman, norma budaya, status sosial ekonomi, pendidikan, pekerjaan, dan keterlibatan dalam komunitas. Faktor sosial ini memiliki hubungan langsung terhadap kesehatan seseorang karena mereka membentuk pola hidup sehari-hari, akses informasi kesehatan, serta dukungan sosial untuk mengambil keputusan sehat. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
Dalam kondisi lingkungan sosial yang mendukung, individu cenderung memiliki akses lebih baik pada informasi kesehatan, jaringan sosial untuk dukungan mental, dan peluang ekonomi untuk menjalani hidup sehat. Sebaliknya, lingkungan sosial yang stres atau tidak mendukung dapat meningkatkan risiko penyakit mental dan fisik. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
Interaksi Faktor Individu dan Lingkungan
Interaksi antara faktor individu dan faktor lingkungan menjelaskan bahwa determinan kesehatan tidak bekerja secara terpisah, tetapi saling memengaruhi:
-
Faktor individu seperti perilaku merokok dapat diperkuat oleh lingkungan sosial yang tidak mendukung gaya hidup sehat. [Lihat sumber Disini - who.int]
-
Status ekonomi rendah seringkali membatasi pilihan makanan sehat yang tersedia, sehingga perilaku diet sehat sulit dijalankan. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
-
Dukungan keluarga dan komunitas dapat memperkuat keputusan individu untuk hidup sehat, sedangkan lingkungan yang tidak kondusif dapat menghambatnya. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
Interaksi ini menunjukkan bahwa upaya perbaikan kesehatan yang efektif harus mempertimbangkan tidak hanya perubahan perilaku individu tetapi juga perbaikan pada lingkungan yang menjadi tempat individu hidup dan berinteraksi. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
Dampak Determinan Proksimal terhadap Status Kesehatan
Determinasi proksimal memiliki dampak langsung terhadap status kesehatan individu, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Faktor-faktor proksimal seperti lingkungan rumah tangga yang sehat, dukungan sosial yang kuat, pola hidup sehat, serta akses terhadap air bersih dan udara bersih secara langsung menurunkan risiko penyakit dan meningkatkan kesejahteraan. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
Misalnya:
-
Akses pendidikan dan informasi kesehatan dapat meningkatkan kemampuan individu dalam mengambil keputusan sehat yang lebih tepat. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
-
Lingkungan rumah yang aman dan bersih mengurangi risiko penyakit menular. [Lihat sumber Disini - journalofmedula.com]
-
Hubungan sosial yang baik memberikan dukungan psikososial yang menurunkan risiko stres dan gangguan mental. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
Sebaliknya, lingkungan yang tidak sehat, tekanan sosial yang tinggi, atau pola hidup tidak sehat dapat mempercepat timbulnya penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, gangguan kardiovaskular, dan masalah kesehatan mental. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
Implikasi Determinan Proksimal dalam Intervensi Kesehatan
Pemahaman tentang determinan proksimal menegaskan bahwa strategi intervensi kesehatan harus bersifat holistik dan multisektoral. Intervensi tidak boleh hanya fokus pada pelayanan medis, tetapi juga harus memperbaiki kondisi lingkungan fisik dan sosial yang menentukan kesehatan sehari-hari.
Strategi yang dapat diterapkan meliputi:
-
Promosi kesehatan berbasis komunitas untuk memperkuat informasi dan aksi kolektif dalam hidup sehat. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
-
Perbaikan sanitasi dan akses air bersih di permukiman padat untuk mencegah penyakit menular. [Lihat sumber Disini - journalofmedula.com]
-
Program pendidikan kesehatan di sekolah dan komunitas untuk memperkuat perilaku hidup sehat sejak dini. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
-
Pemberdayaan ekonomi masyarakat agar individu memiliki pilihan hidup yang mendukung kesehatan. [Lihat sumber Disini - who.int]
Intervensi demikian tidak hanya menangani penyakit ketika sudah muncul, tetapi juga mencegahnya sejak awal dengan mengatasi faktor-faktor proksimal yang menjadi akar dampak kesehatan yang buruk. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]
Kesimpulan
Determinan Proksimal Kesehatan merupakan kumpulan faktor yang secara langsung memengaruhi kesehatan individu dan masyarakat melalui kehidupan sehari-hari. Faktor ini mencakup perilaku individu, kondisi lingkungan fisik seperti sanitasi dan udara bersih, serta hubungan sosial yang membentuk pengalaman hidup yang sehat atau tidak sehat. Pemahaman yang holistik terhadap determinan proksimal memungkinkan pembuat kebijakan, tenaga kesehatan, dan masyarakat mengembangkan intervensi yang bukan hanya bersifat klinis tapi juga sosial-lingkungan, sehingga mampu meningkatkan status kesehatan secara berkelanjutan dan adil. Pemecahan masalah kesehatan yang efektif memerlukan intervensi pada tingkatan individu sekaligus lingkungan yang mendukung perilaku sehat, agar seluruh komponen determinan proksimal berperan optimal dalam peningkatan kesehatan masyarakat.