Terakhir diperbarui: 30 December 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 30 December). PHBS: Konsep, determinan perilaku, dan dampaknya. SumberAjar. Retrieved 14 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/phbs-konsep-determinan-perilaku-dan-dampaknya  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

PHBS: Konsep, determinan perilaku, dan dampaknya - SumberAjar.com

PHBS: Konsep, Determinan Perilaku, dan Dampaknya

Pendahuluan

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan suatu pendekatan promotif dan preventif dalam kesehatan masyarakat yang berfokus pada pembentukan kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara sadar oleh individu, keluarga, dan komunitas. PHBS tidak hanya berkaitan dengan kebersihan fisik, tetapi juga mencakup berbagai aspek kehidupan sehari-hari yang dapat mencegah timbulnya penyakit serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Gerakan ini menjadi bagian penting dalam upaya pembangunan kesehatan nasional dan kerap dijadikan indikator keberhasilan program kesehatan di berbagai tatanan, termasuk rumah tangga, sekolah, tempat kerja, serta fasilitas umum. Studi empiris menunjukkan bahwa semakin optimal pelaksanaan PHBS dalam kehidupan masyarakat, semakin baik pula derajat kesehatan yang dicapai oleh individu maupun komunitas tersebut. [Lihat sumber Disini - jurnal.peneliti.net]


Definisi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Definisi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Secara Umum

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara umum didefinisikan sebagai sekumpulan tindakan atau kebiasaan yang dilakukan secara sadar oleh individu maupun kelompok untuk menjaga kebersihan diri, lingkungan hidup, serta menerapkan gaya hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari. Implementasi PHBS mencakup kebiasaan seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan sehat, serta menghindari perilaku yang berisiko terhadap kesehatan. Tujuan utama dari PHBS adalah meningkatkan kualitas hidup, mencegah timbulnya penyakit, serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan masyarakat. [Lihat sumber Disini - journal.unita.ac.id]

Definisi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi istilah yang terkait dengan perilaku kesehatan merupakan respon seseorang terhadap stimulus yang berkaitan dengan sehat-sakit serta faktor yang mempengaruhi kesehatan. Sementara itu, PHBS dapat diinterpretasikan sebagai perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran dan pengetahuan untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan demi tercapainya kondisi sehat yang berkelanjutan. Definisi ini sejalan dengan konsep perilaku kesehatan yang menjadi bagian integral dalam upaya menjaga kesehatan publik. [Lihat sumber Disini - eprints.poltekkesjogja.ac.id]

Definisi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Menurut Para Ahli

  1. Siregar et al. menjelaskan bahwa PHBS merupakan perilaku yang diterapkan oleh individu atau kelompok untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh serta lingkungan di sekitarnya sebagai bagian dari upaya preventif dan promotif kesehatan masyarakat. [Lihat sumber Disini - journal.an-nur.ac.id]

  2. Promkes (2016) menggambarkan PHBS sebagai sekumpulan perilaku dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga individu, keluarga, kelompok atau masyarakat mampu menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. [Lihat sumber Disini - repo.poltekkesbandung.ac.id]

  3. Nurhajati (2015) menekankan bahwa PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan secara sadar sehingga anggota keluarga mampu membantu diri sendiri serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan kesehatan masyarakat. [Lihat sumber Disini - journal.unita.ac.id]

  4. An-Nur Journal (2025) dalam kajiannya menyatakan bahwa PHBS merupakan bagian integral dari pembangunan kesehatan masyarakat, yang harus melibatkan penguatan pengetahuan, sikap, serta dukungan institusional untuk membentuk kebiasaan sehat sejak dini, terutama pada lingkungan sekolah dasar. [Lihat sumber Disini - journal.an-nur.ac.id]


Konsep dan Ruang Lingkup Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan konsep yang mencakup berbagai kebiasaan sehari-hari yang berorientasi pada peningkatan kesehatan individu dan masyarakat. Aspek primer dalam PHBS meliputi kebersihan pribadi, sanitasi lingkungan, konsumsi makanan bergizi, pencegahan penyakit menular, serta pengendalian faktor risiko yang berhubungan dengan gaya hidup tidak sehat. Ruang lingkup PHBS meliputi tatanan rumah tangga, sekolah, tempat kerja, fasilitas pelayanan kesehatan, serta tempat umum, dengan indikator yang berbeda sesuai dengan tatanannya. Misalnya, di rumah tangga indikator PHBS mencakup pemberian ASI eksklusif, penggunaan jamban sehat, serta praktik cuci tangan pakai sabun; sedangkan di sekolah mencakup pendidikan kebersihan, fasilitas sanitasi yang memadai, serta pemberdayaan siswa dan guru dalam menerapkan kebiasaan hidup sehat. [Lihat sumber Disini - repo.poltekkesbandung.ac.id]

Implementasi PHBS yang efektif memerlukan pemahaman menyeluruh terhadap perilaku yang dibutuhkan, seperti kebiasaan mencuci tangan, menjaga kebersihan makanan, serta pencegahan faktor risiko penyakit, yang semua itu harus dilakukan secara konsisten dalam berbagai konteks sosial dan budaya masyarakat. [Lihat sumber Disini - ayosehat.kemkes.go.id]


Determinanan Individu dan Lingkungan dalam Pembentukan PHBS

Pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat dipengaruhi oleh berbagai determinan yang berasal dari sisi individu maupun lingkungan. Determinan individu meliputi pengetahuan, sikap, serta motivasi personal dalam menerapkan kebiasaan hidup sehat. Penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan yang tinggi berkorelasi dengan tingkat kepatuhan terhadap praktik PHBS, baik di kalangan siswa maupun orang tua, sehingga pemahaman terhadap informasi kesehatan menjadi fondasi utama dalam pembentukan perilaku sehat. [Lihat sumber Disini - ejournal.medistra.ac.id]

Selain itu, determinan lain seperti sikap terhadap perilaku kesehatan juga berperan penting, individu dengan sikap positif terhadap kebersihan dan kesehatan cenderung lebih konsisten dalam melaksanakan tindakan PHBS. [Lihat sumber Disini - goodwoodpub.com]

Lingkungan juga memiliki peranan yang signifikan dalam pembentukan PHBS. Ketersediaan fasilitas seperti air bersih, jamban sehat, serta sarana cuci tangan yang memadai menjadi faktor penting yang memungkinkan individu untuk menerapkan perilaku hidup bersih. Dukungan sosial dari keluarga, guru maupun tokoh masyarakat serta keberadaan praktik lingkungan yang sehat turut memperkuat upaya pembentukan kebiasaan sehat. [Lihat sumber Disini - goodwoodpub.com]

Secara keseluruhan, interaksi antara faktor internal individu, pengetahuan, sikap, nilai, dengan kondisi eksternal lingkungan seperti sarana, dukungan sosial, dan kebijakan kesehatan menjadi determinan utama dalam pembentukan dan keberlanjutan perilaku hidup bersih dan sehat dalam masyarakat. [Lihat sumber Disini - goodwoodpub.com]


Peran Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat dalam PHBS

Peran keluarga dalam PHBS sangat strategis karena keluarga merupakan unit sosial dasar di mana kebiasaan hidup sehat pertama kali dipelajari dan diterapkan. Orang tua memiliki tanggung jawab untuk memberi contoh praktik kebersihan seperti cuci tangan, konsumsi makanan sehat, serta lingkungan rumah yang bersih sehingga anak dapat meniru dan menginternalisasi kebiasaan tersebut sejak dini. [Lihat sumber Disini - dinkes.acehutara.go.id]

Di lingkungan sekolah, peran penting dilakukan melalui pendidikan kesehatan, penyediaan fasilitas sanitasi yang layak, serta kegiatan pembiasaan yang melibatkan seluruh warga sekolah. Sekolah berfungsi sebagai ruang pembelajaran formal dan informal bagi siswa untuk membangun budaya hidup sehat yang kemudian dapat dibawa ke luar lingkungan sekolah. Kolaborasi antara guru, siswa, dan komite sekolah dalam merancang dan mengevaluasi kegiatan PHBS membantu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kesehatan serta mengurangi risiko penyakit menular. [Lihat sumber Disini - gpijournal.com]

Masyarakat juga memainkan peran sentral dalam menguatkan PHBS secara kolektif, melalui partisipasi dalam program kesehatan lingkungan, kampanye kebersihan, serta dukungan terhadap kebijakan lokal yang memfasilitasi terciptanya ruang publik yang sehat. Keterlibatan tokoh masyarakat dan organisasi sosial dalam menyebarkan informasi kesehatan serta membangun norma sosial yang mendukung kehidupan bersih dan sehat dapat memperkuat keberlanjutan perilaku sehat di tingkat komunitas. [Lihat sumber Disini - win.joninstitute.org]


Dampak PHBS terhadap Status Kesehatan Masyarakat

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat memiliki dampak yang signifikan terhadap status kesehatan masyarakat. PHBS terbukti memainkan peran penting dalam menurunkan kejadian penyakit menular seperti diare, infeksi saluran pernapasan, serta penyakit terkait sanitasi lainnya melalui praktik kebersihan yang konsisten. [Lihat sumber Disini - jurnal.stikesbethesda.ac.id]

Selain itu, PHBS juga berdampak pada aspek kesehatan yang lebih luas, termasuk pencegahan stunting melalui kebiasaan makan sehat dan penerapan sanitasi yang baik pada rumah tangga. Studi epidemiologis menunjukkan hubungan antara kondisi sanitasi yang baik, praktik konsumsi makanan sehat, serta pemeriksaan kesehatan reguler dengan penurunan risiko gangguan pertumbuhan pada anak. [Lihat sumber Disini - ejournal.seaninstitute.or.id]

PHBS juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup secara umum dengan menciptakan lingkungan yang bersih dan aman serta memperkuat kesadaran masyarakat terhadap tindakan preventif yang dapat mereka lakukan setiap hari. Hal ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik tetapi juga memberikan manfaat psikososial melalui peningkatan rasa aman dan kesejahteraan dalam komunitas. [Lihat sumber Disini - jurnal.stikesbethesda.ac.id]


Tantangan Implementasi PHBS dalam Kehidupan Sehari-hari

Meskipun manfaat PHBS sangat jelas, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan. Pertama, tingkat pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat seringkali masih rendah di beberapa wilayah, sehingga praktik PHBS belum konsisten dijalankan secara luas. [Lihat sumber Disini - ejournal.medistra.ac.id]

Ketersediaan fasilitas seperti air bersih dan akses jamban sehat juga menjadi kendala utama di beberapa komunitas, terutama di daerah pedesaan atau permukiman dengan infrastruktur terbatas. Kurangnya sarana pendukung ini menghambat penerapan kebiasaan bersih sehari-hari meskipun individu memiliki pengetahuan yang memadai. [Lihat sumber Disini - goodwoodpub.com]

Selain itu, norma sosial dan kebiasaan lama yang kurang mendukung praktik hidup sehat juga menjadi hambatan signifikan. Beberapa komunitas masih memandang enteng praktik kebersihan tertentu, sehingga perubahan perilaku membutuhkan waktu dan pendekatan sosial yang lebih mendalam. [Lihat sumber Disini - win.joninstitute.org]


Kesimpulan

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan konsep fundamental dalam kesehatan masyarakat yang menekankan kesadaran dan tindakan sadar dalam menjalankan kebiasaan hidup sehat. Konsep ini mencakup berbagai praktik yang melibatkan individu, keluarga, sekolah, dan masyarakat secara luas dengan tujuan mencegah penyakit serta meningkatkan kualitas hidup. Determinan utama pembentukan PHBS melibatkan faktor individu seperti pengetahuan dan sikap, serta lingkungan sosial dan fisik yang mendukung. Peran keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam membangun budaya hidup sehat yang kuat. Dampak positif PHBS terhadap status kesehatan masyarakat terlihat dari penurunan kejadian penyakit menular, peningkatan kualitas hidup, serta kontribusi terhadap pencegahan masalah kesehatan kronis. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan seperti rendahnya kesadaran, keterbatasan fasilitas dan norma sosial yang kurang mendukung. Upaya kolaboratif yang berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat PHBS dan mewujudkan masyarakat yang sehat secara holistik.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

PHBS atau Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah serangkaian perilaku yang dilakukan secara sadar oleh individu, keluarga, dan masyarakat untuk menjaga kebersihan diri, lingkungan, serta menerapkan kebiasaan hidup sehat guna meningkatkan derajat kesehatan dan mencegah penyakit.

PHBS penting karena berperan dalam mencegah penyakit menular dan tidak menular, meningkatkan kualitas hidup, menurunkan beban biaya kesehatan, serta menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan sehat bagi masyarakat.

Contoh perilaku PHBS antara lain mencuci tangan dengan sabun, menggunakan jamban sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menjaga kebersihan lingkungan, berolahraga secara teratur, serta tidak merokok di dalam rumah.

Penerapan PHBS dipengaruhi oleh faktor individu seperti pengetahuan, sikap, dan motivasi, serta faktor lingkungan seperti ketersediaan fasilitas sanitasi, dukungan keluarga, peran sekolah, norma sosial, dan kebijakan kesehatan.

PHBS berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat dengan menurunkan angka penyakit menular, meningkatkan status gizi, mencegah stunting, serta meningkatkan kesejahteraan fisik, mental, dan sosial masyarakat secara keseluruhan.

Tantangan utama dalam penerapan PHBS meliputi rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan sarana dan prasarana sanitasi, kebiasaan lama yang sulit diubah, serta kurangnya dukungan lingkungan dan sosial.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Determinan Sosial Kesehatan: Konsep, ketimpangan, dan dampaknya Determinan Sosial Kesehatan: Konsep, ketimpangan, dan dampaknya Determinan Proksimal Kesehatan: Konsep, Faktor Individu, dan Lingkungan Determinan Proksimal Kesehatan: Konsep, Faktor Individu, dan Lingkungan Determinan Sosial Kesehatan Determinan Sosial Kesehatan Pencegahan Diare Pencegahan Diare Sistem Informasi Pengelolaan UKS Sistem Informasi Pengelolaan UKS Penyakit Berbasis Lingkungan Penyakit Berbasis Lingkungan Perilaku Sehat: Konsep dan Determinan Psikologis Perilaku Sehat: Konsep dan Determinan Psikologis Risiko Perilaku Tidak Aman Pasien: Konsep, Determinan, dan Pencegahan Risiko Perilaku Tidak Aman Pasien: Konsep, Determinan, dan Pencegahan Kecemasan Primigravida: Konsep, Determinan, dan Pendekatan Kecemasan Primigravida: Konsep, Determinan, dan Pendekatan Dampak Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Pasien Dampak Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Pasien Stunting: Konsep, Determinan Gizi, dan Pencegahan Stunting: Konsep, Determinan Gizi, dan Pencegahan Self-Efficacy Kesehatan: Konsep, Determinan Psikososial, dan Pengaruh Perilaku Self-Efficacy Kesehatan: Konsep, Determinan Psikososial, dan Pengaruh Perilaku Health Seeking Behavior: Konsep, Determinan Sosial, dan Akses Health Seeking Behavior: Konsep, Determinan Sosial, dan Akses Faktor Risiko Penyakit Berbasis Lingkungan Faktor Risiko Penyakit Berbasis Lingkungan Faktor Perilaku dalam Penyakit Kronis Faktor Perilaku dalam Penyakit Kronis Theory of Planned Behavior: Konsep, Sikap, dan Niat Berperilaku Sehat Theory of Planned Behavior: Konsep, Sikap, dan Niat Berperilaku Sehat Gangguan Mobilitas Fisik Lansia: Konsep, Determinan, dan Dampak Gangguan Mobilitas Fisik Lansia: Konsep, Determinan, dan Dampak Perubahan Perilaku Kesehatan Perubahan Perilaku Kesehatan Health Behavior Penggunaan Obat: Konsep, Determinan, dan Pola Health Behavior Penggunaan Obat: Konsep, Determinan, dan Pola
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…