Terakhir diperbarui: 10 January 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 10 January). Interaksi Ekonomi Sosial: Konsep dan Relasi Sosial. SumberAjar. Retrieved 12 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/interaksi-ekonomi-sosial-konsep-dan-relasi-sosial 

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Interaksi Ekonomi Sosial: Konsep dan Relasi Sosial - SumberAjar.com

Interaksi Ekonomi Sosial: Konsep dan Relasi Sosial

Pendahuluan

Interaksi ekonomi sosial merupakan fenomena yang selalu hadir dalam kehidupan masyarakat. Ketika manusia melakukan kegiatan ekonomi seperti produksi, distribusi, dan konsumsi, sering kali kegiatan itu terjalin dengan hubungan sosial yang kompleks antara individu dan kelompok. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi semata, melainkan juga menyangkut hubungan timbal balik, komunikasi, dan struktur sosial yang melekat dalam kehidupan bersama. Fenomena ini mencakup hubungan antara pelaku ekonomi, norma sosial, nilai budaya, dan sistem sosial yang membentuk cara masyarakat memenuhi kebutuhan hidupnya. Pemahaman terhadap interaksi ekonomi sosial memberikan wawasan penting dalam melihat dinamika masyarakat modern yang semakin kompleks di tengah globalisasi, teknologi, dan perubahan struktur sosial ekonomi yang terus berlangsung. Artikel ini membahas secara komprehensif konsep, bentuk, faktor, relasi dengan hubungan sosial, dampaknya terhadap masyarakat, serta relevansinya dalam kehidupan modern.


Definisi Interaksi Ekonomi Sosial

Definisi Interaksi Ekonomi Sosial Secara Umum

Interaksi ekonomi sosial secara umum adalah hubungan timbal balik antara individu atau kelompok dalam aktivitas yang melibatkan aspek ekonomi dan sosial, seperti pertukaran barang dan jasa, kerja sama produksi, serta komunikasi antara pelaku ekonomi dalam konteks sosial masyarakat. Definisi ini menekankan bahwa aktivitas ekonomi tidak hanya melibatkan transaksi ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial yang terjadi dalam hubungan antar pelaku. Dalam interaksi ini terdapat komunikasi, saling mempengaruhi, dan tujuan bersama dalam memenuhi kebutuhan ekonomi dan memperkuat hubungan sosial dalam masyarakat. [Lihat sumber Disini - kumparan.com]

Definisi Interaksi Ekonomi Sosial dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ekonomi berkaitan dengan cara manusia atau masyarakat mengelola sumber daya untuk memenuhi kebutuhan hidup, sedangkan sosial berkaitan dengan masyarakat atau hubungan antar manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Ketika dua konsep ini digabung, interaksi ekonomi sosial dapat dipahami sebagai seluruh proses hubungan yang melibatkan tindakan-tindakan ekonomi yang terjadi di dalam jaringan hubungan sosial masyarakat, misalnya kegiatan jual beli, kerja sama produksi, dan bentuk hubungan lainnya yang terjalin dalam masyarakat. [Lihat sumber Disini - researchgate.net]

Definisi Interaksi Ekonomi Sosial Menurut Para Ahli

  1. Soerjono Soekanto menyatakan bahwa interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok yang saling memengaruhi satu sama lain. Dalam konteks ekonomi, prinsip ini juga berlaku ketika individu atau kelompok melakukan pertukaran ekonomi yang dipengaruhi oleh norma, nilai, dan struktur sosial yang ada di masyarakat. [Lihat sumber Disini - etheses.iainkediri.ac.id]

  2. Basrowi berpendapat bahwa interaksi sosial merupakan hubungan dinamis yang mempertemukan orang dengan orang lain atau kelompok dalam kehidupan sosial. Aspek dinamika ini juga say relevan ketika individu dalam masyarakat saling berhubungan dalam proses ekonomi yang tidak terlepas dari faktor sosialnya. [Lihat sumber Disini - digilib.unila.ac.id]

  3. Granovetter melalui konsep keterlekatan ekonomi menjelaskan bahwa tindakan ekonomi dilakukan dalam konteks jaringan hubungan sosial personal yang sedang berlangsung di antara para aktor. Konsep ini menekankan bahwa relasi sosial memainkan peran penting dalam mengatur tindakan ekonomi. [Lihat sumber Disini - journal.uinjkt.ac.id]

  4. Penelitian Sosioekonomi di Wonggeduku menunjukkan bahwa interaksi sosial-ekonomi antar kelompok etnis melibatkan interaksi yang bersifat situasional dan struktural, yang berarti tindakan ekonomi tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial yang melingkupinya. [Lihat sumber Disini - papers.ssrn.com]


Bentuk-Bentuk Interaksi Ekonomi Sosial

Interaksi ekonomi sosial tidak bersifat tunggal, tetapi muncul dalam berbagai bentuk yang merefleksikan hubungan antara pelaku ekonomi dan struktur sosial dalam masyarakat. Beberapa bentuk utama interaksi ekonomi sosial adalah:

1. Hubungan Produsen dan Konsumen

Dalam kegiatan ekonomi sehari-hari, hubungan antara produsen dan konsumen merupakan bentuk dasar interaksi ekonomi sosial. Produsen menawarkan barang dan jasa, sementara konsumen melakukan pertukaran melalui pembelian atau penggunaan produk tersebut. Proses ini tidak hanya mencakup transaksi ekonomi, tetapi juga komunikasi, negosiasi, kepercayaan, dan nilai-nilai sosial yang memengaruhi keputusan konsumen serta strategi produsen dalam menawarkan produk. Hubungan ini berlangsung secara timbal balik dan membentuk hubungan sosial ekonomi antara individu atau kelompok masyarakat.

2. Kerja Sama Ekonomi dalam Masyarakat

Kerja sama antar pelaku ekonomi, misalnya antara kelompok usaha kecil, koperasi, kelompok tani, atau UMKM yang berkolaborasi dalam produksi dan pemasaran, menciptakan jaringan sosial yang kuat dalam masyarakat. Bentuk ini menunjukkan bahwa tindakan ekonomi tidak terlepas dari struktur sosial yang menentukan cara kelompok berinteraksi, membangun kepercayaan, serta membuat keputusan bersama dalam menghadapi tantangan ekonomi.

3. Interaksi Ekonomi Antar Komunitas dan Kelompok Sosial

Di tingkat komunitas, interaksi ekonomi sosial dapat mengambil bentuk hubungan perdagangan antar komunitas atau jaringan kerjasama antar desa dan kota. Ini juga mencerminkan keterkaitan sosial ekonomi antar wilayah yang saling bergantung dalam distribusi barang dan jasa, mobilitas tenaga kerja, serta pertukaran informasi. Pola ini sering memengaruhi struktur sosial masyarakat secara lebih luas, terutama dalam konteks urbanisasi dan perubahan ekonomi regional. [Lihat sumber Disini - ejurnal.kampusakademik.my.id]

4. Interaksi Sosiokultural dalam Aktivitas Ekonomi

Beberapa aktivitas ekonomi terikat penuh pada konteks sosial budaya, misalnya praktik tradisional yang mencerminkan solidaritas dan tanggung jawab sosial, seperti sistem kompensasi sosial dalam kegiatan pertanian atau tradisi saling bantu dalam pengelolaan hasil produksi. Hal ini menunjukkan bahwa interaksi ekonomi sosial bukan hanya masalah transaksi ekonomi, tetapi juga mekanisme penegakan nilai sosial yang mempengaruhi hubungan antara pelaku ekonomi dalam masyarakat.


Faktor yang Mempengaruhi Interaksi Ekonomi Sosial

Interaksi ekonomi sosial dipengaruhi oleh banyak faktor struktural dan kultural yang membentuk cara individu dan kelompok berinteraksi dalam konteks ekonomi dan sosial. Beberapa faktor utama tersebut antara lain:

1. Struktur Sosial dan Nilai Budaya

Nilai budaya dan struktur sosial masyarakat memengaruhi cara pelaku ekonomi melakukan interaksi. Norma, tradisi, dan kepercayaan yang ada dalam suatu komunitas sering menjadi dasar dalam melakukan kerja sama, melakukan transaksi, atau menentukan pola kedekatan sosial antara pelaku ekonomi. Nilai budaya juga memengaruhi tingkat kepercayaan dan jaringan sosial yang mendukung kegiatan ekonomi.

2. Pendidikan dan Pengetahuan Ekonomi

Tingkat pendidikan dan pengetahuan mengenai ekonomi turut menentukan interaksi antara pelaku dalam masyarakat. Individu atau kelompok dengan pengetahuan ekonomi yang lebih tinggi cenderung memiliki kemampuan lebih baik dalam membaca peluang ekonomi, negosiasi harga, atau beradaptasi dengan dinamika pasar. Faktor pendidikan ini juga berkaitan dengan kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi dalam interaksi sosial ekonomi.

3. Teknologi dan Akses Informasi

Kemajuan teknologi, terutama di era digital, merubah pola interaksi ekonomi sosial secara signifikan. Informasi cepat tersebar melalui media digital, mempermudah komunikasi antara pelaku ekonomi, memperluas jaringan pasar, serta memungkinkan kolaborasi yang lebih efisien antara individu atau kelompok dalam konteks sosial ekonomi yang lebih luas.

4. Kebijakan Publik dan Lingkungan Ekonomi

Kebijakan pemerintah yang berfokus pada pembangunan ekonomi, sistem distribusi, serta insentif sosial-ekonomi dapat mempengaruhi dinamika interaksi ekonomi sosial. Kebijakan yang adil dan inklusif mendorong kerja sama dan pertumbuhan ekonomi, sementara kebijakan yang tidak tepat dapat memperlebar kesenjangan sosial dan mempengaruhi hubungan antara kelompok dalam masyarakat. [Lihat sumber Disini - jurnaluniv45sby.ac.id]


Interaksi Ekonomi dan Hubungan Sosial

Hubungan antara interaksi ekonomi dan hubungan sosial sangat erat. Aktivitas ekonomi tidak hanya melibatkan aspek ekonomi seperti produksi atau konsumsi, tapi juga memperkuat hubungan sosial dalam masyarakat. Ketika individu atau kelompok bertransaksi, mereka tidak hanya bertukar barang/jasa, tetapi juga berkomunikasi, membangun kepercayaan, serta menciptakan jaringan sosial yang kuat yang berdampak pada struktur sosial masyarakat.

Interaksi ekonomi sosial sering menjadi basis terjadinya solidaritas sosial, kerja sama komunitas, dan bentuk hubungan sosial lainnya yang memperkuat struktur sosial masyarakat. Misalnya, kerjasama ekonomi antar kelompok masyarakat dalam mengelola sumber daya bersama memperkuat solidaritas dan nilai kolektif dalam komunitas tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa ekonomi dan sosial tidak dapat sepenuhnya dipisahkan karena keduanya saling mempengaruhi dalam membentuk pola relasi antar pelaku masyarakat.


Dampak Interaksi Ekonomi Sosial terhadap Masyarakat

Interaksi ekonomi sosial membawa berbagai dampak terhadap masyarakat, baik yang bersifat positif maupun tantangan yang perlu dikelola. Di antaranya:

1. Penguatan Jaringan Sosial dan Solidaritas Masyarakat

Hubungan timbal balik dalam melakukan aktivitas ekonomi sering kali memperkuat jaringan sosial masyarakat. Kerjasama bisnis lokal atau komunitas usaha kecil mendorong rasa saling percaya dan solidaritas yang menjadi landasan hubungan sosial yang kuat.

2. Perubahan Struktur Sosial dan Mobilitas Sosial

Interaksi ekonomi sosial dapat mempercepat mobilitas sosial ketika individu atau kelompok meningkatkan kemampuan ekonomi melalui jaringan sosial yang kuat. Misalnya, peningkatan keterampilan dan akses pasar melalui kerja sama komunitas dapat mendorong peningkatan kesejahteraan dan perubahan struktur sosial masyarakat.

3. Tantangan Ketimpangan Ekonomi dan Sosial

Interaksi ekonomi sosial yang tidak seimbang dapat menyebabkan ketimpangan dalam distribusi peluang ekonomi dan akses sumber daya, sehingga beberapa kelompok masyarakat memperoleh manfaat lebih besar daripada kelompok lainnya. Hal ini menuntut adanya upaya kebijakan sosial-ekonomi yang responsif guna mengurangi ketidakadilan sosial.


Interaksi Ekonomi Sosial dalam Kehidupan Modern

Di era modern, interaksi ekonomi sosial menjadi semakin kompleks akibat perkembangan teknologi, globalisasi, dan dinamika pasar yang terus berubah. Interaksi antar pelaku ekonomi kini lebih cepat melalui platform digital dan media sosial, memperluas jaringan ekonomi sosial secara lebih luas dan lintas batas geografis. Teknologi juga memungkinkan munculnya kolaborasi ekonomi baru seperti ekonomi platform, e-commerce, dan jaringan komunitas digital yang memengaruhi cara individu/kelompok melakukan transaksi ekonomi serta membangun koneksi sosialnya dengan berbagai pihak.


Kesimpulan

Interaksi ekonomi sosial merupakan hubungan timbal balik antara pelaku ekonomi dalam konteks sosial yang melibatkan komunikasi, kerja sama, dan nilai-nilai sosial serta struktur masyarakat. Fenomena ini mencerminkan relasi kompleks antara aktivitas ekonomi dan struktur sosial yang saling memengaruhi. Dalam kehidupan masyarakat modern, interaksi ini memainkan peran penting dalam memperkuat jaringan sosial, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menimbulkan tantangan jika tidak dikelola dengan baik secara sosial-ekonomi.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Interaksi ekonomi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu atau kelompok dalam kegiatan ekonomi yang disertai dengan hubungan sosial, seperti kerja sama, komunikasi, dan pengaruh norma sosial dalam proses ekonomi.

Bentuk interaksi ekonomi sosial meliputi hubungan produsen dan konsumen, kerja sama ekonomi dalam kelompok masyarakat, interaksi ekonomi antar komunitas, serta aktivitas ekonomi yang dipengaruhi oleh nilai dan budaya sosial.

Interaksi ekonomi sosial dipengaruhi oleh struktur sosial, nilai budaya, tingkat pendidikan, perkembangan teknologi, akses informasi, serta kebijakan ekonomi dan sosial yang berlaku dalam masyarakat.

Interaksi ekonomi sosial penting karena dapat memperkuat hubungan sosial, membangun kepercayaan antar individu, meningkatkan kesejahteraan ekonomi, serta membentuk struktur sosial yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Di era modern, interaksi ekonomi sosial berkembang melalui teknologi digital dan globalisasi, memungkinkan terbentuknya jaringan ekonomi sosial yang lebih luas, cepat, dan lintas wilayah dalam kehidupan masyarakat.

Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Relasi Sosial: Fungsi dan Faktor Relasi Sosial Virtual: Konsep dan Perubahan Makna Relasi Kekuasaan: Konsep dan Dinamika Sosial ERD (Entity Relationship Diagram) Kualitas Relasi Sosial: Konsep dan Determinan Dominasi Sosial: Konsep dan Relasi Kekuasaan Class Diagram: Konsep dan Aplikasi Teori Relativitas Sosial dalam Kajian Ilmiah Kohabitasi Sosial: Konsep dan Dinamika Modern Ontologi Sosial: Pengertian dan Relevansinya dalam Penelitian Mayoritas Sosial: Konsep dan Dominasi Sosial Minoritas Sosial: Konsep dan Relasi Kekuasaan Paradigma Kritis: Prinsip dan Contohnya dalam Penelitian Sosial Perubahan Struktur Keluarga: Konsep dan Implikasi Sosial Ontologi Kritis: Definisi dan Contoh dalam Ilmu Sosial Hubungan Status Sosial Ekonomi dengan Perilaku Makan Kekuasaan Sosial: Konsep dan Sumber Legitimasi Intertekstualitas: Pengertian dan Aplikasinya dalam Penulisan Ilmiah Use Case Diagram: Fungsi dan Contoh Interaksi Obat: Pengertian dan Contoh
Artikel Terbaru
Kepercayaan Publik terhadap Pemerintah: Konsep dan Legitimasi Kebijakan Publik: Konsep dan Dampak Sosial Advokasi Sosial: Konsep dan Perubahan Kebijakan Good Governance: Konsep dan Akuntabilitas Sosial Civil Society: Konsep dan Peran Sosial Demokrasi Sosial: Konsep dan Partisipasi Warga Identitas Kolektif: Konsep dan Pembentukan Kelompok Dinamika Kelompok Sosial: Konsep dan Interaksi Internal Inklusi Sosial: Konsep dan Keadilan Sosial Eksklusi Sosial: Konsep dan Marginalisasi Minoritas Sosial: Konsep dan Relasi Kekuasaan Mayoritas Sosial: Konsep dan Dominasi Sosial Polarisasi Sosial: Konsep dan Konflik Kepentingan Interaksi Antarbudaya: Konsep dan Tantangan Sosial Relasi Sosial Virtual: Konsep dan Perubahan Makna