Terakhir diperbarui: 10 February 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 10 February). Media Pembelajaran Digital: konsep, karakteristik, dan tantangannya. SumberAjar. Retrieved 12 February 2026, from https://sumberajar.com/kamus/media-pembelajaran-digital-konsep-karakteristik-dan-tantangannya  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Media Pembelajaran Digital: konsep, karakteristik, dan tantangannya - SumberAjar.com

Media Pembelajaran Digital: konsep, karakteristik, dan tantangannya

Pendahuluan

Media pembelajaran digital telah menjadi komponen penting dalam pendidikan modern karena perkembangan teknologi yang begitu pesat di abad 21. Perubahan cara penyampaian materi pembelajaran kini tidak lagi sekadar mengandalkan metode konvensional seperti papan tulis dan buku cetak, tetapi juga melibatkan berbagai aplikasi, platform digital, video interaktif, dan konten multimedia yang dapat diakses secara fleksibel oleh siswa dan guru. Keunggulan media digital terletak pada kemampuannya untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik masa kini. Perubahan ini semakin nyata ketika pembelajaran perlu dilakukan jarak jauh, seperti yang terjadi selama masa pandemi COVID-19, sehingga media digital tidak hanya menjadi pilihan, tetapi kebutuhan yang harus dioptimalkan dalam proses pembelajaran. ([Lihat sumber Disini - ejurnalilmiah.com])


Definisi Media Pembelajaran Digital

Definisi Media Pembelajaran Digital Secara Umum

Media pembelajaran digital secara umum merujuk pada segala bentuk alat atau sarana berbasis teknologi digital yang digunakan untuk menyampaikan konten pembelajaran kepada peserta didik. Ini mencakup perangkat keras seperti komputer, tablet, atau smartphone, serta perangkat lunak atau aplikasi yang memungkinkan penyampaian informasi, tugas, video, animasi, atau kuis kepada siswa dengan tujuan mempermudah proses pembelajaran. Media digital ini memungkinkan siswa mengakses materi pelajaran secara fleksibel, baik di dalam maupun di luar kelas, sehingga proses belajar tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Definisi Media Pembelajaran Digital dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), media merupakan instrumen atau sarana yang dapat digunakan sebagai perantara dalam menyampaikan pesan atau informasi, termasuk dalam konteks pembelajaran. Ketika istilah media digabung dengan “digital”, maka media pembelajaran digital dapat diartikan sebagai alat dan bahan berbasis teknologi digital yang digunakan dalam proses pengajaran untuk membantu peserta didik menerima materi pembelajaran secara efektif dan efisien. ([Lihat sumber Disini - repository.unja.ac.id])

Definisi Media Pembelajaran Digital Menurut Para Ahli

Beberapa ahli pendidikan memberikan definisi yang memperkaya pemahaman tentang media pembelajaran digital:

  1. Kaiful Umam menyatakan bahwa media pembelajaran digital adalah media yang menyajikan materi pembelajaran berupa audio dan visual yang menarik dan interaktif, membantu proses pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan mudah dipahami siswa. ([Lihat sumber Disini - jurnal.dharmawangsa.ac.id])

  2. Menurut penelitian lain, media pembelajaran digital melibatkan penggunaan perangkat fisik dan perangkat lunak yang dirancang untuk mencapai efektivitas dan efisiensi dalam pembelajaran, serta memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis di era digital. ([Lihat sumber Disini - etheses.iainkediri.ac.id])

  3. Literatur pendidikan juga menggambarkan media pembelajaran digital sebagai sarana yang memungkinkan siswa belajar secara mandiri, mengakses materi kapan saja dan di mana saja, serta berinteraksi dengan konten pembelajaran dengan cara yang lebih mendalam daripada metode tradisional. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

  4. Sedangkan pendekatan teknologi pendidikan menekankan bahwa media pembelajaran digital membawa pesan atau informasi yang dirancang secara sistematis untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])


Karakteristik Media Pembelajaran Digital

Media pembelajaran digital memiliki karakteristik khas yang membedakannya dari media tradisional. Pertama, media digital bersifat interaktif, memungkinkan siswa berinteraksi langsung dengan materi pembelajaran melalui simulasi, kuis, atau elemen multimedia. Interaktivitas seperti ini dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam belajar karena materi tidak hanya disampaikan secara pasif, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Kedua, media digital menawarkan fleksibilitas dalam akses. Peserta didik dapat mengakses materi kapan saja dan di mana saja selama terdapat perangkat dan jaringan internet yang mendukung. Fleksibilitas ini juga mendukung pembelajaran mandiri sehingga siswa dapat lebih bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Ketiga, media pembelajaran digital memungkinkan penggunaan berbagai format konten seperti teks, audio, video, animasi, dan infografis yang dapat memperkaya pengalaman belajar siswa. Variasi format ini membantu siswa memahami materi pelajaran secara lebih komprehensif karena memanfaatkan lebih dari satu indera. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Keempat, media digital memungkinkan terjadinya pembelajaran adaptif, di mana konten dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar setiap siswa. Melalui data interaksi siswa, perangkat digital dapat membantu guru menilai pemahaman siswa secara real-time dan menyesuaikan strategi pembelajaran bila diperlukan. ([Lihat sumber Disini - ejurnalilmiah.com])


Jenis-Jenis Media Pembelajaran Digital

Media pembelajaran digital mencakup berbagai jenis yang dapat digunakan sesuai kebutuhan pedagogis. Salah satu bentuk yang umum adalah platform e-learning yang menyediakan modul pembelajaran, forum diskusi, serta tugas online yang dapat diakses siswa melalui internet. Contohnya termasuk Learning Management Systems (LMS) seperti Moodle atau Google Classroom. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Selain itu, konten multimedia seperti video pembelajaran, animasi, dan simulasi juga termasuk media digital karena mampu menyajikan materi pembelajaran secara visual dan dinamis. Video pembelajaran dapat dibuat dengan teks narasi, gambar, dan ilustrasi yang membantu siswa memahami konsep yang kompleks. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Game edukasi dan aplikasi interaktif merupakan bentuk lain dari media pembelajaran digital yang semakin populer, terutama untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Media jenis ini menggunakan mekanisme permainan untuk memfasilitasi proses belajar sambil menjaga keterlibatan siswa. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Terakhir, media digital berbasis kolaboratif seperti forum diskusi online, wiki kelas, atau ruang belajar virtual memperluas keterlibatan siswa dalam interaksi sosial dan kegiatan pembelajaran kelompok yang tidak terbatas pada ruang kelas fisik. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])


Manfaat Media Pembelajaran Digital dalam Pembelajaran

Penggunaan media pembelajaran digital dalam proses belajar mengajar memberikan berbagai manfaat signifikan. Salah satu keuntungan utamanya adalah peningkatan motivasi belajar siswa melalui konten yang lebih menarik dan interaktif dibandingkan metode tradisional. Konten visual seperti video animasi atau kuis interaktif cenderung menarik perhatian siswa serta meningkatkan keterlibatan mereka dalam aktivitas belajar. ([Lihat sumber Disini - journal.universitaspahlawan.ac.id])

Manfaat lain adalah fleksibilitas akses terhadap materi pelajaran. Siswa dapat mengulang materi yang belum dipahami tanpa batasan waktu atau ruang, selama tersedia perangkat dan akses jaringan. Hal ini membantu peserta didik dalam belajar mandiri serta memfasilitasi perbedaan kecepatan belajar antar siswa. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Media digital juga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran karena penyampaian materi tidak terbatas oleh format teks atau ceramah saja. Kombinasi teks, grafik, audio, dan video membantu menyampaikan informasi secara lebih lengkap dan sesuai dengan berbagai gaya belajar siswa. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Selain itu, media pembelajaran digital mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti literasi digital, kemampuan berpikir kritis, serta kemampuan berkolaborasi di lingkungan virtual, sehingga siswa dapat dipersiapkan menghadapi tantangan zaman yang semakin digital. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])


Tantangan Penggunaan Media Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar

Meskipun memiliki berbagai keunggulan, penggunaan media pembelajaran digital di sekolah dasar menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan infrastruktur seperti akses internet yang tidak merata di berbagai daerah serta kurangnya perangkat digital yang memadai bagi siswa dan sekolah. Kekurangan fasilitas ini menghambat implementasi media digital secara optimal. ([Lihat sumber Disini - ejurnalilmiah.com])

Selain itu, kompetensi guru dalam mengoperasikan media digital menjadi faktor penting yang sering menjadi hambatan. Penelitian menunjukkan bahwa beberapa guru masih menghadapi kesulitan dalam menggunakan teknologi digital secara efektif dalam pembelajaran karena kurangnya pelatihan dan pemahaman teknis. ([Lihat sumber Disini - ijam-edu.ppj.unp.ac.id])

Resistensi terhadap perubahan pedagogi juga menjadi tantangan, karena tidak semua guru merasa nyaman atau yakin dengan integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Hal ini sering disebabkan oleh ketidakpastian tentang bagaimana media digital dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. ([Lihat sumber Disini - journal.umkendari.ac.id])

Ketimpangan akses antara siswa yang memiliki perangkat sendiri dan yang tidak juga dapat memperlebar kesenjangan pembelajaran, terutama di lingkungan sekolah dasar di mana dukungan keluarga dan sumber daya masih bervariasi. ([Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org])


Peran Guru dalam Pemanfaatan Media Digital

Guru memiliki peran sentral dalam memanfaatkan media pembelajaran digital secara efektif. Pertama, guru berperan sebagai fasilitator yang memilih media digital yang sesuai dengan tujuan pembelajaran serta karakter siswa. Pemilihan yang tepat dapat meningkatkan efektivitas pengajaran dan pemahaman siswa terhadap materi. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Guru juga bertanggung jawab untuk merancang strategi pengajaran yang mengintegrasikan media digital dengan metode pembelajaran lainnya, agar penggunaan teknologi tidak sekadar sebagai perangkat tambahan, tetapi sebagai alat yang benar-benar memperkaya pengalaman belajar siswa. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])

Selain itu, guru perlu terus meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan dan pengembangan profesional untuk memahami inovasi teknologi terbaru serta cara mengimplementasikannya dalam konteks pembelajaran di sekolah dasar. ([Lihat sumber Disini - ijam-edu.ppj.unp.ac.id])

Guru juga berperan dalam memantau dan mengevaluasi penggunaan media digital, termasuk menilai pemahaman siswa serta memberikan umpan balik yang konstruktif agar proses belajar berjalan efektif dan efisien. ([Lihat sumber Disini - researchgate.net])


Kesimpulan

Media pembelajaran digital merupakan sarana berbasis teknologi yang memainkan peran krusial dalam pendidikan modern. Media ini menawarkan karakteristik interaktif, fleksibel, dan beragam format sehingga membantu siswa memahami materi pembelajaran dengan cara yang lebih menarik dan mendalam. Jenis-jenis media digital seperti e-learning, video pembelajaran, aplikasi interaktif, dan platform kolaboratif menyediakan alternatif bagi guru untuk menyampaikan konten pembelajaran secara lebih efektif.

Manfaat media digital mencakup peningkatan motivasi siswa, akses fleksibel terhadap materi, serta pengembangan keterampilan abad ke-21. Namun, implementasinya menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, kompetensi guru yang perlu ditingkatkan, serta ketimpangan akses antar siswa. Dalam konteks ini, guru berperan penting sebagai fasilitator, perancang strategi pembelajaran digital, serta evaluator penggunaan media ini untuk memastikan tercapainya tujuan pembelajaran yang optimal.

Dengan mengintegrasikan media pembelajaran digital secara bijak dan strategis, pembelajaran di sekolah dasar dapat menjadi lebih inklusif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan generasi masa kini.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Media pembelajaran digital adalah sarana atau alat pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital seperti komputer, internet, aplikasi, video, dan multimedia untuk menyampaikan materi pembelajaran secara interaktif, efektif, dan fleksibel kepada peserta didik.

Karakteristik media pembelajaran digital antara lain bersifat interaktif, fleksibel dalam akses, menggunakan berbagai format multimedia, mendukung pembelajaran mandiri, serta memungkinkan penyesuaian materi sesuai kebutuhan dan kemampuan peserta didik.

Jenis media pembelajaran digital meliputi platform e-learning, video pembelajaran, animasi edukatif, aplikasi pembelajaran interaktif, game edukasi, serta media kolaboratif seperti forum diskusi online dan kelas virtual.

Manfaat media pembelajaran digital antara lain meningkatkan motivasi belajar siswa, memudahkan pemahaman materi, memberikan akses belajar yang fleksibel, mendukung pembelajaran mandiri, serta mengembangkan keterampilan literasi digital dan berpikir kritis.

Tantangan penggunaan media pembelajaran digital di sekolah dasar meliputi keterbatasan infrastruktur dan perangkat, rendahnya kompetensi digital guru, ketimpangan akses teknologi bagi siswa, serta resistensi terhadap perubahan metode pembelajaran.

Guru berperan sebagai fasilitator, perancang pembelajaran, dan evaluator dalam pemanfaatan media pembelajaran digital. Guru memilih media yang sesuai, mengintegrasikannya dengan strategi pembelajaran, serta membimbing siswa agar menggunakan teknologi secara efektif dan bertanggung jawab.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Media Pembelajaran Berbasis Teknologi: konsep, inovasi, dan implementasi Media Pembelajaran Berbasis Teknologi: konsep, inovasi, dan implementasi Media Pembelajaran Digital: Fungsi dan Contohnya Media Pembelajaran Digital: Fungsi dan Contohnya Integrasi Teknologi dalam Desain Pembelajaran Integrasi Teknologi dalam Desain Pembelajaran Hubungan Media Digital dengan Motivasi Belajar Hubungan Media Digital dengan Motivasi Belajar Media Pembelajaran Interaktif: konsep, desain, dan efektivitas belajar Media Pembelajaran Interaktif: konsep, desain, dan efektivitas belajar Digital Literacy: Definisi, Tingkatan, dan Contohnya Digital Literacy: Definisi, Tingkatan, dan Contohnya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP): konsep, struktur, dan fungsi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP): konsep, struktur, dan fungsi Etika Penelitian Digital: Tantangan dan Solusi Etika Penelitian Digital: Tantangan dan Solusi Promosi Digital: Konsep, Media Promosi, dan Efektivitas Pemasaran Promosi Digital: Konsep, Media Promosi, dan Efektivitas Pemasaran Pemanfaatan Media Pembelajaran di Kelas: konsep, strategi, dan hasil belajar Pemanfaatan Media Pembelajaran di Kelas: konsep, strategi, dan hasil belajar Kewirausahaan Digital: Konsep, Bisnis Digital, dan Ekosistem Kewirausahaan Digital: Konsep, Bisnis Digital, dan Ekosistem Strategi Evaluasi dalam Pembelajaran Digital Strategi Evaluasi dalam Pembelajaran Digital Ketergantungan Media Digital: Konsep dan Implikasi Sosial Ketergantungan Media Digital: Konsep dan Implikasi Sosial Transformasi Digital dalam Dunia Akademik Transformasi Digital dalam Dunia Akademik Media Pembelajaran Sekolah Dasar: konsep, fungsi, dan perannya Media Pembelajaran Sekolah Dasar: konsep, fungsi, dan perannya Media Pembelajaran Kreatif SD: konsep, pengembangan, dan dampaknya Media Pembelajaran Kreatif SD: konsep, pengembangan, dan dampaknya Work Engagement Digital: Konsep, Keterlibatan Kerja, dan Teknologi Work Engagement Digital: Konsep, Keterlibatan Kerja, dan Teknologi Pemilihan Metode Pembelajaran SD: konsep, pertimbangan, dan kesesuaian materi Pemilihan Metode Pembelajaran SD: konsep, pertimbangan, dan kesesuaian materi Literasi Digital Tenaga Kesehatan Literasi Digital Tenaga Kesehatan Persepsi Siswa terhadap Proses Pembelajaran Persepsi Siswa terhadap Proses Pembelajaran
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…