Terakhir diperbarui: 02 January 2026

Citation (APA Style):
Davacom. (2026, 2 January). Cognitive Bias: Pengertian dan Jenis-Jenisnya. SumberAjar. Retrieved 12 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/cognitive-bias-pengertian-dan-jenisjenisnya 

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Cognitive Bias: Pengertian dan Jenis-Jenisnya - SumberAjar.com

Cognitive Bias: Pengertian dan Jenis-Jenisnya

Pendahuluan

Cognitive bias atau bias kognitif merupakan fenomena psikologis yang memengaruhi cara manusia berpikir, menangkap informasi, dan membuat keputusan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun manusia cenderung percaya bahwa mereka mampu berpikir secara objektif dan rasional, kenyataannya proses pengolahan informasi sering kali dipengaruhi oleh pola pikir yang sistematis namun tidak akurat. Bias-bias ini berkembang sebagai hasil dari keterbatasan otak dalam memproses banyak informasi secara bersamaan, sehingga otak menggunakan heuristics atau jalan pintas mental untuk membuat keputusan lebih cepat. Namun, meskipun membantu dalam beberapa situasi, bias kognitif ini sering kali mengarah pada penilaian yang tidak akurat atau keputusan yang kurang optimal dalam berbagai konteks kehidupan, baik secara individu maupun sosial. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]


Definisi Cognitive Bias

Definisi Cognitive Bias Secara Umum

Cognitive bias dalam psikologi didefinisikan sebagai suatu pola penyimpangan sistematis dari rasionalitas atau standar objektif dalam cara seseorang menilai, memproses, dan menginterpretasikan informasi sehingga dapat menyebabkan keputusan atau penilaian yang kurang akurat. Bias ini bukan sekadar kesalahan acak, tetapi merupakan kecenderungan berpikir yang stabil dan dapat diprediksi dalam situasi tertentu. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Definisi Cognitive Bias dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah bias identik dengan kecenderungan atau prasangka yang tidak netral. Dalam konteks kognitif, hal ini merujuk pada kecenderungan dalam proses berpikir yang membuat seseorang mempertahankan sudut pandang tertentu atau membuat penilaian tertentu yang tidak seimbang atau tidak sepenuhnya berdasarkan fakta objektif. [Lihat sumber Disini - id.wikipedia.org]

Definisi Cognitive Bias Menurut Para Ahli

  1. Amos Tversky & Daniel Kahneman, Cognitive bias merupakan penyimpangan sistematis dalam penilaian dan pengambilan keputusan manusia yang sering muncul karena penggunaan heuristics atau jalan pintas mental dalam memproses informasi kompleks. [Lihat sumber Disini - humaniorasains.id]

  2. David Myers, psikolog sosial, menjelaskan bahwa cognitive bias adalah kesalahan dalam berpikir logis yang menyebabkan individu mengabaikan atau salah menafsirkan informasi karena kecenderungan mempertahankan keyakinan sebelumnya. [Lihat sumber Disini - humaniorasains.id]

  3. Paul Slovic, pakar psikologi keputusan, menyatakan bias kognitif sebagai pola penilaian yang menyimpang dari pemikiran logis dan lebih mengandalkan intuisi terutama dalam kondisi ketidakpastian atau keputusan cepat. [Lihat sumber Disini - humaniorasains.id]

  4. Para peneliti psikologi kognitif kontemporer menunjukkan bahwa bias kognitif adalah pola deviasi dari norma atau logika dalam penilaian yang membentuk “realitas subjektif” yang berbeda dari fakta objektif, dan sering memengaruhi tidak hanya individu tetapi juga cara masyarakat menginterpretasikan informasi. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]


Proses Terbentuknya Cognitive Bias

Terbentuknya cognitive bias berkaitan erat dengan cara kerja otak manusia dalam mengelola informasi yang kompleks dan berlimpah. Proses ini biasanya dipengaruhi oleh beberapa mekanisme dasar psikologis:

  1. Heuristics (Jalan Pintas Mental)

    Heuristics adalah strategi mental cepat yang digunakan otak untuk membuat keputusan atau penilaian tanpa harus mempertimbangkan semua informasi secara rinci. Meskipun efisien, heuristics sering kali menghasilkan kesalahan sistematis dalam berpikir atau bias kognitif. [Lihat sumber Disini - simplypsychology.org]

  2. Keterbatasan Kapasitas Pemrosesan Informasi

    Otak manusia menerima jutaan bit informasi setiap detik tetapi hanya mampu memproses sebagian kecilnya secara sadar. Untuk mengatasi beban ini, otak mengandalkan pola atau shortcut yang dapat menyebabkan distorsi atau bias dalam penilaian. [Lihat sumber Disini - simplypsychology.org]

  3. Pengaruh Pengalaman dan Keyakinan Masa Lalu

    Pengalaman sebelumnya dan skema kognitif yang terbentuk sejak lama memengaruhi cara individu memaknai informasi baru. Ketika informasi baru tidak sesuai dengan kerangka pemikiran lama, otak cenderung menafsirkannya sedemikian rupa agar sesuai dengan keyakinan awal sehingga menghasilkan bias seperti confirmation bias. [Lihat sumber Disini - humaniorasains.id]

  4. Emosi dan Tekanan Sosial

    Faktor emosional serta norma atau tekanan sosial memainkan peran penting dalam terbentuknya bias kognitif. Emosi, misalnya, dapat mempengaruhi bagaimana individu menilai risiko atau informasi yang menyangkut keputusan pribadi. [Lihat sumber Disini - id.wikipedia.org]

Proses-proses ini menciptakan struktur berpikir yang otomatis dan sering tidak disadari, sehingga memicu pola penyimpangan yang konsisten dari penalaran logis dan objektif.


Jenis-Jenis Cognitive Bias

Berikut adalah beberapa contoh bias kognitif yang umum dijumpai dalam penelitian psikologi:

  1. Confirmation Bias, Kecenderungan untuk mencari, menginterpretasikan, dan mengingat informasi yang sesuai dengan keyakinan atau pandangan awal seseorang, sekaligus mengabaikan informasi yang bertentangan. [Lihat sumber Disini - aigl.blog]

  2. Anchoring Bias, Ketergantungan yang berlebihan pada informasi awal sebagai referensi utama dalam membuat keputusan, meskipun informasi baru mungkin lebih relevan. [Lihat sumber Disini - id.wikipedia.org]

  3. Overconfidence Bias, Kecenderungan untuk terlalu percaya diri terhadap kemampuan atau pengetahuan sendiri, sehingga menilai akurasi keputusan lebih tinggi daripada realitasnya. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

  4. Fundamental Attribution Error, Kondisi di mana seseorang lebih cenderung mengaitkan perilaku orang lain dengan karakter mereka daripada situasi yang sebenarnya mempengaruhi tindakan tersebut. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

  5. Halo Effect, Kecenderungan menilai keseluruhan seseorang berdasarkan satu karakteristik positif atau negatif yang mencolok. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

  6. Bias Blind Spot, Fenomena di mana seseorang mengakui adanya bias pada orang lain tetapi sulit melihat dampak bias dalam dirinya sendiri. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

  7. Curse of Knowledge, Situasi di mana seseorang yang memiliki pengetahuan khusus mengasumsikan bahwa orang lain juga memiliki pengetahuan tersebut, sehingga terjadi kesalahpahaman dalam komunikasi. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

  8. Denominator Neglect, Fokus berlebihan pada angka bagian tanpa mempertimbangkan keseluruhan konteks, sehingga mengarah pada persepsi probabilitas yang salah. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

Setiap jenis bias ini menunjukkan bagaimana pola pikir yang otomatis dapat mengarahkan seseorang ke penilaian yang kurang objektif.


Faktor Psikologis Penyebab Cognitive Bias

Beberapa faktor psikologis utama yang berkontribusi terhadap munculnya bias kognitif antara lain:

  1. Heuristics dan Efisiensi Mental

    Proses mental cepat yang bertujuan menghemat energi berpikir justru menjadi akar munculnya penyimpangan sistematis dalam berpikir. [Lihat sumber Disini - simplypsychology.org]

  2. Keterbatasan Kognitif

    Batasan dalam memproses informasi memicu penggunaan shortcut mental yang sering menyederhanakan realitas secara berlebihan. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

  3. Pengaruh Emosi Ketakutan, Harapan, atau Tekanan Sosial

    Emosi memainkan peran besar dalam bagaimana informasi dipersepsikan dan diproses. Situasi emosional tertentu dapat memperkuat bias tertentu, seperti loss aversion atau ketakutan kehilangan. [Lihat sumber Disini - id.wikipedia.org]

  4. Pengalaman dan Pembelajaran Sebelumnya

    Skema kognitif yang terbentuk dari pengalaman hidup dapat mempengaruhi cara seseorang menilai situasi dan informasi baru. [Lihat sumber Disini - humaniorasains.id]

  5. Motivasi dan Keinginan Subjektif

    Individu sering kali memanipulasi proses berpikirnya untuk mencapai tujuan atau mempertahankan citra diri tertentu, yang pada akhirnya memperkuat bias tertentu. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]


Dampak Cognitive Bias terhadap Pengambilan Keputusan

Bias kognitif dapat memiliki dampak yang luas dalam berbagai aspek pengambilan keputusan:

  1. Pengambilan Keputusan yang Kurang Objektif

    Bias seperti confirmation bias atau anchoring dapat mengarahkan seseorang memilih informasi yang memperkuat keyakinannya tanpa mempertimbangkan bukti objektif. [Lihat sumber Disini - simplypsychology.org]

  2. Pengambilan Risiko yang Tidak Tepat

    Overconfidence bias sering mendorong individu untuk meremehkan risiko, sehingga keputusan yang diambil menjadi terlalu optimis atau tidak realistis. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

  3. Distorsi Persepsi Sosial

    Bias seperti fundamental attribution error atau halo effect dapat memengaruhi bagaimana seseorang memandang orang lain dalam konteks sosial atau profesional. [Lihat sumber Disini - en.wikipedia.org]

  4. Pengaruh Negatif dalam Organisasi dan Bisnis

    Dalam lingkungan organisasi, bias kognitif dapat menyebabkan keputusan strategis yang sub-optimal karena informasi penting diabaikan atau diseleksi secara tidak adil. [Lihat sumber Disini - media.neliti.com]

  5. Kesalahan dalam Analisis dan Perencanaan

    Dalam konteks profesional seperti bisnis atau keuangan, bias ini dapat menyebabkan perencanaan yang kurang akurat atau keputusan investasi yang buruk karena data tidak ditimbang dengan benar. [Lihat sumber Disini - media.neliti.com]


Cognitive Bias dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, bias kognitif muncul dalam banyak bentuk, misalnya:


Kesimpulan

Cognitive bias adalah fenomena psikologis yang mencerminkan kecenderungan berpikir yang sistematis namun sering tidak rasional, yang terbentuk melalui jalan pintas mental (heuristics), keterbatasan otak dalam memproses informasi, pengalaman masa lalu, serta pengaruh emosional dan sosial. Bias-bias ini muncul dalam berbagai jenis dan situasi dan memiliki dampak besar terhadap cara manusia membuat keputusan, baik dalam konteks pribadi, sosial, bisnis, maupun profesional. Dengan memahami akar penyebab, jenis-jenis, serta dampaknya, individu dan organisasi dapat lebih sadar akan kecenderungan pikirannya dan menerapkan strategi untuk meminimalkan pengaruh bias dalam pengambilan keputusan.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Cognitive bias adalah kecenderungan berpikir yang menyimpang dari logika atau penilaian objektif akibat cara kerja otak yang menggunakan jalan pintas mental dalam memproses informasi.

Cognitive bias terjadi karena keterbatasan kapasitas kognitif manusia, penggunaan heuristics, pengaruh emosi, pengalaman masa lalu, serta tekanan sosial dalam proses pengambilan keputusan.

Beberapa jenis cognitive bias yang umum antara lain confirmation bias, anchoring bias, overconfidence bias, halo effect, fundamental attribution error, dan bias blind spot.

Cognitive bias dapat menyebabkan keputusan yang kurang objektif, kesalahan dalam menilai risiko, distorsi persepsi sosial, serta pengambilan keputusan yang tidak optimal dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

Contoh cognitive bias dalam kehidupan sehari-hari antara lain menilai seseorang hanya dari kesan pertama, memilih informasi yang sesuai dengan keyakinan pribadi, serta terlalu percaya diri dalam mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan risiko.

Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Bias: Pengertian, Jenis, dan Dampaknya dalam Penelitian [PDF] Bias Kognitif Sosial: Konsep dan Pengaruhnya Bias dalam Penelitian Kesehatan: Konsep, Sumber Bias, dan Pengendalian Distorsi Kognitif: Konsep dan Implikasi Psikologis Bias Kognitif: Jenis, Dampak, dan Cara Menghindarinya Bias Seleksi: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya Fleksibilitas Kognitif: Konsep dan Adaptasi Decision Making: Proses dan Faktor Psikologis Gangguan Memori: Konsep, Faktor Penyebab, dan Dampak Variabel: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Penelitian Beban Kognitif: Konsep dan Proses Belajar Overthinking: Konsep dan Dampak Mental Triangulasi Data: Fungsi dan Jenisnya Gangguan Memori: Definisi, Penyebab, dan Penanganan Diferensiasi Sosial: Konsep dan Bentuknya Blinding: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Eksperimen Qualitative Interview: Pengertian, Jenis, dan Contoh Penerapan Narasi: Definisi, Jenis, dan Contoh dalam Kajian Ilmiah Regulasi Emosi: Konsep, Proses, dan Strateginya Perubahan Perilaku Kesehatan
Artikel Terbaru
Kepercayaan Publik terhadap Pemerintah: Konsep dan Legitimasi Kebijakan Publik: Konsep dan Dampak Sosial Advokasi Sosial: Konsep dan Perubahan Kebijakan Good Governance: Konsep dan Akuntabilitas Sosial Civil Society: Konsep dan Peran Sosial Demokrasi Sosial: Konsep dan Partisipasi Warga Identitas Kolektif: Konsep dan Pembentukan Kelompok Dinamika Kelompok Sosial: Konsep dan Interaksi Internal Inklusi Sosial: Konsep dan Keadilan Sosial Eksklusi Sosial: Konsep dan Marginalisasi Minoritas Sosial: Konsep dan Relasi Kekuasaan Mayoritas Sosial: Konsep dan Dominasi Sosial Polarisasi Sosial: Konsep dan Konflik Kepentingan Interaksi Antarbudaya: Konsep dan Tantangan Sosial Relasi Sosial Virtual: Konsep dan Perubahan Makna