Terakhir diperbarui: 04 November 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 4 November). Hierarki Konsep: Pengertian, Fungsi, dan Contoh dalam Kajian Ilmiah. SumberAjar. Retrieved 25 March 2026, from https://sumberajar.com/kamus/hierarki-konsep-pengertian-fungsi-dan-contoh-dalam-kajian-ilmiah  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Hierarki Konsep: Pengertian, Fungsi, dan Contoh dalam Kajian Ilmiah - SumberAjar.com

Hierarki Konsep: Pengertian, Fungsi, dan Contoh dalam Kajian Ilmiah

Pendahuluan

Dalam kajian ilmiah, konsep merupakan unsur dasar yang membentuk kerangka pemikiran, teori, dan hipotesis yang akan diuji atau dikembangkan. Namun, tidak cukup hanya mengenal satu konsep saja,ada kalanya berbagai konsep terkait disusun secara sistematis dalam suatu tingkatan yang disebut sebagai hierarki konsep. Hierarki ini menampilkan urutan atau jenjang konsep mulai dari yang bersifat dasar hingga yang lebih kompleks atau spesifik. Pemahaman terhadap hierarki konsep penting agar penelitian atau pembahasan ilmiah tidak terjebak pada konsep yang loncat-tingkat tanpa memadai prasyaratnya. Artikel ini membahas pengertian hierarki konsep secara umum, dalam KBBI, serta menurut para ahli; kemudian melihat fungsi dan contoh penerapannya dalam kajian ilmiah.


Definisi Hierarki Konsep

Definisi Hierarki Konsep Secara Umum

Secara umum, istilah hierarki mengacu pada susunan atau urutan tingkatan dari elemen-elemen tertentu, dari yang paling dasar hingga yang paling kompleks atau berwenang. Misalnya, dalam organisasi struktur jabatan atau tingkatan wewenang dalam sebuah instansi. Menurut pengertian umum yang dikutip dari media populer: “hierarki mencakup berbagai tingkat pekerjaan … di mana anggota dengan otoritas lebih besar menduduki posisi lebih tinggi”. [Lihat sumber Disini - finance.detik.com]
Jika kita gabungkan dengan kata konsep, maka hierarki konsep dapat dipahami sebagai susunan atau urutan konsep-konsep dalam suatu bidang ilmu atau kajian, dari konsep yang paling mendasar/prasyarat hingga konsep yang lebih lanjut/tingkat lanjut. Dengan kata lain, adanya relasi “konsep A harus dikuasai terlebih dahulu agar konsep B dapat dipahami”.
Hal ini tampak dalam konteks pembelajaran, misalnya: ketika siswa akan memahami suatu aturan matematika yang kompleks, maka terlebih dahulu harus memahami konsep dasar atau definisi yang menjadi prasyarat. Sebuah dokumen menyebut bahwa dalam pembelajaran “Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran.” [Lihat sumber Disini - repository.unibos.ac.id]

Definisi Hierarki Konsep dalam KBBI

Dalam kamus resmi, istilah hierarki dijelaskan sebagai “urutan tingkatan atau jenjang jabatan (pangkat kedudukan) … organisasi dengan tingkat wewenang dari yang paling bawah sampai yang paling atas.” [Lihat sumber Disini - kbbi.web.id]
Sedangkan istilah konsep menurut KBBI diartikan sebagai “ide atau pengertian yang diabstrakkan dari peristiwa konkret” atau “gambaran mental dari objek, proses, atau apa pun yang ada di luar bahasa, yang digunakan oleh akal budi untuk memahami hal-hal lain.” [Lihat sumber Disini - id.scribd.com]
Dengan demikian, secara kamus, hierarki konsep dapat diartikan sebagai susunan ide atau pengertian yang diorganisasikan menurut tingkatan tertentu; yaitu konsep yang lebih sederhana/pokok di tempatkan di tingkat bawah, dan konsep yang bersifat turunan atau lebih kompleks berada di tingkat atas.

Definisi Hierarki Konsep Menurut Para Ahli

Di bidang pendidikan dan pembelajaran, sejumlah ahli menjelaskan pentingnya urutan konsep (hierarki konsep) agar proses pembelajaran atau kajian ilmiah dapat berlangsung secara sistematis. Berikut beberapa pendapat yang relevan:

  1. Robert M. Gagné menyatakan bahwa dalam proses belajar terdapat urutan prasyarat antar jenis keterampilan dan pengetahuan, dan penguasaan konsep dasar menjadi prasyarat bagi konsep yang lebih kompleks. Beberapa sumber menyebutkan bahwa Gagné mengklasifikasikan hasil belajar ke dalam lima kategori dan menyusun tipe belajar secara hirarkis dari diskriminasi hingga pemecahan masalah. [Lihat sumber Disini - id.scribd.com]
  2. Dalam penelitian oleh Ira Sari dkk. (2016) tentang “Penerapan Model Direct Instruction Dilengkapi Hierarki Konsep untuk Mengurangi Miskonsepsi Siswa” disebut bahwa hierarki konsep membantu meminimalkan kesalahan pemahaman siswa karena adanya urutan konsep yang jelas. [Lihat sumber Disini - media.neliti.com]
  3. R Handayani (2023) dalam dokumennya mendefinisikan konsep sebagai abstraksi dari sekumpulan stimulus yang memiliki atribut sama. Ia menyebut bahwa konsep juga dapat menunjukkan hubungan antar konsep-konsep yang lebih sederhana sebagai dasar pemikiran manusia. [Lihat sumber Disini - digitallib.iainkendari.ac.id]
  4. Dalam kajian struktur ilmu, disebut bahwa hierarki ilmu menuntut adanya urutan tingkatan konsep–teori–prakteknya, yang menjadi kerangka bagi pengetahuan. [Lihat sumber Disini - gudangjurnal.com]

Dari beberapa pendapat ini, dapat disimpulkan bahwa hierarki konsep adalah struktur terurut antar konsep-konsep dalam suatu domain ilmu yang menunjukkan prasyarat dan kompleksitas, sehingga pemahaman secara bertahap sangat diperlukan.


Fungsi Hierarki Konsep

Penggunaan hierarki konsep dalam kajian ilmiah atau pendidikan memiliki beberapa fungsi penting sebagai berikut:

  1. Memfasilitasi pemahaman bertahap
    Dengan adanya urutan konsep dari dasar ke lanjutan, pembelajar atau peneliti tidak loncat ke konsep yang sulit tanpa memahami dulu prasyaratnya. Hal ini mengurangi risiko miskonsepsi atau pemahaman superfisial. Sebagai contoh, penelitian Ira Sari dkk. menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dilengkapi hierarki konsep dapat mengurangi persentase miskonsepsi siswa dari 73,9% menjadi 57,4%. [Lihat sumber Disini - media.neliti.com]
  2. Menyusun kerangka teori atau kajian yang sistematis
    Dalam penelitian ilmiah, teori atau konsep harus disusun secara logis agar kerangka konseptual menjadi koheren. Hierarki konsep membantu peneliti menempatkan dulu konsep pokok, lalu konsep turunan atau lebih spesifik, sehingga alur pemikiran menjadi jelas dan terstruktur.
  3. Mempermudah pengorganisasian materi atau konten
    Dalam penyusunan modul, buku, atau artikel ilmiah, hierarki konsep membantu penulis untuk mengorganisasikan materi dari umum ke khusus, dari dasar ke kompleks. Ini sangat penting agar pembaca tidak bingung dan alur pemahaman menjadi progresif.
  4. Menjadi dasar bagi evaluasi dan pengukuran pencapaian
    Dengan memahami hierarki konsep, evaluasi atau instrumen pengukuran dapat disusun sesuai urutan tingkat kompetensi. Misalnya, evaluasi terhadap konsep dasar terlebih dahulu sebelum memberikan soal yang mengukur konsep lanjutan atau integratif.
  5. Meningkatkan efektivitas pembelajaran dan penelitian
    Karena hierarki konsep memprioritaskan struktur urutan dan prasyarat, hasil belajar atau hasil penelitian cenderung lebih optimal. Pemahaman yang mendalam pada dasar konsep akan mendukung keberhasilan pada konsep yang lebih tinggi atau kompleks.

Contoh Hierarki Konsep dalam Kajian Ilmiah

Berikut beberapa contoh penerapan hierarki konsep dalam konteks ilmiah atau pendidikan:

Contoh 1: Pendidikan Kimia – Materi Hidrokarbon

Penelitian oleh Ira Sari dkk. menggunakan model pembelajaran yang dilengkapi hierarki konsep pada materi hidrokarbon. Tahapan konsep mulai dari atom karbon, senyawa hidrokarbon, jenis-jenis hidrokarbon, hingga tatanama dan reaksi-reaksi hidrokarbon. Dengan urutan tersebut, siswa memiliki fondasi yang kuat sebelum memahami yang lebih kompleks. [Lihat sumber Disini - media.neliti.com]
Dalam kasus ini:
– Konsep dasar: atom karbon, ikatan karbon
– Konsep menengah: senyawa hidrokarbon (alkana, alkena, alkuna)
– Konsep lanjutan: tatanama senyawa, reaksi hidrokarbon, miskonsepsi terkait.
Hasilnya menunjukkan efektifitas urutan konsep yang sistematis dalam mengurangi miskonsepsi siswa.

Contoh 2: Kajian Ilmu Pengetahuan – Struktur dan Hierarki Ilmu

Dalam artikel “Struktur dan Hierarki Ilmu : Menurut Filsafat …” disebut bahwa ilmu pengetahuan memiliki tingkatan konsep yang membentuk kerangka dari pengetahuan dasar hingga aplikasi/kritis. [Lihat sumber Disini - gudangjurnal.com]
Sebagai ilustrasi:
– Konsep dasar: fakta empiris atau data penelitian
– Konsep menengah: konsep atau kategori dari fakta tersebut
– Konsep lanjutan: teori yang mengintegrasikan konsep-konsep menengah
– Aplikasi: pengembangan atau implikasi praktis dari teori
Urutan ini menunjukkan hierarki konsep dalam kajian ilmiah.

Contoh 3: Pembelajaran Bahasa/Metodologi – Hierarki Proses Pembelajaran

Dalam konteks pembelajaran bahasa atau metodologi, sebuah laman menyebut bahwa pendekatan, model, strategi, metode, teknik, taktik berada dalam suatu hierarki konsep proses pembelajaran. [Lihat sumber Disini - s2pendidikanbahasainggris.fbs.unesa.ac.id]
Contoh urutan:
– Pendekatan: landasan filosofi pembelajaran
– Model: pola umum implementasi
– Strategi: rencana tindakan spesifik
– Metode: prosedur konkret
– Teknik: langkah-langkah operasional
Dengan memahami urutan ini, pengajar dapat merancang pembelajaran yang lebih sistematis dan koheren.


Kesimpulan

Secara keseluruhan, hierarki konsep adalah kerangka susunan konsep yang menunjukkan tingkatan dari yang paling dasar hingga yang lebih kompleks, dan berfungsi sebagai pilar penting dalam penyusunan kajian ilmiah maupun pembelajaran. Definisi umum dan kamus menegaskan bahwa hierarki adalah urutan tingkatan, sedangkan konsep adalah ide atau pengertian abstrak. Menurut para ahli, penerapan hierarki konsep membantu membangun pemahaman yang sistematis dan prasyarat konsep yang jelas. Fungsi-fungsi hierarki konsep sangat beragam mulai dari memfasilitasi pemahaman bertahap, menyusun kerangka teori, hingga meningkatkan efektivitas pembelajaran maupun penelitian. Contoh-contoh konkret di bidang pendidikan kimia, struktur ilmu, dan metodologi pembelajaran menunjukkan bahwa hierarki konsep mampu membuat alur pengetahuan menjadi lebih logis dan koheren. Dengan demikian, dalam kajian ilmiah atau penyusunan materi pembelajaran, perhatian terhadap urutan konsep bukanlah hal sekunder, melainkan aspek krusial untuk keberhasilan pengetahuan dan pemahaman mendalam.

 

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Hierarki konsep adalah susunan atau urutan konsep yang menunjukkan hubungan dari konsep paling dasar hingga konsep yang lebih kompleks. Dalam kajian ilmiah, hierarki konsep membantu memahami keterkaitan antar konsep sehingga pembelajaran dan penelitian menjadi lebih sistematis.

Fungsi utama hierarki konsep adalah memfasilitasi pemahaman bertahap, menyusun kerangka teori secara sistematis, mempermudah pengorganisasian materi, serta meningkatkan efektivitas pembelajaran dan penelitian. Dengan adanya urutan konsep yang jelas, risiko miskonsepsi dapat diminimalkan.

Contoh penerapan hierarki konsep dapat ditemukan dalam pembelajaran kimia, di mana siswa harus memahami konsep atom karbon terlebih dahulu sebelum mempelajari senyawa hidrokarbon dan reaksinya. Selain itu, dalam struktur ilmu pengetahuan, fakta empiris, konsep, teori, dan aplikasi juga tersusun dalam hierarki yang logis.

Hierarki konsep penting karena memberikan dasar logis bagi pengembangan teori dan kerangka konseptual penelitian. Dengan memahami urutan konsep, peneliti dapat menyusun variabel, hipotesis, dan analisis secara lebih runtut dan ilmiah.

Hierarki konsep berkaitan erat dengan hasil belajar karena pembelajaran yang disusun berdasarkan urutan konsep dari mudah ke sulit akan meningkatkan pemahaman peserta didik secara signifikan. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan hierarki konsep mampu mengurangi tingkat miskonsepsi dalam proses pembelajaran.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Hierarki Teori: Pengertian, Fungsi, dan Contoh dalam Ilmiah Hierarki Teori: Pengertian, Fungsi, dan Contoh dalam Ilmiah Teori Motivasi Maslow Teori Motivasi Maslow Dominasi Sosial: Konsep dan Relasi Kekuasaan Dominasi Sosial: Konsep dan Relasi Kekuasaan Diferensiasi Sosial: Konsep dan Bentuknya Diferensiasi Sosial: Konsep dan Bentuknya Stratifikasi Sosial: Konsep dan Bentuk Pelapisan Sosial Stratifikasi Sosial: Konsep dan Bentuk Pelapisan Sosial Analisis Klaster (Cluster Analysis): Fungsi dan Penerapan Analisis Klaster (Cluster Analysis): Fungsi dan Penerapan Klasifikasi: Pengertian, Jenis, dan Contoh dalam Kajian Ilmiah Klasifikasi: Pengertian, Jenis, dan Contoh dalam Kajian Ilmiah Relasi Kekuasaan: Konsep dan Dinamika Sosial Relasi Kekuasaan: Konsep dan Dinamika Sosial Motivasi Kerja: Konsep, Teori Motivasi, dan Penerapan Manajerial Motivasi Kerja: Konsep, Teori Motivasi, dan Penerapan Manajerial Komunikasi Organisasi: Konsep, Alur Komunikasi, dan Efektivitas Komunikasi Organisasi: Konsep, Alur Komunikasi, dan Efektivitas Derivasi: Definisi, Fungsi, dan Contoh dalam Ilmu Pengetahuan Derivasi: Definisi, Fungsi, dan Contoh dalam Ilmu Pengetahuan Fungsi Gelombang: Konsep Probabilitas, Interpretasi, dan Makna Matematis Fungsi Gelombang: Konsep Probabilitas, Interpretasi, dan Makna Matematis Manajemen Kolaboratif: konsep, kerja lintas fungsi, dan sinergi organisasi Manajemen Kolaboratif: konsep, kerja lintas fungsi, dan sinergi organisasi Transformasi Organisasi: Konsep, Perubahan Struktural, dan Adaptasi Transformasi Organisasi: Konsep, Perubahan Struktural, dan Adaptasi SPK Penilaian Risiko Proyek Teknologi SPK Penilaian Risiko Proyek Teknologi Maskulinitas Sosial: Konsep dan Konstruksi Budaya Maskulinitas Sosial: Konsep dan Konstruksi Budaya Pengolahan Data Kualitatif Menggunakan NVivo Pengolahan Data Kualitatif Menggunakan NVivo Kekuasaan Sosial: Konsep dan Sumber Legitimasi Kekuasaan Sosial: Konsep dan Sumber Legitimasi Mobilitas Sosial: Konsep dan Jenis Pergerakan Sosial Mobilitas Sosial: Konsep dan Jenis Pergerakan Sosial Pendekatan Evidence-Based Practice: Konsep, Integrasi Bukti, dan Keputusan Klinis Pendekatan Evidence-Based Practice: Konsep, Integrasi Bukti, dan Keputusan Klinis
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…