Terakhir diperbarui: 09 December 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 9 December). Hubungan Anemia dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah. SumberAjar. Retrieved 14 January 2026, from https://sumberajar.com/kamus/hubungan-anemia-dengan-kejadian-berat-badan-lahir-rendah  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Hubungan Anemia dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah - SumberAjar.com

Hubungan Anemia dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah

Pendahuluan

Anemia pada kehamilan tetap menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat penting di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini tidak hanya membahayakan kesehatan ibu, tetapi juga berpotensi memengaruhi pertumbuhan dan berat badan bayi saat lahir. Persoalan berat bayi lahir rendah (BBLR) memiliki implikasi jangka panjang terhadap kesehatan, tumbuh-kembang, dan survival bayi. Oleh karena itu, memahami hubungan antara anemia pada ibu hamil dan kejadian BBLR sangat penting untuk upaya pencegahan dan intervensi dini. Artikel ini membahas definisi anemia pada kehamilan, mekanisme pengaruhnya terhadap janin, data kejadian BBLR terkait anemia, serta peran suplementasi zat besi (Fe) dan faktor yang memperberat dampak anemia.


Definisi Anemia pada Kehamilan

Definisi secara umum

Anemia secara umum diartikan sebagai kondisi ketika tubuh memiliki jumlah sel darah merah yang terlalu sedikit atau penurunan konsentrasi hemoglobin dalam darah, sehingga mengurangi kapasitas darah membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. [Lihat sumber Disini - eprints.poltekkesjogja.ac.id]

Definisi dalam KBBI

Menurut definisi formal (misalnya di KBBI), anemia adalah keadaan kekurangan darah atau kekurangan sel darah merah dalam darah. Namun, dalam konteks kehamilan, istilah ini lebih spesifik pada penurunan kadar hemoglobin atau sel darah merah akibat kebutuhan fisiologis bertambah dan asupan zat besi kurang.

Definisi menurut para ahli


Penyebab dan Faktor Risiko Anemia pada Kehamilan

Banyak faktor yang dapat menyebabkan anemia pada ibu hamil, antara lain:

Faktor-faktor tersebut sering saling tumpang-tindih, terutama di negara berkembang, sehingga meningkatkan prevalensi anemia pada ibu hamil. [Lihat sumber Disini - journal.ipb.ac.id]


Mekanisme Pengaruh Anemia terhadap Pertumbuhan Janin

Penurunan kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil menyebabkan berkurangnya kapasitas darah membawa oksigen. Karena janin sangat bergantung pada suplai oksigen dan nutrisi dari ibu melalui plasenta, anemia dapat mengganggu proses pertumbuhan janin dengan beberapa mekanisme berikut:

  • Asupan oksigen ke janin berkurang → janin mengalami hipoksia ringan kronis, sehingga pertumbuhan intrauterin (intrauterine growth) bisa terhambat. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]

  • Perubahan pada vaskularisasi dan angiogenesis plasenta, akibat suplai besi dan oksigen yang kurang, dapat menyebabkan plasenta kurang optimal dalam mendukung pertumbuhan janin. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]

  • Nutrisi dan zat besi yang kurang juga mempengaruhi proses hematopoiesis dan perkembangan jaringan janin, sehingga berat badan lahir bisa lebih rendah. [Lihat sumber Disini - mdpi.com]

Dengan demikian, anemia ibu hamil dapat memicu restriksi pertumbuhan janin, yang berujung pada BBLR.


Data Kejadian BBLR pada Ibu dengan Anemia

Berikut beberapa hasil penelitian terkini (tahun 2021, 2025 dan sebelum) yang mengaitkan anemia kehamilan dengan BBLR:

Secara keseluruhan, bukti ilmiah cukup kuat bahwa anemia pada ibu hamil berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kejadian BBLR.


Peran Suplementasi Fe dalam Mencegah BBLR

Suplementasi zat besi (Fe) selama kehamilan merupakan strategi utama untuk mencegah anemia dan komplikasi terkait, termasuk BBLR. Beberapa poin penting:

Dengan demikian, suplementasi Fe dan pemantauan status hemoglobin pada ibu hamil adalah intervensi kritis untuk mencegah BBLR.


Faktor yang Memperberat Dampak Anemia

Selain anemia itu sendiri, ada beberapa faktor yang dapat memperberat pengaruh anemia terhadap BBLR atau memperbesar risiko terjadinya anemia:

Karena itu, menangani anemia tidak cukup hanya dengan suplementasi, faktor sosioekonomi dan akses kesehatan juga harus diperhatikan.


Dampak Anemia terhadap Kesehatan Ibu dan Bayi

Dampak anemia pada kehamilan tidak hanya pada berat lahir, tapi juga beragam konsekuensi bagi ibu dan bayi, antara lain:

Dengan demikian, anemia kehamilan merupakan faktor risiko multifaset, menyentuh aspek kesehatan ibu, kelahiran, dan masa awal kehidupan bayi.


Kesimpulan

Anemia pada kehamilan, terutama apabila tidak dicegah atau ditangani, memiliki dampak serius terhadap kesehatan ibu dan bayi. Bukti dari berbagai penelitian dan meta-analisis menunjukkan bahwa anemia maternal secara signifikan meningkatkan risiko berat badan lahir rendah (BBLR), serta komplikasi terkait seperti persalinan prematur dan morbiditas neonatal. Penyebab anemia pada ibu hamil sangat beragam, mulai dari kekurangan asupan zat besi, status gizi buruk, sampai faktor sosioekonomi dan akses pelayanan kesehatan. Suplementasi zat besi (Fe), edukasi gizi, serta pemeriksaan Hb rutin selama kehamilan adalah intervensi utama yang direkomendasikan untuk menekan prevalensi anemia dan menurunkan kejadian BBLR. Namun demikian, untuk hasil optimal, pendekatan harus komprehensif, memperhatikan kondisi gizi, lingkungan sosial ekonomi, dan akses layanan antenatal.

Semoga artikel ini berguna dan bisa bantu edukasi masyarakat luas soal pentingnya deteksi dini dan pencegahan anemia pada ibu hamil.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Anemia pada kehamilan adalah kondisi ketika kadar hemoglobin ibu menurun di bawah nilai normal sehingga kemampuan darah membawa oksigen berkurang. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan ibu dan pertumbuhan janin.

Anemia menyebabkan penurunan suplai oksigen dan nutrisi ke janin, sehingga pertumbuhan janin terhambat. Banyak penelitian menemukan bahwa ibu hamil dengan anemia memiliki risiko lebih tinggi melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR).

Penyebab utama anemia pada ibu hamil adalah kekurangan zat besi, kurangnya asupan nutrisi seperti asam folat dan vitamin B12, perdarahan, serta status gizi yang tidak optimal.

Pencegahan dapat dilakukan melalui konsumsi tablet tambah darah secara rutin, pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan hemoglobin berkala, serta kunjungan antenatal care untuk memantau kondisi ibu dan janin.

Anemia meningkatkan risiko berat lahir rendah, kelahiran prematur, gangguan perkembangan, dan morbiditas neonatal. Pada kasus berat, anemia dapat berkontribusi pada kematian perinatal.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Anemia Ibu Hamil: Konsep, Faktor Gizi, dan Pencegahan Anemia Ibu Hamil: Konsep, Faktor Gizi, dan Pencegahan Faktor Risiko Anemia Faktor Risiko Anemia Anemia Gizi: Konsep, Implikasi Kesehatan, dan Pengendalian Anemia Gizi: Konsep, Implikasi Kesehatan, dan Pengendalian Anemia pada Remaja Anemia pada Remaja Hubungan Anemia dan Prestasi Belajar Hubungan Anemia dan Prestasi Belajar Berat Badan Lahir Bayi: Konsep, Faktor Maternal, dan Implikasi Berat Badan Lahir Bayi: Konsep, Faktor Maternal, dan Implikasi Faktor yang Mempengaruhi Berat Badan Lahir Bayi Faktor yang Mempengaruhi Berat Badan Lahir Bayi Suplementasi Zat Besi: Konsep, Kepatuhan, dan Manfaat Suplementasi Zat Besi: Konsep, Kepatuhan, dan Manfaat Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Status Gizi Remaja Putri Status Gizi Remaja Putri Risiko Penyalahgunaan Obat Penurun Berat Badan Risiko Penyalahgunaan Obat Penurun Berat Badan Tingkat Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Tingkat Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Suplementasi Besi: Kepatuhan dan Efektivitas Suplementasi Besi: Kepatuhan dan Efektivitas IMT Ibu Hamil: Konsep, Risiko Kehamilan, dan Pemantauan IMT Ibu Hamil: Konsep, Risiko Kehamilan, dan Pemantauan Diet Rendah Kalori: Konsep, Pengendalian Berat Badan, dan Risiko Diet Rendah Kalori: Konsep, Pengendalian Berat Badan, dan Risiko Faktor yang Berhubungan dengan Perdarahan Postpartum Faktor yang Berhubungan dengan Perdarahan Postpartum Asupan Zat Besi pada Anak Sekolah Asupan Zat Besi pada Anak Sekolah Suplemen Penambah Darah: Pengetahuan dan Kepatuhan Suplemen Penambah Darah: Pengetahuan dan Kepatuhan Hubungan IMT Ibu Hamil dengan Kejadian Preeklampsia Hubungan IMT Ibu Hamil dengan Kejadian Preeklampsia Pengaruh Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Ibu Hamil Minum Fe Pengaruh Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Ibu Hamil Minum Fe
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…