Terakhir diperbarui: 29 December 2025

Citation (APA Style):
Davacom. (2025, 29 December). Kebiasaan Sarapan: Konsep, Manfaat Gizi, dan Performa. SumberAjar. Retrieved 25 February 2026, from https://sumberajar.com/kamus/kebiasaan-sarapan-konsep-manfaat-gizi-dan-performa  

Kamu menggunakan Mendeley? Add entry manual di sini.

Kebiasaan Sarapan: Konsep, Manfaat Gizi, dan Performa - SumberAjar.com

Kebiasaan Sarapan: Konsep, Manfaat Gizi, dan Performa

Pendahuluan

Sarapan sering disebut sebagai meal pertama yang penting bagi manusia setelah periode tidur panjang pada malam hari. Aktivitas sarapan bukan sekadar kebiasaan makan pagi, melainkan merupakan momen penting yang memengaruhi kondisi biokimia tubuh, kesiapan metabolisme, serta kemampuan kognitif sejak awal hari. Banyak penelitian menunjukkan bahwa sarapan sehat dapat memberikan energi yang dibutuhkan tubuh untuk memulai aktivitas harian dan berperan dalam meningkatkan kualitas makan sepanjang hari, konsentrasi, ingatan, serta kesiapan belajar atau bekerja. Mengingat banyaknya manfaat yang diteliti, memahami konsep, kandungan gizi, serta dampak sarapan menjadi penting untuk dibahas secara komprehensif. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]


Definisi Sarapan

Definisi Sarapan Secara Umum

Sarapan secara umum dipahami sebagai meal pertama di pagi hari yang dikonsumsi setelah periode puasa semalaman. Aktivitas ini biasanya dilakukan pada rentang waktu pagi sebelum melakukan aktivitas utama seperti sekolah, bekerja, atau olahraga. Penelitian gizi dan kesehatan menekankan bahwa sarapan membantu memulai proses metabolisme tubuh serta mempengaruhi keseimbangan energi dan gula darah sepanjang hari, yang pada gilirannya berpengaruh pada performa fisik dan psikologis. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]

Definisi Sarapan dalam KBBI

Dalam istilah bahasa Inggris, breakfast didefinisikan sebagai “the first meal of the day” atau makanan yang dimakan pertama kali pada pagi hari setelah bangun tidur. Terminologi ini ditemukan dalam berbagai kamus bahasa Inggris yang menjelaskan sarapan sebagai momen makan pertama yang penting dalam ritme makan harian manusia. [Lihat sumber Disini - dictionary.cambridge.org]

Definisi Sarapan Menurut Para Ahli

1. Hoyland, Dye & Lawton (2009)

Menurut ulasan sistematis yang dilakukan oleh Hoyland dkk., sarapan adalah konsumsi nutrisi pertama setelah periode puasa semalaman dan memiliki hubungan positif dengan kualitas diet dan prestasi akademik. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]

2. Galioto (2016)

Dalam review studi gizi, Galioto menunjukkan bahwa sarapan secara konsisten membantu meningkatkan memori (terutama recall memori) dan aspek kognitif lainnya pada orang dewasa dewasa sehat. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]

3. Peña-Jorquera (2021)

Penelitian ini melaporkan bahwa kebiasaan sarapan yang baik berkaitan dengan kinerja kognitif yang lebih tinggi, khususnya bagi remaja dengan status gizi beragam. [Lihat sumber Disini - mdpi.com]

4. Salsabila & Nareswari (2023)

Studi klinis di Indonesia mempertegas bahwa sarapan penting sebagai sumber energi glukosa bagi otak sehingga menunjang konsentrasi dan pembelajaran. [Lihat sumber Disini - journalofmedula.com]


Kandungan Gizi Sarapan Sehat

Sarapan yang sehat terdiri dari kombinasi energi makronutrien dan mikronutrien yang memberikan suplai energi lambat bagi tubuh:

Sebuah artikel jurnal menyebutkan bahwa sarapan bergizi seimbang membantu memenuhi 30 % kebutuhan gizi harian anak dan meningkatkan energi tubuh agar tidak mudah lelah di pagi hari. [Lihat sumber Disini - keslan.kemkes.go.id]

Pentingnya keseimbangan nutrisi pagi hari juga ditegaskan dalam kajian penelitian kesehatan masyarakat: sarapan yang memenuhi kebutuhan gizi dasar cenderung berhubungan dengan status gizi yang lebih baik dibanding yang melewatkan sarapan. [Lihat sumber Disini - digital-science.pubmedia.id]


Manfaat Sarapan bagi Kesehatan

1. Penyedia Energi dan Keseimbangan Glukosa

Sarapan membantu tubuh mendapatkan glukosa yang diperlukan otak dan jaringan tubuh lainnya setelah periode puasa semalaman. Hal ini penting agar konsentrasi dan stamina tubuh tetap optimal sepanjang pagi. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]

2. Meningkatkan Konsentrasi dan Prestasi Akademik

Penelitian di Indonesia menemukan bahwa siswa yang sarapan rutin memiliki skor konsentrasi lebih tinggi dibanding yang jarang sarapan, serta korelasi positif antara frekuensi sarapan dan nilai akademik. [Lihat sumber Disini - journal.umbogorraya.ac.id]

Selain itu, meta-analisis global menunjukkan bahwa remaja yang melewatkan sarapan berisiko memiliki prestasi belajar yang lebih rendah dibanding mereka yang rutin sarapan. [Lihat sumber Disini - jstage.jst.go.jp]

3. Mendukung Sistem Imun dan Nutrisi Seimbang

Sarapan membantu memenuhi kebutuhan harian akan energi, vitamin, dan mineral yang dapat memperkuat sistem imun serta mendukung kesehatan tubuh secara umum. [Lihat sumber Disini - keslan.kemkes.go.id]

4. Menjaga Berat Badan dan Gaya Hidup Sehat

Kebiasaan sarapan sehat berhubungan dengan pengaturan berat badan yang lebih baik dan pola makan sehat, karena individu yang sarapan lebih cenderung membuat pilihan gizi lebih baik sepanjang hari. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]


Pengaruh Sarapan terhadap Performa Fisik dan Kognitif

Performa Fisik

Beberapa penelitian pendidikan gizi melaporkan bahwa sarapan yang memenuhi kebutuhan energi membantu individu menjalani aktivitas fisik dengan stamina yang lebih baik di pagi hari dibanding yang melewatkan sarapan. [Lihat sumber Disini - jurnal.isagi.or.id]

Penelitian edukasi gizi juga menunjukkan hubungan positif antara kebiasaan sarapan dengan aktivitas fisik yang lebih baik pada remaja. [Lihat sumber Disini - mgii-journal.web.id]

Performa Kognitif

, Memori & Konsentrasi, Konsumsi sarapan secara signifikan telah dikaitkan dengan peningkatan daya ingat dan fokus belajar. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]
, Fungsi Kognitif Umum, Sarapan dapat meningkatkan fungsi kognitif jangka pendek (seperti daya ingat dan perhatian) dibandingkan fasting (tidak makan pagi). [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]
, Cognitive Performance pada Remaja, Remaja yang konsumsi sarapan memiliki performa kognitif yang lebih tinggi daripada yang tidak, termasuk dalam kemampuan pembelajaran. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]
, Dampak Negatif Melewatkan Sarapan, Melewatkan sarapan secara konsisten dikaitkan dengan penurunan kemampuan fokus dan prestasi akademik. [Lihat sumber Disini - jptcp.com]


Faktor yang Mempengaruhi Kebiasaan Sarapan

Beberapa faktor dapat mempengaruhi kebiasaan sarapan seseorang, antara lain:


Upaya Meningkatkan Kebiasaan Sarapan Sehat

Edukasi dan Penyuluhan Gizi

Edukasi tentang pentingnya sarapan bergizi harus menjadi bagian dari program kesehatan masyarakat, terutama di sekolah dan komunitas, untuk meningkatkan kesadaran dan kebiasaan makan sehat sejak dini. [Lihat sumber Disini - journal.uniga.ac.id]

Intervensi Sekolah

Program intervensi di sekolah seperti penyediaan sarapan sehat gratis atau penyuluhan rutin dapat mendorong siswa untuk sarapan secara rutin dan teratur. [Lihat sumber Disini - cambridge.org]

Keterlibatan Keluarga

Keluarga berperan besar dalam membentuk kebiasaan makan pagi anak melalui contoh perilaku, penyediaan makanan sehat, dan menciptakan rutinitas pagi yang teratur. [Lihat sumber Disini - ejournal.unesa.ac.id]


Kesimpulan

Sarapan merupakan aktivitas makan pagi yang penting dan dasar untuk memulai hari, memberikan energi dan nutrisi esensial yang mendukung performa fisik serta fungsi kognitif. Definisi sarapan menurut para ahli dan literatur menunjukkan bahwa sarapan tidak hanya tentang makan pagi, tetapi juga tentang keseimbangan gizi, kesiapan metabolisme, dan kesehatan mental serta performa belajar. Kebiasaan sarapan yang teratur juga berperan dalam peningkatan konsentrasi, daya ingat, serta kualitas diet keseluruhan. Oleh karena itu, upaya edukasi, keterlibatan keluarga, dan dukungan lingkungan sangat diperlukan untuk meningkatkan kebiasaan sarapan sehat di masyarakat.

Artikel ini ditulis dan disunting oleh tim redaksi SumberAjar.com berdasarkan referensi akademik Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Kebiasaan sarapan adalah pola atau rutinitas mengonsumsi makanan pertama di pagi hari setelah periode puasa semalaman, yang berfungsi untuk menyediakan energi awal, memenuhi kebutuhan gizi, serta mendukung kesehatan dan performa tubuh.

Sarapan penting karena membantu menjaga keseimbangan glukosa darah, meningkatkan konsentrasi, mendukung metabolisme tubuh, serta berperan dalam pemenuhan zat gizi harian yang penting bagi kesehatan fisik dan mental.

Sarapan sehat dianjurkan mengandung karbohidrat kompleks sebagai sumber energi, protein untuk pemeliharaan jaringan tubuh, lemak sehat, serta vitamin dan mineral dari buah dan sayur.

Sarapan berpengaruh positif terhadap performa fisik dengan meningkatkan stamina dan kesiapan aktivitas, serta terhadap performa kognitif dengan membantu konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan belajar.

Melewatkan sarapan secara rutin dapat menyebabkan penurunan konsentrasi, kelelahan di pagi hari, ketidakseimbangan asupan gizi, serta berpotensi berdampak negatif pada prestasi belajar dan kesehatan jangka panjang.

Kebiasaan sarapan dipengaruhi oleh pengetahuan gizi, pola asuh keluarga, ketersediaan makanan, waktu di pagi hari, status sosial ekonomi, serta gaya hidup dan aktivitas harian.

Kebiasaan sarapan sehat dapat ditingkatkan melalui edukasi gizi, peran aktif keluarga, pembiasaan rutinitas pagi, serta dukungan lingkungan seperti program sarapan di sekolah atau tempat kerja.

⬇
Home
Kamus
Cite Halaman Ini
Geser dari kiri untuk membuka artikel Relevan.
Geser dari kanan untuk artikel terbaru.
Jangan tampilkan teks ini lagi
Artikel Relevan
Dampak Kebiasaan Melewatkan Sarapan Dampak Kebiasaan Melewatkan Sarapan Perilaku Sarapan pada Mahasiswa Perilaku Sarapan pada Mahasiswa Status Nutrisi Pasien: Definisi dan Pengukurannya Status Nutrisi Pasien: Definisi dan Pengukurannya Literasi Gizi: Konsep, Peran Edukasi, dan Perilaku Makan Literasi Gizi: Konsep, Peran Edukasi, dan Perilaku Makan Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Asupan Makanan Ibu Hamil Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Asupan Makanan Ibu Hamil Nutritional Literacy Nutritional Literacy Status Gizi Anak Sekolah Dasar Status Gizi Anak Sekolah Dasar Edukasi Gizi Seimbang Edukasi Gizi Seimbang Pola Konsumsi Buah pada Anak Sekolah Pola Konsumsi Buah pada Anak Sekolah Pengetahuan Gizi Remaja tentang Makanan Seimbang Pengetahuan Gizi Remaja tentang Makanan Seimbang Evaluasi Pola Makan Harian berdasarkan Pedoman Gizi Seimbang Evaluasi Pola Makan Harian berdasarkan Pedoman Gizi Seimbang Gizi Buruk: Konsep, Faktor Penyebab, dan Strategi Pencegahan Gizi Buruk: Konsep, Faktor Penyebab, dan Strategi Pencegahan Status Gizi Balita Status Gizi Balita Monitoring Gizi Balita di Posyandu Monitoring Gizi Balita di Posyandu Gizi Seimbang pada Anak Gizi Seimbang pada Anak Gizi Buruk: Faktor dan Pencegahan Gizi Buruk: Faktor dan Pencegahan Status Gizi Remaja: Konsep, Tantangan Nutrisi, dan Pencegahan Status Gizi Remaja: Konsep, Tantangan Nutrisi, dan Pencegahan Efektivitas Konseling Gizi oleh Apoteker Efektivitas Konseling Gizi oleh Apoteker Nutritional Status: Pengertian dan Penilaian Nutritional Status: Pengertian dan Penilaian Status Gizi Balita: Konsep, Determinan, dan Pemantauan Status Gizi Balita: Konsep, Determinan, dan Pemantauan
Artikel Terbaru
Memuat artikel terbaru…