
Motivasi Intrinsik: Konsep dan Contoh
Pendahuluan
Motivasi merupakan salah satu komponen fundamental yang mendorong manusia melakukan berbagai tindakan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari belajar, bekerja, hingga berkarya. Tanpa motivasi, aktivitas manusia cenderung berjalan tanpa arah, tidak fokus, dan mudah menyerah ketika menghadapi tantangan. Salah satu bentuk motivasi yang paling efektif dalam mendorong perilaku berkelanjutan dan pencapaian tujuan adalah motivasi intrinsik, motivasi yang muncul dari dalam diri individu itu sendiri. Motivasi ini berkaitan dengan kepuasan pribadi, rasa ingin tahu, dan ketertarikan yang mendalam terhadap aktivitas itu sendiri, bukan semata karena imbalan luar seperti nilai atau hadiah. Ketika seseorang memiliki motivasi intrinsik yang kuat, mereka cenderung lebih gigih, kreatif, dan berprestasi dalam berbagai bidang kehidupan. Konsep ini sangat penting untuk dipahami terutama dalam konteks pendidikan dan pengembangan individu yang mandiri dan berkualitas.
Definisi Motivasi Intrinsik
Definisi Motivasi Intrinsik Secara Umum
Motivasi intrinsik secara umum merujuk pada dorongan internal yang membuat seseorang melakukan suatu kegiatan karena mereka menikmati kegiatan tersebut, merasa tertarik pada prosesnya, atau merasakan kepuasan pribadi dari aktivitas itu sendiri, tanpa mengharapkan hadiah atau hasil eksternal sebagai tujuannya. Dorongan ini tumbuh dari dalam individu dan biasanya berkaitan dengan rasa ingin tahu, minat, tantangan, dan rasa pencapaian pribadi. [Lihat sumber Disini - verywellmind.com]
Definisi Motivasi Intrinsik dalam KBBI
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), motivasi bermakna kekuatan yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Jika dikaitkan dengan motivasi intrinsik, yakni bentuk motivasi yang berasal dari dalam diri individu itu sendiri, tanpa rangsangan dari luar. Dengan demikian, motivasi intrinsik adalah kekuatan internal yang memacu individu untuk melakukan tindakan tertentu demi kepuasan pribadi atau untuk memenuhi tujuan internalnya sendiri. [Lihat sumber Disini - digilib.iainkendari.ac.id]
Definisi Motivasi Intrinsik Menurut Para Ahli
-
Richard M. Ryan & Edward L. Deci, Menurut para pengembang Self-Determination Theory (SDT), motivasi intrinsik adalah bentuk motivasi yang membuat seseorang melakukan sesuatu karena aktivitas tersebut dirasakan menarik atau menyenangkan, bukan karena adanya imbalan atau tekanan luar. Fokusnya adalah pada rasa otonomi, kompetensi, dan keterkaitan yang dirasakan individu saat melakukan tindakan tersebut. [Lihat sumber Disini - journalcenter.org]
-
Mutu akademik lain, Dalam kajian penelitian pendidikan, motivasi intrinsik tercipta ketika individu merasa aktivitas pembelajaran sejalan dengan kebutuhan psikologisnya sendiri, sehingga mereka terlibat secara aktif tanpa dorongan eksternal. [Lihat sumber Disini - journalcenter.org]
-
Carol Dweck, Dalam teorinya tentang mindset, motivasi intrinsik berkaitan erat dengan keyakinan seseorang atas kemampuannya sendiri untuk berkembang, di mana rasa ingin tahu dan keinginan untuk belajar adalah pendorong utama aktivitas. [Lihat sumber Disini - journalcenter.org]
-
Teori psikologis kontemporer lainnya, Penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik berkaitan dengan rasa keingintahuan dan pencarian tantangan yang memupuk keterlibatan mendalam dalam suatu kegiatan. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]
Karakteristik Motivasi Intrinsik
Motivasi intrinsik memiliki sejumlah ciri khas yang membedakannya dari motivasi jenis lain, khususnya motivasi ekstrinsik yang dipicu oleh imbalan atau tekanan luar. Ciri-ciri utama motivasi intrinsik meliputi:
-
Dorongan Internal
Individu terdorong melakukan suatu aktivitas karena adanya kepuasan pribadi atau rasa tertarik secara intrinsik terhadap kegiatan tersebut, bukan karena dorongan atau imbalan dari luar. [Lihat sumber Disini - verywellmind.com]
-
Kesenangan dan Kepuasan dalam Proses
Fokus utama individu yang termotivasi secara intrinsik adalah menikmati proses kegiatan itu sendiri, sehingga mereka cenderung lebih bertahan lama dan lebih gigih menghadapi tantangan yang muncul saat melakukan aktivitas tersebut. [Lihat sumber Disini - verywellmind.com]
-
Rasa Otonomi
Individu merasa bebas menentukan apa yang mereka kerjakan dan bagaimana melakukannya, sehingga keputusan untuk terlibat aktif didasarkan pada pilihan pribadi. [Lihat sumber Disini - jayapanguspress.penerbit.org]
-
Rasa Kompeten dan Berkembang
Motivasi intrinsik juga ditandai dengan dorongan untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan sendiri, di mana individu merasa puas ketika mereka melihat kemajuan dari usahanya. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]
-
Keterlibatan Mendalam
Individu yang termotivasi secara intrinsik cenderung mengalami keterlibatan penuh dalam kegiatan tersebut, sering kali sampai lupa waktu karena fokus dan ketertarikan yang tinggi terhadap aktivitas itu sendiri. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]
Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Intrinsik
Motivasi intrinsik tidak muncul begitu saja, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berperan dalam pembentukan dan pengokohannya. Beberapa faktor utama meliputi:
-
Kepuasan Kebutuhan Psikologis Dasar
Menurut Self-Determination Theory, motivasi intrinsik dipengaruhi oleh terpenuhinya tiga kebutuhan psikologis dasar: otonomi (kebebasan memilih), kompetensi (kepercayaan atas kemampuan), dan keterkaitan (rasa hubungan sosial). Ketika ketiga kebutuhan ini terpenuhi, motivasi intrinsik cenderung meningkat. [Lihat sumber Disini - jayapanguspress.penerbit.org]
-
Rasa Ingin Tahu dan Tantangan
Individu yang memiliki rasa penasaran tinggi dan mencari tantangan dalam aktivitas cenderung memiliki motivasi intrinsik yang kuat, karena mereka termotivasi oleh pengalaman belajar itu sendiri. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]
-
Minat dan Nilai Pribadi
Ketertarikan seseorang terhadap bidang tertentu didorong oleh nilai serta minat pribadi yang dimiliki, sehingga mereka lebih termotivasi untuk mengejar kegiatan yang sesuai dengan minatnya. [Lihat sumber Disini - journalcenter.org]
-
Kepuasan Pribadi atas Kemajuan
Ketika individu merasa bahwa mereka berkembang atau memperoleh kemajuan, hal ini dapat meningkatkan motivasi intrinsik karena adanya rasa pencapaian dalam aktivitas tersebut. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]
-
Lingkungan yang Mendukung
Lingkungan yang memberi kebebasan bereksplorasi, penghargaan terhadap proses, serta dukungan sosial dapat meningkatkan motivasi intrinsik melalui pemberian ruang bagi individu untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya sendiri. [Lihat sumber Disini - jayapanguspress.penerbit.org]
Peran Motivasi Intrinsik dalam Pembelajaran
Motivasi intrinsik memiliki peran yang sangat penting dalam konteks pembelajaran karena berkaitan langsung dengan keterlibatan aktif siswa dalam proses pendidikan. Beberapa peranan pentingnya antara lain:
-
Meningkatkan Keterlibatan Aktif Siswa
Ketika siswa termotivasi secara intrinsik, mereka cenderung lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran, bertanya, berdiskusi, dan mengeksplorasi materi secara mendalam. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]
-
Memperkuat Ketekunan dan Ketahanan Belajar
Motivasi intrinsik membantu siswa tetap bertahan dalam menghadapi kesulitan akademik, karena dorongan untuk memahami dan menguasai materi muncul dari dalam diri mereka sendiri. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]
-
Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi
Pembelajaran yang didorong oleh motivasi intrinsik memungkinkan siswa mengeksplorasi solusi baru, berpikir kreatif, dan menerapkan ide-ide inovatif karena proses belajar bukan semata tujuan, tetapi pengalaman bermakna. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]
-
Meningkatkan Hasil Belajar Secara Keseluruhan
Penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik berkontribusi positif terhadap prestasi akademik seseorang, karena keterlibatan yang lebih tinggi dan pembelajaran yang lebih bermakna akan menghasilkan pemahaman materi yang lebih mendalam. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]
Motivasi Intrinsik dan Prestasi Individu
Hubungan antara motivasi intrinsik dan prestasi individu telah banyak diteliti dalam konteks pendidikan maupun organisasi. Secara umum, individu yang memiliki motivasi intrinsik yang tinggi cenderung mencapai prestasi yang lebih baik karena keterlibatan yang konsisten dan rasa tanggung jawab atas proses belajar atau bekerja yang mereka jalani. Dalam konteks akademik, siswa dengan motivasi intrinsik tinggi menunjukkan pemahaman materi yang lebih baik serta hasil belajar yang cenderung lebih optimal dibandingkan siswa yang hanya bergantung pada motivasi eksternal semata. [Lihat sumber Disini - pmc.ncbi.nlm.nih.gov]
Contoh Motivasi Intrinsik dalam Kehidupan Sehari-hari
-
Belajar Bahasa Asing karena Minat Pribadi
Seorang individu yang belajar bahasa asing karena tertarik dengan budaya dan ingin menguasai bahasa tersebut akan lebih gigih dan konsisten dalam proses belajar tanpa mengharapkan nilai atau piala sebagai imbalan.
-
Mengikuti Kegiatan Seni karena Kesukaan
Seseorang yang menekuni seni lukis atau musik karena merasa puas dan senang saat berkarya menunjukkan motivasi intrinsik, di mana proses kreatif menjadi hadiah tersendiri.
-
Membaca Buku karena Rasa Ingin Tahu
Aktivitas membaca buku yang dilakukan demi kepuasan pribadi dan rasa penasaran terhadap topik tertentu mencerminkan motivasi intrinsik.
-
Bermain Olahraga karena Kesenangan
Individu yang rutin berolahraga bukan semata karena ingin mendapatkan penghargaan atau pengakuan, tetapi karena menikmati aktivitas fisik dan tantangan yang ada di dalamnya.
Kesimpulan
Motivasi intrinsik merupakan bentuk motivasi yang berasal dari dalam diri seseorang, ditandai oleh dorongan untuk melakukan aktivitas karena rasa tertarik, puas, dan rasa ingin tahu terhadap kegiatan itu sendiri. Konsep ini telah dijelaskan oleh berbagai ahli dan teori seperti Self-Determination Theory yang menegaskan pentingnya kebutuhan psikologis dasar dalam membentuk motivasi intrinsik. Dalam konteks pembelajaran, motivasi intrinsik berperan besar dalam meningkatkan keterlibatan, ketekunan, kreativitas, serta prestasi belajar individu. Contoh-contoh motivasi intrinsik dapat ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, terutama dalam kegiatan yang dilakukan demi kepuasan pribadi tanpa mengejar imbalan eksternal. Motivasi intrinsik tidak hanya mendukung pencapaian tujuan akademik atau profesional, tetapi juga membantu individu menjalani kehidupan yang lebih bermakna dan penuh rasa tanggung jawab atas pilihan serta proses yang mereka jalani.